Baper Di Launching Pergantian Logo Indosat Ooredoo

Beberapa hari yang lalu saya menerima email dari Indosat Makassar. Isinya undangan menghadiri acara peluncuran "Indonesia Digital Nation" pada tanggal 19 November 2015 di kantor Graha Indosat Makassar, jalan Slamet Riyadhi. Indonesia Digital Nation? Event apalagi nih.. ? Tanggal eventnya sehari sebelum ulang tahun Indosat pula.  Tapi kok dress code 'merah, kuning, putih' sih? Mmh.. sepertinya akan ada sesuatu yang baru dan menarik, nih. Jadi penasaran..


Bener aja! Begitu saya datang di Graha Indosat Makassar, ada satu hal yang menarik perhatian saya. Warna merah ini kenapa jadi dominan ya? Indosat kan identik dengan warna Kuning (untuk produk Mentari & IM3) dan biru (untuk produk Matrix). Jangan-jangan ini nih yang kemarin-kemarin sempat beredar issuenya : Indosat ganti logo. Benar kah?

Sebenarnya untuk urusan ganti logo, Indosat ini sudah beberapa kali berganti logo dan ini berkaitan dengan sejarah perkembangan Indosat itu sendiri.  



And i can't help of baper alias bawa perasaan ketika logo dan nama baru diperkenalkan kepada tamu undangan dalam acara peluncuran Indonesia Digital Nation. Indosat Oooredoo resmi menggantikan logo flower techno.

Baper Di Launching Pergantian  Logo Indosat Ooredoo


Susah untuk tidak bawa perasaan mengingat dulu mau dapat buku berlogo itu susyeh amat sampe harus ikut dikdas (pendidikan dasar) di Jatiluhur selama 30 hari. Kaki di kepala, kepala di kaki, teman jadi lawan, kalah deh itu reality show 'Real Man' di MBC! Hahahaha..  Dan ketika pun harus berpisah, saya masih tetap menyimpan buku khusus untuk karyawan tetap itu sebagai kenangan.

Sekarang, sebagai tamu undangan tentunya saya gak perlu gugulingan di lumpur lapangan becek di Jatiluhur lagi. Saya cukup duduk manis di acara peluncuran Indonesia Digital Nation walaupun masih tetap sempat nge-baper lagi gara-gara ada sesi live dari gedung KPPTI Jakarta (kantor pusat Indosat), sampai akhirnya kebaperan saya teralihkan dengan tas ransel keren dengan nama dan logo baru : Indosat Ooredoo. 


Diluar pemikiran bahwa logo dan identitas baru ini menjadi 'Pe Er' buat anak-anak Marcomm untuk mensosialisasikannya kepada masyarakat (Figthing!!!), ada yang menarik dengan penambahan kata Ooredoo (baca:Uriidu) di belakang kata Indosat. Ini ternyata ada hubungannya dengan Qtel Grup, pemegang saham terbesar Indosat, yang berganti nama menjadi Ooredoo.

Grup ini mencanangkan program penyeragaman merek di semua perusahaan seluler yang mereka payungi, termasuk Indosat. Memang akhirnya nama menjadi agak panjang dan jadi lebih susah disebutkan, tapi ini masih lebih baik daripada nama Indosat dihilangkan dan berganti menjadi Ooredo saja. Biar sekecil apapun saham yang saat ini dimiliki pemerintah Indonesia (hanya 14,29% saja), saya yakin banyak yang baper juga kalau kata 'Indosat' itu hilang. Saya aja lihat pergantian logo jadi baper, gimana kalau ganti nama beneran? Hiks

Introducing The New  'Indosat Ooredoo'

Apalah arti sebuah nama, kata Shakespeare. Namun di dalam dunia per'branding'an, nama itu penting. Gak boleh panjang-panjang, supaya gak susah dihapalin dan yang pasti harus catchy agar gampang diingat. Beruntungnya kata Ooredoo ini walau sedikit aneh dilidah tapi terdengar unik dan akhirnya membuat orang penasaran. Apa sih Ooredoo itu?

Dalam penjelasan jumpa pers di acara peluncuran Indonesia Digital Nation, sempat dijelaskan oleh petinggi-petinggi Indosat Regional Sumapa bahwa kata Ooredoo itu diambil dari kata Arab 'araada-yuriidu' yang artinya 'ingin' atau 'berkeinginan'. Jadi secara harafiahnya Indosat Ooredoo diartikan sebagai bentuk komitmen Indosat yang berkeinginan mewujudkan aspirasi pelanggannya dengan teknologi digital yang lebih baik untuk semua.

Logo dan identitas baru inilah yang  diperkenalkan pada peluncuran Indonesia Digital Nation. Dengan warna kuning khas Indosat dan campuran merah, logo Indosat Ooredoo mengambil inspirasi dari bentuk sinyal. Mengutip informasi yang disampaikan Head Of Commerce Sulampapua, bentuk sinyal tersebut ingin menegaskan komitmen Indosat Ooredo  untuk menjadi pemimpin layanan data dan juga menargetkan ingin menjadi pemimpin digital di Tanah Air.

Indosat Ooredoo Untuk Indonesia Digital Nation 

Tidak salah jika Indosat Ooredo membidik pasar digital. Sepanjang beberapa tahun belakangan ini Indonesia memang menjadi negara dengan pengguna data yang cukup besar di dunia. Negara kita selalu bertengger di urutan lima besar pengguna akun sosial media, kebanyakan gak mau ketinggalan trend smartphone terbaru tapi tetap aja gak bisa lepas dari para fakir quota. Biaya internetan di Indonesia mahal, cyn! Makin ke timur Indonesia, makin mahal pula harga paket datanya. Padahal hidup di era digital seperti sekarang ini sisi kehidupan kita gak bisa lepas dari internet. Jangankan pesan ojek, stalking kabar mantan bisa kok lewat twitter #eh.

