GUGAT SM ENTERTAINMENT, ADA APA DENGAN KRIS EXO ?

So I tell myself that it's not the
End I just cant take the thought
Im never holding u again
Remember geudaega himdeul ttaemyeon hangsang
Nunmureul useumgwa bakkwotjyo
I have to wonder why u never said goodbye
So many questions still unanswered
.......
( My Turn To Cry)


Iya nih, begitu banyak pertanyaan belum terjawab sejak merebaknya kabar Wu Yi Fan a.k.a EXO Kris mengajukan tuntutan hukum pada SMent di  pengadilan Seoul tanggal 15 April 2014 lalu. Shock, sedih sekaligus bingung, "Igeu mwoayaa??" perasaan kemarin-kemarin baik baik aja deh. Ada satu dua rumor tapi yah sudahlah atas nama the power of SMent atas media rumor-rumor itu lenyap gak berbekas. Lah terus tiba-tiba ada ini : KRIS MEMINTA PEMUTUSAN KONTRAK EKSLUSIF DENGAN SMENT jadi headline dimana-mana atau dengan kata lain : GUE MINTA RESIGN DARI BOYBAND INI . O M G Dragon, what's wrong, Kris?

Kris Instagram Account "darkness in my eyes but lights up in the sky"

GUGAT SM ENTERTAINMENT, ADA APA DENGAN KRIS EXO ? 


Dengar kabar, ini gara-gara perlakukan kurang manuasiawi dari pihak SMent terhadap Kris. Kurang manusiawi gimana? Bukannya kelihatan dia healthy,wealthy dan makin ganteng aja di tipi? Iyah itu di televisi (atau di layar komputer deh buat yang nonton via internet :p ), manalah kita tahu yang sebenarnya terjadi di balik layar. Katanya SMent  tidak pernah menghormati opini Kris  dan kondisi kesehatannya saat mengatur jadwal EXO di Korea Selatan dan China. Dari Soompi gue juga baca ternyata dari sisi keuangan seluruh personel Exo hanya ditujukkan pendapatan yang sebelumnya telah dibuat oleh S.M. tanpa diperlihatkan secara rinci pemasukan dan expansesnya. Meskipun kegiatan mereka sangat padat (which is mean more money), namun nyatanya personel Exo selalu berada pada masalah keuangan. Kontrak ekslusif yang telah mereka terima dirancang sepenuhnya oleh SM Entertainment sejak awal mereka trainee. Seiring berjalannya waktu, bahkan setelah mereka debut SM Entertainment dinilai telah melanggar hak-hak dasar para artisnya dengan membatasi kebebasan hidup, mempekerjakan artis mereka tanpa kesepakatan bersama, serta membuat kontrak yang tidak valid.

"Perusahaan telah memperlakukan saya selayaknya sebuah mesin atau objek bukan sebagai penghibur." -- KRIS ---  (cr: Yonhap News Agency) 

Sounds familiar? Sungguh sangat SMent!  

Untuk yang sudah malang melintang ngefans dengan artis-artis SMent pasti sering dengar betapa exhaustednya mereka meraup won demi won. Fans banyak yang tahu kok ada beberapa artis SMent yang sampai pingsan di backstage gara-gara kelelahan habis syuting ini itu harus tampil lagi di panggung bersama grupnya. Apalagi yang posisinya bukan vocal line, mereka pasti sibuk muncul di acara-acara variety show, maen drama/film. Masuk rumah sakit karena kelelahan atau cidera sepertinya sudah sering tapi tentu saja gak bisa di ekspos. Seperti kata Jonghyun Shinee disalah satu wawancara radio,"Kami memang menghindari berita-berita (tentang) rumah sakit." Itu setelah seorang fans bilang ia bertemu dengan Onew di rumah sakit saat Onew pemeriksaan lehernya yang cidera akibat choreo Everybody. Walaupun Onew sempat men-denied tapi akhirnya dia mengaku juga, itu juga setelah penyiarnya bilang manager mereka pun membenarkan kabar itu. Mau sakit mau cidera, the show must go on. Publik gak boleh tahu derita-deritanya.

