[Review Kpop] UNIVERSE – MINHYUN


Tepat tanggal 3 April 2019, sebuah single digital yang sudah ditunggu-tunggu sejak 1,5 tahun cahaya (halah, maaf lebay) akhirnya dirilis juga diplatform musik digital sejagad raya maya. UNIVERSE adalah single solo Minhyun, satu dari lima member NUEST, merupakan pre-release track dari album terbaru NUEST yang akan datang. Jadi sebelum album comeback NUEST as a whole 5 members (YAY!), lagu Universe ini dirilis lebih dahulu. 


Review Minhyun Universe


Alasannya, kalau menurut gue pribadi nih, sebagai jawaban atas kerinduan L.O.V.E ( nama fandom NUEST) terhadap Minhyun yang sudah lama gak pulang-pulang. Gak selama bang Toyib sih, cuma sekali lebaran dan 2 tahun baruan aja. Tapi kan tetap lamaaaaaaa.. gak nyenggol-nyenggol kita, cyn.. *hahaha kachaw bahasa gue!*

Alasan kedua adalah ini bisa jadi langkah Pledis memenuhi keinginan para fans Minhyun dari era Produce 101 season 2 yang minta Minhyun solo. Meskipun Minhyun tetap teken kontrak bareng dengan anak-anak NUEST lainnya, tapi kan lumayan dikasi single solo. Daripada lu manyun kan yeee mending lu MINHYUN.  *iyeee in aja....* 

UNIVERSE – MINHYUN, And the Story Continues..  

Anyway, back to the song. Gue mencoba untuk mereview lagu ini seadil dan sebijaksana mungkin, secara gue sempat membaca fanwar sengit antara dua fandom, karena interpretasi lagu ini. Mmh.. mungkin lebih tepatnya music videonya kali ya. Coba deh nonton dulu.. 




Untuk kamu yang belum tahu, kok bisa sih music video secinematic dan seindah ini (azzah!) bisa jadi perdebatan dan kenapa gak dinikmatin aja sebagaimana kita menikmati lagu pada umumnya, gue Cuma bisa bilang ‘welcome to the kpop world, where everything’s matter.”Apalagi untuk music videonya NUEST yang sejak era album Q is sampai era NUEST W Who.You sudah menyajikan tipikal story telling music video yang penuh misteri. Bukan dalam hal yang nyeremin yah, tapi lebih kepada ceritanya. 

Lah terus hubungannya sama lagu UNIVERSE apa? 

Minhyun pernah bilang di Vlive bahwa UNIVERSE ini merupakan lagu penghubung masa lalu, saat ini dan masa depan music (video) nya NUEST. Jadi gak heran lah ya, kalau banyak yang menghubung-hubungkan cerita di MV Overcome hingga MV Help Me dengan MV Universe. There are a lot of theories yang saking banyaknya, gue malah berpikir ini Lobedeul adalah fans-fans yang bisa banget jadi penulis fanfic wattpad. 

Sementara di caption MV Universe sendiri, pihak Pledis menyatakan bahwa Universe ini adalah sinyal untuk mengumumkan selesainya "trilogi" yang dimulai dari mini album ke 4 [Q is.]. Ini adalah konsep yang diusung bapak CEO Pledis yang terhormat agar NUEST itu beda aja dengan other boyband.

The Queen's Knight, Konsep Awal Nuest Saga 

Konsep awalnya adalah cerita manhwa berjudul The Queen’s Knight yang menjadi dasar story line MV Overcome. Dalam manhwa tersebut diceritakan seorang perempuan biasa Lee Yuna hampir saja tewas dalam liburannya menemui ibunya di Jerman. Dia ditolong oleh seorang lelaki bernama Rheino yang ternyata adalah seorang Ksatria di negeri Phantamasia. Sebagai balas jasa karena sudah menyelamatkan nyawa Yuna, dia minta Yuna menjadi Queen di kerajaannya yang dilanda musim dingin berkepanjangan. Jika ada Queen, maka musim dingin akan berganti musim semi. Yuna setuju, jadilah ia ratu. 

Di kerajaan tersebut Yuna dikawal empat orang ksatria termasuk Rheino. Mungkin karena keseringan ketemu kali ya.. Yuna malah jatuh cinta sama Rheino. Padahal itu gak boleh, karena akan membahayakan kerajaan. Semua akan tertidur dan musim dingin berkepanjangan akan datang lagi. Yuna melarikan diri ke dunia beneran dan untuk mengajak Yuna kembali ke kerajaan, Rheino harus menginvasi masuk ke dalam mimpi Yuna.


Minhyun Universe



Sort of.. begitulah cerita The Queen’s knight. Berangkat dari cerita itu, konsep dari MV Nuest dibuat dan penyambungnya adalah MV Universe. Menurut credit di akun channel Pledis, lagu ini melengkapi trilogy yang dimulai dari album Q is.  Meskipun konsep awalnya adalah cerita manhwa tapi dibuat jadi lebih misterius endingnya oleh team produksi nya Pledis (iyalah..masa gue?). Nah.. karena itulah beragam teori bermunculan.

Sok atuh nonton MV Overcome dulu.. 



Review Music Video UNIVERSE


Gue sih sebagai pemerhati musik (tsah... main aman) sebenarnya punya teori sendiri. Gak ribet dan penuh kalkulasi sampai merhatiin jam, kompas, batu-batuan, apalah apalah segala. Music video yang direkam di Budapest,Hungaria ini awalnya memperlihatkan Minhyun terkapar di karpet seperti gak ada harapan hidup. Mati enggan hidup gak mau gitu deh, ibaratnya. Bukan karena terluka fisik, tapi lebih karena terluka dalam. Hiks! 


Review Minhyun Universe NUEST


Oleh seorang tetangganya yang probably scientist, Minhyun dibantu untuk recover perasaannya dengan membuatnya tertidur. You know, sometimes if you stress a lot, sleep is the best healing karena katanya saat tidur otak kita akan mendelete pikiran-pikiran yang tidak perlu. Di sini Minhyun malah bermimpi masa-masa indahnya dengan seorang cewe (yaa iyalah, masa sama JR sih. Itu mah Daybreak!).  


Review NUEST Minhyun Universe


Oohh pacaran mereka ternyata. Minhyun selalu pengen balik ke masa itu, jadilah karena ketagihan pengen merasakan masa-masa indah itu lagi, tanpa si kakek itu pun dia nyuri kristal dan nyalain mesinnya sendiri. Apapun demi pengen melihat cewe itu lagi. Sayangnya begitu dimimpiin lagi, kadang-kadang dia melihat ada tempat yang dia rasanya familar tapi belum pernah dia datangi. Wajah si cewenya pun sering berganti dengan perempuan lain dari era yang berbeda. Lalu mimpi berlanjut, ternyata Minhyun ditinggalin sama pacarnya. Sedih dong.. nangis. Ya ampun, Minhyun.. untung kamu pake mascara water proof ya jadi gak bleber. 


Minhyun Universe


Surprisenya adalah, lewat mimpi itu Minhyun terbawa ke masa lalunya di mana dia ternyata adalah seorang ksatria yang menjaga sang ratu. Dan ratu itu mirip banget dengan perempuan yang ninggalin dia. Deg! Minhyun finally knows the reason why the girl left him. Abis deh...  yaah..pemirsaaahh harus menunggu lagi lanjutannya di MV berikutnya. 


Review Minhyun Universe

Di luar cerita dan teori-teori yang ada, gue pikir MV kek nonton teaser film dalam waktu 3 menit. Story line nya sederhana tapi kuat banget nempel di hati (cieee... pake lem korea kali nih). Scene pacarannya probably kelihatan cheesy tapi sebenarnya penuh arti. Misal baca buku sampai ketiduran. If you look closely, buku yang dibaca adalah buku A Brief History of Time yang ditulis oleh Stephen Hawking. Isi bukunya tentang alam semesta apakah ada permulaan waktu dan apakah waktu dapat berjalan mundur. Sort of it. Hal kedua adalah adegan pacarannya di bawah teleskop bintang, sebagai gambaran lirikal 'akankah kau melihat langit dan memikirkanku?'