Tapi masa iya sih kita hanya sebagai pengguna aja, banyak loh yang bisa dilakukan dengan teknologi digital termasuk menggerakkan roda perekonomian bangsa. Tsaah.. bahasa gue! Ini mengutip dari penjelasan pak Alexander Rusli, Presdir dan CEO Indosat Ooredo via live streaming dari KPPTI Jakarta. Pemerintah memang sudah mencanangkan untuk membangun 'Indonesia Digital' agar negara kita ini bisa menjadi negara dengan perekonomian berbasis digital alias digital economy. Pas banget kan jika pada akhirnya Indosat Ooredoo pun berkeinginan mewujudkan Indonesia Digital Nation.

"Kami ingin dunia digital lebih dari sekadar konektivitas. Dunia digital harus bersahabat, simple, dan mudah diakses agar semua pihak dapat melakukan banyak hal melalui dunia digital. Dengan digital dan teknologi, kami akan membantu kehidupan masyarakat Indonesia dan meningkatkan kualitas hidup mereka."               ( Alexander Rusli - Presdir & CEO Indosat Ooredoo)

Dalam hidup perubahan memang tidak bisa dihindari. Perubahan harusnya bisa menjadi semangat baru dalam berkarya sekaligus inspirasi untuk memberi yang terbaik. Itu juga yang saya harapkan dari Indosat Ooreoo. Mengingat tahun ini usianya pun sudah 48 tahun, gak salah dong jika kita berharap ada sesuatu yang baru dan lebih untuk diberikan bagi Indonesia.


Sejatinya masyarakat Indonesia merindukan jaringan dan layanan telekomunikasi berbasis digital yang cepat dengan harga terjangkau bagi seluruh lapisan, ya kan? Tidak ada istilah makin ke timur tarif data makin mahal, misalnya. Seluruh masyarakat Indonesia dari barat sampai ke timur berhak untuk mendapatkan akses konektivitas dengan kualitas yang sama.

Makanyanya harapan saya gak muluk-muluk. Logo dan identitas baru ini mudah-mudahan bisa memberi semangat baru bagi Indosat Ooredo untuk mewujudkan kehidupan digital Indonesia yang lebih baik. Oiya, satu lagi : supaya saya gak perlu baper lagi.

Semoga! 


Blogging dan Konten Marketing

Beberapa waktu lalu saya sempat mengikuti pelatihan blogging di Makassar. Memang belakangan ngeblog menjadi suatu hal yang saya seriusi sampai-sampai rela pelatihan segala. Kenapa sih? Apa gak cukup nulis curhat aja di blog seperti biasa? Toh memang pada dasarnya blog itu kan ‘diari’ yang berubah bentuk ke media digital dan akhirnya disebut blog. Tapi ternyata media blog ini sekarang tidak bisa dianggap sebagai media curhat saja,loh.

Blog di era digital akhirnya menjadi satu media baru untuk ‘promosi’. Pada dasarnya seorang blogger biasanya berbagi informasi tentang hal-hal yang sesuai dengan minat dan keseharian mereka. Ketika tulisannya menarik pembaca dan banyak yang suka, akhirnya orang-orang marketing dan communication perusahaan pun jadi ikut mendekat. Disinilah konten dari sebuah blog, tidak melulu curhat tapi bisa menjadi 'curhat' jualan alias konten marketing.


Apa sih konten marketing itu? 

Konten marketing adalah program pemasaran yang berpusat pada menciptakan, menerbitkan, dan mendistribusikan konten untuk audiens yang menjadi target. Biasanya konten marketing ini ditemukan di media online dengan tujuan untuk menarik pelanggan baru. 

Ketika sebuah produk disosialisasikan kepada masyarakat dengan cara menggunakan publik figure yang mengucapkan barisan kalimat-kalimat promosi sudah menjadi hal yang sangat biasa dan cenderung bikin eneg pemirsa, banyak orang-orang yang lebih percaya pada review seseorang tentang suatu produk. 

Dengan berkembangnya teknologi di era digital, kita bisa mendapatkan informasi apa saja dan dimana saja dari internet melalui gadget. Bingung dikit, nanya Google. Mulai dari resep masakan, cara memperbaiki ini itu, tempat makan yang asik, gadget yang murah tapi menarik dan hal-hal lain yang bisa menjadi perbandingan atau gambaran tentang sesuatu yang ingin kita beli. Biasanya orang lebih percaya pada informasi dari orang lain yang sudah punya pengalaman dengan hal tersebut. 

Saya pernah menulis postingan tentang blogger content di blog ini sebelumnya. Intinya sih blogger sudah tidak bisa dipandang sebelah mata lagi hanya sebagai orang yang suka nyampah curhat di internet. Blogger yang baik selain disayang Tuhan (kek Baim yah..) juga disayang para marketing communication dan agency juga loh.



Dengan sekali menghired blogger, mereka sudah mendapat tiga keuntungan : Live Tweeting, Blog Posting dan Social Media. Ketika sebuah konten marketing dipublished di blog, dari waktu ke waktu konten marketing tersebut bisa  menarik pembaca bahkan sampai bertahun-tahun. Pernah terdampar ke postingan yang ditulis tiga tahun lalu? Seperti itulah sebuah konten yang sudah dipublished ke blog, tidak akan lekang oleh waktu (meski cinta tidak selalu begitu. Eh ups!). 

Blogging dan Konten Marketing


Maka tidak heran jika penawaran menulis konten marketing semakin banyak beredar di kalangan blogger. Para blogger jadi senang, dong. Allhamdulilah yah.. Saya pun sudah  sering dapat job review beberapa kali. Hanya saja saya melihat ada hal yang bikin gregetan.

Sebagai blogger saya menilai memang ada yang berasa banget tulisan berbayarnya, tapi ada juga yang sampai habis bacanya saya masih bertanya,”Ini tulisan berbayar atau bukan ya?” Namun sebagai pembaca saya pun terpikir, kalau blog berubah menjadi media promosi dengan konten marketing seperti itu, bisakah saya tetap mempercayai para blogger itu menulis berdasarkan kenyataan dan bukan titipan sponsor belaka? 

Ah pikiran saya ini sungguh terlalu.. Maafkan saya yah, tidak bermaksud menuduh.

Blogging, dalam 10 tahun ke depan, akan menjadi pilar dari setiap bisnis dan merek individu.

