Usaha Kue Kekinian Masih Laris dan Tipsnya untuk Pemula

Usaha kue merupakan salah satu usaha yang masih laris manis dan banyak dicari oleh konsumen di pasaran. Kue bisa digunakan untuk cemilan dan juga hidangan utama sehingga dengan fungsi kue tersebut maka tidak heran kue merupakan makanan yang banyak disukai oleh masyarakat.


Usaha Kue Kekinian Masih Laris dan Tipsnya untuk Pemula





Bagi Kamu yang mempunyai ketertarikan untuk membuka usaha kue, di bawah ini ada beberapa tipsnya yang dapat digunakan untuk memulai membuka usaha kue:

 

  1. Memilih jenis kue yang akan dijual

Tips pertama yang bisa diperhatikan oleh pemula adalah dengan memilih jenis kue yang akan dijual. Dengan pertimbangan yang matang ketika akan memulai usaha maka bisa untuk menentukan keberhasilan tersebut. Oleh karena itulah Kamu bisa untuk berpikir dan menyiapkan berbagai hal dengan matang sebelum akan membuka usaha kue agar dapat berhasil. Seperti dengan memilih jenis kue yang akan dibuat apakah kue basah atau kue kering. Selain itu juga bisa memilih kue yang populer seperti kue nastar, kue putri salju, dan juga kue lainnya. Terakhir adalah dengan memilih rasa kue yang disukai dan bisa laris manis seperti rasa coklat dan keju.

 

  1. Memasarkan dengan harga kompetitif

Tips selanjutnya yang dapat diperhatikan ketika akan membuka usaha kue untuk pemula adalah dengan memberikan harga kompetitif. Ketika membeli kue, konsumen juga akan membandingkan harga selain dari rasanya. Cara untuk bisa memberikan harga kompetitif adalah dengan membeli bahan di tempat yang menawarkan harga bahan kue murah seperti di Tokowahab.com yang juga menyediakan bahan kue lengkap.

 

  1. Memilih cara penjualan yang efektif

Tips terakhir yang bisa diperhatikan oleh pemula ketika akan membuka usaha kue adalah dengan memilih cara penjualan. Selain dengan memasarkan kue di tetangga dan secara offline, sekarang ini cara penjualan secara online bisa menjadi alternatif untuk mendapatkan keuntungan lebih baik. Dengan menjual kue keju secara online juga tidak perlu untuk menyewa tempat atau kedai sehingga akan mengurangi biaya dan modal yang dipersiapkan untuk membuka usaha kue.





Nah.. gimana, gampang kan? Membuka usaha kue kekinian bukan lagi hal yang terlalu sulit. Apalagi di era di mana kita harus pinter-pinter cari duit. Yuk, mulai dari sekarang!

Pengalaman Mengenyangkan Ditraktir Makan Enak di Jakarta


Tiap kali dinas kantor atau nonton konser ke Jakarta, satu hal yang selalu kepikiran “mau makan di mana lagi nih?”. Iya kan, meskipun di hotel atau di rapat sudah disediakan makan, tetap aja pengen menambah #PengalamanMengenyangkan dengan makanan ngehits, enak dan kalau bisa sih yang belum banyak orang tahu atau hidden gem gitu. 


#PengalamanMengenyangkan Ditraktir Makan Enak di Jakarta 

Apalagi kalau sudah janjian meet up dengan geng kuliah yang sudah lama menetap di Jakarta. Biasanya paling susah menentukan tempat. Maunya sih yang dekat ke semua lokasi masing-masing. Makanannya enak, tempatnya asik dan lebih bagus lagi dapat treats alias penawaran harga khusus. Maunya sih sekalian ditraktir,. Kalian kayak gitu juga gak sih? 



Kalau sudah seperti ini buntut-buntutnya pasti chatnya panjang banget karena masing-masing punya preferensi. Ada yang suka makanan sehat karena lagi diet, ada yang suka kuliner Jepang Chinese atau Korea, ada yang maunya ngopi-ngopi aja, ada yang pengen hang out di Bar. Rencana ngumpul buntutnya malah bingung mau nongkrong di mana? 

Seperti juga kali ini, begitu tahu akan ada tugas kerja ke kantor pusat di Jakarta, aku mulai bergerilya tiket pesawat dan hotel. Kantor aku sih biasanya pesan di travel agent langganan, tapi aku lebih suka booking tiket pesawat dan hotel sendiri pakai aplikasi Traveloka. Selain aku jadi lebih gampang ngatur jadwal dan milih maskapai (uhuk!), setiap pembelian dapat poin Traveloka. Jadi kantor yang bayar biaya tiket dan hotelnya, aku yang dapat poinnya, asik toh? Hihihihi.. 

Mencari Hidden Gem di Treats by Traveloka Eats

Anyway, pas lagi nyari-nyari tiket, aku baru tahu fitur Traveloka Eats ada yang baru. Fitur ini memang kerap membantu aku disaat traveling dan bingung mau makan apa di tempat baru. Ternyata sekarang, selain Special Offers, ada ikon baru “Treats”. Dudududu.. apa lagi nih ya, secara Treats dalam Bahasa Indonesia artinya adalah “Traktiran’. Ini membuat jiwa gratisan aku kan jadi bergejolak. 




Jadi Treats by Traveloka Eats ini adalah kesempatan buat pengguna aplikasi Traveloka untuk mendapatkan penawaran khusus dari berbagai macam merchant dengan cara pembayaran yang beragam pula. Pilihan makanan dan tempat nongkrong beragam banget. Koleksi spesialnya mulai dari makanan sehat untuk yang sangat menjaga pola makan, kuliner Jepang Chinese atau Korea, pilihan tempat nongkrong untuk ngopi ngeteh bahkan ngewine pun ada. Lengkap! 

Saking lengkapnya ada beberapa yang belum pernah aku tahu sebelumnya sebagai anak daerah yang bukan anak nongkrong Jakarta loh yaa…  Ada juga sih yang sudah sering ditongkrongi, tapi bedanya dengan Traveloka treats aku bisa dapat penawaran beli dua gratis dua atau dengan harga special. Top banget deh! 

Makanan Sehat Jajan Hemat ala Traveloka Eats  

Seperti kali ini, karena aku dan teman-teman pengen nongkrong sambil menyantap makanan sehat. Maklum, sudah sering lihat senior-senior di kantor kena kolesterol, darah tinggi, diabetes, obesitas dan apalah apalah lainnya. Ngeri juga kan? Makanya aku memilih koleksi Eat Healthy.

