Tips Mencari Dokter Terdekat dan Terbaik Agar Tidak Salah



Ketika merasa sedang tidak enak badan bisa untuk cukup istirahat dan minum obat apabila mempunyai sakit yang tidak terlalu parah. Akan tetapi apabila merasakan sakit yang tidak kunjung sembuh maka bisa segera melakukan pengobatan dan konsultasi ke dokter terdekat yang ada di sekitar Kamu. 

Tips Mencari Dokter Terdekat dan Terbaik Agar Tidak Salah


Ada banyak sekali cara yang bisa digunakan untuk mendapatkan dokter yang ada di wilayah terdekat sehingga dapat mengobati dan melakukan diagnosa pada gejala penyakit yang Kamu alami. Adapun beberapa tips untuk mencari dokter yang terbaik di wilayah Kamu adalah sebagai berikut ini:

  1. Menggunakan aplikasi

Langkah pertama yang bisa digunakan untuk menemukan pencairan dokter sekarang ini adalah dengan menggunakan aplikasi. Hal ini akan memudahkan Kamu untuk mendapatkan dokter pada jam-jam tertentu karena aplikasi menawarkan dokter yang bisa untuk melakukan perawatan 24 jam. Sehingga dengan menggunakan aplikasi akan sangat menguntungkan karena bisa mendapatkan dokter yang sesuai dengan kebutuhan dan juga bisa melakukan perawatan gejala penyakit yang Kamu alami dengan segera. Ada banyak aplikasi juga yang bisa Kamu pilih untuk mendapatkan dokter terbaik sehingga ketika memilih aplikasi juga bisa untuk memilih aplikasi terbaik yang menawarkan fitur terbaik dan juga aman untuk digunakan. 




  1. Menggunakan mesin pencarian

Langkah selanjutnya yang dapat dilakukan untuk mencari dokter terbaik di dekat wilayah Kamu adalah dengan menggunakan mesin pencarian. Kamu hanya cukup untuk menggunakan mesin pencarian seperti Google untuk dapat menemukan dokter yang ada di wilayahmu. Ketika Kamu mengetikkan dokter di wilayahmu maka akan ada banyak dokter yang ada sehingga bisa dipilih sesuai dengan kebutuhanmu. Sehingga dengan menggunakan mesin pencarian ini akan sangat membantu untuk dapat melakukan pemeriksaan yang Kamu butuhkan. 



  1. Meminta rekomendasi

Selain menggunakan aplikasi dan juga mesin pencarian di internet, Kamu juga bisa menemukan dokter terbaik di dekat wilayah Kamu dengan meminta saran atau rekomendasi dari orang lain. Tidak semua dokter akan melayani secara online sehingga harus menggunakan layanan yang secara konvensional yaitu datang ke tempat prakteknya. Oleh karena itulah Andai juga bisa menemukan dokter di wilayah terdekat secara online dari rekomendasi orang lain. Sehingga dari rekomendasi tersebut Kamu bisa menemukan dokter yang tepat dan menawarkan banyak kelebihan untuk dapat dipilih sebagai dokter terbaik untuk melakukan pemeriksaan di dekat wilayah Kamu.

  1. Memperhatikan kemampuan yang dimiliki

Hal selanjutnya yang dapat dilakukan untuk memilih dokter terbaik adalah dengan memperhatikan yang dimiliki. Dimana misalnya bagi Kamu yang akan mencari dokter terbaik maka bisa untuk memilih dari rumah sakit yang sudah terpercaya dan rumah sakit besar. Sehingga hal tersebut akan lebih membuat tenang dan juga lebih aman. Selain itu juga bisa untuk melihat dari pengalaman sebelumnya yang pernah dirasakan ketika melakukan pemeriksaan ke dokter tersebut, dari review pasien lainnya, dan juga dari spesialis yang dimiliki oleh dokter tersebut.