Itu prediksi dari para pengamat media revolusi web 2.0 atau paling tidak begitulah yang saya sempat saya baca. Dalam beberapa tahun ke depan, semakin banyak (calon) konsumen yang lebih dekat pada teknologi web. Bisnis akan berputar dalam lingkaran digital media dan blogger tentu menjadi salah satu partner yang tidak terlewatkan. 

Jadi tidak heran jika banyak orang yang tiba-tiba pengen jadi blogger hanya karena melihat peluang untuk mendapat tawaran menulis konten marketing di blognya. Ini bisa hal bagus, akan ada persaingan (positif)  bagi para blogger untuk membuat konten yang baik. Sekarang pertanyaannya : 

Bagaimana seharusnya konten marketing yang baik dari sebuah blog post?

pic dari sini

Saya bukan blogger yang sangat sangat sangat jago sih dalam menulis sebuah konten marketing, tapi sebagai blogger yang juga suka membaca postingan blog blogger lain, menurut saya konten marketing yang baik dari sebuah blog post itu idealnya sih seperti ini : 

1.  Bermanfaat, Informatif dan Menghibur

Agak malesin juga ya baca postingan yang isinya tidak sesuai dengan informasi yang kita inginkan. Sudah gitu nulisnya kaku banget lagi, semacam memindahkan press release ke blog aja. Tulisan yang santai, menghibur tapi tetap memberi informasi sesuai dengan target pembaca itulah yang biasanya lebih tepat sasaran.

2.  Singkat, Menarik dan To The Point  

Ini nih biasanya kadang-kadang terlalu senang ngobrol, ketika nulis di blog akhirnya jadi panjang.. Yah mending meski panjang enak dibaca karena menarik, kalau enggak? Biasanya akan berakhir dengan klik tanda silan di ujung kanan layar. Gimana tulisan jualannya bisa tepat sasaran kalau gitu? 

3. Jujur dan Tidak Berlebihan 

Maunya sih bikin klien senang, makanya isi tulisan muji-muji melulu. Sebenarnya gak salah, asalkan tidak berlebihan juga. Sebuah blog dilirik pembaca pada awalnya kan karena user experienced yang ditampilkan dalam konten yang ditulis blogger. Jika memang dalam pengalaman blogger tersebut ada sesuatu yang tidak begitu baik, kenapa juga harus ditulis bagus?

Tapi bukan berarti juga jadi menjelek-jelekkan, mungkin komunikasi penulisannya lebih diperhalus dalam menunjukkan sisi yang kurang bagus. Sisipkan pula tautan atau link ke website resminya sebagai pembanding. Dengan begini sisi kredibilitas blogger dan  klien bisa terjaga, SEO tidak terlupakan dan pada akhirnya keputusan ada di tangan pembaca. 

4. No Picture, Hoax!

Sering banget gak sih berpendapat seperti itu? Dalam penulisan konten marketing di blog pada khususnya dan blogging pada umumnya, orang-orang lebih percaya jika ada bukti tidak hanya berupa tulisan tapi juga foto. Penelitian membuktikan bahwa 90 % dari informasi yang dikirim ke otak, visual diproses 600.000 kali lebih cepat dari teks.  Foto dan gambar berkualitas baik dan menarik bisa menjadi nilai lebih. Makanya postingan blog dengan tambahan beberapa foto mendapatkan 35 % lebih re-share di media social.

5. Nyaman Di Mata dan Di Gadget 

Apalah arti konten marketing yang menarik jika tidak dibarengi dengan tampilan yang nyaman di mata. Ini tentu ada hubungannya dengan pemilihan font dan body tulisan. Berhubung blog tanpa visual tampak sangat tidak kekinian, harusnya sih gambar yang ditampilkan tidak menyedot quota (maklum, pengguna internet di Indonesia rata-rata sangat hemat quota, yak an?) dan tentu saja tampilan blog pun harus responsive.  Rata-rata pengguna internet saat ini mengakses media online menggunakan tablet, smartphone meski tidak sedikit yang tetap memakai PC dan laptop. Dengan design  yang responsive sebuah blog dapat secara otomatis menyesuaikan dengan ukuran layar dari perangkat yang digunakan oleh pengguna. 

Nah itu dia menurut saya 5 point dari sebuah konten marketing yang baik dalam sebuah blog post. Blogger tidak lagi sekedar blogger curhat tapi bisa menjadi Infopreuner yang merangkul semua informasi agar layak diketahui, menjual dan bermanfaat. 

Bagaimana menurutmu? Seperti biasa, silahkan share komen di bawah ini yah..  

Daehan,Minguk,Manse Syuting Drama Jang Yeong Sil ?

Apaaa? Beneran? Daehan, Minguk, Manse sudah mulai main drama aja? Ini pasti gara-gara bapaknya, Song Il Gook yang saat ini sementara syuting drama Jang Yeong Sil. Ya kan? Ya kan? Itu reaksi saya ketika pertama kali melihat foto ini terpampang nyata di website resmi KBS TV. 

Daehan,Minguk,Manse Syuting Drama Jang Yeong Sil? 

Daehan Minguk Manse Jang Yeong Sil


Oettokhe,.. anak-anak manis ini kenapa berubah jadi gembel jaman Joseon sih? 

Ternyata oh ternyata, saat syuting The Return Of Superman Song Il Gook appa mengajak Daehan, Minguk, Manse ke lokasi syuting Jang Yeong Sil. Ini  untuk memperkenalkan triplets pada profesinya sebagai aktor.

Masih ingat kan gimana reaksi Daehan,Minguk,Manse sewaktu appa mereka ini bertanya apa pekerjaan Song Il Gook? Mereka tahu pasti pekerjaan ibu mereka sebagai Jaksa, tapi profesi bapaknya malah gak tahu. Daehan, Minguk, Manse tahunya Song Il Gook sering di rumah, olahraga dan ngurusin mereka aja. Hehehe.. Duh, tiga bocah ini. Padahal yah bapak kalian itu aktor ternama loh...

Song Il Gook, Jang Yeong Sil


Song Il Gook, Jang Yeong Sil

Ketika Song Il Gook di make up, sang sutradara Jang Yeong Sil malah nawarin Daehan, Minguk, Manse ikutan syuting salah satu scene bareng Song Il Gook.  Akhirnya Daehan, Minguk, Manse didandani deh, jadi anak-anak pengemis jaman Joseon.