Kalau kita balik lagi agak kebelakang, kasus Kris ini semacam kasusnya Hangeng Vs Super Junior dan JYJ vs TVXQ. Baik Hangeng dan JYJ merasa SMent terlalu mengeksploitasi mereka. Pemicu Hangeng mengajukan tuntutan adalah ketika ia  demam tinggi hingga harus di infus saat menghadiri salah satu acara award di China bersama Super Junior. Belum lagi diperbolehkan pulang oleh pihak rumah sakit, sang manager memaksa Hangeng untuk tetap mengikuti acara tersebut walaupun kondisinya tidak memungkinkan. Sementara JYJ menuntut pembatalan kontrak ekslusif yang terlalu lama (13 tahun)  karena sistem kontrak kerja budak dan pembagian royalty yang tidak merata. 

Untuk kasus Kris sendiri, pihak pengacara masih sedikit tertutup. Akhirnya berita yang beredar jadi simpang siur. Ada yang bilang Kris merasa dihalangi untuk membangun karir di dunia akting, malah ada lagi yang memberitakan alasan Kris mundur sebenarnya adalah masalah kesehatan. Menurut salah satu media China, Sina,  Kris sempat terlihat mengunjungi rumah sakit di kawasan Guangzhou, Cina, setelah kembali dari konser "12th Korean Musical Festival" di Los Angeles. Di rumah sakit itu Kris sempat menjalani pemeriksaan. Dari data hasil pemeriksaannya seorang dokter yang tidak mau disebut namanya mengatakan memang tingkat kreatin dan enzim isozyme-nya begitu tinggi di atas rata-rata, tapi apakah Kris benar-benar terkena penyakit myocarditis (peradangan/inflamasi otot jantung) itu harus dilakukan beberapa kali pemeriksaan lagi. Pfft.. kalau kejadiannya  seperti ini sih emang bener tuh lirik lagu Overdose : "Someone call the doctor!"

Ada Yang Manggil Saya??Dokter Lee Jong Suk Lewat...
 
Urusan kasus Kris yang simpang siur ini makin menggalaukan fans EXO ketika member EXO yang lain mulai bereaksi. Tao malah sempat memposting "kekecewaan"nya terhadap Kris dalam akun IG dan Weibonya beberapa kali. Postingan yang menurut gue terlalu panjang dan sangat tidak Tao banget. How could he be so smart at words? 




Ternyata bukan cuma gue juga yang curiga. Banyak fans yang beranggapan ini bukan Tao yang ngepost. Saking curiganya malah sempat ada yang nge-track posisi postingan ini dibuat. Ternyata bukan di Seoul, tapi di Daejon which is itu gak masuk akal karena saat itu Tao bersama member EXO lainnya sedang latihan di SMent prepare konser The Lost Planet. Beredar lah kabar posting tersebut dilakukan oleh staff SMent yang menggunakan akun Tao secara Tao adalah pasangan Kris di couple TaoRis. Sebagai balasannya akun Weibo dan IG Tao terupdate lagi dengan postingan seperti ini:


TAO's WEIBO
Duh, gimana gak bikin tambah galau..Sebelum Tao ngeupdate IG/Wiebonya, Suho juga ikut nambah-nambahin spekulasi 'perpecahan' ketika ia memberikan winning speech. Dengan tampang sok serius, dia berdiri sendiri di stage menerima award dan bilang :

SUHO SPEECH on MNet Countdown
 
Sempat juga diberitakan Suho melakukan wawancara dengan OSEN dan mengaku dia tidak mengerti dan kecewa pada perbuatan Kris. Dia berharap Kris kembali dan meminta maaf pada member dan fans. Gak jelas juga apa ini beneran wawancara atau hanya akal-akalan SM staff aja untuk menyetir pemberitaan yang cenderung lebih mendukung Kris daripada fokus pada 11 member EXO lainnya. Biar bagaimanapun juga image tetap harus dijaga jangan sampai rusak bahkan bisa jadi menyemangati yang lain untuk melakukan hal yang sama.