  1. Memperhatikan budget

Hal terakhir yang bisa digunakan ketika akan memilih dokter terdekat yang terbaik adalah dengan memperhatikan budget yang akan dikeluarkan. Ketika Anda memilih dokter memang penting untuk memperhatikan budget. Terutama sekarang ini sudah banyak layanan yang menerima asuransi kesehatan, sehingga Kamu bisa memilih layanan kesehatan yang menerima asuransi yang dimiliki agar biaya yang dikeluarkan untuk pengobatan juga lebih murah. Hal ini patut untuk diperhatikan sehingga akan mengeluarkan budget yang lebih hemat.


7 Kegiatan yang Bisa Kamu Lakukan di Rumah Aja

Hampir tiga minggu lebih #dirumahaja , sudah bosan? 

Alhamdulillah, sampai hari ini aku masih menikmati. Gak nyangka juga sih, secara selama ini aku orangnya gak betah gak ke mana-mana. Maunya jalan ke mana, sukanya nongkrong di cafe apa, pengennya ketemuan dan ngobrol dengan teman sejalan. Nyatanya, aku masih bisa bertahan meskipun terdampar di Mamuju, jauh dari rumah dan gak boleh balik ke Makassar Diam-diam, aku menikmatinya. 

Meskipun secara birokrasi aku ditugaskan work at home,sayangnya, aku gak boleh balik ke Makassar yang merupakan rumahku sesungguhnya. Alasannya untuk mencegah penyebaran virus Covid-19. Kita kan gak tahu kita bertemu siapa di perjalanan, bisa jadi kita tertular atau malah secara tidak sengaja kita yang menulari keluarga kita di rumah. Alasan tambahan, katanya jika sewaktu-waktu diperlukan di kantor, aku harus masuk. Jadi mau gak mau memang harus stay di lokasi pekerjaan. 

Awalnya aku berpikir, 'bagaimana aku akan menjalani hari-hari di Mamuju sendirian tanpa nongkrong di mana'. Jangan-jangan aku bakal mati gaya dan mulai berpikir apakah sebaiknya jalan kayang aja ke warung sebelah. Alhamdulillah, tidak segitunya juga. Hari pertama memang masih agak bingung, ini beneran jam segini masih di kos an? Lama-lama...lah kok enak juga ya. Selama lebih hampir tiga minggu ini, aku menemukan hal-hal yang bisa aku lakukan meskipun sendirian di rumah aja. Ini dia : 

1. Mengerjakan Pekerjaan Kantor dalam Suasana Baru 

Biar bagaimanapun karena penugasannya adalah 'bekerja dari rumah' maka saya memang melakukan pekerjaan aku di rumah. Apalah guna ada internet, laptop dan printer. Banyak aplikasi yang bisa memudahkan kita untuk tetap berkomunikasi dan berkoordinasi. Whatsaap, Zoom atau seapes-apesnya, telpon, untuk rekan kerja yang nyaman dengan kegatekannya. Meskipun di hari-hari pertama masih ada yang belum terbiasa, masih perlu melihat fisik berada di kantor, masih ada pula tamu dari ibukota yang datang meskipun sudah ada larangan, anggap aja mereka sedang beradaptasi. Mungkin mereka belum terbiasa, pekerjaan bisa terselesaikan tanpa harus di meja kantor dan terlihat pura-pura sibuk. 



Aku juga bisa lebih menikmati bekerja dengan baju sehari-hari, bisa menyanyi sesuka hati, bikin kopi, ngemil sambil buat rekapan. Rehat sebentar menikmati sinar matahari jam 10 pagi, beberes kamar kos dan masak. Anehnya, aku menikmati tidak ada orang sekantor yang biasa dari Senin-Jumat seruangan. Gak salahkan aku merasa bahagia tidak bertemu atasan? 

2. Membuat Konten 

Oh ya, tentu saja! Bagi aku, kamu dan semua hamba konten seperti blogger, vlogger, podcaster dan influencer yang menyambi jadi buruh korporat, waktu-waktu ini merupakan kesempatan untuk membuat konten sebanyak yang kita bisa. Pekerjaan tidak terlalu padat dan waktu yang sayang untuk dibuang sia-sia.

Photo by Lisa Fotios from Pexels


Buat postingan di blog (meski kadang hanya singgah menjadi draft), merekam dan mengedit video, membuat naskah dan merekam suara untuk podcast, nge twit dan memotret untuk Instagram. Apapun, asalkan jangan memposting yang kurang berfaedah. Mungkin tidak diupload sekarang, mungkin harus masuk dulu diantrian. Gak masalah, asal jangan sudah siap upload eh gak sengaja kedelete aja. 