Song Daehan 

Song Daehan, Jang Yeong Sil, The Return Of Superman
Song Daehan 

Song Minguk 

Song Minguk, Jang Yeong Sil, The Return Of Superman

Song Manse 

Song Manse, Jang Yeong Sil, The Return Of Superman

Sudah lah yaah.. ganteng mah ganteng aja. Didandani kek pengemis pun tetap aja aura kegantengannya memancar.

Daehan, Minguk, Manse di Lokasi Syuting Drama Jang Yeong Sil  

Jajang.... Inilah Daehan, Minguk, Manse setelah bertransformasi dari triplets jaman kekinian menjadi flower beggars jaman joseon. 

Daehan Minguk Manse, Jang Yeong Sil, The Return Of Superman

Sambil nungguin appa syuting, Daehan Minguk Manse ngemil-ngemil ganteng dulu..



They're really well behaved. Gak rewel meski ditinggal appa. Mereka maklum di lokasi syuting gak boleh ribut..


Daehan, Minguk, Manse Break Syuting Jang Yeong Sil 

Yay... Song Il Gook appa selesai syuting bagian pertama. Saatnya makan siang... Ayo triplets, let's go eat! 



Daehan Minguk Manse, Jang Yeong Sil, The Return Of Superman, Song Il Gook

Appa... kapan giliran kami ?





Jika ini adalah sinetron Indonesia, judulnya bisa jadi 'Kau Prince Yang Berasal Dari Songdo'. Mungkin seperti inilah kalau di jaman Joseon ada es krim. Daehanaaa.. es krim aja melting depan kamu, apalagi hati noona... 


Daehan, Minguk, Manse Siap Berakting di Drama Jang Yeong Sil 

Selesai makan siang, saatnya Daehan, Minguk, Manse beraksi di depan kamera. Kalian bisa kan melakukannya?


Fighting!!! Let's go....


Pertama, rehearsal dulu yah.. Manse yaaa, kamu bisa berakting nangis kan?

Song Il Gook Manse Jang Yeong Sil

Seperti ini, Appa???


AHA!!! Nae ga Manseyaaa.. Aku Manse gitu loh..  

Manse Jang Yeong Sil


Sementara itu di sudut lain.....


Daehan Minguk Jang Yeong Sil

Daehan : Itu Manse kenapa sih? Gak bisa duduk manis sambil ngemil kek kita aja, gituh? 
Minguk : Iyah, Manse tuh anaknya emang gitu..
Daehan  : Ya sudah, panggil aja ke sini
(Daehan dan Minguk kebagian peran anak pengemis yang sedang ngaso di pinggir jalan)


Yahh Manseyaa... masih nangis juga?? Hyung, minta permen. Dongsaeng kita nangis tuh...


Daehan : Mungkin dongsaeng kita lelah...
Minguk : Bisa jadi.. bisa jadi...
(Daehan & Minguk, nunggu syuting beneran dimulai)

Jang Yeong Sil Menjadi Debut Akting Daehan, Minguk, Manse? 

Lihat foto-foto Daehan, Minguk, Manse ikut bapaknya syuting drama Jang Yeong Sil ini bikin gemes aja ih! Meski belum jelas apakah mereka dibayar atau tidak, tapi kata Song Il Gook ini merupakan debut akting pertama mereka lewat drama Jang Yeong Sil. Wah serunya! Proses syuting mereka di lokasi drapa Jang Yeong Sil juga akan ditayangkan di variety show The Return Of Superman episode 105 (22 November 2015) dan episode 106 (29 November 2015) di KBS 2TV dan mundur seminggu di KBS World TV. *Gak tahu deh mungur berapa lama tayang di RCTI, :p*

Jang Yeong Sil adalah drama terbaru Song Il Gook yang berkisah tentang seorang ilmuwan , teknisi dan penemu selama periode Joseon bernama Jang Yeong Sil. Dia lahir sebagai rakyat jelata namun karena kemampuannya akhirnya dia ditarik ke istana oleh Raja Sejong. Jang Yeong Sil kemudian diberikan kesempatan untuk menampilkan kemampuannya dan akhirnya menciptakan alat-alat instrumen astronomi, besi percetakan dan jam air. 

Drama Jang Yeong Sil akan tayang di KBS TV pada bulan Januari 2016 di hari Sabtu dan Minggu. Dan inilah yang menjadi alasan mengapa Song Il Gook berniat untuk menarik diri dari program The Return Of Superman bersama Daehan, Minguk, Manse. 



Yah mau gimana lagi. At least mereka ada kans buat jadi aktor cilik. Menurut kalian, siapa nih yang paling pantas jadi aktor? Share comment kamu yah.. 

Salam
Oemma tiri Daehan, Minguk, Manse 

10 Things I Love About Daehan Minguk Manse

Jauh sebelum The Return Of Superman versi Song Family tayang di RCTI, banyak yang nanya,"Kenapa sih suka sama Daehan, Minguk, Manse?" Di blog dibahas, pas siaran juga disebut, di sosial media tebar-tebar foto, di forum lempar-lempar topik,sampai di kehidupan nyata saat ngobrol pun topik Daehan, Minguk, Manse sering diselipin. Mirip-mirip waktu jaman awal saya demen dengan Super Junior dan EXO lah.

Sekarang para kpop boyband itu sudah tergeser peringkatnya dalam topik obrolan dan tulisan oleh kehadiran tiga bocah ini (plus appanya yang makin diliat makin keluar charmnya, hihihi). Mau tahu kenapa? Inilah 10 things I love about Daehan, Minguk, Manse! 

1. Song Triplets' Cuteness are Overloaded 

Pertama kali menonton mereka di episode 34 The Return Of Superman, saya langsung mikir: Ya ampun, gembilnya anak kembar tiga ini. Anak siapa sih ini? *sambil lirik bapaknya*. Tampang baru bangun tidur, ngomong belum jelas, pake ketawa-ketawa khas anak kecil pula. Cutenya gak nahan..

