Postingan

Menampilkan postingan dengan label Traveling

Live My Way, Traveling Ke Waerebo Cara Aku Bareng Traveloka

Gambar
Sejak tahun 2022, keinginan pengen traveling mulai bergejolak. Maklum, dua tahun dengan banyak aturan dan batas-batas yang tidak boleh dilanggar gara-gara pandemi itu memang bikin gak tahan. Aku tuh pengen yang bener-bener traveling, gitu loh! Mengeksplore tempat, kuliner, budaya dan berinteraksi dengan orang lokal. Itu arti traveling yang sesungguhnya buat aku.  Tidak hanya sekedar datang ke tempat yang sering didatangi turis, foto-foto, makan-makan, foto-foto lagi, rekam video lalu pulang kembali ke Indonesia. Aku tuh ke suatu daerah, pengen tahu banyak, pengen ngerasain pengalaman yang tidak atau jarang dirasakan oleh orang lain.  Makanya Aku tuh kalau traveling sering males ikut tur-tur gitu. Ikutan tur itu sebenarnya gak salah sih, karena sudah terorganisir itinerary mau kemana aja, waktunya, makannya, tempat nginapnya. Pokoknya istilahnya, kita tinggal angkat koper aja. Tapi kalau aku pikir-pikir lagi, traveling mandiri itu malah lebih seru! Serunya di mana? Sini aku kas...

Pengalaman Umroh 2022 Setelah Pandemi ( Part 2 )

Gambar
Air Mata yang Tak Terbendung di Tanah Haram  Saya yakin semua jemaah yang datang ke tanah Haram entah itu di Madinah maupun Mekkah merasa haru di dalam hatinya. Entah disadari atau tidak, bisa disembunyikan atau sulit untuk dibendung, ketika berada di Masjid Nabawi maupun Masjidil Haram, adalah air mata setetes dua tetes bahkan mungkin mengalir tanpa henti di pipi.  Perasaan itu membuncah ketika melantunkan Talbiyah dalam perjalanan menuju Mekkah setelah mengambil miqot di Bir Ali dan makin tak tertahan lagi ketika menapakkan kaki di Masjidil Haram. Begitu menuruni tangga di gerbang King Fadh, bagian atas Ka'bah sudah bisa terlihat. Entah bagaimana kata yang tepat untuk menggambarkan perasaa saya. Rasa haru, takjub, syukur, hingga takut, bercampur menjadi satu.  Iyah, saya merasa takut sekali. Begitu banyak dosa yang sudah saya perbuat, saya masih diizinkan Allah SWT menjadi tamunya dan menginjak tanah HaramNya. Saya takut dengan segunung dosa saya ini, apakah saya cukup ...

Pengalaman Umroh di Tahun 2022

Gambar
Bismillahırahmanirahim..  Dari sekian banyak bucket list yang saya susun, melaksanakan Ibadan Umroh berada di posisi kedua, tentunya setelah ibadah Haji. Sudah diimpikan sejak lama, didoakan disetiap masa, diusahakan menyisihkan uang dalam rekening bank syariah, demi apa? Demi berangkat ke Tanah Suci. Sehedon-hedonnya saya, masih tahu dirilah saya jadi hamba.  Saya saja sampai sekarang masih tidak percaya akhirnya bisa menginjakkan kaki ke Tanah Suci Mekkah dan Madinah. Malah sempat berkunjung ke kota Thaif dan mampir sebentar di kota Jeddah. Apalagi di masa pandemi yang belum berakhir, dimana banyak sekali protocol kesehatan yang harus dijalani. Bukan saja berimbas pada jumlah biaya yang barus dikeluarkan tetapi juga waktu yang barus disiapkan.  Sebelum pandemi, rata-rata biaya umroh sekitar 12-15 jutaan rupiah. Saat pandemi, melonjak hingga dua kali lipat. Masa karantina ikut memotong atau ditambahkan dalam masa umroh, ditambah pula sempat kejadian pernah dibolehkan unt...

Traveling di Era New Normal

Gambar
Sejak negara api menyerang dan Pembatasan Sosial dalam Berskala Besar atau PSBB, praktis kegiatan bepergian ke satu tempat ke tempat lain entah itu untuk traveling atau urusan pekerjaan pun menjadi ambyar. Selamat tinggal liburan. Cuti pun harus diperjuangkan, apalagi untuk ASN seperti saya. Boro-boro cuti, perjalanan dinas saja penuh pertimbangan.  Bukan apa-apa, syarat untuk melakukan perjalanan entah itu urusan pribadi ataupun dinas memerlukan beberapa dokumen yang perlu disiapkan. Itu tentu membutuhkan biaya. Ya alhamdulillah jika perjalanan itu untuk urusan dinas kantor. Otomatis bisa masuk ke dalam biaya perjalanan dinas karena berdasarkan surat tugas. Kebayangkan jika ini urusan pribadi semacam traveling. Tentunya pikir-pikir dulu.  Awal bulan Juli 2020 ini Aku ditugaskan perjalanan dinas ke kota Gorontalo Provinsi Gorontalo. Senang, iyah pasti! Tapi ternyata ada beberapa hal yang perlu aku siapkan dan harus dijalani. Menurut aku, ini penting juga untuk teman-teman keta...