Sesuai kesepakatan aku memilih lokasi di Mall of Indonesia di mana lokasinya gak begitu jauh dari tempat aku rapat dan kantor teman-teman aku. Pas banget di MoI ada merchant yang menjadi Partner Treats by Traveloka Eats yaitu 6Pack. Dari namanya aja sudah kebayang kan, makanan yang disediakan itu makanan sehat yang kali aja bisa buat perut kita yang menggelembung ini jadi six packs. Kita?? Apa aku aja ya? Hahahaha.

Menu Sehat di 6Pack ( Pic by Traveloka Eats)

Fit Pack 6Pack (Pic by Traveloka Eats)

Sweet Pack 6Pack (Pic by Taveloka Eats) 

Vegan Pack 6Pack ( Pic by Traveloka Eats)

Tempat Nyaman Untuk Nongkrong ( Pict by Traveloka Eats) 

Outlet 6 Packs di Mall Of Indonesia ( Pic by Traveloka Eats)

Gimana enggak, bayangin kalau kamu sedang traveling dan pengen makan yang enak tapi gak mahal, dapat penawaran kayak gini kan lumayan banget. Dine in di tempat mewah tapi bayarnya gak seberapa atau nongkrong di tempat yang makanannya enak namun harganya tetap gak ngabisin budget traveling atau uang saku perjalanan dinas kamu. Bonus lainnya bisa dapat tambahan 2x Poin Traveloka. Alhamdulillah banget sih, nikmat mana lagi yang kamu dustakan coba?

Sementara ini memang hanya ada di Jakarta, tapi jangan khawatir, gak berapa lama lagi bakal ada di kota-kota lain di Indonesia.

Bagaimana Cara Ditraktir Traveloka Eats Makan Enak di Jakarta ?

  1. Buka aplikasi Traveloka, kalau belum install, yuk diinstall! 
  2. Pilih Eats
  3. Jelajahi
  4. Simpan
  5. Dapatkan Penawaran
  6. Bayar dengan ‘Traktiran’  


Simpel banget kan? Don’t worry, be App-y !

Yuk, Berburu Treats di Sekitar Kamu !

Sebenarnya ada banyak kuliner asik di sekitar kita, hanya saja kita kadang gak ngeh. BIsa jadi karena tempat itu baru buka, atau mungkin kita yang gak beredar di kawasan tersebut. Makanya, treats dari Traveloka ini bisa banget menyingkap hidden gem kuliner asik yang belum pernah dicoba. Siapa tahu malah ketaghan, ye kaaan? Yuk, berburu treats di sekitar kamu dan ditraktir Traveloka Eats makan enak dengan Treats! Traktir aku boleh juga loh… 

Ngemil Smart Jaman Now dengan Heavenly Blush Greek Yogurt

Siapa nih yang suka ngemil di sela-sela jam makan? Ngemil atau mengicip makanan atau minuman ringan seringkali dilakukan disela-sela kita beraktivitas. Diantara jam kerja, sambil nonton tivi, saat ngumpul ngobrol dengan keluarga ataupun teman, bahkan saat menunggu pun. Ngemil menjadi aktivitas menyenangkan, tapi kalau kebanyakan bisa berakibat buruk bagi kesehatan.

Ngemil Smart Jaman Now dengan Heavenly Blush Greek Yogurt.

Aku pernah baca sebuah artikel kesehatan bahwa ngemil bisa memicu kenaikan berat badan, kolesterol, tekanan darah bahkan gula darah. Duh kok yaa bisa..padahal yang kita cemilin itu yang kecil-kecil aja kok bangsa kacang, soft drink, keripik, kerupuk, kue kering, kue basah, jemuran, jepitan, tali rafia.. eh..! 

Snack asin, gurih, manis dan minuman yang nyes nyes seger itu memang teman paling pas menemani kita beraktivitas. Apalagi saat jam nanggung di antara waktu makan. Sayangnya cemilan yang kita anggap dikit porsinya, makin membuat kita semangat nambahnya. Ambil lagi, ambil lagi. Gak mengenyangkan sih, tapi bikin berat badan nambah.  Huhuhu.. sedih. Gimana cara mengakalinya yah agar tetap bisa ngemil tapi tetap sehat? 

Sebenarnya kalau mau jujur sama diri sendiri, biasanya kalau ngemil kadang suka lupa diri. Tahu tahu nastar setoples dihabisin sendiri. Sudah nyadar, malah ditambah lagi dengan kacang dari toples sebelah. Apalagi di jam tanggung. Mau sarapan kesiangan, mau makan siang kok belum waktunya. Begitupula di sore hari setelah jam makan siang lewat, sementara jam makan malam belum waktunya. Saat seperti itulah ngemil mengundang. Apalagi jika kerjaan lagi banyak atau stress dengan segala perintilan hidup. Cemilan..mana cemilan.

Sehatkah snack yang sudah kamu konsumsi selama ini?

Snack yang paling gampang didapatkan dan biasanya lebih murah adalah gorengan. Tempe, tahu, bakwan. Sebenarnya gak ada yang salah dengan tempe, tahu dan bakwan itu. Toh, masing-masing punya kandungan gizi yang baik bagi tubuh. Namun ketika tempe, tahu, dan sayuran di dalam bakwan bersalut tepung itu digoreng dengan menggunakan minyak yang gak jelas sudah berapa kali pakai dan disantap setiap hari dalam porsi yang tidak wajar, siap-siap aja mengundang kolesterol. Minuman biasanya langsung ambil apa aja yang di kulkas semacam softdrink atau minuman kotakan yang manis-manis gitu. Padahal kandungan gulanya gak tanggung-tanggung loh.

Snack dalam kemasan sebangsa chips juga belum tentu sehat juga loh gaes karena biasanya mengandung MSG yang cukup tinggi. Begitupula dengan sepotong dua potong cake yang meski dihiasi potongan buah namun memiliki kandungan cream dan gula yang tinggi.  Waah..padahal itu semua adalah snack favorit!

Adakah  Snack yang Bikin Kenyang ?

Berhubung belakangan ini berat badan aku cenderung naik gara-gara kebanyakan ngemil, aku akhirnya memutuskan untuk menjaga makanan apa aja yang aku konsumsi. Tidak dengan diet atau mengurangi porsi makan utama. Aku hanya mengganti jenis makanan dan snack yang mengandung banyak gula dan karbohidrat.