The Return OF Superman

Keterlaluan banget lah imutnya. Pengen diunyel-unyel aja tuh pipinya Minguk, Manse dan cium pipinya Daehan. Disuruh kasih salam ke pemirsa juga pinter banget. Komentar-komentar mereka yang khas anak-anak juga lucu-lucu. Nama mereka masing-masing aja sudah kiyut abis : Song Daehan, Song Minguk dan Song Manse. Sudahlah, kalau bisa culik anak kecil mending culik Daehan, Minguk Manse aja (dengan harapan bapaknya bakal nyariin. Yeaaahhh! *Ide gila, jangan dilakukan*).

2. They're adorable in their ways

Sebagai anak kembar yang lagi lucu-lucunya, Daehan Minguk Manse memikat hati pemirsa dengan pesona mereka sendiri-sendiri. 

Song Daehan 

Jagoan saya nih! Dijuluki 'The Reliable Daehan' alias 'Prince Daehan', pembawaannya kalem khas pangeran dan mengidolakan bapaknya. Jika dia tersenyum apalagi tertawa, jangan salahkan saya kalau aura kegantengan anak kecil ini menyilaukan matamu *halah*. Sempat khawatir ketika dia berkacamata, tapi ternyata malah tambah adorable. Emang susyeh yah jadi anak ganteng, diapain aja tetap enak diliat. Bahkan ketika ketiduran di kayak sekalipun.

Daehan cute
Adorable Prince : GGS - Ganteng Ganteng  Song Daehan 

Song Minguk

Pencinta Tyranosaurus yang paling cepat bangun pagi ini juga paling cepat menyerap apa saja yang diajarkan kepadanya. Paling sayang sama Manse dan paling hormat sama Daehan. Bakat alami : Aegyo. Bakat turunan : Doyan makan. Bakat utama : Gak bisa liat mike nganggur. Bawaannya mau nyanyi.. mulu.

Adorable Minguk
The Adorable Singer Prodigy - Song Minguk

Song Manse

The free spirit Manse sekaligus the cheeky boy. Manse ini tipikal bandel-bandel menggemaskan. Celetukan dan tingkahnya seringkali lucu sekaligus mencengangkan. Song Il Gook appa sempat pura-pura pingsan, dia ikutan pura-pura panik sampai nanya ke kaki bapaknya. Manse ini sudah punya bakat akting dan sadar kamera. Sudah banyak cewek-cewek jadi 'korban' pesonanya. Choo Sarang, Chawon sampe yang terakhir salah satu dari si kembar anak Lee Dong Gook, Seol Ah. Itu belum termasuk noonadeul di luar sana. Jangan-jangan termasuk kamu, salah satunya.


Adorable Manse
Bandel Ganteng Song Manse 

3. The Song Triplets' Brotherhood 

Namanya juga saudara, kadang ada juga masa dimana berantem tidak bisa dihindarkan. Apalagi ini cowok semua, tiga orang lagi! Daehan pernah berantem sama Manse gara-gara mainan mobil-mobilan hadiah dari Hwijae. Sebenarnya mobil itu milik Daehan, tapi dipinjemin ke Manse. Ketika Daehan ingin mengambilnya lagi Mansenya gak mau.

Ini terjadi pada episode 53. Dalam tayangan itu banyak yang salah kaprah gara-gara editor The Return Of Superman. Di caption tertulis 'Daehan tiba-tiba tertarik pada mainan Manse', tapi kalau diperhatikan sejak awal Daehan memilih bingkisan mobil warna merah dari tangan Hwijae. Perhatikan saja ketika Hwi Jae merelai, dia menyodorkan mainan yang lain yang disebutnya sebagai 'Ini punya Manse' dan memberikan alternatif mainan lain pada Daehan,"Bagaimana dengan yang ini?"

Bapaknya yang tidak tahu apa-apa langsung main hukum aja. Dua-duanya dimarahin, dan meski masih kesel karena diperlakukan tidak adil, Daehan dengan ogah-ogahan meluk Manse lalu kemudian memilih untuk pergi tidur sendiri. Sedih deh lihatnya..

Daehan Manse fight


Sewaktu umur 2 tahunan, Manse emang trouble maker nomer 1 when it comes to bullying his hyungs, hehehe..  Manse pernah rebutan bola di episode 35 dan juga pernah tidak sengaja 'nampar' Minguk di episode 42. But, all are run well dan diakhiri dengan berpelukan..............

Semakin gede, mereka juga makin pintar berbagi. Daehan paling sering bertanggung jawab atas 'isi perut' adik-adiknya. Sementara Minguk sebagai anak tengah sering berbagi perhatian pada Daehan dan Manse agar mereka tidak kena masalah. Gimana dengan Manse? Belakangan Manse lebih 'tahu diri', sudah gak lagi 'ngebully' kakak-kakanya. Malah lucunya kalau Daehan dan Minguk kena hukuman, Manse malah nangis minta dihukum bareng (EP 90). Halaahh.. anak ini. Cubit pipinya yaahh..

Daehan Minguk Manse

4. Good and Behave 

Sebagai anak kecil, wajar kalau kadang-kadang bertingkah seperti marah atau nangis jejeritan. Daehan, Minguk, Manse juga pastinya pernah marah, nangis jejeritan atau apalah yang bikin orangtuanya juga pusing kepala. Bedanya adalah Song Il Kook dan istrinya punya metode tersendiri agar Daehan, Minguk, Manse jadi anak yang baik, sopan selalu ingat apa kata orang tua.

Mulai dari menyapa orang yang lebih tua setelah bangun tidur (Om Dino juga disapa loh, pake dicipok segala.Ih pengen!), meski sangat lapar mereka bisa menahan diri sampai orang yang lebih tua menyuap terlebih dahulu, memberi salam pada yang lebih tua, menyaingi yang lebih muda sampai harus tetap tabah bisa menahan tangis meski kebayang harus nginap di tempat baru tanpa orangtua (episode 102).

Daehan Minguk Manse
Daehan, Minguk, Manse ikut pelatihan militer. Keren euy!
Apa yang kita lihat di layar kaca tentulah hasil didikan sehari-hari orangtuanya di belakang layar. Kita cuma gak tahu aja prosesnya. I'm so proud of you, triplets! 