Kampung Pelangi, Melihat Warna Warni Semarang dari Ketinggian

Gambar
Semarang masih menyisakan petang ketika akhirnya aku keluar dari hotel tempat menginap. Tujuan pertama adalah Kampung Pelangi . Tempat ini adalah salah satu spot pariwisata kekinian Semarang yang cukup viral. Letaknya di Jl. DR. Sutomo No.89, Randusari, Kec. Semarang Sel Kota Semarang. Di depannya berjejer penjual bunga segar dan hias untuk papan ucapan maupun buket. Terlihat asri dengan wangi bunga sayup sayup sampai tercium walaupun terkadang bergantian dengan bau dari kanal yang menyeruak. Padahal kanalnya sudah lumayan bersih,loh!  Eniwei... Kampung Pelangi ini sedikit banyak mengingatkanku pada Ihwa Mural Village di Seoul, Korea Selatan. Selain karena lokasinya adalah perumahan penduduk yang dindingnya dihias lukisan mural nan artistik, konturnya pun nanjak abis. Harus kuat naik tangga. Untungnya tangga-tangga di Kampung Pelangi tidak sebanyak dan sejahannam tanjakan di Ihwa Mural Village, tapi lumayan lah buat olahraga sore. Siapin betis dan paha yang kuat aja ya, kak! Oiya,...

Semarang (Akhirnya) Aku Datang

Gambar
Sepucuk surat undangan tiba di mejaku siang itu di awal Januari tahun 2020 ini. Bukan, ini bukan surat undangan pernikahan dari mantan. Ini adalah surat undangan rapat kerja dari kantor pusat. Tidak seperti biasa, kali itu rapat kerja diadakan di Semarang. Yes, Semarang!!  Jelas saja aku excited . Sekian lama aku traveling dan business trip seputar pulau Jawa, belum pernah sekalipun aku menginjakkan kaki ke Semarang. Pernah diniatkan untuk liburan sekalian ke Karimun Jawa, malah batal. Sekalinya dipasrahkan, tiba-tiba ada undangan rapat. Alhamdulillah yah. Artinya meski dalam rangka kerja, setidaknya ada sedikit kemungkinan untuk mengeksplor kota Semarang di sela waktu tersisa.  Semarang, ibukota provinsi Jawa Tengah ini, sudah sejak lama mengusik keinginan tahuku. Berawal dari sejak SMP membaca buku karya NH.Dini seperti Sebuah Lorong di Kotaku, Padang Ilalang di Belakang Rumah, Langit dan Bumi Sahabat Kami dan Sekayu untuk tugas pelajaran Bahasa Indonesia. Tulisannya walaupu...

One Day (and half) Trip for Nu’est Segno In Jakarta : Running Man, Berlari Mengejar Final Call di Bandara CGK

Gambar
Kalian tahu kan, aku suka banget dengan musik Kpop. Tidak hanya suka menikmati, aku juga suka nonton konsernya. Meskipun memang tidak semua konser aku ikuti, tapi kalau ada yang aku suka banget biasanya aku bela-belain berangkat. Maklum, aku gak tinggal di Jakarta. Lokasi aku di Makassar dan itu berarti aku gak cuma spare uang tapi juga waktu untuk nonton konser Kpop. Jadi tentu saja aku pilih-pilih. Cari tiket pesawat murah itu loh, yang jadi sandungan untuk Kpopers luar Jakarta. One Day (and half) Trip for Nu’est Segno In Jakarta, Hunting Promo Tiket Pesawat. Harga tiket pesawat dan penginapan memang menjadi momok. Tahu dong harga tiket pesawat hari gini, kagak ada murah-murahnya! Aku sempat deg-degan aja, abis berapa juta nih cuma buat pesawat doang. Sementara aku sudah ngeluarin duit 1,5 juta untuk beli tiket Nu’est Segno in Jakarta. Mental sobat misqueenku bergejolak. Pikir punya pikir, oke, aku memilih gaya traveler militan. Berangkat pagi dari Makassar, tiba siang di ...