Bukan tanpa alasan aku masih mempertahankan ngemil di sela jam makan. Porsi makan aku tuh gak bisa langsung banyak segambreng gitu. Perut aku sering kembung dan bawaannya ngantuk. Belum lagi kalau mikir berat atau butuh konsentrasi tinggi, tentu aku butuh asupan energi. Tapi namanya juga snack itu yah makanan ringan. Seringan itulah di mulut dan bisa bikin berat ditimbangan kalau nambah melulu. Apalagi kalau nambah lagi dan lagi. Ada gak sih snack yang bikin kenyang? 

Dari beberapa pengalaman teman-teman yang aku tahu sukses menurunkan berat badan tapi tetap bisa ngemil, pilihan mereka jatuh pada sayur dan buah sebagai snack. Sebenarnya di Indonesia kita tuh gak kesusahan untuk mendapatkan buah dan sayur. Hanya memang jarang yah ada orang ngemil-ngemilin wortel atau selada  di sela jam kerja. Aku pernah tuh, ngemilin wortel dan boss aku bilang aku mirip kelinci. Hahahaha.. sedih!

Sayur dan buah bisa aja sih dibuat jus kalau bosan memakannya begitu saja. Memang agak sedikit merepotkan karena untuk buah dan sayur terkadang harganya lebih mahal dibanding beli gorengan, ya gak? Belum lagi kalau kita termasuk orang yang gak begitu suka buah dan sayur. Beberapa diantara kita malah tidak suka buah atau sayur karena rasanya yang kurang manis atau cenderung pahit. Ternyata ada berbagai macam cara agar buah atau sayur bisa jadi cemilan sehat segar yang mengenyangkan. 

Lebih Smart Memilih Snack yang Sehat dan Bernutrisi Bagi Tubuh 

Selama ini jika makan buah atau sayur paling dipotong-potong dalam ukuran yang pas untuk sekali kunyah. Jika waktu terbatas atau sudah mulai bosan, saatnya untuk cari cara yang lebih menarik. Dibuat jus!

Aku lagi sukaaaa banget ngejus, entah itu apel, jeruk, pear, pisang, sampai semangka. Nah buah yang paling terakhir ini andalah aku disaat cuaca lagi panas-panasnya. Sebenarnya bukan cuma jus buah aja sih yang jadi andalan aku jika sedang butuh nutrisi di hari panas di saat lagi banyak kerjaan. Aku lagi suka-sukanya mengkonsumsi yoghurt yang baik untuk kesehatan.

Selain frozen yogurt dan yogurt dalam kemasan botol yang biasa kita kenal selama ini, kini kita mulai banyak mendengar Greek yogurt. Yogurt ini merupakan yogurt yang disaring sehingga menghasilkan tekstur kental antara yogurt dan keju. Proses tersebut membuat Greek yogurt tinggi protein dibandingkan yogurt biasa. Manfaat protein bagi tubuh kita berpengaruh pada pembentukan tulang, otot, kulit, rambut dan darah.  Tidak hanya itu, beberapa manfaat Greek yogurt  antara lain :


    Sehingga Greek yogurt bisa dijadikan snack sehat bernutrisi untuk mendukung nyemil sehat kita. Yay!
    Setelah tahu lebih banyak tentang Greek Yogurt, aku jadi penasaran dong pengen nyoba. Sebenarnya  Greek yogurt di Indonesia cukup banyak tersedia di pasaran dalam berbagai merk. Salah satunya adalah Heavenly Blush Greek Yoghurt.

    Heavenly Blush Greek Yogurt

    Heavenly Blush sudah cukup lama beredar di Indonesia yang menyediakan yogurt bergizi seimbang untuk membantu kita mempertahankan gaya hidup sehat. Aku ingat banget, produk pertama yang aku coba adalah Heavenly Blush Strawberry Yogurt Drink. Rasanya yang asem manis bikin nagih. Aku juga suka Tummy Yogurt Drink, teman dikala lapar tapi males makan. High fiber dan kandungan low fatnya bantu banget kalau sedang pengen diet. Selain yogurt dalam bentuk minuman, Heavenly Blush juga mengeluarkan produk Yogurt Bar yang bisa dijadikan cemilan kalau perluuuu banget ngunyah di saat nonton-nonton cantik di rumah. Segala produk olahan Yogurt ada pada Heavenly Blush.

    Jadi begitu tahu Heavenly Blush punya produk Greek Yogurt, sudah langsung aja dipilih. Heavenly Blush Greek Yogurt terdiri atas dua jenis. Heavenly Blush Greek Yogurt Cup. Disajikan dengan potongan buah seperti strawberry, peach, granola, madu, pir, apel   yang kadar manisnya bisa ditentukan sesuai selera.


     

    Selain itu tersedia pula Heavenly Blush Greek Yogurt Classic, yang merupakan jenis yogurt ready to drink. Kemasannya berbentuk prisma sehingga lebih enak digenggam dan dinikmati tanpa harus melepaskan konsentrasi pada pekerjaan.




    Baik Heavenly Blush Greek Yogurt Cup dan Heavenly Blush Greek Yogurt Classic memiliki tekstur yang kental dan creamy. Rasa asam yogurt dan sedikit manis memperkaya rasa Heavenly Blush Greek Yogurt sehingga bisa dinikmati begitu saja atau bisa dipadukan dengan bahan lainnya. 

    Greek Yogurt Tinggi Protein, Kenyangnya Bernutrisi

    Selain bisa langsung dinikmati begitu saja, Heavenly Blush Greek Yogurt ini bisa diolah menjadi minuman ataupun snack bernutrisi yang mengenyangkan, loh!  Salah satu yang sering aku lakukan kalau aku bosen makan buah begitu saja, aku jadiin juice. 

    Caranya gampang banget, siapkan saja dua potong semangka. Blender dengan sedikit air dan tidak usah ditambah gula. Semangkanya sudah manis kan? Jadi jangan ditambah gula lagi deh. Setelah itu, tuang di gelas dan tambahkan sekotak Heavenly Blush Greek Yogurt Classic. Teksturnya yang kental dan kaya nutrisi ini tidak sekedar memberi rasa yang berbeda, namun juga mengenyangkan. Rasanya yang asem asem seger berpadu dengan manisnya Semangka. Mmh.. enaknya! 


    Jadi siapa bilang kita tidak bisa ngemil di sela-sela jam tanggung? Sepanjang cemilannya sehat dan mengenyangkan dan tidak berlebihan, kenapa tidak?  Sekarang kita bisa ngemil smart dan berkreasi dengan Heavenly Blush Greek Yogurt tinggi protein, kenyangnya bernutrisi.

