Makin Cantik di Usia Cantik
Pada usia berapa wanita merasa berada pada usia cantik? Menurut menurut saya, #UsiaCantik itu adanya saat wanita menginjak usia 35 tahun. Mengapa? Karena di umur segitu sudah banyak banget pengalaman hidup yang kita rasakan.
Coba deh ingat-ingat lagi. Masa remaja dimana kita galau hanya gara-gara jerawat sebiji muncul di pipi. Usia 20-an merasa sedikit baper dan (mungkin sedikit) patah hati. Barulah di usia 30-an secara emosional dan finansial kita sudah mapan. Thanks to kerja cerdas dan pengalaman hidup sih, menurut saya.
Makin Cantik di Usia Cantik
Kalau ingat kembali, sepanjang hidup yang sudah diberikan Allah SWT banyak hal yang sudah saya temui. Jaman SMP saya mulai berani kirim cerpen ke majalah. Dari belasan yang dikirim, hanya satu yang dimuat. Lainnya ditolak, obviously! Pindah ke Makassar jaman SMU sampai kuliah, saya berubah minat jadi vokalis band yang manggung di pensi-pensi. Begitu pake jilbab di tahun kedua kuliah, saya jadi malu sendiri manggung bawain lagu Alannis Morisette, Sheryl Crow atau Natalie Imbruglia. Ya sudahlah, pensiun dini jadi vokalis.
Daftarlah saya jadi penyiar radio di salah satu stasiun radio kondang di Makassar. Alhamdulillah... kebawelan saya ini ternyata ada yang mau bayar. Sepanjang masa masa kuliah saya jalani nyambi jadi penyiar. Gak heran 6 tahun baru bisa lulus dari Fakultas Teknik Elektro. Hihihi..
![]() |
| Coba tebak saya yang mana? |
Sebulan setelah wisuda saya diterima bekerja di sebuah provider telekomunikasi. Hingga memasuki usia 30 tahun saya bekerja di sana. Lalu kemudian saya pindah di provider telekomunikasi tetangga yang baru ekspansi ke Makassar. Selain karena gajinya memang lebih tinggi, kesempatan pulang ke Makassar.
Tapi ternyata semua ada 'harga'nya Tekanan kerjaannya itu lohh.. Pulang jam 2 pagi trus masuk kantor lagi jam 8, sampai hari Minggu pun masuk kantor sudah saya jabanin. Hayati lelah.. Resign aja deh!
Tapi ternyata semua ada 'harga'nya Tekanan kerjaannya itu lohh.. Pulang jam 2 pagi trus masuk kantor lagi jam 8, sampai hari Minggu pun masuk kantor sudah saya jabanin. Hayati lelah.. Resign aja deh!
Mulai dari Awal di Usia 30-an
"Jadi kamu maunya apa, Vit?"
Pertanyaan itu mengetuk-ngetuk pikiran. Sejujurnya saat saya masih di kantor provider pertama saya kepikiran untuk kuliah lagi. Dari dulu saya selalu pengen melanjutkan kuliah di jenjang S2. Tapi kalau saya tetap bertahan di perusahaan itu, kesempatan itu hampir sedikit sekali ada. Akhirnya saya memutuskan untuk jadi PNS aja, suatu profesi yang kemungkinan dapat beasiswa belajar lebih besar.
Salah satu teman saya sempat mengatakan bahwa saya termasuk orang yang nekat, berganti pekerjaan di usia 30an. Memulai lagi dari titik karir awal di usia yang sudah tidak bisa dikatakan sebagai ‘fresh graduate’, saya sering dianggap sebelah mata dibandingkan teman seangkatan yang berumur 20-an. Dianggap belum tahu dunia kerja sama sekali. Pedih!
![]() |
| Pra Jabatan Bareng Teman-Teman yang Umurnya 20an |
Tiga tahun pertama saya berusaha mematahkan segala asumsi dan prejudice mereka tentang menjadi PNS di usia 30an. Meski begitu, ketika menginjak usia 35 tahun saya sempat sedikit gak percaya diri juga. Gimana tidak, teman-teman kuliah saya dulu karirnya sudah pada melaju kencang. Lah saya?
What have I done with my career? Mulai dari awal lagi hanya karena ingin kuliah, lalu ternyata ketika ada kesempatan kuliah ke luar negeri malah gak diizinkan atasan, itu gimana coba? Rasanya antara pengen menangis dan menertawakan keadaan.