Minhyun Universe NUEST

Gak rugi lah jauh-jauh syuting ke Budapest, cuma buat menemukan lokasi dan model MV yang feel kerajaannya dapat banget. I mean, Budapest kan terkenal dengan castle dan suasananya yang europe classy banget gitu. It’s worth the money lah buat Pledis. Lu sayang-sayang tuh Minhyun sudah kerja keras bagai quda 1,5 tahun nambah pundi pundi lu.. *hahaha malah sewot*  

Gue juga gak nyangka loh Minhyun sekarang aktingnya ada kemajuan banget. Untuk yang pernah nonton akting Minhyun di drama keluarga MBC bareng Yura Girls’ Day, pasti tahu lah ya kalau ini kemajuan banget. Kecuali pas adegan lari peluk itu yaah (hahha.. itu asli kek ayah dan anak), sisanya bolehlah. Apalagi pas adegan ditinggal pergi si pacar. Haduhh sayang.. sini aku puk puk. Overall, music video ini bisa menggambarkan lirik lagu Universe meskipun kamu gak ngerti bahasa Korea sekalipun. 

Review Lagu UNIVERSE 


Bahas Mvnya tentu gak bisa lepas dari lagunya. Ya iyalah! Lagu Universe ini dibuat oleh Bumzu dan liriknya ditulis oleh Minhyun, Bumzu dan Seojim. Sebenarnya Ini bukan lagu pertama yang liriknya di co-wrote oleh Minhyun. Sebelumnya Minhyun pernah menulis lirik untuk lagu ‘Thank You’ di album Love Paint NUEST. Gak heran karena mas mas ganteng ini suka baca buku, jadi  vocabulary dan tatanan kata yang dipilihnya bisa jadi lirik. (Belaainn aja terus.. hahaha). 

Mumpung pada ngumpul, nonton ini Unboxing CD Nu'est Happily Ever After 



Gue adalah orang yang suka lagu karena liriknya. Apakah berima, apakah puitis, apakah artinya daleeem.. yah begitulah. Bisa dibilang lirik lagu UNIVERSE ini memenuhi ketiga kriteria gue. Secara garis besar lirik lagu Universe ini menceritakan perasaan seseorang yang harus berpisah dengan orang yang dicintainya. Orang yang digambarkannya sebagai setengah dari jagad rayanya. Inget loh ya.. setengah aja, karena yang setengahnya milik yang lain. Hihihi.. 

LIRIK LAGU UNIVERSE Itu Sebenarnya Buat Siapa Sih.... ? 


Bagi penikmat musik biasa, mengetahui liriknya paling yang tergambar adalah kerinduan seseorang untuk bertemu lagi dengan orang yang meninggalkannya, ya kan? Tapi bagi yang tahu sejarah karirnya Minhyun, apalagi tahu kalau liriknya ini mostly ditulis oleh Minhyun sendiri, tentu gak bisa lepas dari pikiran.. “Ahhh.. lagu ini untuk Wannable (fans Wanna One, grup PD 101 S2 yang sudah bubar)” atau “Lagu ini buat LoVe, balasan untuk lagu Polaris yang dibuat oleh anak2 Nuble ketika Minhyun pergi”.

Gue sendiri yang nge stan NUEST, pas pertama kali tahu arti lirik dari lagu UNIVERSE ini, mikir ‘Wahh lagu ini buat Wannable”. Ok, tahan dulu Lobedeul... jangan ngegas dulu. Tapi setelah membaca artinya untuk kedua kali, gue yakin MINHYUN nulis lirik ini sambil memikirkan LOVE dan NUEST juga. 

Mari kita telaah bersama.
Di verse Universe, Minhyun nyanyi gini:

Minhyun Universe Lirik

Seperti yang diketahui bahwa stannya Minhyun era Wanna One ada yang gak suka dia balik ke NUEST. Maunya Minhyun solo aja (yang gue heran kenapa gak minta Daehwi dan Woojin solo juga ya? Eh upss.. lain cerita!). Lah gimana, Minhyun memilih tanda tangan kontrak lagi bareng NUEST. Tapi kan gak mungkin juga Minhyn melupakan jasa-jasa wannable yang sudah mendukungnya di Wanna One. Maka digambarkanlah Wannable adalah sisi lain universe nya Minhyun yang (sekarang ) sudah jauh. Trus dikasi opsi sama Minhyun, kalau memang mengingat Minhyun bikin mereka menderita, ya sudahlah lupakan saja akuuuuhh...  gitu!

*Bayangin cowo yang kamu cintai bilang gitu. Ayo bayangin! Pasti lu gak tega*

Lanjooottt!!
Di bagian kedua :

Minhyun Universe Lirik


Di mata penikmat musik biasa ini bisa berarti ‘bagi si cewe, pada saat bilang ‘KITA PUTUS” itu bisa jadi beneran sudah selesai cerita. Tapi bagi yang ditinggal, akhir cerita mereka sebenarnya permulaan dari kisah awal mereka alias cowoknya gak mau putus. 

Di mata Kpopers kek gue, penggalan lirik ini bisa berarti buat Wannable. Ketika Wanna One berakhir, Wannable bisa jadi menganggap ini adalah akhir dari kisah-kisah indah mereka selama 1,5 tahun. Tapi bagi Minhyun, akhir dari Wanna One adalah permulaan bagi hidupnya yang baru. Kembali bersama NUEST.

Tahaaaaaan.... jangan ngegas!

Minhyun Universe Lirik lagu
Ku tiba-tiba teringat finale season Produce 101 ketika Minhyun sendiri yang harus bergabung dengan Wanna One. Gue masih gak bisa lupa Minhyun nangis di stage, sampai di backstage pun masih sembab gitu matanya. Dihiburpun masih tetap aja nangis. Huhuhu.. aku cediihh..




Selanjutnya di bagian lain  : 


Minhyun Universe Liirk

Ingat gak kejadian Minhyun maen ke fancafe NUEST terus dibash sama ....... (sensor)? Videonya dengan anak-anak Nuest di backstage Mcountdown juga akhirnya di take down Mnet sendiri. Minhyun dan anak-anak nuble gak bisa mention satu sama lain, entah itu on air bahkan on stage. Kasian juga sih liatnya.. Istilahnya, teman bermain dan belajar kurleb 8 tahunan (including masa trainee), yang sudah kek saudara gitu, teman gesrek bareng, jadi tiba-tiba sok gak kenal gitu di stage. Gimana gak hancur hati kita pemirsaaahh... 




Di part yang lain : 

Lagu Minhyun Universe



Nah, kalau yang ini balasan untuk lagu POLARIS di albumnya NUEST W. Gue gak mau bahas lagu Polaris terlalu dalam (takut sedih lagi) . Mending kamu cek sendiri aja liriknya, mungkin bisa sambil dengerin juga lagunya. Enak tahu.. Gak usah malu, gak suka NUEST W gak apa-apa. Dengerin dulu aja. Kalau pun akhirnya jadi suka, yaaahh gimana... WELCOME TO THE CLUB!!




Lanjoottt ke line berikutnya. Di bagian terakhir ini gue pikir untuk ke dua kubu ( LOVE dan Wannable). 


Lagu Minhyun Universe

Jika kita bisa bertemu lagi, aku akan tetap disi untuk waktu yang lama. 
Minhyun pernah nulis di fancafe saat kembali lagi ke NUEST bahwa dia akan tetap bersama-sama dgn NUEST untuk waktu yang lama. 

Menyinarimu dengan bahasaku sendiri, 
maksudnya adalah Minhyun akan tetap berkarya meskipun tidak lagi dengan warna yang sama sewaktu bersama Wanna One.

Lirik Minhyun Universe

Meskipun kau begitu kecil, kau tetap sangat cantik.

Yeahh.. siapapun keknya bakal kelihatan kecil dan mungil di samping Minhyun yang sudah tinggi, big head pula. Hahaha kidding! 

Please be Happy, my universe.
Tuhh.. Love dan Wannable disuruh happy tuh sama Minhyun. Sudah dong.. masa war melulu. Apapun keputusan Minhyun dan langkah karirnya, be happy for him. Ok yaaa gengs??!!

UNIVERSE, A Language Of The Stars 


Secara musikal universe sendiri bergenre R & B dengan peralihan dari tempo lambat pop dance yang bisa dipake buat goyang-goyang badan dikit lah. Melodi dan aransemen lagu Universe berbeda dengan lagu solo Minhyun sebelumnya ( Koisuruhi – ballad berbahasa Jepang dan Daybreak di mana JR featuring nge rap di lau itu). Lebih upbeat but melancolic in same ways mungkin karena sound gitar dan suara Minhyun yang mellow yellow. 