    Resep Masakan Rumah Khas Ramadhan : Sup Pangsit Udang Wonton So Good

    Makin dekat lebaran, rasanya makin gak pengen berpisah dengan Ramadhan. Maunya dipepet terus, biar dapat barokahnya. Selain lebih giat tadarusan dam sholat malam, berkah Ramadhan itu ada pada sahur. Sayangnya banyak yang ngeskip sahur atau malah memajukan sahur dengan alasan ngantuk atau males nyiapin sahur.

    Bisa beli sih, tinggal minta delivery aja kan? Tapi sahur di penghujung Ramadhan itu enaknya buat sendiri aja, gengs. Selain lebih sehat, ketika disantap bersama keluarga lebih berasa kebersamaannya. Apalagi sudah pada mudik kan ya? Seperti saya nih, sudah balik ke Makassar. Alhamdulillah... 

    Nah, supaya bisa lebih fokus beribadah di sepertiga malam, mending nyiapin sahur yang gampang-gampang aja deh. Prinsip saya, masak itu jangan dibuat ribet dan maksimalkan apa yang ada di dapur dan di kulkas. Seperti hari ini, di freezer ternyata ada So Good Pangsit Udang Shrimp Wonton Instant. Semacam enak nih dibuat sup ala-ala suki gitu. Sayangnya di kulkas hanya ada Wortel dan Kacang Panjang. Hikkss.. aku sedih. 

    Tapi jangan khawatir, syukuri apa yang ada dan jangan mengharap yang bukan rejeki anda, kata pak ustad mesjid sebelah. Mending dimaksimalkan aja lah menjadi Sup Pangsit Udang So Good ala Vita Masli. Aye! 



    Sedikit cerita sebelum masuk ke bahan dan cara masak tentang Pangsit Udang alias Wonton ini. Pangsit atau Wonton ini adalah sejenis dimsum yang terbuat dari lembaran kulit pangsit yang diisi dengan daging cincang. Pangsit ini aslinya dari China, awalnya berisi daging babi. Namun begitu masuk ke Indonesia yang mayoritas muslim, Pangsit atau Wonton ini pun sudah mulai beragam isinya. Isiannya bisa ayam, sayuran atau udang. Biasanya diolah dengan cara direbus atau digoreng, bisa sebagai pelengkap bakso atau direbus bersama sayuran berkuah. Bikin sendiri bisa, beli jadi juga ada. 

    Alhamdulillah ya, sekarang ada Pangsit isi Udang instan yang membantu banget khususnya buat saya yang kurang telaten dan pengen cepat saja ini. Tinggal cuz ke supermarket atau mart terdekat, dapat deh So Good Pangsit Udang Shrimp Wonton Instant. Gak perlu repot juga dengan bumbunya, karena tersedia bumbu di dalam kemasannya. Paling penting, produk So Good ini HALAL dari MUI dan dari segi kesehatan juga aman karena lulus uji BPOM. Aman lah, insya Allah.

    Resep Masakan Rumah Khas Ramadhan : Sup Pangsit Udang Wonton So Good 

    Waktu Pembuatan : 30 Menit 
    Porsi : 3 - 4 orang 

    Bahan : 

    1 Bungkus So Good Pangsit Udang Shrimp Wonton Instant
    1 Ikat Kacang Panjang 
    1 Buah Wortel 
    400 ml air untuk merebus 



    Cara Membuat : 
    1. Kupas Wortel dan potong dadu, cuci bersih dan tiriskan. 
    2. Potong-potong Kacang Panjang, cuci bersih dan tiriskan. 
    3. Didihkan air 
    4. Rebus Wortel terlebih dahulu hingga matang lalu masukkan Kacang Panjang. Rebus hingga layu. 
    5. Masukkan So Good Pangsit Udang Shrimp Wonton Instant dan rebus hingga 3 menit. 
    6. Matikan api dan dinginkan sebentar 
    7. Masukkan bumbu yang terdapat dalam kemasan So Good Pangsit Udang Shrimp Wonton Instant.
    8. Sup Pangsit Udang Wonton So Good siap dihidangkan. 



    Lumayan banget nih disantap hangat-hangat dengan nasi di sahur kali ini. Boleh juga sih untuk opsi menu buka puasa. Sesuka kamu aja. Kuahnya ngingetin banget kuah suki Wonton. Buat kamu yang suka pedes, boleh tambahin bubuk cabe. Buat saya sendiri, cukup nambah perasan jeruk nipis biar makin seger.

    Mudah-mudahan resep masakan rumah khas Ramadhan : Sup Pangsit Udang Wonton So Good ini bisa menjadi salah satu opsi kamu untuk sahur dan berbuka puasa. Kalau kamu gimana, suka Wonton juga gak? Selain Wonton Soup Pangsit Udang Kuah, varian lain dari series So Good siap masak adalah Chicken Nugget, Chicken Cuts, Bakso Sapi Kuah dan Premium Chicken Sausage. Lebih banyak pilihan untuk berkreasi. Kamu lebih suka yang mana? Ceritain di kolom komentar ya, gaes!



    Selamat masak dan selamat menikmati. 

    Resep Masakan Rumah Khas Ramadhan : Pecel Bakso Tahu


    Seperti yang kemarin-kemarin saya ceritakan di postingan terdahulu, sudah dua bulan ini aku jadi anak kost. Jauh dari rumah, kerjaan di kantor juga lebih banyak dibanding sebelumnya, membuat saya harus lebih kreatif dalam menentukan pilihan makanan. 

    Apalagi di bulan Ramadhan seperti ini. Maunya sih gak pake ribet, biar lebih fokus ke ibadah. Tapi gak mau juga beli makanan jadi melulu. Gak mau keseringan juga makan masakan instan. Pengen makan masakan sehat sesuai selera. Mau gak mau ya harus masak sendiri meskipun gak jago-jago banget.  

    Kebetulan, saya suka makan sayuran. Selain sehat untuk pencernaan, juga bagus buat kulit. Olahan sayuran kan banyak banget ya, mulai di buatin kuah, ditumis, tapi saya lebih suka kalau direbus biasa aja semacam Pecel, Gado-Gado atau Karedok. Praktis aja sih menurut saya, karena sayurannya tinggal direbus sebentar di air mendidih, diangkat, ditiriskan, terus disiram bumbu kacang deh.