Untungnya Allah selalu memberi kemudahan setelah kesulitan. Mulai di usia 35 tahun saya menemukan diri saya kembali melalui 3 hal :
1. Blogging
Menulis sebenarnya bukan hal baru buat saya. Sebenarnya sejak jaman Friendster saya sudah curhat lewat tulisan. Lalu kemudian saya pindah ke Multiply, lanjut ke Wordpress lalu akhirnya nyaman di Blogspot. Pelan tapi pasti saya memulai kembali dan ikut merenguk berkahnya jadi blogger. Menang satu dua lomba, dibayar satu dua postingan dan tentunya mengenal lebih banyak blogger di Indonesia sampai dipercaya sharing segala. Asik ya?
2. Lanjut S2
Tujuan saya pindah kerja adalah untuk ini dan saya akhirnya berhasil mewujudkannyan Gak bisa kuliah di Korea Selatan atau Belanda gak apa-apa. Dalam kota aja, yang penting akreditasi A. Alhamdulillah, setelah melewati serangkaian test, akhirnya kesampaian juga kuliah dibiayai negara. Tiga semester sudah saya jalani dan saya hanya sekali mendapat nilai A-. Sisanya A bulat semua. Yes! Nambah usia gak harus ‘slow down’ kan?3. Jualan Brownies
Bermula dari seorang teman yang memesan, foto brownies pesanannya itu saya upload ke Facebook. Ternyata banyak yang tertarik untuk pesan bahkan sampai repeat order, Walaupun belum punya team khusus saya sempatkan waktu diantara kantor, kuliah dan blogging untuk melayani pesanan. Alhamdulillah pelanggan Brownies Fever sudah sampai ke luar kota.Dengan segala hal yang sudah saya jalani saya pikir jalan hidup orang memang beda-beda. Terkadang hidup memang keras, sesekali ada drama namun sebenarnya semakin hari hidup rasanya lebih indah. Pengalaman-pengalaman yang sudah saya alami mengajarkan bahwa kita bisa dihargai sebagai siapa kita dan apa yang kita mampu. Hal itu bisa menjadi self healing tersendiri.
Namun proses bertambahnya usia menghadapkan kita pada masalah baru. Kerutan, flek atau kulit wajah yang sudah tidak sekencang usia belasan hingga dua puluhan, you name it! Tapi setiap masalah kan ada solusinya. Perawatan kulit wajah is a must!
Makanya begitu tahu ada rangkaian perawatan kulit wajah #LorealDermalift saya siap-siap beralih ke L’Oreal Paris Revitalift Dermalift. Kandungan tanaman Centella Asiatica, Pro-RetinolA dan Dermalift Technology dapat mengurangi kerutan sebanyak 27% dan meningkatkan kekencangan sebanyak 35% di 8 zona utama wajah (dahi, di antara alis, kontur mata, kerutan ujung luar mata, pipi,garis senyum,rahang,serta leher). Bantu banget membuat kulit wajah kita menjadi lebih cantik setiap hari.
And Life Still Goes On.. I Will Carry On
Meninggalkan pekerjaan sebagai karyawan provider telco dan berubah haluan menjadi PNS adalah keputusan yang cukup berat pada awalnya. Jenjang karir yang harus dimulai dari awal, ritme kerja yang berbeda 180 derajat hingga tentunya penghasilan yang kerasa banget adalah resikonya. Apakah saya menyesal?
Thinking back, mungkin jika saya tidak mengambil keputusan itu bisa jadi saya tidak merasakan hal-hal seru dari ngeblog, kuliah lagi hingga usaha jualan brownies.
Now as my age turn 38, saya pikir usia cantik tidak hanya bisa kita rasakan saat berusia belasan atau dua puluhan. Merasa cantik terikat dengan kepercayaan diri dan pengalaman hidup juga bukan?
Apa yang sudah kita lewati menjadi prestasi hidup tersendiri yang sama berharganya dengan kecantikan kulit. Dengan healing power dari Revitalift Dermalift Centella Asiatica, usia sekarang bisa menjadi #UsiaCantik setiap perempuan.
Menurut kamu bagaimana? Share di kolom komentar ya..

























