Lah emang member EXO-K yang lain kemana? Mungkin duduk-duduk galau di belakang panggung. Yang jelas sebelumnya satu demi satu member yang mempunyai akun IG meng-unfollowed Kris. Luhan, Sehun, Tao, Chanyeol dan yang terakhir Baekhyun. Gosipnya sih aksi unfollowed ini dilakukan secara paksa oleh staff SM yang menyandera semua smartphone para member, kecuali Baekhyun yang lolos dengan alasan handphone ketinggalan di dorm. Bener gak nya belum tau juga, yang jelas akhirnya Baekhyun juga meng-unpol Kris keesokan harinya.

Baekhyun - Kris : Sini Hyung..peluk akuuhh...

Kasus ini menjadi TTWW di twitter dengan hastag berbeda-beda selama 3 hari. Entah berapa lama kasus ini akan dibahas para netizen. Yang pasti menurut pengalaman, melawan SMENT itu bukan hal yang gampang. Hangeng mengajukan tuntutannya tahun 2009 dan akhirnya menang di pengadilan di tahun 2011. JYJ butuh waktu 3 tahun 4 bulan untuk kemenangan JYJ.Lama... dan pastinya sangat melelahkan karena saat kasus bergulir di pengadilan kemungkinan besar karir Kris akan mandeg. Uang yang dikeluarkan untuk menyewa pengacara tentu juga tidak sedikit. Lawannya juga gak enteng. Makanya di akun Weibo & IGnya dia pun mengungkapkan hal itu melalui sebuah pepatah china diikuti pesannya memakai tulisan tangan :

KRIS WEIBO/IG UPDATE

Berat..berat..berat..


Mungkin ada yang mikir, kalau memang bekerja dibawah perusaahan itu akan sengsara, kenapa juga masih  banyak yang pengen jadi trainee mereka? Pertanyaan yang susah-susah gampang. Gue melihat ini sebagai orang yang sudah bekerja ya. Kadang kalo kita sudah punya cita-cita, apa aja kita lakukan untuk mewujudkannya, ya gak? Kerja di perusahaan bonafid yang bergerak di bidang yang kita cita-citakan itu pastinya jadi salah satu hal yang kita dambakan. Namun dunia kerja itu tidak selamanya indah seperti yang kita bayangkan. Jika perjuangan untuk memasukinya saja sudah keras, maka mempertahankan posisi apalagi untuk naik ke tingkat yang lebih tinggipun pastinya akan lebih keras lagi. Teman kerja bisa jadi mitra tapi juga bisa jadi saingan terselubung. Selalu ada conflict of interest berbuntut pada office politics yang bisa jadi merugikan pihak tertentu. Kris,Hangeng dan JYJ mungkin seperti itu. Mereka merasa perlakukan perusahaan tidak adil. Dengan beban kerja yang sama kenapa penghasilan kami tidak sesuai? ( JYJ's case). Bekerja terlalu keras dan tidak mendapatkan perhatian yang layak ( Hangeng's case). Diperlakukan sebagai mesin pencetak uang tanpa peduli keinginan dari pekerja (Kris' case). Lalu kenapa yang lain gak protes?

Di dunia kerja, ada orang yang tipenya dikasih kerjaan setumpuk sama atasan, diterima aja. Disuruh lembur mau aja. Gak protes, DI-DEPAN-YANG-NGASIH-KERJAAN. Biasanya model yang seperti ini ngeluhnya dibelakang karena gak berani menolak. Bisa karena penakut, lebih banyak sih karena gak mau citra dimata bos tercemari karena dianggap gak mengikuti perintah. Kalau balik lagi ke kasusnya JYJ, dulu sih katanya Yunho dan Changmin juga sempat ikut pengen protes ke SM lalu kemudian batal karena gak berani. 