    Nah, sebenarnya saya tuh punya penjual Pecel langganan di Makassar. Biasanya, temen si Pecel daging empal dengan bumbu khas Jawa Timuran. Disantap dengan nasi putih hangat, mantaapp tenan.. Sayangnya, ketika saya ditugaskan di Mamuju, gak ada cabangnya. Memang sih ada penjual Pecel yang katanya ngehitz banget, tapi rasanya gak sama dengan rasa yang pernah ada. #eh

    Baca juga : Hello, Mamuju!

    Akhirnya saya memutuskan daripada saya ngeces aja mending saya buat sendiri Pecelnya untuk menu berbuka puasa. Lupakan empal daging! Saya gak mungkin bela-belain beli daging di pasar sekilo ( sekedar info, beli daging di pasar Mamuju minimal sekilo. Gak ada itu beli seperempat aja.) demi sepotong dua potong empal. Mending ganti aja dengan Bakso Tahu. 

    Kenapa Bakso? Ya karena lebih mudah mendapatkan Bakso Kuah Instant So Good di mart dekat kos an. Praktis, enak pula. Saya suka banget beli ini kalau lagi pengen makan bakso tapi males ke mana-mana. Sudah gitu, produk So Good ini HALAL oleh MUI dan juga lulus uji BPOM. Insya Allah aman untuk semua. Sementara Tahu, selain mudah ditemui di lapak-lapak sayur dekat kost an, bukankah Bakso dan Tahu adalah jodoh tak terpisahkan?

    Resep Masakan Rumah Khas Ramadhan :  Pecel Bakso Tahu

    Bahan :
    1 Ikat Bayam
    1 Ikat Kangkung
    Segenggam Tauge
    3 Potong Tahu
    1 Bungkus Bumbu Pecel Instant
    1 Bungkus Bakso Kuah Instant Sapi So Good
    5 sdm Terigu
    Minyak Goreng secukupnya
    Air secukupnya. 



    Cara Membuat 
    1.  Cuci bersih Bayam, Kangkung, Tauge Potong-potong sesuai selera.
    2.  Belah dua (atau empat, sesuai keinginan saja) Bakso Kuah Instant Sapi So Good.
    3. Panaskan air hingga mendidih, masukkan Bakso, Tauge, Kangkung dan Bayam. Rebus sekitar 3 menit lalu tiriskan.   
    4. Cuci bersih Tahu dan potong sesuai ukuran Bakso. Sisipkan Bakso yang telah dipotong tadi ke dalam Tahu.
    5. Campurkan terigu dengan bumbu Bakso Kuah Instant Sapi So Good, aduk merata dengan air secukupnya.
    6. Lumurkan Tahu isi Bakso tadi dengan adonan terigu berbumbu Bakso Kuah Instant Sapi So Good hingga merata.  
    7. Panaskan minyak goreng.
    8. Goreng Tahu isi Bakso hingga matang dan kekuningan. Angkat dan tiriskan.
    9. Haluskan bumbu pecel instant dengan menambahkan air panas sedikit demi sedikit hingga didapatkan kekentalan yang diinginkan.
    10. Siram bumbu pecel ke atas rebusan Bayam, Kangkung, Tauge, Bakso dan Tahu Goreng isi Bakso So Good.

    Gampang banget kan ya? Waktu pengerjaan juga gak begitu lama, hanya sejam. Untuk kamu yang sudah lebih mahir dari saya bisa jadi malah lebih cepat dan penampakannya bisa lebih ‘Wow’ dibanding hasil buatan saya. 



    Namun yang jelas, makanan itu harus enak di lidah dan bikin puas yang makan. Alhamdulilah, Bakso Kuah Instant Sapi So Good yang digandeng dengan Tahu ini melengkapi rasa Pecel. Semacam makan Pecel dengan Batagor, perpaduan Jawa Timur dan Jawa Barat yang dibuat oleh orang Makassar Sulawesi Selatan dan disantap di tanah seberang, Mamuju Sulawesi Barat. Hihihi.. duh berasa  Bhineka Tunggal Ika. 



    Mudah-mudahan Resep Menu Praktis Ramadhan Pecel Bakso Tahu ini bisa membantu kamu yang pengen berbuka puasa dengan menu rumahan yang gak ribet dan enak. Selain Bakso, varian lain dari series So Good siap masak adalah Chicken Nugget, Chicken Cuts, Wonton Soup Pangsit Udang Kuah dan Premium Chicken Sausage. Bisa jadi malah ada inspirasi lain dari kalian nih, yang bisa dishare. Boleh dong, dibagi di kolom komentar. 



    Selamat memasak dan selamat menikmati.

    Review Kuliner Makassar : Umami Eatery, No MSG Food

    Bagaimana rasa makanan tanpa MSG? 

    Seringkali kita terpapar informasi di media bahwa penggunaan MSG pada makanan itu bisa membuat makanan lebih gurih dan lebih enak, tapi dapat memberi efek  samping juga pada kesehatan jika terlalu banyak. Mungkin pernah dengar  ada istilah 'Chinese Restaurant Syndrome', sebuah istilah lama yang rame diperbincangkan sejak tahun 1960an.

    Awalnya bermula dari sekelompok gejala yang dialami beberapa orang setelah makan makanan dari restoran Cina. Gejala ini sering termasuk sakit kepala, pembilasan kulit, dan berkeringat. Penambah rasa pada makanan yang disebut monosodium glutamat (MSG) sering disalahkan setelah makan makanan China. Maka terciptalah istilah Chinese Restaurant Syndrome itu, meskipun gak cuma masakan China aja sih sebenarnya yang menggunakan MSG saat ini.

    Aku salah satu orang yang peka terhadap MSG ini. Makanan yang mengadung banyak MSG bisa bikin kepala aku sakit.  Beberapa saat setelah makan, tertinggal rasa pahit di lidah. Gak enak banget lah , pokoknya. Padahal tanpa MSG pun sebenarnya suatu masakan ada rasanya, kok. Hanya saja kebanyakan orang merasa suatu masakan lebih gurih dan nikmat dengan tambahan MSG tanpa perlu ngulek bumbu apalah-apalah yang cukup merepotkan.

    Tapi benerkah MSG itu gak aman? Penelitian yang dilakukan oleh Food and Drug Administration (FDA) di Amerika Serikat menganggap MSG sebagai bahan yang aman. Setelah itu  kebanyakan orang kembali mengonsumsi makanan yang mengandung MSG tanpa mengalami masalah. Memang sih masih ada sebagian kecil orang memiliki reaksi  terhadap MSG, seperti aku misalnya. Karena kontroversi tersebut, banyak restoran sekarang mengiklankan bahwa mereka tidak menambahkan MSG ke makanan mereka. Salah satu tempat makan yang menklaim menu masakan tanpa MSG ada Umami Eatery di kawasan jalan Mesjid Raya, Makassar. Awalnya aku tahu keberadaan tempat ini melalui hastag  di Instagram yang biasanya aku kepoin setiap jam makan siang di kantor. 