3. Belajar 

Gak cuma anak sekolah ataupun mahasiswa yang sedang kuliah, kita pun perlu belajar. Upgrade skill atau pengetahuan apa aja sesuai minat kita. Berhubung aku suka mengedit video, minggu ini aku belajar mengedit video menggunakan software Davinci Resolve 16. Softwarenya gratis, bisa diunduh di situs resminya.

Pic from https://www.blackmagicdesign.com/products/davinciresolve/

Tidak terlalu sulit menggunakannya, hanya karena aku terbiasa dengan Adobe Premiere maka aku harus meluangkan lebih banyak waktu untuk mempelajari fitur color grade dan mengedit suara. Selebihnya tidak terlalu sulit dan waktu render video kualitas 1080p untuk You Tube tidak lama. Tampaknya aku akan pindah ke Davinci Resolve 16, nih! 

4. Bersosialisasi via Media Sosial

Mungkin karena punya banyak waktu luang, hampir semua media sosial khususnya grup yang ada di whatsapp ramenya gak kepalang. Saat hari-hari pertama, bahasannya lebih kurang sama : CORONA. Yah pasti ada selingannya juga tergantung grupnya apa. Satu hal yang pasti, chat di WAG mempererat silaturahmi. Physical distancing bukan berarti Social distancing kan?

Photo by Tracy Le Blanc from Pexels


5. Membaca Buku 

Salah satu hobi yang belakangan terlupa adalah membaca buku. Kegiatan ini gak bakalan bisa aku lakukan di kantor karena pasti dianggap tidak punya kesibukan. Sementara ketika pulang ke kos, sudah cape, pengen rebahan dan akhirnya nonton You Tube hingga ngantuk. Akibat yang aku rasakan, aku jadi susah nulis. Kosakataku seakan menipis. Akhirnya lagi-lagi tulisan lebih banyak mengendap di draft daripada dipublish.

Photo by Ena Marinkovic from Pexels


Tidak hanya pada tulisan, kekurangan asupan membaca buku terasa saat dalam percakapan. Terkadang malah bingung sendiri dalam menerangkan sesuatu kepada orang lain. Nah, ini lah saat yang tepat untuk lebih banyak baca. Mudah-mudahan jadi lebih tergugah juga untuk menulis kembali. 

6. Olahraga Ringan 

Biasanya ngegym, lari atau sesepedaan di luar? Kali ini bisa diganti dengan yoga atau senam di rumah. Banyak kok tutorialnya di You Tube. Misalnya pun sudah bosan banget di kos an, aku memilih jalan santai di sekitar kompleks saat pagi hari atau sore. Selain udaranya masih segar, kita juga bisa lihat suasana tanpa harus berinteraksi dengan banyak orang. Lumayan kan tubuh tetap bergerak dan bukannya rebahan melulu. Paling tidak kalori yang kita keluarkan sebanding dengan asupan cemilan yang kita masukkan selama #dirumahaja. 


7. Beribadah 

Jangan salah, meski kegiatan beribadah berjamaah dibatasi, bukan berarti ibadahnya jadi kendor. Malah dipikir-pikir, harusnya karena gak ada kesempatan untuk kelayapan, urusan dunia berkurang, kita jadi punya banyak waktu untuk berkomunikasi dengan Allah SWT. Mungkin ada yang menamatkan sekian episode drama Korea atau nonton sekian film netflix sementara kamu lebih memilih menamatkan Al-quran atau kitab sucimu. Waktu yang diberikan sama, namun kira-kira yang mana yang lebih bernilai di mata Tuhan? Silahkan jawab sendiri. 


Sebenarnya ada banyak hal yang bisa kita lakukan selama masa karantina #dirumahaja ini. Namanya juga manusia, ada kalanya kita merasa bosan namun setidaknya kita mencoba untuk tetap menjaga physical distancing. Semakin patuh kita untuk hidup lebih bersih, menjaga jarak aman, menjaga kesehatan tubuh, tetap semangat dan menjaga pikiran dan hati tetap bahagia, insya Allah semua ini akan bisa kita lalui bersama. Ini memang berat, maka dari itu yuk tetap semangat! 