Ada juga tipe "play safe" alias orang yang gak ngoyo dengan ambisinya, mengalir aja.  Kerja dibawa santai, staff memperlakukan dengan baik sehingga karirnya tuh leumpeung... aja kek jalan tol masih baru, lurus mulus gak ada hambatan. Super Junior Kyu itu termasuk orang yang seperti itu. Dalam satu episode "Radio Star" dia pernah bilang dia nurut aja dengan semua peraturan yang dibuat SMent. Katanya dia lebih "staff" daripada staff SMent sendiri.

Kyuhyun -  Karyawan SMent Yang Penurut

Selain itu ada juga tipe rebel, pemberontak. Mereka tahu hak dan kewajiban mereka dan biasanya mereka bekerja gak setengah hati. Sayangnya ada beberapa faktor yang tidak sesuai teori : Bekerja Keras =  Kesuksesan, upss.. belum tentu. Banyak orang yang berskill rendah punya cara yang mereka tidak punya : bermanis muka dan penurut bisa jadi lebih mendapat perhatian hingga karir mereka lebih cemerlang dibanding yang benar-benar berskill. Atau.. masalah kasta, misalnya anak orang kaya, strata keluarga atau anak orang yang berpengaruh di bidang dimana perusahaan itu bergerak tentunya dapat nilai lebih (terus terang atau gak) dari atasan. Bisa jadi jika si anak orang biasa dengan skill luar biasa ini maju banyak anak orang penting yang akan terlangkahi. Bisa jadi..bisa jadi..


Don't let them in, don't let them see
Be the good girl guy you always had to be
Conceal, don't feel, don't let them know
Well now they know...
Let it go, let it go
Can't hold it back anymore
Let it go, let it go
Turn my back and slam the door
And here I stand
And here I'll stay
Let it go, let it go
SMent Coldness won't bothered me anyway

KRISELSA Frozen Mode On
Lalu kenapa juga sekarang pengen keluarnya? Disaat EXO sedang diatas angin, masa-masa emas, baru aja comeback album baru mana mau konser pula. Duh, kesannya kok salah timing yah ( buat SMent). Kesimpang siuran alasan Kris mundur akhirnya bikin  banyak spekulasi sih. Gue rasa gak semudah itu Kris ambil keputusan untuk mengugat SMent atas kontraknya yang semena-mena. Gak mungkin juga kali dia kebetulan lewat depan pengadilan tinggi Seoul trus iseng masukin tuntutan hukumnya ke SMent. Dia pasti sudah sempat negosiasi dengan pihak SMent mengenai jadwal dan langkah karirnya ke depan. Dia juga mungkin sudah sempat tukar pikiran dengan orang-orang yang berkompetan dibidangnya. Setertekannya seseorang karena pihak management tempatnya bekerja gak bakal lebih berasa tertekan jika teman sekerja masih asik diajak kerjasama. Coba bayangin kalau teman sekerja aja sudah ngambil jarak atau yang lebih parah ikut memberi kesan negatif pada management, suasana kerja makin gak kondusif. Buntutnya bisa bikin gerah, gak betah, pengen minta pindah atau resign sekalian.