5. They're Happy Kids

Masa kanak-kanak adalah masa yang paling menyenangkan. Jadi nimatilah selagi bisa. Jangan mau cepat dewasa. Ntar kalo dewasa malah pengen jadi anak-anak, kan repot juga ya? Seperti Daehan, Minguk, Manse mereka ini kelihatan banget bahagianya. Selain punya 2 saudara yang bisa dijadikan teman bermain, mereka juga punya orangtua yang tidak segan-segan mengatakan betapa mereka menyayangi Daehan, Minguk, Manse.

Mengutip kata Song Il Gook di salah satu bagian wawancara di The Return Of Superman, orang tua yang bahagia akan menghasilkan anak-anak yang bahagia. Dan Daehan, Minguk Manse yang bahagia menghasilkan penonton yang bahagia juga, ya kan?

Daehan,Minguk,Manse CF
Daehan, Minguk, Manse untuk iklan LG Purifier
Song Il Gook-ssi, gomawo.. sudah berbagi kebahagian melalui Daehan, Minguk, Manse! 

6. They Know How To Have Fun 

Gak perlu mainan mahal untuk bersenang-senang. Main bantal ama appa, keliling kota Seoul naik bus, sesepedaan di taman, camping di sungai, liat singa di taman safari, mengagumi ikan Hiu di aquarium sampai nyanyi bareng sambil lelumpatan mah ayo aja. Meski gak nolak dikasih mainan Dinosaurus, mobil-mobilan atau pesawat tempur, menggambar di jendela yang berembun atau melihat-lihat arus lalu lintas dari jendela kamar atau piknik di taman pun gak masalah.


Bagi Daehan, Minguk, Manse bahagia itu sederhana.  

7. The Talk Between The Boys

Namanya juga anak-anak, obrolannya gak jauh-jauh dari imajinasi mereka tentang tayangan yg mereka simak. Daehan, Minguk, Manse menyukai  Robocar Poly, Dinosaurus, Hiu, Cinderella, 3 Babi dan Serigala. Seperti layaknya anak-anak, mereka juga sering mencontohkan atau menceritakan kembali hal-hal yang mereka dapatkan dari playgroup mereka. Dan jika mereka sudah ngobrol kek gini, mereka kelihatannya bahagia banget. Ya kan?

Daehan,Minguk,Manse Happy

9. Song Triplets' personality 

Setiap orang punya kepribadian masing-masing walaupun terlahir kembar. Begitu juga dengan Daehan, Minguk, Manse. Mereka bertiga punya kepribadian yang sangat berbeda. Sepanjang saya nonton 'sepak terjang' Song triplets di layar kaca, saya bisa bilang kalau...

Daehan itu anaknya sedikit lebih keras kepala dibanding saudara-saudaranya namun kemauannya juga gak gampang goyah. Meski cenderung lebih pemalu dibanding Minguk dan Manse, dan gak gampang akrab dengan orang asing sebenarnya Daehan kalau sudah merasa nyaman dengan lingkungan dan orang sekitarnya bisa asik juga kok diajak gaul. (Cieehh yang gaulnya ama Daehan!)

Banyak yang bilang Daehan itu pendiam, kalau saya sih melihatnya Daehan itu mood-mood-an. Mood bagus dia bisa bawel juga loh. Nanya sesuatu yang dia sendiri sudah tahu jawabannya lah, ngobrolin soal tentakel Gurita lah, kelelawar lah, jadi astronout lah, nyanyi-nyanyi gak jelas lah. Tapi kalo mood lagi gak oke, diam aja gak banyak tingkah.

Oiya, Daehan juga cenderung saklek. Bapaknya aja bilang Daehan itu FM banget alias Field Manual, istilah di Korea untuk orang yang selalu ngikutin aturan. Belakangan Daehan juga selalu ingin menjadi anak yang berani di mata Il Gook appa. Sudah berani naik ke bukit sendiiri bahkan periksa gigi sudah gak nangis. Hanya satu yang bisa bikin dia nangis kejer, dikejar T-rex jadi-jadian.


Minguk, diantara ketiganya menurut saya dia adalah anak yang paling penakut. Butuh waktu bagi Minguk untuk memberanikan diri mencoba sesuatu yang baru. Biasanya dia akan melihat pada Daehan. Jika si kakak tertua berani melakukannya, maka dia akan mencoba pula.

Ini tidak berlaku pada tampil diatas panggung untuk nyanyi yah.. Minguk ini paling percaya diri rekaman di studio dan tampil di depan umum loh. Diantara mereka bertiga, Minguk punya daya ingat yang tinggi. Namun berbeda dengan Daehan yang tahu kapan harus main dan serius, Minguk sering kelepasan terlalu ceria. 

Minguk sempat bermasalah dengan guru pengajar menulis huruf Hanja gara-gara coret-coret lantai, sampai nangis sesegukan dan penonton sempat berpikir Minguk akan trauma dimarahi 'sekeras' itu. Bagusnya sih sejak kejadian itu Minguk akhirnya jadi lebih displin dan sekarang sering memperhatikan Daehan dan Manse agar tidak terlibat masalah dengan guru. Semakin besar Minguk juga menunjukkan sifat keibuannya kepada saudara-saudaranya. What a sweet boy!



Manse,  anak yang selalu ceria, senang becanda, jarang marah, susah diam, aktif bergerak meski terkadang cengeng apalagi kalau kebayang harus pisah dari Il Gook appa dan Jung Seong Yeon oemma. Tanpa pikir panjang seringkali mengiyakan, akhirnya hanya bisa menghela napas sendiri karena tidak bisa mengingkari janji. Karena sempat mengalami pengalaman tidak menyenangkan di kolam renang, Manse masih sering menolak diajak berenang.

Terlahir sebagai maknae tidak membuat Manse jadi manja atau pengen jadi pusat perhatian melulu. Dia juga senang loh memperhatikan yang lebih muda darinya. Dengan senang hati dia memegang tangan Ji On saat mendaki bukit bersama di Jeju dan mendorong kereta bayinya Daebak. Gak heran yah, banyak cewek yang naksir and i think he knows it. Hahahaha.. dasar Manse!