Kamu sendiri ngapain #dirumahaja ? Yuk, share di kolom komentar. 

Pengalaman Mengenyangkan Ditraktir Makan Enak di Jakarta


Tiap kali dinas kantor atau nonton konser ke Jakarta, satu hal yang selalu kepikiran “mau makan di mana lagi nih?”. Iya kan, meskipun di hotel atau di rapat sudah disediakan makan, tetap aja pengen menambah #PengalamanMengenyangkan dengan makanan ngehits, enak dan kalau bisa sih yang belum banyak orang tahu atau hidden gem gitu. 


#PengalamanMengenyangkan Ditraktir Makan Enak di Jakarta 

Apalagi kalau sudah janjian meet up dengan geng kuliah yang sudah lama menetap di Jakarta. Biasanya paling susah menentukan tempat. Maunya sih yang dekat ke semua lokasi masing-masing. Makanannya enak, tempatnya asik dan lebih bagus lagi dapat treats alias penawaran harga khusus. Maunya sih sekalian ditraktir,. Kalian kayak gitu juga gak sih? 



Kalau sudah seperti ini buntut-buntutnya pasti chatnya panjang banget karena masing-masing punya preferensi. Ada yang suka makanan sehat karena lagi diet, ada yang suka kuliner Jepang Chinese atau Korea, ada yang maunya ngopi-ngopi aja, ada yang pengen hang out di Bar. Rencana ngumpul buntutnya malah bingung mau nongkrong di mana? 

Seperti juga kali ini, begitu tahu akan ada tugas kerja ke kantor pusat di Jakarta, aku mulai bergerilya tiket pesawat dan hotel. Kantor aku sih biasanya pesan di travel agent langganan, tapi aku lebih suka booking tiket pesawat dan hotel sendiri pakai aplikasi Traveloka. Selain aku jadi lebih gampang ngatur jadwal dan milih maskapai (uhuk!), setiap pembelian dapat poin Traveloka. Jadi kantor yang bayar biaya tiket dan hotelnya, aku yang dapat poinnya, asik toh? Hihihihi.. 

Mencari Hidden Gem di Treats by Traveloka Eats

Anyway, pas lagi nyari-nyari tiket, aku baru tahu fitur Traveloka Eats ada yang baru. Fitur ini memang kerap membantu aku disaat traveling dan bingung mau makan apa di tempat baru. Ternyata sekarang, selain Special Offers, ada ikon baru “Treats”. Dudududu.. apa lagi nih ya, secara Treats dalam Bahasa Indonesia artinya adalah “Traktiran’. Ini membuat jiwa gratisan aku kan jadi bergejolak. 




Jadi Treats by Traveloka Eats ini adalah kesempatan buat pengguna aplikasi Traveloka untuk mendapatkan penawaran khusus dari berbagai macam merchant dengan cara pembayaran yang beragam pula. Pilihan makanan dan tempat nongkrong beragam banget. Koleksi spesialnya mulai dari makanan sehat untuk yang sangat menjaga pola makan, kuliner Jepang Chinese atau Korea, pilihan tempat nongkrong untuk ngopi ngeteh bahkan ngewine pun ada. Lengkap! 

Saking lengkapnya ada beberapa yang belum pernah aku tahu sebelumnya sebagai anak daerah yang bukan anak nongkrong Jakarta loh yaa…  Ada juga sih yang sudah sering ditongkrongi, tapi bedanya dengan Traveloka treats aku bisa dapat penawaran beli dua gratis dua atau dengan harga special. Top banget deh! 

Makanan Sehat Jajan Hemat ala Traveloka Eats  

Seperti kali ini, karena aku dan teman-teman pengen nongkrong sambil menyantap makanan sehat. Maklum, sudah sering lihat senior-senior di kantor kena kolesterol, darah tinggi, diabetes, obesitas dan apalah apalah lainnya. Ngeri juga kan? Makanya aku memilih koleksi Eat Healthy.