Lagu Minhyun Universe


Lagu Universe ini juga berbeda dengan lagu-lagu NUEST sebelumnya, mungkin karena Baekho tidak terlibat di dalamnya. Meskipun gue gak ada masalah sama lagu-lagu yang dibuat Bumzu bersam Baekho, tapi gue lebih suka kerjasama Bumzu dan Prism untuk lagu Universe ini. Minhyun banget lah! Memang sih, di beberapa bagian lagu ada instrumen yang mengingatkan saya pada lagu ‘I Like Me Better’ by Lauv, tapi menurut aku gak masalah. Mungkin begitulah tipikal lagu jaman sekarang. Selain itu melodynya juga catchy, gampang diikuti meskipun gak faham bahasa Korea sekalipun.

Be Happy, Universe! 


So, that’s it review gue tentang single solo UNIVERSE nya Minhyun sebagai bagian dari album comebacknya NUEST. Gimana pendapat kalian soal lagu, MV dan lirik dari lagu ini? Please comment di bawah ini ya.. But please, tolong jaga bahasa dan jangan sampai fanwar. Anggaplah lagu UNIVERSE Minhyun ini seperti tagline nya SCTV : SATU UNTUK SEMUA atau kek TVRI : MEDIA PEMERSATU BANGSA' . Ok? 

Be happy, universe!. 

Kemana Aja di Seoul Korea pada Musim Semi

Kapan waktu terbaik traveling ke Korea? Masing-masing pasti punya preference tersendiri. Bagi saya sebagai perempuan dari negeri tropis, I'd say : Spring. Musim semi khususnya di  bulan April, merupakan musim yang paling cocok menurut aku, gak sepanas musim panas dan gak sedingin musim dingin. Ngapain nyari musim panas ke luar negeri when you have matahari bersinar garang almost seven days a week, right? Meskipun penasaran aja dengan musim dingin, ruangan ber AC 18 derajat aja sering aku on off kan. So, yes,.. Spring is the best time. 

Kemana Aja di Seoul Korea pada Musim Semi 

Alhamdulillah ya, kesampaian juga bisa jalan-jalan di Korea pada musim yang gw impi-impikan. Tiba di saat Cherry Blossom masih bermekaran walaupun banyak yang bilang sudah pada abis tertiup angin dan kebawa hujan. Iyah, musim semi bukan berarti gak ada hujan ya. Ada sih, tapi kata orang-orang di sana, hujannya gak sedramatis saat musim panas.



Di musim semi, cuaca mulai menghangat dan matahari mulai tampak. Meski begitu, hawanya dong boo... menusuk sampai ke tulang. Suhu pada umumnya berkisar 16 - 22 derajat. Tapi kalau hujan turun dan setelahnya, selamat ya gengs.. siap-siap aja cari tempat yang hangat secara suhu bisa drop sampai 10 derajat.  Like literally asap-asap bisa keluar dari mulut kamu. Gue bener-bener nyesel gak bawa long coat dan nekat aja pakai jaket sepanjang pinggul aja waktu itu. So, you better prepare a warm clothes ya!

Tentu saja saat cuaca cerah, hal yang paling menyenangkan adalah strolling around alias muter-muter menikmati suasana jalanan kota Seoul. Call me norak or whatever, gue suka banget jalan kaki di Seoul. Sudah trotoarnya lebar, gak ada pedagang kaki lima, gak panas, gak banyak debu meski kadang-kadang nyelip bau babi panggang (hahahah.. astagfirullah ya Allah, gw gak niat loh ya!). Here's some sites to stopped by when strolling around in Spring time in Korea:

1. Taman Kota 




Di Korea, khususnya Seoul sebagai ibukota, banyak memberi space untuk taman kota. Kayaknya hampir setiap blok entah itu kawasan perkantoran, perumahan dan pertokoan ada taman yang bisa dipakai duduk-duduk santai. Jadi meskipun berada di tengah kota, kita masih bisa merasa nyaman berinteraksi dengan orang lain di luar ruangan. Gak harus ke cafe atau ke mall. Meskipun nongkrong di cafe di Seoul juga cukup asik, apalagi di hari yang dingin, gak ada salahnya untuk nongkrong di taman especially when the weather is fine.

2. Coffee Shop / Cafe  

 

Sebagai kota metropolitan, Seoul tidak lepas dari banyaknya coffee shop dan cafe di setiap sisi kotanya. Mulai dari yang francise internasional sampai coffee shop atau cafe lokal. Temanya juga unk-unik. Bahkan jika biasanya ada cafe atau coffee shop yang tidak membolehkan membawa hewan peliharaan seperti anjing dan kucing, ada juga loh yang temanya playing with dog or cat. Tidak jarang coffee shop yang jadi tempat syuting atau mensponsori drama tertentu juga memajang memorabilia atau setting dari drama tersebut.



 

3. Festival Cherry Blossom,


Bulan Maret-April-Mei adalah bulan di mana banyak festival-festival yang bisa kita nikmati. Salah satunya adalah festival cherry blossom di Area Yeouiseo-ro, di belakang the National Assembly Building, Yeongdeungpo-gu, Seoul. Pengunjung dapat berjalan-jalan di sepanjang Sungai Hangang melalui terowongan pohon-pohon megah ini. Bunga musim semi lainnya yang mekar di bawah pohon termasuk azalea dan forsythias. Ada juga pertunjukan jalanan budaya, pameran dekorasi bunga, dan pameran foto yang berlangsung sepanjang periode festival. Biasanya festival ini diselenggarakan di saat cherry blossom lagi mekar-mekarnya yaitu di akhir bulan Maret hingga awal April.



Jikapun datang setelah itu, don't worry! Masih banyak tempat yang bisa kamu datangi untuk menikmati pemandangan cherry blossom berguguran di atas kepala kamu. Literally, berguguran seperti di drama-drama itu loh! Kamu bisa di Namsan Tower, Gyeongbokgung Palace atau kek gue lebih jauh lagi jalannya ke Songdo Central Park, sekitar satu setengah jam naik kereta dari Seoul Station. 


 4.  Campus Tour 


Selain festival cherry blossom, kamu bisa mampir ke festival kampus, di mana pengunjung bisa menikmati kuliner ala anak kampus dan menonton pertunjukan mahasiswa. Tidak jarang ada bintang tamunya, bintang Kpop yang lagi happening. Ini bisa jadi tidak gratis, tapi setidaknya ada pengalaman lah ya nonton festival semacam pensi gitu di kampus negara lain.



Jikapun tidak ada festival kampus, mampir strolling around di kawasan perkampusan tidak dilarang kok, asalkan jangan menganggu dan ikutan kuliah ya! Gue sempat dua kali ke kawasan Ewha University cuma karena pengen beli jerseynya, tapi dua duanya gagal karena salah timing dan sold out. Kekecewaan gue tertutupi dengan keindahan arsitektur dan sejarah kampus ini. Lumayan lah, nambah koleksi foto.

5. Pasar Malam 


Pengen nyoba makan di food truck? Boleh mampir ke Seoul Bamdokkaebi Night Market di kawasan Banpo Hangang Park, Dongdaemun Design Plaza, Cheonggyecheon Stream (Mojeongyo Bridge-Gwangtonggyo Bridge), and Yeouido Hangang Park. Gue waktu itu juga gak sengaja mampir saat strolling around area Hangang Park.




Rencana awalnya pengen ke Banpo untuk liat Banpo Bridge Rainbow Fountain. Tak kusangka kawasan sungai Han ini terbagi beberapa tempat dan gue sempat nyasar, jalan ke dingin. Untungnya banyak sesama turis dan orang Korea sendiri yang ngasih tahu jalan ke arah sana. Sampai di tekape, sempat heran juga kok ya rame banget ya sama food truck dan stands. Ternyata memang ada festival Seoul Bamdokkaebi Night Market. Banyak penjual pernak-pernik dan kuliner. Salah satunya ada food truck yang jualan makanan Indonesia seperti Nasi Goreng dan Mie Goreng. Whoaaa.. sudah kedinginan, lapar, nemu Nasi Goreng. Lengkap sudah! 

Harga seporsi nasi goreng kotakan seharga 75 ribu rupiah lengkap dengan sambal terasi dan kerupuk udang. Cek en ricek, babang yang jualan adalah orang Korea yang pernah magang di restaurant hotel bintang 5 di Bali. Gue sempat nanya pakai babi apa enggak dan dia bilang enggak. So, I ordered. Lumayan.. nasi goreng termahal yang pernah gue makan ini bikin hepi! 

