Mengenal Sejarah Hari Hangeul Di Korea

안녕하새요, 여러분 
Annyeonghaseo, yorobun.. Hai semuanya.. !! Lama yah gak bahas bahasa Korea. Nah, mumpung tanggal 9 Oktober 2015 adalah Hangeul Day, yuk kita bahas lagi tentang huruf Hangeul ini.

Di postingan Mengenal Huruf Hangeul, saya sudah sempat ngebahas dikit tentang sejarah huruf Hangeul. Tapi mungkin belum banyak yang tahu, kenapa sih harus tanggal 9 Oktober yang ditetapkan sebagai hari Hangeul di Korea Selatan?

Korean Alphabet


Sejarah Hari Hangeul 


Jauh sebelum huruf Hangeul diciptakan oleh King Sejong, selama lebih dari satu milenium Korea mempergunakan karakter Cina dalam penulisan. Huruf tersebut kemudian diadaptasi dan disebut dengan karakter Hanja  yang dilengkapi dengan sistem fonetik seperti Hyangchal , Gugyeol , dan Idu.

Namun, bagi kebanyakan orang karakter Hanja sulir untuk dipelajari, terutama bagi kalangan dengan status sosial rendah. Mereka tidak mudah mendapatkan akses pendidikan atau bahkan tidak sama sekali. Makanya buta huruf merajalela di seluruh Korea.

Untuk menyelesaikan masalah itu, Raja Sejong mulai mengembangkan sistem menulis baru yang lebih mudah untuk dipelajari yang disebut dengan Hangeul. Awalnya para Yangban (kaum bangsawan) menentang keras dibuatnya Hangeul ini. Alasannya karena takut akan timbul gejolak sosial yang datang dari kalangan bawah. Intinya mereka ini takut kalau kalangan bawah ini menjadi "rakyat jelata yang berpendidikan." Akibatnya, Raja Sejong harus sangat berhati-hati dengan proyek huruf Hangeul ini, jadi sangat sedikit dokumentasi selama tahap awal proyek tersebut. Duuh susah juga ya jadi raja yang bijak.

The Great King Sejong 


Raja Sejong


Karena sedikitnya dokumentasi yang ada, para sejarawan awalnya menyimpulkan bahwa "Ulang Tahun" Hangeul jatuh sekitar tanggal 29 Oktober. Namun, ketika ditemukan fakta bahwa pada tanggal 9 Oktober 1443 Hangeul pertama kali dibuat dengan penjelasan yang lebih mudah (Hunminjeongeum Haerye), para sejarawan akhirnya menetapkan  tanggal 9 Oktober sebagai hari Hangeul di Korea.

Perbedaan Hari Hangeul di Korea Selatan dan Korea Utara


Meski begitu ketika terjadi perpecahan wilayah di Korea menjadi Korea Utara dan Korea Selatan, peringatan huruf Hangeul ini pun menjadi berbeda. Korea Selatan menamainya hari Hangeul dan diperingati setiap tanggal 9 Oktober. Sedangkan di  Korea Utara, mereka menyebutnya sebagai disebut hari Chosŏn'gŭl Day dan dirayakan pada tanggal 15 Januari, Tanggal ini dipilih karena merujuk pada  tanggal, 15 Januari 1444 ( 1443 di kalender lunar ) yang diyakini sebagai hari Hunmin Jeongeum sebenarnya.

huruf hangul


Dibandingkan dengan karakter Cina atau Hanja yang dipergunakan sebelumnya, Hunminjeongeum atau Hangeul lebih mudah untuk dipelajari dan juga nyaman digunakan. Selain itu Hangeul juga unik dan ilmiah karena setiap vokal terbuat dari garis yang mewakili langit, bumi dan manusia sementara konsonan mencerminkan bentuk mulut manusia pada saat pengucapan.

Hunminjeongeum Haeryebon (Buku Panduan) atau Hangeul mendapat pengakuan dari UNESCO dalam Memory of the World Register pada Oktober 1997 dan memberikan kontribusi besar untuk mengurangi buta huruf di Korea.

Untuk mengenal huruf Hangeul lebih jauh, ceki-ceki postingan Mengenal Huruf Hangeul di postingan sebelumnya yah!