    Review Kuliner : UMAMI EATERY, NO MSG FOOD


    Dari namanya aja UMAMI, mengingatkan saya pada kata dalam bahasa Jepang yang merupakan kata serapan  dari kata “umai” yang artinya lezat dan kata “mi” yang berarti rasa. Jadi, makna kata umami bisa diartikan dengan “rasa yang lezat”. Kata “umami” pertama kali diperkenalkan secara ilmiah oleh seorang profesor Jepang dari Tokyo Imperial University, yaitu Profesor Kikunae Ikeda di tahun 1908 yang menginspirasinya untuk menciptakan suatu zat bernama MSG yang mudah disimpan dan digunakan. Bisa jadi tempat makanan ini mengambil kata UMAMI sebagai pencerminan bahwa masakan dalam menu mereka ini , rasanya lezat sebelum MSG tercipta. Tsaah..



    Seperti taglinenya, Umami Eatery menghadirkan menu ala Asia yang terinspirasi oleh masakan Jepang, China dan Indonesia. Ragam masakan yang disediakan di tempat ini mulai dari yang ringan semacam snack dan dessert buat ngemil cantik sampai makanan berat untuk makan siang atau malam. Minumannya juga cukup beragam mulai dari air mineral, teh, juice hingga minuman kekinian semacam Thai Tea atau Ice Coffee yang dikemas dalam botol.

    So what did I order?

    Berhubung Aku lagi gak pengen makan nasi, aku milih Chick and Chip, which is ternyata there wasn't any chip, melainkan French Fries. Padahal aku mikirnya menu ini adalah potongan ayam yang cukup besar dengan chip kentang ala-ala Chitato gitu. Hehehe..

    Chick and Chip - Rp. 30.000,- (sebelum pajak dan service) 


    Chick and Chip ini merupakan perpaduan fillet ayam di goreng dengan balut tepung disertai french fries. Rasanya berbeda dengan fillet ayam restaurant fast food kebanyakan, which is actually good. Sayangnya menurut aku teksturnya cukup keras, gak tahu apa terlalu garing atau daging ayamnya yang kurang empuk.

    Sementara itu teman makan siangku milih Chicken Kariage yang tampaknya sepintas seperti Nasi Campur Rawon di rumah makan Jawa Timur-an (sorry!). Mungkin karena plattingnya, ada kuahnya juga dan dilengkapi acar. Aku gak sempat nyoba karena lagi gak makan nasi kan yaaa.. Tapi teman aku ngabisin pesanannya, which is aku asumsikan tidak mengecewakan. Meskipun ada kemungkinan porsinya pas, gak kebanyakan, gak sedikit pula.


    Chicken Kaariage - Rp. 33.0000, - ( Sebelum Pajak dan Service)  

    Selain itu kami juga memesan makanan yang bisa dikategorikan snack yaitu Salted Egg Bao dan Chicken Kariage Bao. Aku tertarik pengen nyobain Bao ini karena beberapa waktu lalu sempat makan dimsum salted egg di salah satu restaurant hotel bintang 4 dan rasanya endezz banget (saking endezznya gak sempat difoto sudah habis duluan, jadi gak bisa direview deh!). Tapi kemudian aku ngerasa gak fair untuk membandingkan Salted Egg Bao di Umami dan Salted Egg Dimsum di restaurant itu karena harganya beda. Hehehe.. Masing-masing punya kelebihan dan kekurangan,lah. 


    Salted Egg Bao - Rp. 15.000,- (Sebelum Pajak dan Service) 


    Salted Egg Bao buatan Umami ini, baonya empuk dan soft banget. Rasanya yang manis melengkapi rasa asin dari salted eggnya. Begitu juga dengan yang bertopping chicken kariage. Hanya salted eggnya tuh kurang creamy menurut aku. Sementara chicken kariagenya sendiri, lagi-lagi menurut aku agak keras. Tampaknya olahan ayamnya sama dengan yang digunakan pada Chick and Chip. Jadi aku cuma makan bao nya yang super duper empuk itu dan teman aku yang menghabiskan toping chicken kariagenya. 



    Minumanya aku milih teh tawar hangat yang penampakannya sekilas aku pikir kopi. Pas aku minum rasanya seperti cingcau. Enak, sih... ! Cuma aku bingung, ini sebenarnya aku pesan apa sih? Hehehe..

    Oiya, sebagai bonus karena pembelanjaan kami itu diatas 100 ribu rupiah, kami dapat gratisan cake yang bisa dipilih dari tiga variant yang ada di display cake. Selain itu ada promo diskon 10% untuk pembelian cake apa aja selama bulan February ini. Yah lumayan..  

    Cakenya lucu-lucu jadi sempat bingung mau pilih yang mana. Pada akhirnya aku tertarik untuk mencoba cake yang ini. Namanya 'Eve', cake perpaduan antara sticky rice a.k.a ketan hitam di dasar cakenya, trus ditambahin Kelapa dan ditutup dengan vla rasa Mangga dengan base berbahan pie. Rasanya manis, gurih, kecut-kecut segar gitu deh. Ini pas banget dengan teh tawar hangat yang aku pesan.




    Aku cukup puas dengan rasa tanpa MSG yang ditawarkan oleh Umami Eatery ini. Ada rasa gurih berbeda yang belum tentu bisa kamu dapatkan pada makanan berMSG. Harganya cukup bersahabat, menu berkisar antara 5000 rupiah hingga 35 ribu rupiah. Total pembelanjaan aku siang itu adalah Rp. 116.655  untuk berdua. 

    Tonton juga :  Vlog Review Kuliner Umami Eatery 




    Tempatnya menurut aku lumayan, meskipun lumayan jauh dari pusat perkantoran dan  agak susah di temukan. Papan nama nya nempel di tempat semacam bengkel atau show room kendaraan merk China gitu, aku gak ngerti deh. Jadi aku perlu nanya dulu tempatnya. Ternyata ada di sebelahnya dong bo' dan agak masuk ke dalam. Tapi begitu masuk baru berasa, ohh ini tempat nongkrong.. karena didesain seinstagramble mungkin agar bisa dipergunakan untuk foto-foto.  Musiknya juga cukup mendukung, meskipun agak surprised juga karena playlistnya so random, dari Megan Traitor to My Chemical Romance. Jarang-jarang aku dapat tempat yang ngeplay Welcome to Black Parade hari gini. Hahaha.. 