6. Village 


Ada beberapa spot pariwisata di Seoul yang berada di kawasan perumahan bergaya klasik, khas perumahan Korea jaman dulu. Dua tempat yang paling terkenal di Seoul adalah di kawasan Insadong dan Ihwa Mural Village. Untuk yang suka jalan kaki, tempat yang seperti ini bisa jadi favorit kamu especially yang suka foto-foto. Hanya saja perlu diingat, Seoul adalah kota dengan kontur berbukit, jadi kuat-kuatin betis ya untuk mendaki. Banyak tangga jahannamnya pula! Gue menyebutnya seperti itu karena tangganya panjang dan nanjak abis. Lumayan, rasanya seperti tracking. Tapi, begitu sampai di atas, pemandangannya keren. It's worth the walk.


Naksan Park Seoul Fortress Walk


Jalan Kaki, Selain Sehat Bisa Membuatmu Lebih Hemat


Selama di Korea, gue puas-puasin jalan kaki. Bukan karena pengen hemat, tapi lebih karena mumpung bisa jalan kaki dengan nyaman sambil menikmati suasana musim semi. Bonus, denggan berjalan kaki, kita lebih bisa menikmati momen lebih baik, membuka kesempatan berkomunikasi dengan orang baru dan pulang-pulang ke Indonesia bisa lebih langsing, hahahaha! Beneran, pulang dari Seoul aku bisa turun 4 kg hanya dalam waktu 2 minggu. Wow banget kan?




Anyway, kamu sendiri gimana? Pernah strolling around di suatu tempat? Share pengalaman kamu juga ya di bawah!

Resign dari Kantor dan Mulai Usaha Mandiri, Siap ?

Wih... ekstrim banget gak judulnya? Yah bisa dibilang ini adalah cita-cita banyak pekerja kantoran yang sudah lelah dengan kenyataan. Entah sudah cape jadi bawahan, lelah terpisah dari keluarga atau mungkin penghasilan tidak seberapa dibanding beban (perasaan). Semua pasti ada alasannya.

Beberapa teman aku sudah ada yang berani keluar dari zona nyaman, begitu mereka menyebutnya. Datang pagi, mengerjakan tugas kantor,tiap bulan dapat gaji. Sampai di sini kelihatan enak. Sementara resign berarti harus menemukan mata pencarian baru, buka usaha sendiri.




Memiliki usaha sendiri berarti menjadi bos bagi diri sendiri. Sampai disitu kelihatannya menyenangkan. Tidak ada atasan yang ngeselin, kita bisa memilih karyawan kita sendiri, gak harus memperhatikan absensi. Suka sukanya kita. Namanya juga boss, ye kan? 

Apalagi saat ini memulai usaha lebih mudah dibandingkan jaman konvensional. Terima kasih kepada perkembangan teknologi. Membuka usaha tidak lagi harus memiliki tempat khusus dan tidak harus bermodal besar. Bisnis online membuka kesempatan siapa aja untuk membuka usaha baru. Tentu saja gak bisa asal juga.

Resign dari Kantor dan Mulai Usaha Mandiri, Siap ?


Disini aku mau share pengalaman dari beberapa teman aku yang sudah resign dan memulai bisnis sendiri. Ada beberapa hal yang bisa dipelajari, diantaranya :

1. Ketahui Kekuatan Skill

Membuka bisnis tentu butuh sesuatu untuk dijual. Apakah itu dalam bentuk barang atau jasa, itu yang perlu dipikirkan terlebih dahulu. Beberapa teman kuliahku membuka usaha web design, jasa pembuatan video profile, paket dokumentasi pernikahan hingga maintenance social media karena mereka yakin dengan skill desain, photography, video dan social media. Mereka tidak menjual barang, tapi menawarkan jasa. Seru ya?

Aku sendiri dulu sempat buka usaha jualan Brownies panggang dengan label Brownies Fever. Brownies ini aku buat sendiri dan kupasarkan lewat sosmed, tidak menggunakan jasa advertising apapun. Proyek iseng, istilahku. Hasil proyek iseng ini cukup lumayan, meskipun akhirnya usaha aku ini hiatus untuk sementara karena aku pindah domisili dan kekurangan tenaga. 



Makanya resolusi bisnis aku di tahun 2019 ini adalah membuka kembali Brownies Fever dengan strategi penjualan yang lebih baik. Tidak hanya itu, varian produk dan kualitas produk akan lebih ditingkatkan. Kalau perlu pindah lokasi area jualan. Untuk itu tentunya butuh tambahan modal dan SDM. 

Bagaimana jika kita gak punya keahlian tertentu, apakah masih bisa buka usaha? 
Bisa aja sih..

Teman aku ada juga loh yang gak pinter masak, gak tau bikin kue, tapi jago berkomunikasi dalam membangun networking. Jualan lah dia mie ayam tanpa msg, salad sayur sampai paket hotpot,menyasar orang-orang kantoran sibuk yang gak ada waktu makan siang diluar. Sebenarnya masakan yang dijualnya adalah buatan asisten rumah tangganya, dia hanya memasarkannya dengan menggunakan brandnya. Media jualannya menggunakan media sosial. Easy and cheap!
Jadi ketika kita tahu skill kita, ide jualan itu pasti selalu akan ada.

2. Memilih Jenis Usaha 

Ini sebenarnya usaha online paling mudah menurutku. Kamu hanya butuh laptop atau smartphone dan jaringan internet. Pastikan terlebih dahulu mau jualan apa. Cari supplier dari barang tersebut. Setelah ada ide mau jualan apa, buka akun atas nama usaha kamu di beberapa platform e-commerce. 

Postingan foto-foto dari supplier kamu dan promosikan. Ketika ada pesanan, tinggal order ke supplier dan masukkan sebagai pembelanjaan dropship sehingga bisa dikirimkan langsung ke pemesan. Terlihat cukup mudah ya? Namun ketika aku nanya-nanya beberapa teman yang jualan online sistem dropship ini, kata mereka tidak semudah itu.




Dropshipper bisa jadi lebih praktis karena kita tidak harus menyimpan barang. Kesulitan biasanya ada diketersediaan barang di supplier. Karena menjadi dropshipper seperti semacam "pihak ketiga" maka fast response is the key. Siapa cepat dia dapat. Fast response juga diperlukan untuk memaintenance pelanggan agar tidak lari melirik lapak dagangan sebelah. Gak ada hasil tanpa usaha my friend walau semudah apapun kelihatannya,yes?

3. Memulai Usaha Mandiri

Ok, sekarang jamannya memang jualan online. Mungkin awalnya seperti pengalaman teman-teman aku di point 1 dan 2. Bisa jadi setelah menjalani, pengen ekspansi lebih luas lagi. Tidak hanya sekedar pasar dalam kota, tidak sekedar nebeng jualin barang tapi lebih eksis: punya usaha sendiri baik itu online mauou  offline. Demi apa? Demi masa depan yang lebih baik dong..

Memang memiliki toko online agak sedikit lebih ribet. Biasanya harus siapin website sendiri, which is itu terkadang sangat ribet. Masalah SEO lah, desain lah, domain lah, apalah inilah itulah. Duh, banyak banget yang harus dipikirin. Oh my! Gimana kalau aku hanya pengen jualan tapi gak mau ribet?Pilihannya hubungi teman kamu yang menyediakan jasa pembuatan website dan maintenance social media, atau bergabung dengan layanan B2B marketplace yang sudah semakin menjamur.



B2B marketplace ini bertugas menghubungkan satu bisnis dengan bisnis lain dalam rangka memenuhi kebutuhan bisnis mereka demi tercapainya keuntungan bagi kedua belah pihak. Sama aja sih dengan prinsip pasar,bedanya ini pembeli dan penjual tidak bertemu secara nyata. Hanya melihat foto produk yang terpajang di website atau aplikasi market place tersebut, jika harga cocok lakukan transaksi secara online. Barang dikirim, pembeli menerima, selesai.

Seperti pasar di dunia nyata, masing-masing  B2B marketplace ini memiliki segment tersendiri. Ada yang khusus fashion, ada yang khusus kerajinan tangan, barang bekas, elektronik, tapi memang lebih banyak yang sifatnya gado-gado ala supermarket. Semua ada sampai bisa merangkap loket-loket pembayaran tagihan dan pembelian voucher pulsa, data dan listrik segala. Jadi kesempatan kita untuk menjual barang dan jasa kita pun terbuka lebar. Kemungkinan untuk ditemukan dan bertemu pembeli juga cukup besar, karena B2B Marketplace ini pasti memiliki marketing online untuk mempromosikan website mereka.  Kita sebagai penjual cukup mengarahkan calon pembeli ke lapak kita di B2B Marketplace tersebut.