Happy Hangeul Day! 

Mari Belajar Bahasa Korea Bersama Daehan Minguk Manse

Annyeonghaseo, yorobun...
Di edisi ke-5 'Mari Belajar Bahasa Korea', kita akan belajar bersama Daehan, Minguk, Manse.
Eh?? Belajarnya kok sama anak umur tiga tahun sih? *kali ada yang protes*



Yah, walaupun mereka masih berusia tiga tahun tapi mereka ORANG KOREA dan ngomong koreanya masih lebih lancar daripada kita yang modalnya cuma nonton drama dan variety show ini. Hehehe...  Anak di usia tiga tahun kan juga sebenarnya lagi belajar bertutur dan menambah kosakata dari orang-orang sekitar mereka. Jadi gak ada salahnya kan jika kali ini kita belajar bahasa Korea bersama Daehan, Minguk, Manse!!!
Daehan, Minguk, Manse
Let's check it out! (untuk pengucapannya silahkan klik link di kalimat yang dibold yah!)

1. Saranghaeyo 사랑해요

Sebenarnya kata ini bisa dikategorikan 'common word' kata umum yang paling sering muncul di drama, film, lagu dan variety show. Dalam percakapan sehari-hari Saranghaeyo adalah bahasa Korea untuk mengungkapkan "Aku mencintaimu".

Dalam video ini Minguk mengatakan : 아빠, 사랑해요 - Appa, saranghaeyo - . Boleh dicoba nih diucapkan kepada orangtua tercinta.


Daehan, Minguk, Manse



2. Gwaenchanhayo (괜찮아요)

Kata yang berarti 'baik-baik saja' atau 'Oke' digunakan untuk mengungkapkan kalau kita itu 'baik..baik sajaaaa.....' eh malah nyanyi, tidak sakit atau kondisi / status kita tidaklah buruk. 

Jika kita ingin menanyakan keadaan seseorang karena merasa khawatir akan keadaannya, kata ini juga bisa dipakai hanya dengan mengubah tonenya saja. Contohnya seperti dialog Daehan dan Song Il Kook ini. 
Daehan Minguk Manse

3. Massiseoyo (맛있어요)

Kata ini digunakan untuk mengekspresikan makanan/minuman yang kita santap itu lezat dan dapat juga digunakan untuk menanyakan apalah makanan/minuman tersebut enak atau tidak. 

Ungkapan ini penting diketahui dan diucapkan apalagi jika makanan atau minuman tersebut dibuat sendiri oleh orang yang menanyakannya. 

4. Jalmeogeosseubnida ( 잘 먹겠습니다)

Ungkapan ini sangat sering digunakan di antara warga Korea ketika akan mulai makan. Biasanya jika seseorang ditraktir atau disediakan makanan, orang yang ditraktir/disediakan makanan itu akan mengatakan  잘 먹겠습니다 kepada orang yang mentraktir/menyediakan. 
Setelah selesai makan kita pun bisa menggunakan ekspresi ini untuk berterima kasih.
Contoh pengucapan saat Daehan,Minguk, Manse, makan bersama orangtua dan guru. 

Daehan Minguk Manse

5. Hajima (하지마) 

Berasal dari kata kerja Hada/하다 yang berarti melakukan' dan Jima /지마 partikel untuk pernyataan negative. Kata ini dipergunakan jika kita melarang seseorang melakukan sesuatu. 

Contoh di video ini Minguk meminta ayahnya,  Song Il Kook untuk TIDAK menyanyikan bagian yang disukainya. Minguk mengatakan : 아빠, 노래하지마 / appa, nolae hajima.

6. Silheo (싫어)

Kata ini adalah kata sifat yang bisa digunakan untuk mengekspresikan pendapat kita terhadap sesuatu yang tidak kita sukai atau tidak ingin dilakukan. Bentuk dasarnya adalah silheohada/싫어하다 dan bentuk formalnya adalah shilheoyo/ 싫어요.

Contohnya bisa disimak saat Song Il Kook appa mengajak Minguk bernyanyi bersama. Song Il Kook mengatakan : gajihaja Minguka/가지하자, 민국 dan dijawab Minguk dengan shilheoyo/ 싫어요.