Sesuai kesepakatan aku memilih lokasi di Mall of Indonesia di mana lokasinya gak begitu jauh dari tempat aku rapat dan kantor teman-teman aku. Pas banget di MoI ada merchant yang menjadi Partner Treats by Traveloka Eats yaitu 6Pack. Dari namanya aja sudah kebayang kan, makanan yang disediakan itu makanan sehat yang kali aja bisa buat perut kita yang menggelembung ini jadi six packs. Kita?? Apa aku aja ya? Hahahaha.

Menu Sehat di 6Pack ( Pic by Traveloka Eats)

Fit Pack 6Pack (Pic by Traveloka Eats)

Sweet Pack 6Pack (Pic by Taveloka Eats) 

Vegan Pack 6Pack ( Pic by Traveloka Eats)

Tempat Nyaman Untuk Nongkrong ( Pict by Traveloka Eats) 

Outlet 6 Packs di Mall Of Indonesia ( Pic by Traveloka Eats)

Gimana enggak, bayangin kalau kamu sedang traveling dan pengen makan yang enak tapi gak mahal, dapat penawaran kayak gini kan lumayan banget. Dine in di tempat mewah tapi bayarnya gak seberapa atau nongkrong di tempat yang makanannya enak namun harganya tetap gak ngabisin budget traveling atau uang saku perjalanan dinas kamu. Bonus lainnya bisa dapat tambahan 2x Poin Traveloka. Alhamdulillah banget sih, nikmat mana lagi yang kamu dustakan coba?

Sementara ini memang hanya ada di Jakarta, tapi jangan khawatir, gak berapa lama lagi bakal ada di kota-kota lain di Indonesia.

Bagaimana Cara Ditraktir Traveloka Eats Makan Enak di Jakarta ?

  1. Buka aplikasi Traveloka, kalau belum install, yuk diinstall! 
  2. Pilih Eats
  3. Jelajahi
  4. Simpan
  5. Dapatkan Penawaran
  6. Bayar dengan ‘Traktiran’  


Simpel banget kan? Don’t worry, be App-y !

Yuk, Berburu Treats di Sekitar Kamu !

Sebenarnya ada banyak kuliner asik di sekitar kita, hanya saja kita kadang gak ngeh. BIsa jadi karena tempat itu baru buka, atau mungkin kita yang gak beredar di kawasan tersebut. Makanya, treats dari Traveloka ini bisa banget menyingkap hidden gem kuliner asik yang belum pernah dicoba. Siapa tahu malah ketaghan, ye kaaan? Yuk, berburu treats di sekitar kamu dan ditraktir Traveloka Eats makan enak dengan Treats! Traktir aku boleh juga loh… 

Umroh, Semua Ada(lah) JalanNya

Sejak beberapa beberapa tahun lalu saya berniat berangkat umroh dengan Bapak. Beliau memang sudah melaksanakan ibadah Haji tapi selalu rindu untuk kembali ke tanah Haram. Sementara saya sudah mendaftar haji dan baru akan berangkat sekitar 15 tahun lagi. Masih lama ya... 

Umroh, Semua Ada(lah) JalanNya



Keinginan itu terpupuk terus dalam niat. Sayang, biaya umroh itu tidaklah murah. Paling tidak seorang bisa 20 jutaan. Jika berangkat berdua setidaknya saya harus menyiapkan biaya 50 juta. Gilaa.. untuk PNS golongan III masa kerja kurang 10 tahun, eike bisa apaaa... 

Tiap kali menabung, ada aja alasan tabungan itu bocor. Biaya perbaikan rumah pasca banjir, biaya service mobil pasca banjir, biaya ini itu.. Pokoknya selalu mengurangi saldo mesฤทipun dikit lagi 50 juta rupiah. 

Pernah kepikiran untuk umroh backpacker. Biayanya lebih murah dibanding umroh lewat travel agen resmi. Hanya saja kondisi fisik Bapak tidak memungkinkan untuk itu. Umroh backpacker fasilitasnya tentu tidak senyaman dan semua tersedia seperti umroh dengan travel agen. Kondisi fisik dan emosional Bapak yang sering naik turun membuat saya berpikir sangat mengambil tawaran ini. Akhirnya saya urungkan. Biaya kembali keluar untuk perbaikan rumah. Maklum, rumah sudah tua, perlu renovasi. 