Resolusi Bisnis 2019 ku : Re-opening Brownies Fever 


Begitu juga dengan membuka usaha mandiri secara offline alias buka toko. Ngambil barang dari mana? Bisa aja sih dari distributor lokal di sekitar wilayah kita atau bisa dari distributor online. Sekedar informasi, banyak loh yang akhirnya pede membuka usaha offline semisal membuka toko atau outlet dengan sumber barang dari marketplace B2B. 

Berhubung resolusi bisnis 2019 aku adalah re-opening Brownies Fever , banyak hal yang harus aku persiapkan termasuk supply perangkat yang mendukung produksi. Terkadang ada beberapa kebutuhan yang sulit didapatkan di distributor lokal, entah itu secara kuantitas maupun kualitas. 

Ini dia enaknya membuka usaha di jaman online. Kita lebih mudah menemukan produk yang kita inginkan melalui online shop maupun B2B Marketplace. Masalah mau memilih bermitra dengan B2B Marketplace yang mana, ini pinter-pinter kita aja sebagai calon penjual dan pembeli untuk menentukannya.

Ralali.com, Solusi Para Pelaku Bisnis


Salah satu B2B Marketplace yang saat ini sedang naik daun adalah Ralali. Belum pernah denger? Jadi gini, Ralali mulai beroperasi di tahun 2013. Awalnya B2B marketplace ini fokus menjual produk Industri yang terdiri dari produk maintenance, repair, and operations. Barulah di tahun 2015  Ralali.com mulai memperluas produk kategori hingga ke produk industri kesehatan, peralatan usaha restoran, fashion & kecantikan, Horeca, dan 8 kategori lainnya. 





Makin ke sini, makin rame lah B2B Marketplace ini.  Pada tahun 2017 Ralali mengeluarkan fitur baru bernama 'RFQ' yang digunakan untuk memfasilitasi permintaan produk bisnis yang tidak umum dan tidak tersedia di website Ralali.com. Dengan fitur ini pembeli cukup menuliskan produk yang dibutuhkan, berapa banyak produk yang dipesan, serta kapan produk akan dibutuhkan. Unik kan? Kesempatan bagi penjual nih untuk memperluas opsi jualannya. Apa yang kamu butuhkan, sini aku sediain..gitu deh, kata Ralali.

Misalnya, butuh pesan mixer yang agak gedean dikit untuk usaha bakery, bisa cek kategori appliances di website Ralali. Tinggal pesan, bayar, barang dikirim ke alamat pemesanan.



Lebih uniknya lagi, ternyata di Ralali menggunakan harga grosir. Jadi semacam pusat grosir online. Jatuh-jatuhnya lebih murah. Barang yang gak ada di toko sebelah bisa jadi ada di sini. Mmh.. tampaknya sebagai pembeli pun kita bisa untung juga kan ya? Berasa belanja di pusat perbelanjaan grosir aja.



Pembayaran juga gak terlalu ribet sih,menurut aku. Seperti bisnis online pada umumnya, pembayaran dilakukan melalui bank transfer ke rekening bersama untuk menjaga keamanan. Selain transfer, metode pembayaran lain yang ditawarkan adalah menggunakan virtual account, kartu kredit, pembayaran instan hingga cicilan. Lengkap dan aman. 

Tentu saja seperti pelaku B2B pada umumnya, Ralali juga menawarkan promo-promo menarik semacam promo bebas ongkir, dan kejutan-kejutan diskon di hari-hari tertentu. Pembeli bisa makin semangat nih belanjanya, sementara penjual pun bisa meningkatkan omset dagangannya.


 

 

Resolusi 2019 : Yuk, Mulai Usaha Mandiri !

Belajar dari pengalaman teman-teman yang mulai mengembangkan usaha mandiri dan resign dari kantor, tidak ada yang semudah memasak mie instan. Semua berproses, segala sesuatu harus dipertimbangkan masak-masak sebelum mengambil keputusan.

Segala macam usaha tentu memiliki plus minusnya tersendiri, begitu pula juga dengan keputusan untuk resign dan mulai dari bawah dengan usaha sendiri. Jika kita memang memiliki jiwa bisnis, kenapa tidak. Kita gak bakal tahu kalau tidak mencoba. Mulai dari langkah yang kecil agar tidak terseok ketika memulai mengambil langkah yang besar.

Memulai usaha mandiri bisa jadi resolusi 2019 nih, gimana dengan kamu?

Review Film Swing Kids, Film Musikal Berlatar Perang Korea

Bertugas di kota Mamuju, Sulawesi Barat, sebenarnya tidaklah begitu buruk. Meskipun kotanya terbilang kecil untuk ukuran ibukota provinsi, paling tidak di kota ini ada mall satu-satunya yang menyediakan bioskop berjaringan. Senangnya lagi, bioskop berjaringan yang sebut saja namanya Cinemaxx ini menayangkan film Korea 'Swing Kids".





Review Film Swing Kids, Film Musikal Berlatar Perang Korea 


Swing Kids adalah film Korea berlatar belakang kamp penjara Geoje selama Perang Korea pada tahun 1951. Film ini berkisah tentang empat orang yang berlatar belakang berbeda yang menyaru dalam grup dance tap. Mereka adalah Jackson (Jared Grimes), seorang tentara Amerika kulit hitam yang dulunya penari Broadway.  Ro Ki-soo (Do Kyungsoo EXO), seorang tahanan perang tentara Korea Utara yang radikal dan berapi-api. Seorang penari tari yang kelebihan berat badan dari Tiongkok,  Xiao Fang diperankan (Kim Min-ho) . Seorang pria yang terpisah dengan istrinya karena dikira tentara Korea Utara bernama Kang Byung-sam (Oh Jung-Se) dan seorang penerjemah gadis yatim yang mengerti 4 bahasa, Yang Pallae (Park Hye-Su). 

Mereka menjadi satu grup tap dance karena Jackson menerima perintah untuk membentuk tarian kelompok untuk menghibur dan memberikan citra yang baik kepada jurnalis internasional yang akan datang mengunjungi mereka di kamp. Selama Perang Korea, sebuah kamp tahanan perang didirikan oleh sekutu Korea Selatan dan Amerika Serikat di Pulau Goje. Sebagai bagian dari Konvensi Jenewa, para penghuni diberi waktu luang untuk menjelajahi kegiatan kejuruan atau liburan. Karena itu, Brigadir Jenderal Roberts (Ross Kettle) memerintahkan Sersan Jackson, untuk membentuk tim Tap dance sebagai sarana untuk menunjukkan kepada dunia bahwa Pulau Goje adalah tempat yang damai. 




Sementara bagi para anggota, mereka mempunya alasan mereka tersendiri.  Kang Byung Sam ikut audisi dengan harapan bisa berkeliling Korea sehingga ia dapat menemukan istrinya kembali, Xiao Fang ingin menurunkan berat badannya, Yang Pallae menawarkan dirinya untuk menjadi penerjemah demi dollar dan Ro Ki Soo yang benar-benar suka menari tetapi tidak mengakuinya karena itu adalah produk Amerika yang bertentangan dengan faham politik akan kebebasan yang dipercayainya. Sementara Jackson sendiri mencoba untuk mendapatkan izin keluar dari bosnya Roberts untuk menemukan jalan kembali ke pacarnya di Okinawa.  

Jackson ditugaskan untuk mengajar mereka yang mulai tanpa dasar apa-apa. Jackson kemudian akhirnya tahu bahwa Ki-soo, memiliki bakat besar untuk menari. Ki Soo sebelumnya pernah mempelajari tarian khas Rusia ketika ia bersekolah di Korea Utara. Meskipun ada kendala bahasa dan banyak pertentangan karena karakter dan pikiran yang berbeda, melalui berlatih dan berdebat mereka menemukan kebersamaan dan teman satu sama lain. 




Mereka berpegang pada impian mereka, berharap bahwa suatu hari mereka akan mendapatkan apa yang mereka harapkan. Kang Byung Sam bisa bertemu lagi dengan istrinya, Xiao Fang bisa kurus, Yang Pallae berharap ikuti tur di AS dan diam-diam Ki Soo berharap bisa tampil di Carniege Hall di New York gara-gara informasi yang didapatkannya dari Jackson dan Jackson tentu saja ingin kembali ke Okinawa agar bisa menikahi pacarnya. 

Di saat kesibukan mereka berlatih, Ki Soo bertemu kembali dengan sahabat lama dan adiknya yang baru saja tertangkap. Ki Soo tidak menyangka akan bertemu kembali dengan mereka yang sudah mengalami banyak perubahan fisik akibat luka perang. Konflik pun terjadi ketika Ki Soo diberi tugas  oleh pimpinan komunisnya untuk membunuh Brigadir Jenderal Roberts saat penampilan grup Tap dance di acara Natal. Jika tidak, saudaranya akan dibunuh. Dilemaaaa tentunya.... huhuhuhu. 