Daehan Minguk Manse

Ok, segitu aja dulu yah. Minggu depan kita bahas yang lain lagi. Kalau ada yang pengen dibahas, boleh komen dibawah. 
Sampai ketemu di edisi berikutnya. 
Annyeong!! 

Mari Belajar Bahasa Korea Chapter 4 : Ya dan Tidak

Annyeonghaseo..
Ada yang bilang bahasa Korea itu susah, tapi ada juga yang bilang bahasa Korea itu gak lebih susah dibanding bahasa Jepang. Apapun, saya ucapkan terima kasih karena sudah nungguin edisi #RabuHanguk di blog ini walaupun bahasa Korea yang saya bisa baru seadanya. Susah atau gampang gak masalah, kita kan bisa sama-sama belajar. 

Di edisi ke-4, kita akan mencari tahu bagaimana mengatakan ya dan tidak dalam bahasa Korea. Kalau yang ini sepertinya sudah biasa kita dengar di drama-drama. Tapi mungkin ada yang belum jelas, jadi saya lengkapi dengan huruf Hangeul-nya. Kalau mau tahu lebih banyak tentang huruf Hangeul bisa dicek di chapter sebelumnya yah..

Ok, yuk kita mulai!

Bahasa Korea Ya dan Tidak

Ya dan Tidak Bahasa Korea

Ya dan Tidak Bahasa Korea

Ya dan Tidak  Bahasa Korea

Ya dan Tidak Bahasa Korea

Gimana? Cukup mudah kan?

Oiya, sebagai catatan tambahan kata 'Ne' juga bisa dipakai saat kita ingin memastikan apa yang diucapkan oleh orang lain pada kita. Semacam "Benar kah?" atau "Maksudnya?". 

Ok, mudah-mudahan berguna. Kalau ada yang perlu ditanyakan (halah!) atau ada kata/kalimat tertentu yang bikin penasaran, boleh loh nitip di kolom komentar. Kali-kali aja saya bisa jawab. Kalaupun enggak, siapa tahu abang Song Joong Ki bisa bantu jawab, Hehehe... 

Decent Of The Sun


Mari Belajar Bahasa Korea : Mengenal Huruf Hangeul

안녕하새요, 여러분 
Annyeonghaseo, yorobun.. Hai semuanya.. !! Kemarin-kemarin saya niatnya cuma mau berbagi frase-frase dalam bahasa Korea saja. Asumsi saya semuanya sudah pada tahu baca huruf hangeul atau at least cuma tertarik pengucapannya saja. Ternyata ada beberapa yang tertarik beneran belajar bahasa Korea sampai ke huruf-hurufnya.

Ok, fine! *lalu minjem buku belajar bahasa Koreanya Nickhun*

Huruf Hangul

Dalam edisi Mari Belajar Bahasa Korea 제 3 장 (baca : je se jang ) atau chapter ke-3, kita akan kenalan dengan huruf hangeul yang tampaknya lucu tapi lumayan bikin cape deeeh buat infografisnya (hahahahaha **ok, saya curhat!). 의 학습하자 (ui hangseub haja), Yuk, kita belajar! 


Mudah-mudahan berguna yah.
Sampai ketemu minggu depan!
Annyeong... 

Mari Belajar Bahasa Korea [Part 2]

Annyeonghaseo.. 

Menyambung niat bahwa setiap hari Rabu adalah waktu belajar bahasa Korea bareng, kali ini saya akan berbagi beberapa kata yang berhubungan dengan Mari Belajar Bahasa Korea Part 1 : 안녕하세요 [an-nyeong ha-se-yo]. 


Ada perjumpaan, ada pula perpisahan, ya kan? Nah, dalam bahasa Korea untuk mengucapkan 'Selamat tinggal' bisa menggunakan kata-kata berikut : 




Semoga berguna. 다음주에 보자, sampai ketemu minggu depan.
안녕히 계세요, annyeonghi gyeseyo. 