Song Manse
Song Manse : I'm Cool and I Know it 

10. They Introduced Me To Their Dad 

Sebelum Daehan, Minguk, Manse join The Return Of Superman, manalah saya tahu siapa itu Song Il Gook. Serius! Padahal dia ini aktor drama dan film yang cukup punya catatan yang baik. Dramanya Jumong sempat menjadi drama Korea dengan rating paling tinggi di tahun 2006. Dia juga termasuk aktor yang sering jadi model karena wajahnya yang tampan dan body yang tegap menawan. #halah!

Sekarang sih sudah susah balik ke body sebelum triplets lahir. Ya kale kita aja yang nonton lewat televisi sering tergoda ikutan ngunyah-ngunyah tiap kali liat adegan triplets makan, gimana yang tinggal serumah dan ngurusin tiga bocah itu?

Song Il Gook : Bisakah Aku Kembali Ke Berat Badan  Jaman Jumong? 
Tapi gak apa-apalah yah.. Ini sebagian dari memory. Song Il Kook sendiri sempat berkomentar di salah satu part interview, salah satu alasan dia setuju bergabung dengan The Return Of Superman karena dia ingin mengabadikan masa mereka lagi lucu-lucunya. "Saat ini mungkin mereka tidak bisa mengingatnya tapi aku ingin menunjukkan ini pada mereka suatu hari. Beginilah kalian sewaktu kecil." Oooww so sweet, Il Gook appa. Gak heran yah Daehan, Minguk, Manse juga sangat menyayangi appanya. Duh, jadi pengen meluk empat-empatnya.. 


Ada banyak alasan mengapa Daehan, Minguk, Manse disayangi oleh banyak pemirsa dan gak rela mereka meninggalkan acara The Return of Superman. Kamu juga pasti punya alasan tersendiri juga kan? Share di kolom comment ya... 

[K-Drama] Angry Mom, Ibu-Ibu Galak Jadi Siswi SMA



Angry Mom, sebuah drama Korea yang sebenarnya tayang barengan dengan Sensory Couple. Berhubung waktu itu lagi suka-sukanya dengan Park Yoochun  sudah ilfil duluan dengan premisnya : Ibu-ibu jadi siswi SMA karena anaknya dibully. Emang ada yang percaya ahjumma berumur 37 tahun jadi siswa SMA dan gak ada yang ngeh dia kelihatan lebih tua dibanding siswa-siswa lainnya?

Dengan alasan itu saja jadilah drama Angry Mom ini gue tonton belakangan lewat DVD. Ternyata keputusan saya untuk nonton setelah drama ini kelar tayang di televisi itu tepat. Kenapa? Karena saya gak yakin bakal bisa sabar menunggu episode berikutnya tayang. Ceritanya seru pemirsaaahhhh!!! 

Angry Mom Story Line

Angry Mom adalah tentang Kang Ja, seorang mantan 'Iljin' (preman sekolah) yang putrinya Ah Ran kena bullied di sekolah. Berhubung Ah Ran diancam, dia menolak untuk bicara. Kang Ja sudah berupaya melapor pada pihak sekolah dan pihak berwajib namun tidak ditanggapi. Hingga suatu hari Ah Ran dibully lebih berat dari biasanya hingga babak belur dan shock. Ibu mana coba yang tega liat anaknya masuk rumah sakit gara-gara di bully?

Untuk mengetahui siapa yang di belakang pembullian putrinya, Kang Ja dengan bantuan Han Gong Joo (teman sekolahnya sesama mantan 'preman sekolah') menyamar sebagai seorang siswa SMA dan mendaftar ke sekolah yang sama seperti Ah Ran. 

Di sekolah, Kang Ja yang memakai nama sekolahnya dulu "Jo Bong Wool" mulai pasang taring sebagai mantan preman sekolah. Dari preman cewe cemen sampai preman nomer 1 di sekolah semua dilibas Kang Ja dengan harapan mereka tidak lagi menganggu putrinya. Ternyata dia malah tahu sesuatu yang tidak disangka-sangkanya. Pembullian Ah Ran itu hanya efek dari satu skandal ke hal-hal lain yang ditutup-tutupi. Ada orang penting yang akan jatuh jika skandal ini terungkap.


Gitu aja? Ya enggaklah! 

Angry Mom lebih dari yang saya pikirkan. Awalnya, saya pikir plotnya terlalu ringan, ibu-ibu jadi siswa SMA. Saya juga mengira bully-annya cuma sekedar sirik-sirikan doang. Eh ternyata ceritanya lebih complicated dari perkiraan. Bullynya tingkat berat, masalah sekolah, hubungan guru-murid, pembunuhan, pemerkosaan, politik dan masalah keluarga. 

Sampai disini ada yang mau skip drama Angry Mom ini karena ' keliatan ' nya berat ? Hold that thought! Meski lumayan berat dibandingkan K-drama yang bergenre remaja/keluarga, Angry Mom masih punya sisi lain yang lebih ringan dan lucu tanpa dipaksakan. Untuk itu gue harus berterimakasih pada writer-nim. Tidak salah MBC memenangkan skenario Angry mom sebagai pemenang pertama lomba menulis naskah drama MBC tahun 2014. Daebak!!

The Casts

1. Kim Hee Sun Sebagai Jo Kang Ja/Jo Bong Wool 

Beneran deh, serius! Kim Hee Sun sebagai Kang Ja bener-bener luar biasa.  Kim Hee Sun bisa menjadi seorang ahjumma-ahjumma galak sekaligus seorang ibu yang khawatir. Dia juga bisa jadi siswa baru di kelas atau preman yang paling tidak kenal takut di sekolah tapi bisa jadi menantu yang masih hormat sama mertua yang bawel. Setelah dikhianati teman semasa SMA pas ketemu lagi masih tetap dimaafkan dan kembali percaya. Ampun deh ahjumma ini !  