Akhirnya, ketemulah satu agency umroh mandiri yang murah meriah tapi fasilitasnya lumayan ok. Harga sepaket 15 juta rupiah dengan fasiltas hotel bintang 3, pesawat Etihad airlines dan fasilitas lain yang cukup menggiurkan. Gak perlu bayar lunas,bisa dicicil DP 10 juta, sisanya 3 bulan sebelum berangkat. Menggiurkan bukan? 

Perjalanan Menuju Umroh Punya Banyak Cerita

Sekali lagi, saya terpentok dana. Tabungan saya gak bisa untuk membiayai 2 paket umroh. Kenapa sih harus kamu yang menanggung? Seringkali saya ditanya seperti itu. Yah pokoknya begitulah.. for some reasons memang saya yang harus membiayai Bapak. Kenapa harus sama Bapak, kenapa gak umroh sendiri saja? Karena saya pernah ditolak umroh oleh agency 15 jutaan itu dengan alasan "owner kami menganut mahzab Hanafi kak, gak boleh umroh sendiri tanpa mahram. Baaaaaaaaiiiiiiqqqqqqqqq..... 

Selang berapa lama,tiba-tiba dapat kabar baik,instansi tempat saya bekerja akhirnya mendapat persetujuan Presiden mendapatkan Tunjangan Kinerja. Sejak diberlakukannya penyetoran PNBP( Penerimaan Negara Bukan Pajak) langsung ke pusat dua tahun lalu, ada beberapa tunjangan yang dihentikan. Akhirnya Perpres Tukin diteken pak Pres dengan catatan akan ada rapelan sesuai kelas jabatan. Alhamdulillah.. bisa buat biayain umroh nih tambah dikit dengan uang tabungan. Tinggal nunggu sms banking bunyi, saya akan segera daftar ke agen umroh terpercaya. 

Eh.. tiba-tiba ada kejadian pelik di instansi tempat saya bekerja. Tukin bulanan termasuk rapelan gagal cair karena ada kekisruhan diantara petinggi instansi. Tukinnya sih bakal tetap jadi, hanya gak tau kapan cairnya terkait gonjang ganjing lapisan atas ini. 

Gedung Juang 45
Terkadang kita harus menunggu sesuatu diluar kendali kita terjadi

Saya hanya bisa bersabar saja sambil merenungi hikmahnya. Ooh mungkin memang belum waktunya dipanggil Allah SWT ke sana. Bisa jadi Allah SWT meminta saya bersabar demi menggenapkan seluruh biaya umroh sehingga uang tabungan tidak perlu diganggu gugat, cukup dari rapelan Tukin saja. Mungkin Allah SWT juga ingin saya meluruskan niat saya berumroh, apakah benar untuk ibadah umroh atau sekedar mengantar dan mengunjungi Jeddah-Mekah-Madinah. 

Beberapa hari lalu, salah seorang teman sempat bercerita pengalaman dan hikmah umroh yang didapatnya. Dari ceritanya aku mendapat pencerahan bahwa terkadang penundaan itu pasti ada sebab yang saat itu kita tidak faham. Namun yakin, itu adalah hal terbaik yang Allah SWT berikan untuk menghindarkan kita dari mudharat. Saya juga jadi faham bahwa umroh itu yang paling penting adalah menjalankan rukun umrohnya. Bukan sekedar berangkat,tiba dan berada di tempat-tempat suci. Ada sesuatu yang lebih dalam dari sekedar 'hey gue sudah ada di Masjidil Haram loh gengs..'. 

Ahh.. mungkin ada niat sebutir dzarrah yang terselip dalam dada dan niat itu tidaklah benar-benar tulus beribadah, makanya ditunda dulu oleh Allah SWT. Astagfirullah.. saya hanya bisa istigfar siapa tahu memang ada. Pasrah saja, insya Allah ada umur, ada rejeki,saya bisa umroh dengan Bapak. 