Jadi, apakah penampulan mereka akan berhasil atau gagal? Apakah mereka akan memiliki akhir yang bahagia? Itulah yang seharusnya Kamu nonton sendiri aja lah ya.. 

My 2 Cents of SWING KIDS 


Sejujurnya aku nonton film ini awalnya murni karena yang main D.O. Call me biased, but hey, D.O ini gak sekadar modal idol Kpop member EXO. Dia memang sudah cukup terkenal dengan aktingnya yang superb di berbagai film-film box office dan drama Korea. Paling terakhir dia main di drama 100 Days My Prince, sudah nonton belum? D.O Kyung Soo menunjukkan akting profesional, bagaimana ia memperlihatkan emosinya, cara dia melakukan tarian tap. Secara keseluruhan aku suka aktingnya, penuh dan totalitas. 

Karakter Park Hyesoo yang memerankan Yang Panrae pun bisa diacungi jempol. Karakter wanita yang berkemauan keras dalam dunia yang didominasi pria dan menganggap perempuan hanya sebagai penghibur ditunjukkan dengan kemampuannya menguasai 4 bahasa. Park Hyesoo pun mampu memperlihatkan kemampuannya menari dan menyanyinya. Selain itu chemistry antara keempat karakter ini membuat kita percaya bahwa mereka benar-benar nyatu, ngalahin para boyband-boyband yang sok akrab di Vlive atau reality show, hahaha. 





Anyway, film Swing Kids ini memang terkesan serius karena berlatar belakang perang, namun juga bisa membuat tertawa, membuat ingin menari, sekaligus menangis. Swing Kids ini menampilkan sisi romantis yang sederhana, tak terduga namun manis dengan caranya tersendiri. Saking sederhananya, jadi pengen nangis liat nasib hubungan Ki Soo dan Yang Pallae. Digarap dengan sangat serius dengan cerita yang menyentuh. Kita bisa melihat bahwa di tempat yang buruk pun kita bisa memiliki harapan. 

Yah, memang film ini sangat mixed banget. Ibaratnya nonton film Swing Kids ini serasa makan Bibimbap. Semua aja digadoin mulai dari Footloose, Whiplash sampai film perang pun ada. Kang Hyeong-cheol sebagai sutradara berusaha agar film ini bisa menjadi film yang musikal, memiliki unsur drama tanpa melupakan komedi dibalut plot twist yang bikin gregetan agar pesan dari film ini tersampaikan ke penonton. Bahwa manusia terkadang terpisahkan hanya karena ideologi yang berbeda. Biar bagaimana pun, film adalah media propaganda yang paling oke kan? 

Setelah menonton film ini, saya mendapat pelajaran tentang Sejarah Korea terutama dalam perang Geoje. Di sisi lain, film ini mengajarkan saya tentang rasa patriotik, kesetiaan, dan kesetiaan. Jika Kamu mencari jenis drama Korea romantis yang sering Anda lihat di televisi, mungkin film ini kurang tepat. Tetapi jika Kamu mencari film untuk menghibur secara musikal, sedikit sejarah, bercampur dengan emosi keluarga, cinta dengan cara sederhana, persahabatan dan kesetiaan, Kamu mungkin akan menyukai film ini. Terutama jika Kamu seorang Kpop Fans, seorang EXO-L mungkin.  I don’t think any Kpop Idol turns actor will played Roh Ki Soo as good as Do Kyungsoo. 





Memang ada beberapa hal yang banyak mengganggu saya ketika saya menonton film ini, misalnya soundtrack yang tidak berkesesuaian. Film itu sendiri didasarkan pada era 50-an tetapi soundtrack-nya sendiri dirilis jauh setelahnya. Contoh, Modern Love (David Bowie) yang menjadi lagu yang mengiringi Ki Soo dan  Yang Pallae adalah lagu yang di rilis tahun 1983. Begitu juga Free as A Bird nya The Beatles yang menjadi lagu ending film ini, dirilis 1977. 

Ada beberapa bagian yang perlu dieksplore lebih lanjut terlebih pada koreografi tariannya dan beberapa bagian hanya perlu dipotong. Judul filmnya juga kenapa sih harus Swing Kids? Soalnya sudah pernah ada film berjudul sama yang ceritanya tentang dance di era Nazi di rilis tahun 1993. Durasi 133 menit mungkin cukup lama bagi orang yang tidak terbiasa dengan Film Korea, tetapi jika kamu  menikmati, tidak akan menyadarinya filmnya sepanjang itu. Secara keseluruhan, ini adalah film yang menyentuh hati yang mungkin bisa menggerakkan kaki untuk menari saat kita menontonnya.


Selamat menonton dan jika sudah, silahkan komentar di bawah ya! Terima kasih 

Tahun 2019, Masih Mau Jadi Blogger ?

Hari ini menurut penanggalan Masehi adalah hari terakhir di tahun 2018. Banyak banget kejadian yang terjadi. Suka, duka, sedih, kesel, bahagia silih berganti. Ya, hidup itu semacam mood kita kala PMS, berubah-ubah susah dikendalikan. Terkadang sudah dipersiapkan pun masih tetap ada aja yang diluar kendali kita. Wajar... kita hanya manusia biasa. Skenario hidup sudah dituliskan oleh Allah SWT. Alurnya bisa dipilih, konsekwensinya tanggung sendiri.

Berat yaa.. hahaha. Tahun 2018 ini gue juga dipertemukan dengan banyak pilihan-pilihan penting, termasuk apakah tahun depan gue masih mau jadi Blogger atau tidak. 


Pic from Pexels.co dan dibuat Menggunakan Canva 

Ini dia 3 hal yang menjadi pertimbangan gue :

1. Karir 


Bulan Maret tahun 2018, beberapa hari setelah usia bertambah saya dipromosikan menduduki suatu jabatan. Konsekwensinya adalah promosi jabatan tersebut mengharuskan saya pindah dari Makassar ke provinsi tetangga. Jaraknya sih 'hanya' 8 jam. Tapi kan tetap aja jauh dari keluarga dan zona nyaman gue.


Makassar dengan segala isinya tentu gak ada apa-apanya dengan tempat yang baru ini. Ibukota provinsi berkembang, yang usianya masih belia. Kantor di tempat itu pun ibaratnya masih anak-anak. Masih berkembang banget.

Baca juga : Hello, Mamuju! 

Lalu kenapa diterima?

Awalnya setelah sholat istikharah, konsultasi dengan Bapak dan kakak-kakak, gue merasa mantap untuk mengambil promosi tersebut.  Bukan masalah 'akhirnya jadi pejabat', gilaaa berat tauuu itu. Tapi lebih kepada gue merasa bisa memberi kontribusi lebih banyak di level yang sudah harus bisa menganalisa dan memanage. Bukan sekedar pelaksana yang kadang idenya gak didengar dan hanya kerja keras bagai quda itu. 


pexels.com
Gue gak mengunderestimate level pelaksana karena gue sudah pernah merasakannya selama beberapa tahun. Gue bukan juga orang yang gila jabatan. Ada beberapa orang teman angkatan gue yang pernah bilang gini,"Gak perlu jadi pejabat kalau hanya mau berkontribusi." Ok fine. Sayangnya, gue hanyalah orang yang pengen selangkah lebih maju dalam setiap hal yang gue kerjakan. Ketika itu kemudian harus dipromosiin dengan embel-embel pejabat, ya mau gimana. Kalaupun ada yang memandang sebelah mata, gue jawab dengan kerja aja deh yaa...

Konsekwensi dipromosiin ini selain jauh dari rumah dan kenyamanan ternyata ngefek banget ke point berikutnya. Lanjut baca terus ya, gaes! 

2. Jabatan Penuh Tantangan


Gue tahu kerjaan gue ini deal with human dan Barang Milik Negara. Banyak banget peraturan pemerintah yang melingkupinya. Ketika berhadapan dengan peraturan dan manusia, gak semua mau diatur. Deal with human dengan segala karakter dan kebiasaannya adalah hal yang paling (kalau gue bisa bilang) bikin pusing. Apalagi yang karakter dan kebiasannya itu bertentangan dengan peraturan yang ada. Sudah deh, lu mau pake teori komunikasi atau teori manajemen apapun keknya gak ada yang mempan. Persuasif sampai saklek parah sudah dijalani, namun gak selamanya berjalan sesuai harapan. Asli menantang banget.