Ibu dan Anak Beda Tipis Lah Ya,,, 
Keserdehanaan, kesungguhan, tekad dan nekadnya Kang Ja bisa diinterpreatsikan dengan baik oleh kekuatan akting Kim Hee Sun. Saya belum pernah melihat aktingnya sebelum Angry Mom, tapi yang bisa saya bilang ahjumma satu ini  benar-benar membawa Kang Ja seakan real di layar kaca. 

Oiya, satu yang bikin iri adalah tampang dan body Kim Hee Sun ini  masih meyakinkan sebagai anak SMA. 'Ditaksir' abege pula. Abegenya juga bukan sembarang abege, tapi abege yang sekeren ini.... 

2. Ji Soo Sebagai Go Bok Dong 


Go Bok Dong Angry Mom

Eh jangan mikir Go Bok Dong ini karakternya lucu, humoris gitu yah. Dia ini sebenarnya cakep-cakep-galak-tapi-sebenarnya-butuh-kasih-sayang #halah! Cowok ini seriously need seseorang yang bisa membawanya keluar dari hidup kepremanan yang kelam (siniiihh ama aku ajaaaahhh.....).  Go Bok Dong hidup dibawah tekanan seseorang yang lebih berkuasa, menjadi kaki-tangan dan dijerumuskan ke hal-hal yang membahayakan masa depannya. Kakaknya terjerat satu masalah yang mengharuskannya dipenjara hingga akhirnya Go Bok Dong harus hidup dengan walinya yang sebenarnya malah lebih parah.

Awalnya dia sempat kesal dengan Jo Bong Wool alias Kang Ja tapi dengan kelembutan hati ala emak-emak akhirnya Go Bok Dong bisa dijinakkan juga lewat makanan. Sedikit demi sedikit kedekatan antar Go Bok Dong dan Bong Wool terjalin. Cuek dan judesnya sih tetap, tapi sebenarnya Go Bok Dong diam-diam juga gak nyangka ternyata dia jadi suka pada Bong Wool. Jihaaa... impian semua ahjumma ini sih, ditaksir berondong secakep Ji Soo.

Angry Mom



3. Ji Hyun Woo sebagai Park No Ah 

Park No Ah, pak guru muda yang idealis, sok tahu dan mengira semua masalah remaja bisa diselesaikan dengan membaca puisi. *dihh emang kamu Rangga di Ada Apa Dengan Cinta ?* Dia sebenarnya adalah pemeran utama pria dalam drama ini. Untungnya si penulis skenario tidak memakai faham 'harus-ada-love-line-antara-pemeran-utama'.

Park No Ah angry mom

Pak guru No Ah malah digambarkan sebagai guru dan teman yang baik bagi Kang Ja dan teman-temannya. Biar bagaimanapun pak guru idealis ini harus terluka juga perasaannya karena kenyataan yang terjadi di dunia pendidikan. Kasian juga sih.. #lalunyodirin bahu

4. Kim You Jung Sebagai Ah Ran 

Anak dari Kang Ja yang menjadi korban bully di sekolah gara-gara sahabatnya Jin Yi Kung. Sebenarnya Ah Ran ini hanya berusaha melindungi sahabatnya, apa daya malah dia juga ikut mencari sasaran.

Ah Ran yang selau menjaga jarak pada Kang Ja sempat makin kesal karena merasa Kang Ja selalu ingin turut campur. Padahal sih namanya juga emak-emak, Kang Ja hanya selalu khawatir pada keselamatan anaknya. Pada akhirnya dia mengerti bahwa kasih ibu sepanjang jaman. Iyalah.. kalau enggak dikutuk jadi tawas, mau?



5. Ko Soo He sebagai Han Gong Jo 


Ini dia karakter yang bikin ngakak abis. Sahabat Kang Ja dari jaman kapan tahu ini sebenarnya adalah pemilik pub yang cukup berpengaruh di kalangan gangster. Penampilan boleh sangar tapi penampilan feminim banget.



Han Gong Jo ini pula yang membantu Kang Ja diterima di sekolah sebagai siswa. Dalam penyamaran Kang Ja sebagai siswa, Han Gong Jo mengaku sebagai ibu Kang Ja. Han Gong Jo sangat menikmati sekali perannya sebagai ibu Kang Ja sampai-sampai dia kebablasan mau nyomblangin Kang Ja dengan Go Bok Dong. Kocak dehh!!

Sebenarnya masih ada beberapa cast lagi dalam drama ini termasuk villiannya. Tapi supaya kalian penasaran saya gak mau bahas deh. Nonton aja sendiri. Yang jelas di drama ini juga gak lupa menyisipkan idol dalam daftar pemain. Ada Baro B1A4 yang berperan sebagai Hong Sang Tae, si ketua osis yang juteknya minta ampun tapi diam-diam suka sama Ah Ran. Ada juga Lizzi dari After School yang memainkan karakter Wang Jung Hee, siswi paling galak di sekolah yang kemudian ditaklukkan Jo Bong Wool.

Conclusion 

Drama ini memang ceritanya gak ringan dan memang sedikit 'gelap'. Nah disitu serunya, karena di beberapa episodenya malah cenderung mengejutkan. Ketegangan sempat menurun di episode 10 dan mulai agak sedikit membosankan. Tapi mulai episode 14 sudah seru lagi kok.

Intinya terkadang kesuksesan dan ketenaran sering berkorelasi dengan perbuatan yang tidak etis. Makanya jangan terlalu percaya pada orang yang bersikap terlalu manis atau terlalu tunduk padamu karena bisa jadi dia adalah orang yang paling berpotensi mengkhianatimu. Bahkan jika diberi kesempatan kedua, orang yang dibutakan ambisi tetap akan mampu menyakiti orang-orang yang peduli padanya. Tsaaahh... Tapi tenang aja, walaupun dunia berkhianat yang penting masih ada ibu dan orang-orang yang menyayangimu, kau akan tetap baik-baik saja.

Angry Mom adalah drama anak sekolahan 16 episode yang bisa ditonton ibu dan anak. Saya suka banget penulisnya  lebih memilih untuk menuliskan cerita cinta antara ibu dan anak perempuan daripada cinta antara pria dan wanita. Meski saya penasaran, gimana kalau Go Bok Dong beneran nungguin Kang Ja sampai dia dewasa. Ahay!!

Menurut kamu bagaimana?