    So, if you're looking for something to eat without MSG, tasteful with reasonable price, you can try this one out!

    Happy eating and stay healthy!  


    3 Tempat Hangout di Phinisi Point Mall Makassar

    Ada mall baru lagi nih di kota Makassar. Mall yang menyatu dengan sebuah hotel ini berkonsep lifestyle 5 kota metropolitan dunia dan diberi nama Phinisi Point. Katanya sih mall ini akan diisi sekitar 75% tenant food and beverage. Sisanya untuk kebutuhan gaya hidup lainnya termasuk spot-spot menarik yang didesain Instagramable.



    Mungkin karena masih baru dan belum grand launching juga, pas saya ke Phinisi Point di daerah Tanjung Bunga belum semua space tenant terbuka. Meski begitu tidak bisa dibilang sepi juga. Tempat nongkrong yang sudah available beragam konsepnya. Mulai dari makanan Jepang, Melayu, Vietnam, Chinese, Korea dan tentu saja Indonesia. Dari makanan berat sampai buat ngemil cantik, dari konsep keluarga sampai ngopi-ngopi elegant ada kok di sini. 

    3 Pilihan Nongkrong di Phinisi Point Mall 


    Jadi tempat nongkrong apa aja nih yang menarik di Phinisi Point Mall? Saya pilihkan 3 yang sempat saya coba ya.. 

    Chir Chir 



    Namanya lucu ya? Dari namanya mungkin gak ada yang ngeh kalo ini adalah resto ayam goreng dengan konsep Korea. Untuk pencinta drama Korea atau acara variety show mungkin sudah tahu lah ya dengan ayam goreng tepung garing dan ayam goreng tepung bersaus pedes yang sering bikin kita ngiler tengah malam itu. Nah, di Chir Chir, kamu bisa menemukan itu semua. 

    Layaknya di Korea, ayam goreng ini bisa dimixed, setengah yang garing dan setengahnya lagi yang bersaus pedas. Chir Chir juga menyediakan berbagai varian menu ayam termasuk juga tteokpokki yang sayangnya pas saya mau pesan ternyata sold out. Yaah...! 

    Akhirnya saya pesan ini saja...




    Kalau dilihat dari foto di menu harusnya ada saus dippingnya, namun entah dengan alasan apa saus dippingnya gak ada. Ketika saya coba rasanya pedesnya gak nendang buat saya. Ada sih saus botolan tambahan, tapi kan malah akan mengubah rasa yang dulu pernah ada .  

    Oiya, menu yang tersedia di Chir Chir belum sepaket sama nasi ya. Pada dasarnya kebiasaan orang di Korea kalau makan ayam goreng yah di makan aja layaknya cemilan. Jadi buat kamu yang merasa belum makan kalau belum pake nasi, pesan nasi aja lah ya! Seporsi nasi seharga 12K. Sedangkan seporsi ayam yang bisa dimakan ber 2 atau 3 orang mulai dari 139K.



    Minuman yang tersedia cukup beragam, termasuk juga ada pilihan bir dan soju. Tapi untuk yang muslim saya gak merekomendasikan dua yang ini. Banyak kok minuman lainnya yang siap kamu pesan.



    Kalau penasaran, Chir Chir ini letaknya ada di sebelah kanan setelah pintu utama, pas di sudut bagian belakang dekat eskalator.


    Maxx Coffee 

    Satu hal yang membuat saya tertarik mencoba nongkrong di Maxx Coffee selain saya emang suka kopi, desain tempat ini sangaaaat sangaaaat mirip dengan 'outlet kopi sebelah' (if you know what I mean). Gak cuma interior style, display food sampai nama menunya pun ada yang plek sama. Saya kan jadinya penasaran.



    Tempat ini asik dijadikan tempat nongkrong kok, gaes. Maxx Coffee menyediakan ruangan khusus untuk perokok, jadi untuk non smokers seperti saya gak perlu merasa terganggu dengan asap-asap yang sebenarnya merusak kesehatan kita itu.



    Untuk rasa kopinya meski nama boleh sama tapi rasa bisa beda. Bagi saya yang bener-bener suka kopi Ice Americano nya nendang banget. Kamu yang gak begitu suka dengan kopi bisa memilih varian lain seperti Green Tea Latte atau Taro Latte. Harganya berkisar antara 30rban-50rban. Sedikit lebih murah dibanding yang di ujung saanaaah dengan size yang sama. 

    Warung Koffie Batavia




    Untuk pencinta makanan Indonesia tapi pengen ngopi-ngopi juga, silahkan mampir ke Warung Koffie Batavia. Mulai dari Mie Goreng, Mie Ayam, Gado-Gado sampai Soto Betawi bisa kamu pilih. Saat itu saya lagi pengen makan yang berkuah, jadi pilih Mie Ayam aja dengan minuman Ice Cappuccino.



    Setelah nyicipin, saya pikir untuk sekedar nongkrong cantik sambil silaturahmi tempat ini boleh lah meski rasa masakannya biasa aja. Harga makanan dan minuman mulai dari 40ribuan. Jika kamu butuh tempat yang nyaman buat ngobrol, tempat ini bolehlah kamu pilih.



    Mmh.. gimana, sudah kebayang mau hangout di mana nih? Silahkan mampir aja untuk real feelnya yah. Namanya juga rekomendasi, review dari selera pribadi saya aja. Selebihnya, silahkan dicoa sendiri. 

    Brunch at Kyouchii, Tempat Nongkrong Kekinian Bernuansa Jepang di Makassar

    Beberapa waktu lalu saya dan seorang teman sekantor (namanya Lia) memutuskan untuk nge-brunch alias breakfast and lunch. Sarapan sudah lewat tapi belum waktu makan siang pula. Perut gak bisa disiram pake kopi aja nih, harus ada temannya!  Jadilah pukul 11 kami keluar dari kawasan parkir kantor dengan pikiran yang masih labil, belum jelas mau nongkrong di mana.