Gue sempat  browsing-browsing masa predebutnya Kris untuk cari tahu backgroundnya. Entah benar atau gak, banyak yang bilang saat pre-debut Kris sering mendapat perlakukan berbeda dari staff karena dia berasal dari China. Walaupun dia mau belajar dan rajin agar tahu banyak  tetap saja para staff menganggap dia sama sekali tidak berbakat. Di satu blog sempat gw baca di sebelum perilisan Wolf, Kris ini pernah melakukan semacam aksi hiatus pulang kampung ke Canada dan China. Pada akhirnya Kris memang kembali lagi ke Seoul dengan potongan rambut super cepak yang tidak disukai fans di Korea (Bagi gue sih masih cakep parah). Rumor gak jelas mulai beredar katanya Lay mau merebut posisi Kris jadi leader EXO-M lah. Sesuatu yang menurut para fans china sangat tidak masuk akal. Ada apa dari mana tiba-tiba ada pencarian tentang berita ini jadi popular? Ini malah membuat fans China curiga ada yang mencoba bikin asap dari api yang gak ada ( pake dry ice dong kek panggung dangdutan).
There weren’t actually many people following this search, so why would it be so popular? Who did it? The answer is obvious, SM’s working fans and spies! cr: from here

Seru yah sudah pake fans bayaran yang siap posting apa aja untuk mengalihkan arah berita bahkan sampai menjadi mata-mata siapa yang memposting berita apa tentang SMent di media social. (Buset, blog gue ada penyusupnya juga gak nih?). Setelah dua kali kejadian dengan Hangeng dan JYJ, SMent tentunya gak mau dapat reaksi negatif lagi dari para pemirsah. Bisa ancur dong jualan EXOnya. Ya kan?Ya kan?

Balik lagi ke Kris. Ok lah, secara vokal Kris memang gak bisa disandingkan dengan Chen, Baek,D.O dan Luhan yang memang diset sebagai vocal line.  Kris kan memang diset sebagai rapper yang gantengnya luar biasa. Bohong aja kalau ada yang bilang Kris gak ganteng. Gue aja yang gak milih dia sebagai bias (baca: cowok masa depan) aja sangat mengakui dia gantengnya gak kira-kira. Ditambah tinggi yang hampir 190cm itu dia bisa jadi model atau aktor. Tinggal latihan penjiwaan aja, dia diam aja depan kamera rating sudah tinggi kok. Morgan aja yang tanpa ekspresi itu bisa jadi pemain sinetron, masa Kris yang lebih amat sangat ganteng dan punya bermacam ekspresi ini nggak (masih tetap aja dibahas si Morgan tubuh ini hihihi). 

Kris Pre-Debut VS Nia Ramadhani, Mirip Gak?Gak ya?


101 Kris' Expression  after Debut. Ekspresi Apa Aja Bisa, Gantengnya Tetap Terjaga.

Lalu kenapa SMent menolak tawaran untuk Kris berakting? Belum jelas. Menurut gue sih bisa jadi karena EXO sekarang sedang amat sangat naik daun. Gak perlu terlalu banyak variety show, jadi penyiar radio apalagi maen drama lah. CD Overdose baru dirilis aja sudah terjual 600rb-an copies itu sudah tanda-tanda dapat Daesang lagi akhir tahun (huhuhuhuhu Super Junior harus kerja keras buat mengejar nih). Tawaran manggung sudah dari kapan tahu bertumpuk di meja SMent siap ngajak EXO kemana-mana. Maen drama ntar dulu aja kali yah. Kasihlah kesempatan buat senior-senior yang sudah gak begitu padat aktivitasnya kek Siwon Suju (yang maen drama mulu di China..woiii comeback woiiiii!!) atau anak-anak Shinee yang berpotensi besar tapi kurang perhatian itu (huhuhuhu Onew, kau harusnya juga maen drama secara aktingnya keren. Aku suka...!!). Sabar, semua pasti ada masanya. Mungkin mas Krisnya yang kurang sabar. Atau batas kesabarannya sudah gak setebal tembok China lagi? Yuk atuh ngadem dulu di pelukan akuhhh... *lengan terentang lebar*

Kris : Sini..Sini.. Yang Mana Yang Mau Dipeluk?? 

