Postingan

Belajar Dandan di Wardah Beauty Class

Gambar
Saya sebenarnya orang yang tidak begitu suka dandan. Sehari hari jika bepergian andalan saya hanya pelembab, DD Cream dan lipstik tipis aja. Sesekali tambah pake eye liner atau mascara mau presentasi di depan orang banyak. Dandan yang bener-bener niat itu nanti pas ada acara kayak kondangan. Itu pun juga rasanya kok kurang maksimal. Belum mirip Song Hye Kyo gitu deh.. hahaha. Kamu gitu juga gak. ladies? Nah, makanya begitu ada tawaran dari Wardah Beauty melalui Kelas Menulis MAM (Makkunranai Anging Mammiri) untuk ikutan Wardah Community Gathering, saya langsung sigap siap sedia. Ada beauty class nya, sih! Hari Jumat lalu, begitu selesai sholat saya langsung cuzz ke kawasan jalan Pengayoman tempat Wardah Beauty shop berada. Ayo kita belajar dandan!! Belajar Dandan di Wardah Beauty Class  Tidak sulit bagi saya menemukan lokasi Wardah Beauty. Selain hampir tiap hari dilewati, saya juga sering belanja loh di sini. Beberapa bulan ini saya sudah beralih menggunakan produk War...

How To Write Creative Content Blog

Gambar
Hari gini blogging sudah menjadi semacam gaya hidup orang-orang kekinian di era sosial media merajai gadget-gadget kita. Bahkan blog sudah menjadi media baru untuk mengkampanyekan sesuatu entah itu profit atau non profit. Tapi dari sekian banyak blog yang ada, gimana caranya agar blog kita bisa menarik minat orang untuk berkunjung dan  betah bahkan balik lagi? Nah, ini dia yang menjadi topik Kelas Menulis MAM ( Makkunranai Anging Mammiri), komunitas blogger perempuan di Makassar. "Haa?? Saya jadi pemateri? Kamu tuh nawarin makan siang gratis kek, nongkrong di cafe mana kek, nah itu bagian saya! Ini jadi pemateri...., apa tadi katamu? Konten kreatif? Gak salah orang?" tanya saya setengah gak percaya ditawari jadi pemateri oleh Qiah, salah satu penggiat MAM.  Singkat kata singkat cerita setelah sebulan dua bulan saya sok nolak-nolak dengan alasan waktu yang gak pas, akhirnya saya mengiyakan untuk mengisi salah satu sesi di Kelas Menulis MAM. "Ini sharing...

Bermain dengan Reksa Dana

Gambar
Pasti pada bingung kenapa judulnya seperti itu, padahal sudah jelas-jelas bahwa Reksa Dana adalah salah satu jenis investasi. Lalu apa hubungannya dengan bermain? Masa investasi berhubungan dengan permainan, padahal ada cukup besar resiko dan dana yang disumbangkan tidak sedikit di dalamnya. Jadi, begini para pembaca yang setia. Ehm… Menjalani investasi Reksa Dana harus dengan senang hati dan gembira, tapi juga ada keseriusan di dalamnya. Jadi, kata yang tepat adalah bermain. Sebab saat bermain sesorang akan merasa senang, tapi juga harus serius menjalaninya sehingga hasil yang di dapat baik atau mencapai goals yang diinginkan akan ada kegembiraan setelahnya.  Nah… Bagaimana, sudah mengertikan kenapa saya kasih judul bermain dengan Reksa Dana ?  Pasti belum, kan saya belum jelasin Reksa Dana itu jenis investasi yang bagaimana. Begini, buat saya Reksa Dana adalah jenis investasi yang tepat untuk dijalani sama masyarakat urban, seseorang yang ingin inve...

Review Novel & Giveaway My Other Half :Tidak Ada Cinta Yang Benar-Benar Pergi

Gambar
Sore itu sepulang kantor, sebuah paket mendarat manis di depan pintu kamar saya. Sampulnya berwarna orange dengan logo bertulis 'Gagas Media' tertera di sudut kanan. Kiriman novel pasti, nih! batin saya. Tidak sabar saya buka dan benar saja, dari dalam menyembul sebuah novel dengan sampul dominan biru dan hijau bertuliskan 'My Other Half'. Ah.. ini dia novel yang saya tunggu-tunggu.  Sekilas Novel My Other Half  Judul buku: My Other Half Penulis: Cyndi Dianing Ratri Editor: Tesara Rafiantika Desainer sampul: Dwi Annisa Anindhika Penerbit: GagasMedia ISBN: 979-780-859-9 Cetakan pertama, 2016 165 halaman My Other Half adalah  cerita mengenai kehidupan dua anak kembar yang memiliki jalan hidup yang berbeda.  Adalah Aninda dan Adinda yang terpisah karena perceraian orangtua mereka. Dinda ikut ayahnya, seorang pengusaha sukses di Surabaya. Sementara Anin hidup sederhana bersama ibunya di Bogor. Keduanya terpisah oleh keadaan hingga akhirn...