    Brunch ala Vita Masli

    Sambil nyetir pelan-pelan melintasi jalan Ratulangi, saya dan Lia mulai brainstorming (cieeh istilahnya, padahal mo nentuin tempat makan aja. Hahaha!) sampai ngecek instagram segala. Abis kalo ditempat yang sudah dikunjungi, males juga. Pengen nyoba yang baru dong..
    Teringat ada sebuah postingan teman di Path yang kemarin tentang sebuah tempat nongkrong makan baru di Living Plaza, Sungai Sa'dang Baru. "Kyou... Kyou apalah gitu namanya,"kataku. "Kyouchii kali yaah..,"jawab Lia sambil ngecek di Instagram. "Ya,,ya itulah! Itu tempat makan Korea apa Jepang sih? Ada kopinya gak ya?"

    "Jepang deh kayaknya,"kata Lia lagi."Tapi gak yakin kalau ada kopinya, sih." 

    Akhinya dengan perasaan setengah bimbang, saya belok kanan menuju Sungai Sa'dang baru. Ada sedikit keyakinan kalau tempat nongkrong kekinian paling tidak menyediakan Ice Americano. Setidaknya yah.. harapan saya seperti itu. Ternyata harapan saya gak percuma. Yay!

    Ngopi cantik di Kyouchii Makassar
    Ngopi cantik di Kyouchii Makassar

    Brunch di Kyouchii, Tempat Nongkrong Kekinian Bernuansa Jepang 


    Begitu pintu terbuka seorang waitress menyapa dengan sapaan khas Jepang,"Konnichiwa" yang diikuti dengan sapaan serentak seluruh staff,"Okaerinasaimase.." yang lebih kurang berarti 'selamat datang'. Hampir aja saya balas dengan,"Annyeonghaseo.." sebelum akhirnya ingat, ini cafe Jepang bukan Korea! Hahaha.. 

    "Untuk berapa orang?" tanya mbaknya pada saya. Ketika saya jawab hanya berdua, saya diarahkan ke meja di bagian tengah dalam yang memang menyediakan beberapa meja untuk dua kursi saja.Awalnya pengen duduk di area sebelah kiri, tapi gak boleh karena katanya untuk empat orang.

    Kyouchii Makassar cafe Jepang
    Sudut yang Saya Pengenin tapi Gak Boleh sama Mbaknya

    Saya akhirnya meminta meja yang berada di dekat jendela. Bukannya apa, supaya pas foto makanan, cahaya naturalnya dapat. Untungnya mba yang satu lagi (yang pegang list tamu) membolehkan. Azza!! #ehh

    Segera setelah duduk, daftar menu masing-masing diletakkan di hadapan kami. Mulai dari main course berupa Ramen dan menu nasi-nasian sampai dessert beserta varian minuman disediakan. Ternyata ada kopi nya juga. Gak cuma Americano, Espresso aja ada. Olahan minuman kopi dengan susu sebangsa latte dan cappuccino juga tersedia. Ahh.. senangnya.


    Kyouchii Makassar cafe Jepang


    Saya lalu memesan Omurice Beef dan hot Americano, sedangkan Lia memilih Ramen, air mineral, green tea latte dan dessert.

    Ramen Kyouchii
    Ramen

    Dessert Jepang
    Dessert Pesanan Lia

    Sembari menunggu pesanan, saya gak lupa foto-foto interior Kyouchii yang kawai ini. Dinomasi warna pastel yang kekinian, cafe ini mengusung konsep shabby chic yang berkesan industrial. Instagramable banget lah, sampai ke toiletnya sekalipun. Nunggu pesanan datang jadi gak berasa. 

    Salah Satu Sudut di Toilet
    Kyouchii Makassar cafe Jepang
    Cuci Tangan jadi Pengen Foto Jadinya
    Kyouchii Makassar cafe Jepang
    Is it Dart or What?

    Kyouchii Makassar cafe Jepang
    Jangan Lupa Foto dengan Latar Belakang Ini

    Cuma ya itu.. the music is too loud for me. Asik sih, Kyouchii play lagu-lagu Jepang (yang mengingatkan saya pada jaman-jaman belum tersentuh Kpop). Sayangnya, mungkin karena kualitas speakernya atau memang volumenya yang terlalu maksimal tempatnya jadi gak cukup nyaman untuk ngobrol. Mungkin bisa kali yah kedepannya hal ini ini diperhatikan demi kenyamanan pelanggan.

    Kyouchii Makassar cafe Jepang

    Dari segi kelezatan makanan, memang ini sangat relatif. Bagi saya, Omurice Beef pesanan saya yang diberi saus kari ini sebenarnya enak, apalagi nasinya cukup pulen. Mungkin karena dipikiranku sudah terlanjur terbiasa dengan Omurice ala Korea yang ala nasi goreng dibungkus telur jadi begitu melihat ternyata dalamnya nasi putih jadi sedikit kecewa.

    Kyouchii Makassar cafe Jepang


    Saus karinya terasa 'rich' dengan bumbu dan kental. Potongan daging sapinya yang digoreng berbalut tepung itu aja kali ya yang kurang pas buat saya karena terlalu keras. Porsinya cukup banyak, saya sampai menyisakan setengahnya. Bukan karena gak enak, tapi sebelum Omuricenya datang saya lebih dulu menyesap hot Americano dan menyantap Green Tea cake. Hihihi.. ๐Ÿ˜๐Ÿ˜๐Ÿ˜

    Green Tea Cake
    Hot Americano

    Saya sebenarnya bukan pencinta Green Tea, tapi demi perbaikan rasa Brownies Green Tea di Brownies Fever saya sengaja memesan ini sebagai perbandingan. Potongan satu slice cukup besar, bisa buat berdua. Selain Green Tea cake juga tersedia cake dengan rasa Pisang Ijo sampai rasa Teh Botol. Ada-ada aja yah.. 

    Pilihan Cake di Kyouchii Makassar
    Overall menurut saya, Kouchii ini bisa jadi tempat nongkrong yang tepat buat kamu yang berusia abege karena memang banyak spot-spot yang menarik dijadikan latar. Harganya sendiri berkisar mulai dari 10 ribu (untuk air mineral) hingga 50 ribuan. Saya dan Lia membayar 187ribu untuk pesanan makan siang kami. 

    So far Kyouchii lumayan buat jadi tempat malam mingguan ama pacar lah ya. Sementara untuk mas dan mba kantoran seperti saya, cukuplah sesekali untuk makan siang sambil curhat-curhat manja tentang kerjaan di sini. 

    Nah, penasaran pengen nyoba? Cuzz langsung mampir ke sini aja : 



    Kyouchii
    Living Plaza Maricaya GF
    Jl. Sungai Saddang Lama no. 15
    Telp. 0411-3616200


    *all pics taken with Samsung Galaxy S7 Edge *