Berpuluh alasan bisa jadi penyebab tuntutan Kris yang mungkin  sudah lama dipendam dan baru sekarang ketemu momentum yang pas untuk meledak. Sayang bener yah.. Padahal saat project Overdose ini baru berhembus gue mikir ini adalah momentumnya EXO untuk stronger than ever. Gak tahunya malah ada kejadian seperti ini. Sejauh yang gue perhatian saat mereka tampil bersama (ber 12 yah maksudnya) di  acara-acara variety belum kompak-kompak amat juga sih. Kalau jeli, kelihatan lah siapa yang sering membully dan dibully. Bahasa tubuh dan pancaran mata gak bisa bohong cuy. What You See Is Not Always What It Seems, gue selalu percaya itu when it comes to entertainment business.

Greg Hwang's Tweet  About Kris
Anyway, it's gonna be a very long and winding road for Kris, i supposed. Kris harus banyak belajar dari kasus Hangeng dan JYJ. Dua kasus itu memang berakhir dengan kemenangan di pihak Hangeng dan JYJ  tapi setelah itu mereka tidak bisa leluasa bergerak di dunia hiburan. Hangeng dikabarkan perlu waktu dua tahun untuk memperbaiki hubungannya dengan media China dan gak boleh tampil di Korea sementara JYJ sampai sekarang masih dibanned oleh televisi Korea. Mereka hanya boleh tampil di TV as individual sebagai aktor dan bukan sebagai penyanyi. Bagaimanapun tingginya respon fans untuk mendukung mereka kembali ke layar tivi bahkan sempat mengirim petisi segala tetap saja ada tangan yang lebih berkuasa secara diam-diam bergerak dibelakang layar. Begitulah, ini bisa jadi untuk menutupi 'malu' kekalahan mereka atau bisa jadi sebagai 'pembelajaran' bagi artis yang masih dibawah mereka : YOU SUE US AND YOU WILL END UP LIKE THEM. Kejam? Bisa jadi. Bahkan di pekerjaan yang lain, meski banyak pekerja yang merasakan ketidakadilan, lebih banyak yang memilih bungkam dan menerima perlakuan yang semena-mena dari tempatnya bekerja. Cari kerjaan susah bo'.. apalagi sampai di blacklist segala, gitu kali yah pemikirannya.

Sekarang hanya masalah waktu bagaimana masalah ini terselesaikan. Menurut mantan pengacara JYJ bernama Im Sang Hyuk baik bagi Kris maupun SM Entertainment, masih ada kemungkinan  keduanya bisa menyelesaikannya dengan jalan damai, mengingat kasus ini akan berdampak buruk bagi kedua belah pihak.
Gue baca dari Allkpop menurutnya, “Tidak baik bagi pihak agensi maupun Kris untuk menyeret hal ini ke permukaan, jadi kemungkinan keduanya akan menyelesaikan hal ini sangat tinggi. Pengadilan juga mendorong kedua belah pihak untuk segera menyelesaikan masalah seperti ini." Jika mereka memutuskan untuk menyelesaikannya, maka Kris kemungkinan akan diberikan kontrak baru yang berbeda dari member (EXO) lainnya. Sementara itu salah seorang teman Kris yang mantan trainee SM Entertainment, Song Byung Yang sempat memposting melalui akun Weibo, dia memahami keputusan Kris memutuskan keluar dari SM Entertainment. Menurutnya, Kris kini mengalami dilema, stres mental, serta kelelahan yang luar biasa. Tekanan itulah yang membuat kondisi kesehatan Kris terganggu. Huhuhu tambah sedih aja bacanya. Belum lagi liat ekspresi Suho setiap kali ngasih winning speech di tipi, duhh kenapa bukan lo aja sih yang keluar? *ups sorry, keceplosan*  :D