Meskipun saya memang sering banget kepikiran, ya sudahlah emang gak bisa berubah tempat ini. Karakternya sudah segitu gitunya emang dari berpuluh puluh tahun, gak bisa berubah dalam sekejap mata. Yang namanya diunderestimate karena gue perempuan, masa kerja masih kurang lama dan lebih muda dibanding pejabat lainnya sering banget gue terima. Bodo ah! Dunia kerja bukan lagi dominasi pria wahai old men and you have to deal with that. 


pexels.com

Termasuk juga posisi yang baru ini  membuat gue lebih banyak dinas luar di Jakarta. Rapat aja terus, beberapa ada yang nyelutuk gitu. Tanggung jawab juga besar, kok. Memangnya abis rapat gak ada tindak lanjutnya apa ya. Mmh... pemikiran kek gini ternyata masih ada aja di tahun 2018.

Selain itu tahun ini gue juga ngerangkap gantiin pejabat yang mutasi tapi penggantinya gak mau pindah ke Mamuju. Ibaratnya gue dicemplungin gitu aja ngehandle keuangan negara itu seperti belajar berenang gak pake pelampung, gak ditungguin dan lu belajar renang sambil nonton tutorialnya di YouTube. Yah gitu deh..

Alhamdulillah yah..lancar gak ada masalah ketika dihadapan pemeriksa. Malah gue ditawarin bergabung jadi auditor di kantor pusat. Whaat?? Hahaha.. ok itu mungkin cerita tahun depan.

3. Kurang Total Menjadi Influencer


Sejak tahun 2012 gue sudah meluruskan niat untuk serius ngeblog. Bahkan di tahun 2015 gue dah coba-coba ngevlog setelah ikut acaranya YouTube. Rencana awalnya tahun 2018 gue bakal lebih sering update. Apa daya karena kerjaan mengharuskan gue setidaknya Senin-Jumat di Mamuju, gue banyak banget ketinggalan event-event yang biasanya digelar di hari kerja. Why oh why??? Sementara itu gue malah belum nemu satu blogger pun di Mamuju. Mungkin gara-gara itu juga gak ada satu brand pun yang bikin event di kota tersebut.

Gara-gara beban kerja gue di kantor gue yang meningkat, gue jadi susah untuk meluangkan waktu ngeblog. Boro boro bikin vlog! Tapi rejeki Allah yang atur. Meskipun gak aktif di klub sosialita blogger, tawaran kerjasama tetap ada aja. Memang sih gue akui gak maksimal garapnya. Malah ada yang saking susahnya memanage waktu, gue lupa dong sudah iyain dua kerjaan dan sampai lewat deadlinenya gue gak ngerjain juga.  Duh... fatal banget! 





Pastilah gue ngerasa gak enak banget. Satu, alasannya lupa which is totally bener-bener kejadian bukan karena nyari-nyari alasan. Kedua, kredibilitas gue pasti sudah pasti tercoreng. Pihak yang ngajak kerjasama bisa jadi sudah ngeblacklist gue, gak bakal diajak kerjasama lagi karena gak bisa menyelesaikan pekerjaan. Ok, fine mba. Tapi kalau mba mas nya berubah pikiran, jangan-jangan ragu ngimel lagi ya. Putus aja bisa balikan kok.. hehehe.

Pembelajaran yang gue bisa ambil di sini adalah, pinter-pinter bagi waktu. Kalau merasa gak bisa menyelesaikan sebelum deadline, mending gak usah terima kerjasamanya. Daripada ada hati yang terluka dan kredibilitas yang terkoyak. Halah!

Tahun 2019, Masih Mau Jadi Blogger ?


Segala hal yang gue jalani di tahun 2018 ini membuat gue mau gak mau mikir, tahun depan apa gue masih mau jadi Blogger atau enggak. Gue tahu banget, blogger yang merangkap influencer itu gak gampang loh. Gak cuma asal ngeblog terus ngarep receh receh berjatuhan. Butuh konsistensi dan konten yang berguna. Penulisan dan presentasi konten gak ngasal. Persiapannya baaanyaaak dan kalau gak dijalani pake hati ikhlas dan senang pasti rasanya berat. 

Gue sejujurnya masih suka nulis, masih tertarik ngevlog dan edit video. Gue juga masih memegang teguh prinsip dalam segala hal gue harus selangkah lebih maju dari yang saat ini gue jalani. Mungkin saat ini gue masih belum menemukan ritme yang tepat. Bisa jadi gue juga sedang gak dapat feelnya untuk menggarap konten di blog dan vlog gue. 

Subscribe YouTube Channel Vita Masli dong, gaes! ((PESAN SPONSOR)) 


pexels.com
Semoga tahun 2019 gue sudah bisa start new dengan suasana yang lebih fresh dan lebih teratur. Paling penting, gue gak lupa ngerjain konten kerjasama supaya brand dan agency gak kapok ama gue, hahaha! Kamu sendiri gimana gaes? Tahun 2018 kalian ngapain aja? Silahkan share di komen yaa... 

Perpanjangan SIM itu Mudah!

Tahun ini, gak cuma paspor aku aja yang habis masa berlakunya. SIM aku juga. Senangnya SIM itu masa berlakunya lima tahun dan menyesuaikan dengan tanggal lahir kita. Jadi gak bakal lupa kecuali kalau lupa tanggal lahir, sih. Namun memang gak semua orang bisa menyempatkan diri untuk memperpanjang SIM. Bisa jadi karena sibuk, bisa pula karena males ngeribetin diri sendiri. Walhasil, SIM pun akhirnya kadaluarsa. Kalau sudah gini, ya nasib.. ikut tes ulang lagi deh. Gak mau kan kejadian seperti itu?



Perpanjangan SIM Itu Mudah! 

Sebelum SIM habis masa berlakunya, saya sudah mencari tahu bagaimana cara memperpanjang SIM A dan C. Ketika pertama kali perpanjangan SIM, saya sempat 'nitip' ke sekuriti kantor yang lama. Maklum, tidak mudah mendapatkan izin meninggalkan tempat kerja saat menjadi karyawati swasta. Biayanya pasti lebih banyak dibanding mengurus sendiri. Namanya juga menggunakan calo. Terkadang bisa dua kali lipat, but it's worth the time, mengingat jaman itu mengurus perpanjangan SIM biasanya memakan waktu menunggu dan bolak balik ke loket.

Hal ini saya rasakan sendiri ketika perpanjangan SIM ke dua kalinya. Saat itu saya sudah menjadi abdi negara, sudah bisa izin keluar kantor agak lama untuk perpanjangan SIM. Itu pun juga atas bantuan seorang teman yang memiliki keluarga dekat seorang petinggi di Polda. Saya datang ke kantor beliau, menunggu sebentar lalu kemudian 'lewat pintu samping' untuk difoto dan diambil sidik jari. Total waktu yang saya gunakan hingga SIM A dan C yang baru saya terima sekitar satu jam. Pembayarannya? Tentu agak sedikit di atas harga standar di loket karena ada 'ucapan terima kasih'nya.

Itu dulu...

Nah, di tahun 2018 ini alhamdulillah saya sudah kembali ke jalan yang benar. Mengurus sendiri, gak pakai calo, sudah gitu cepaaatt beett sampai waktu izin untuk keluar perpanjangan SIM ini bisa saya gunakan untuk ngopi-ngopi. Kok bisa sih?

Perpanjangan SIM di Gerai SIM 


Saat ini ada beberapa opsi lokasi perpanjangan SIM yang memudahkan kita selain langsung ke Polrestabes. Kita bisa ke Gerai SIM keliling yang sering mangkal di titik-titik keramaian strategis atau bisa ke Gerai SIM. Di Makassar sendiri terdapat dua Gerai SIM yang ditempatkan di mall yaitu Gerai SIM Panakukkang Square dan Gerai SIM Trans Mall Makassar.

Saya memilih untuk memperpanjang SIM di Gerai SIM Trans Mall Makassar karena lokasinya lebih dekat dari kantor. Awalnya agak khawatir juga, antrian panjang, lama dan ngeselin. Namun mengingat lokasinya di mall, seantri-antrinya paling gak masih berasa adem. Jadi datanglah saya ke Gerai SIM Trans Mall Makassar yang terletak di pintu masuk parkiran basement yang mengarah ke Carrefour.