Virus Corona, Umroh Tertunda


Kemudian di hari ini saya membaca berita, pemerintah Arab Saudi menutup kunjungan Umroh karena virus Corona. Saya membaca banyak yang kebingungan sudah daftar umroh dan akhirnya batal berangkat. Ada juga yang galau karena travel agencynya masih belum bisa memberi kepastian. 

Alhamdulillah...
Loh, kok Alhamdulillah? Bukan.. saya bukan mensyukuri hal yang menimpa orang-orang yang sudah daftar umroh tapi akhirnya batal berangkat. No.. ! Saya bersyukur belum daftar karena anggaran belum cukup. Akhirnya saya gak perlu bingung dan galau kan karena gagal berangkat padahal sudah bayar. Itu ibaratnya tinggal melangkahkan kaki tapi harus ditarik lagi. Sakitnya lebih dari anggaran belum cukup, ye kan.. 

Petite Boutique Hotel Solo
Disenyumin aja ssaaay... 


Sepertinya, umroh itu selalu punya cerita, selalu ada jalannya dan jalan itu adalah jalanNya. Kita manusia hanya berusaha, tetap Allah SWT yang penentunya. Doakan saya dan Bapak bisa segera umroh ya gaes. Kamu gimana, punya cerita tentang umroh? Share dong di kolom komentar.

Cara Merekam dan Mengedit Suara di Hape Untuk Podcast dan Voice Over Video You Tube

Hi teman-teman!

Sering kali saya ditanya bagaimana saya merekam suara untuk channel Podcast dan voice over di video You Tube Vita Masli. Banyak yang pengen tahu bagaimana cara mendapatkan hasil rekaman yang jernih tanpa noise meskipun di tempat yang kurang kedap suara. Tidak kurang yang ingin merekam dan mengedit suara menggunakan hape dengan alasan praktis dan tidak perlu menggunakan laptop atau PC. 

Sebenarnya ada berbagai macam aplikasi di hape yang bisa digunakan untuk merekam dan mengedit suara. Tergantung apakah yang kamu gunakan adalah hape android atau iOS. Berhubung hape saya menggunakan sistem android, tentunya saya memilih-milih aplikasi di Google Play. Pilihan saya jatuh pada aplikasi bernama 'Wave Editor.' 




Dari logonya saja, sedikit banyak mengingatkan saya pada Adobe Audition yang sering saya gunakan di laptop. Makanya saya senang banget karena fitur-fitur dan penampakan sequence timelinenya pun mirip dengan Adobe Premiere. Aplikasi Wave Editor ini memungkinkan pengguna untuk merekam suara di hape sekaligus mengedit suara sesuai kebutuhan, bahkan bisa menggabungkan lebih dari dua track yang dapat digunakan jika kamu butuh menambahkan musik latar.  

Untuk kamu yang ingin memulai channel Podcast, channel You Tube atau channel bernyanyi, aplikasi Wave Editor ini cukup membantu. Kamu dapat menghilangkan noise atau background sound yang tidak diinginkan, memotong bagian yang tidak perlu, menyambungkan satu atau dua bagian suara dalam satu timeline, mengubah suara menambahkan efek suara. Hasilnya cukup jernih dan tidak kalah dengan hasil editan dengan menggunakan Adobe Audition. 

Beberapa orang bisa jadi lebih nyaman merekam dan mengedit suara di laptop seperti saya, tapi untuk kamu yang mengandalkan smartphone, sekarang kamu bisa merekam dan mengedit suara layaknya profesional di studio dengan aplikasi Wave Editor ini.

Kalau kamu pengen tahu bagaimana cara merekam dan mengedit suara di hape dengan hasil yang jernih dan tak kalah dengan studio professional, saya sudah menyiapkan video tutorialnya di You Tube Channel Vita Masli. Dalam video tersebut, kamu bisa belajar bagaimana cara:

1. Merekam suara 
2. Menghilangkan noise / suara-suara yang tidak diinginkan 
3. Memotong dan memasukkan suara 
4. Merubah pitch suara, menjadi lebih tinggi atau lebih rendah 
5. Menggabungkan beberapa suara dalam satu output file audio (multi track mixing) 

Kuy ditonton di You Tube Channel Vita Masli!