Mari Belajar Bahasa Korea [Part 1]

Katanya belajar banyak bahasa itu bagus untuk memperluas wilayah sel abu-abu di otak kita. Beberapa penelitian menunjukkan bahwa orang yang mampu berbicara lebih dari satu bahasa lebih sehat. Mereka memiliki kemampuan yang lebih baik dalam membaca dan kemungkinan untuk terkena penyakit Alzheimer juga lebih kecil. Selain itu, menguasai bahasa asing juga sangat membantu hobi traveling  ke mancanegara atau bagi yang sedang mengejar beasiswa. Jadi belajar lebih dari satu bahasa asing sebenarnya banyak gunanya kan?

Nah, salah satu bahasa asing yang saat ini sedang menjadi favorit di Indonesia adalah bahasa Korea. Ini gara-gara demam K-wave dari drama, musik, tv programme sampai fashion yang kemudian membuat banyak yang akhirnya tertarik untuk belajar bahasanya. Aku pun, walaupun dengan alasan yang menurutku cemen banget : supaya gak perlu lama nungguin English subbed dari drama atau variety show favorit. Hihihi... 



Sebenarnya susah gak sih belajar bahasa Korea? 


Jawabannya relatif. Untuk yang tekun dan sangat menikmati, ngapalin huruf Hangeul mah gampil (kalo kata orang sunda mah). Tapi katanya belajar apapun itu sebenarnya lebih gampang kalau belajarnya rame-rame. Kata orang bijak sih, ilmu yang dibagi itu gak bakal habis malah akan bertambah. 

Kenapa?

Karena disaat berbagi pengetahuan, seseorang sebenarnya menguji kemampuannya sendiri. Ia mengasah otaknya, memperluas wawasannya dan menjaga daya pikirnya sekaligus mengasah ketrampilannya. Kalau kata aku sih, seseorang yang berbagi itu bertumbuh dengan orang yang lain yang menerima hal yang dibaginya itu. Tsaahh...

Jadi supaya pengetahuan aku gak stuck disitu-situ aja dan biar lebih nempel (mudah-mudahan yah..), mulai minggu ini akan ada satu postingan kecil tentang bahasa Korea. Bukan yang susah-susah, yang sederhana saja dulu. Aku kan juga baru belajar. Daehan Minguk Manse, triplets umur tiga tahun itu  aja masih lebih jago kok dari aku *yaiyalaaaahh*. Jadi ceritanya kita sama-sama belajar yahh pemirsaaahh.... 

Untuk kali pertama, kata yang akan kita pelajari adalah : 



안녕하세요 (an-nyeong-ha-se-yo) adalah cara paling umum untuk menyapa seseorang dalam bahasa Korea formal/sopan. Ketika kita disapa seseorang dengan 안녕하세요 (an-nyeong-ha-se-yo), kita dapat menjawabnya dengan 안녕하세요 pula. Dalam suasana formal, untuk menyapa orang yang lebih tua, kita dapat mengatakan : 안녕하심니까 (annyeonghasimnikka). Namun jika pada teman dekat atau menyapa orang yang usianya lebih muda, kita dapat menyapanya cukup dengan 안녕 (an-nyeong) saja. 



Dalam percakapan sehari-hari, selain menyapa kata yang paling penting untuk diingat adalah : terima kasih.  


감사합니다 (gam-sa-hap-ni-da) adalah cara formal/sopan yang paling umum digunakan untuk mengungkapkan 'terima kasih'. Ungkapan lain seperti 고맙습니다 (go-mab-seub-ni-da) atau 고마워요 (go-ma-wo-yo) biasanya digunakan antar teman/usia sepantaran atau dalam suasana yang lebih akrab. 


Oke, dua kata itu aja dulu yah. Minggu depan kita akan kenalan dengan kata-kata/ungkapan yang berbeda. Kalau ada yang mau ditanyakan, boleh comment dibawah (tsaaah.. ntar juga kalo gak bisa jawab aku lempar juga ke pengunjung blog yang lain, hihihihi..). Mudah-mudahan minggu depan, sudah sempat memasukkan contoh pengucapannya dalam bentuk audio atau video. 

나중에 봐요! [ Najung-e bwayo! ] 

Sampai ketemu lagi!