Sebelumnya, siapkan terlebih dahulu persyaratannya :

1.  Mengisi Formulir Permohonan.
2.  KTP Asli & Fotokopi KTP
3.  SIM Asli.
4.  Surat Keterangan Sehat Jasmani dan Rohani dari Dokter
5. Asuransi

Formulir permohonan tersedia di loket Gerai SIM. Gak perlu repot membawa Surat Kesehatan Sehat Jasmani dan Rohani, karena di Gerai SIM tersebut menyediakan ruang pemeriksaan lengkap dengan dokternya. Pemeriksaan kesehatan sederhana saja yaitu tes buta warna. Setelah itu kemudian pemohon difoto di bilik sebelahnya. Tidak memakan waktu lama, SIM dicetak di front desk dan akhirnya SIM diserahkan kepada saya. Kalau dihitung-hitung hanya sekitar 15 menit, SIM baru sudah di tangan.

Biaya yang saya keluarkan untuk perpanjangan SIM A ini sebagai berikut dengan rincian :

1. Biaya Perpanjangan SIM A : Rp. 80.000
2. Surat Keterangan Sehat       : Rp. 25.000
3. Asuransi                               : Rp. 30.000
 Total                                        : Rp. 135.000

Alhamdulillah ya.. biaya gak begitu banyak, waktu yang dipergunakan juga gak lama. Gak terlalu ribet juga. Mungkin karena saya mengurusnya di Gerai SIM di mall yang tidak begitu ramai? Bisa jadi. Bagaimana pun, Gerai SIM seperti ini diperuntukkan untuk memudahkan jadi sebaiknya dimanfaatkan saja gaes! 

Join Blogger Community, Yay or Nay?

When I first start blogging, I never really thought about join any community for blogger. Salah satu teman aku yang lebih dahulu ngeblog pada akhirnya memperkenalkan saya pada satu komunitas blogger lokal. Waktu itu masih jaman mailing list di Yahoo Group (anyone?). Kopdar masih jarang-jarang banget. Kalaupun kopdar an yah paling ketemu-ketemuan in real life, ngobrol sana sini, say hi and you know if you can get along you will find your true match. Beneran loh, ada yang sampai jadian dan akhirnya menikah karena join komunitas. 

Saat itu aku memutuskan untuk tidak terlalu aktif karena aku gak punya cukup banyak waktu membaca atau berkomentar di mailing list. Ketika kopdar pun waktunya tidak pernah match dengan aktivitasku. Secara natural aku gak tahu apa-apa tentang komunitas ini, kabar terbaru atau ada kegiatan apa. Aku bertahan karena hanya satu-satunya komunitas blogger di kotaku, waktu itu. When you do something new and you want to be surrounded by people who have a similar hobby but you don't have the needed to connected, that's what I left that community.




Join The Blogger Community , Yay or Nay?


Blogger can works everywhere, and doesn't have to work in groups, that's for sure. Still I really do agree that a blogger needs a community to share, gain knowledge and build networking either with other bloggers or brand. Most opportunities offered to bloggers from brands are share through the community. Brands usually need a lot of bloggers to attend invitations, events, product reviews and for that, it will be easier for them to work with bloggers' community.

But remember, bukan berarti gak ikut komunitas tertentu gak bakal dapat kerjasama. Noooo... rejeki Allah maha luas,sssaaayyy!! Even if you're being independent blogger, kalau rejeki mah gak kemana. Jika pun gak ikut satu komunitas tertentu, masih ada komunitas blogger lainnya. Salah satunya adalah Blogger Perempuan Network.

7 Reasons To Join Blogger Perempuan Network


Aku pertama kali tahu komunitas ini dari Facebook, waktu itu aku memang nyari komunitas blogger untuk perempuan (yang gak rempong!).Akhirnya aku menemukan 2 komunitas blogger khusus untuk perempuan, salah satunya adalah Blogger Perempuan Network.

Kalau mau dilist, aku punya 7 alasan yang membuat aku langsung jatuh suka dengan BPN, di antaranya adalah :

1. Untuk Semua Perempuan

BPN adalah komunitas blogger yang satu ini tidak terlalu mengkotakkan diri sebagai komunitas untuk blogger-blogger yang sudah menikah dan punya anak. Pokoknya kalau kamu perempuan dan kamu blogger, you will welcome here.

2. Fun Blogging while Monetizing

Aku mendapat benefit penawaran kerjasama berdasarkan statistik blog dan media sosial. Bukan berdasarka likes or dislike, lu teman gue, atau apalah. Aku jadi tahu bahwa statistik blog dan media sosial menjadi penting ketika kita bicara tentang paid review. Statistik blog menjadi pertanggung jawaban hasil kerjasama dan media sosial digunakan sebagai media promosi paid review kita. Brand tentu saja tidak mau campaign mereka gagal hanya karena memilih blogger yang 'salah'.

3. Blogging Knowledge 101

Dari Blogger Perempuan Network pula aku mendapatkan pencerahan mengenai Google Analytics, bagaimana meningkatkan DA and how to gain more followers and engagement on social media. Makanya aku gak pernah baper kalau ada campaign yang gak bisa aku ikuti karena statistik blogku kurang memadai atau jumlah followerku belum cukup. Pertimbangan page views dan engagement yang baik menurut menjadi hal yang wajar untuk menentukan blogger yang dipilih. Aku harus lebih berusaha untuk mendapatkan hasil yang terbaik, kecuali kalau campaignnya berdasarkan umur yaah aku mau bilang apa. Hahaha..

4. Gain More Friends On Social Media

Aku masih ingat banget saat pertama kali gabung, follower Instagram aku tuh baru 300an dan masih bingung gimana cara nambahnya. Lalu, kemudian salah satu admin BPN mengencourage aku untuk nambahin follower paling tidak sampai 500. Untuk apa? supaya aku bisa ikut salah satu campaign. Caranya adalah dengan memfollow sesama blogger dan jangan malu minta folbek, hahahahha!

Setelahnya aku mulai fokus ke media sosial yang lain seperti Twitter dan Fanpage Facebook. Alhamdulillah, bisa jadi karena hastag #BloggerPerempuan di profil Twitter or else aku selalu promote postingan blog aku di sosmed BPN, alhamdulilah follower sosmed naik terus.

5. Thematic Post Every Day

Seingat aku, Blogger Perempuan yang pertama kali menetapkan rules sharing link postingan berdasarkan tema. Setiap hari dari Senin sampai Minggu, temanya beda-beda dan member bisa promote link postingannya sesuai tema hari itu. Ini menarik buat aku, karena aku jadi tahu siapa yang punya niche blog apa. Begitu pula sebagai blogger jadi lebih teratur ngepromote link postingannya ga asal lempar link. Selain itu as far as I concern, adminnya gak ada yang gak fast response. Mereka juga asik ditanyain ini itu soal blogging and campaign baik itu di WA maupun DM.

6. Encourage Blogger to Write More Valuable Post

Untuk mengasah kemampuan menulis, mempertarungkan ide dan harapan mendapatkan hadiah keren, boleh ikut lomba blog. Blogger Perempuan Network sering banget bekerjasama dengan brand menggelar lomba blog ini. Informasinya disebar melalui newsletter, fanpage group dan website , jadi gak bakal ketinggalan informasi. BPN pun rutin memberi reminder sisa hari deadline lomba namun tetap saja ketinggalan deadline sih, gak jamin ya! Hahaha, aku banget ini sih!

Selain itu ada aja cara Blogger Perempuan Network yang mengencourage membernya untuk tetap semangat ngeblog. Salah satunya adalah BPN 30 Day Blog Challenge dimana member yang berminat berkomitmen untuk menulis satu postingan perhari sesuai tema yang telah ditentukan BPN. Postingan ini adalah salah satunya.


7. The Logo

Receh banget sih, tapi aku suka dengan logo dan warnanya. Menyiratkan kelembutan (dari warnanya) namun ada kesan tangguh (dari pemilihan hurufnya). Awesome!

Join Blogger Perempuan Network, It's Definitely Yay For Me

Join satu komunitas, gak melulu hanya karena keinginan mendapatkan penghasilan atau kepopuleran semata. Bukan juga hanya untuk sekedar membuat suatu grup arisan bernamakan komunitas blogger, 
So if you feel like you want to grow as professional blogger, gak rugi join komunitas. Asalkan komunitas tersebut bisa menambah value kamu sebagai blogger. 

Join lebih dari satu komunitas blogger menurut aku gak masalah, malah kamu lebih banyak tahu informasi yang beragam. Selain itu jadi lebih mengerti mana yang penting dan mana yang enggak dalam menentukan arah perbloggingan kamu. Aseek..

Kalau kamu gimana, gaes? Join komunitas blogger atau enggak? Yuk share alasan kamu di kolom komentar.