Pegadaian, Sahabat Cerdas Investasi Masa Depan

Gambar
Setiap orang pasti punya masalah. Bagaimana menyelesaikannya tentu masing-masing orang punya cara. Tapi bagaimana jika kita bisa menyelesaikan masalah tanpa masalah? Ah.. kalau ini sih taglinenya Pegadaian! Tagline ‘Mengatasi Masalah Tanpa Masalah’ begitu akrab dengan masyarakat Indonesia. Sedekat Pegadaian dengan kehidupan sehari-hari kita. Coba aja perhatikan, gerai atau kantor Pegadaian mudah ditemukan bahkan hingga ke kawasan pasar tradisional. Sejarah mencatat keberadaan Pegadaian sudah sejak dari jaman penjajahan. Tahun 2016 ini Pegadaian sudah menginjak usia 115 tahun. Infographis dibuat oleh Vita Masli menggunakan Canva Sebenarnya saya juga baru tahu tentang sejarah Pegadaian ketika mengikuti workshop Excite Roadblog Makassar di bulan April lalu. Kebetulan salah satu pembicaranya adalah pak Nuril Islamiah, Kepala PT Pegadaian Kanwil VI Makassar. Nuril Islamiah, Kepala PT Pegadaian Kanwil VI Makassar Pada sesi tersebut pak Nuril dengan santai tapi seri...

Begini Caranya Agar Tetap Ceria di Tanggal Tua

Gambar
Setiap orang punya masa tanggal tua nya masing-masing. Oh ok, mungkin tidak semua. Paling tidak untuk orang-orang yang harus bertanggung jawab dengan kelangsungan hidupnya sendiri. Termasuk saya. Mungkin untuk sebagian besar orang tanggal tua hanya dirasakan beberapa hari sebelum gajian. Abis itu bisa bernafas lega lagi. Lalu gimana kalo gak gajian juga? Tanggal tua bisa jadi berterusan hingga berbulan tua dong. Ini kejadian pada saya beberapa tahun lalu. Begini ceritanya... Ketika pengumuman itu datang saya bersujud syukur. Alhamdulillah, lulus sebagai salah satu dari 300an CPNS lain dari sekian puluh ribu orang yang ikut test nasional sangat luar biasa. Saya berhasil mematahkan pemeo "mau jadi PNS? Bayar!" Sorry, not for me. Sayangnya euphoria itu berangsur pudar ketika kabar yang ditunggu mengenai kapan secara resmi saya bertugas tak kunjung datang. "Biasanya sih bulan April,"kata salah seorang teman yang sudah duluan jadi PNS di kementerian ya...

60 Tahun Universitas Hasanuddin dan Ikatan Alumni : Sinergi Dua Peran di Zaman yang Terus Berubah

Gambar
Beberapa belas tahun yang lalu saya adalah salah satu dari dua ratusan mahasiswa baru yang diterima di jurusan Elektro Fakultas Teknik Universitas Hasanuddin . Senangnya bukan kepalang. Universitas Hasanuddin atau kerap disingkat Unhas adalah perguruan tinggi negeri terbaik di kawasan Indonesia Timur.   Lulus di salah satu fakultas dan jurusan favorit adalah kebanggaan tersendiri. Orang tua saya bersyukur anak bungsunya tidak perlu jauh-jauh bersekolah di kota lain. Tak perlu uang kos, ke kampus pun hanya sekali naik pete-pete kampus dan yang paling penting SPPnya terjangkau. Paket lengkap. Saya senang, orangtua bahagia. Kurang apa lagi coba? Begitu lulus dan berhasil menyandang gelar Sarjana Teknik, bahagianya gak ketulungan. Rasanya sudah seperti Jack Dawson di film Titanic,"I'm the king of the world...!" Lalu setelah euphoria kelulusan itu lalu muncul pertanyaan : kerja di mana? Ini adalah masalah klasik yang kerap menghantui para lulusan yang baru wi...