Semoga saja ada  jalan tengah bagi keduanya agar EXO tetap ber-12. Apalah arti Galaxy jika kehilangan 1 bintangnya. Apapula arti foto grup jika tiang pancang setinggi 190cm yang biasanya berdiri diujung  kiri sudah tak ada, bisa gak balance dong. TT TT. Sedih. Saking sedihnya tiap kali lagu EXO muncul di ipod langsung gw skip (kkk..ekstrim gak sih?). Personally gue masih berharap EXO tetap ber-12 seperti saat mereka masih di tahun pertama.Tapi apa mau dikata jikapun harus berpisah menjadi jalan terbaik buat Kris semoga hubungan mereka gak langsung jadi musuhan (dan Suho gak belagak makin menyebalkan!). Live must goes on, dunia entertainment pun begitu. Gue rasa gak ada satupun member EXO-K yang bener-bener kepikiran banget keluarnya Kris. Chanyeol baru aja ngepost di IGnya : Very sorry and very thankful. Also I love you very much, From now on in my life, I will love our EXO fans. Promise♥  Sementara itu di China trending topicnya : #EXO Get Out Of China. Jadi penasaran nih gimana Hot Moment XOXO EXO di MBC minggu ini. I bet bagian Kris di cut di meja editor. Sob Sob. Now it seems like Kris Vs The World.

Tiada Masa Paling Indah..Masa Masa di Sekolah  ( EXO's 1st Year)


Comeback or just keep on going, either way be strong. Bersatu kita jadi EXO, bercerai kita ketemu di pengadilan.          We Miss You Kris.



XoXo
V

PS: tiap kali gw sudah merasa cukup, tiba-tiba aja ada berita baru yang masuk. Jadi maaf kalo postingannya jadi panjang bingit. Biar update keuleus... hehehehe piss!

[Review] OVERDOSE - EXO Yang Bikin Overdose

Finally...

EXO - OVERDOSE
12 Cowok dari planet antah berantah bernama EXO ini akhirnya mendarat di bumi setelah delay hampir sebulan karena kecelakaan kapal ferry Sewol. Korea sempat berduka gara-gara kejadian yang menewaskan ratusan anak sekolah itu hingga melumpuhkan dunia entertainmet disana. Para pekerja seni di Korea sepakat untuk tidak melakukan kegiatan onair/offair sebagai bentuk simpati mereka pada korban dan keluarganya. Makanya schedule comeback EXO termasuk juga konser EXO Planet I di Seoulpun ditunda sampai batas waktu yang tidak bisa diungkapkan pihak SMent waktu itu.

Sekarang penantian itu berhenti di tanggal 7 April 2014. Tepat pukul 00.00 KST, mini album EXO K dan EXO M - Overdose dirilis secara serentak di situs-situs musik semacam Baidu (China) dan Melon ( di Korea). MV Overdose pun untuk pertama kalinya diperlihatkan di Youtube. Hanya butuh waktu 20 jam, MV Overdose versi Korea dan China ini masing-masing menembus 2 juta views. Saya sempat baca comment-comment disana, ada yang nulis akan terus menonton MV ini walaupun harus bolos sekolah. Whoa.. buset deh yaaa abege abege ini, demi 12 cowok yang sekian lama dinanti-nanti

Sebenarnya penundaan perilisan Overdose ini bisa jadi hal yang bagus karena bikin penasaran, namun bisa juga malah bikin bosan. Beberapa waktu yang lalu 'seseorang' membocorkan MV dance practise Overdose. Gak tahu yah ini "bocor" atau "dibocorkan". Saya yakin pihak SMent juga gak mau lama-lama EXO gak ada beritanya sama sekali, takutnya fans EXO jadi lupa dan pindah fokus ke boyband hal lain ini *ehm, seperti yang terjadi pada Super Junior*. Sedikit banyak dari dance practice itu ketahuan seperti apa penampakan Overdose itu nantinya. Lagipula EXO-M sudah terbang ke China bahkan sampai ke LA dan menampilkan Overdose di panggung. Disela-sela itu ada lagi yang membocorkan audio Overdose versi EXO-K ke internet. Jadi begitu officially dirilis rasanya jadi... Yuk ah, mari dibahas satu demi satu aja!


[Review] OVERDOSE - EXO Yang Bikin Overdose 


MUSIC

Lagu Overdose ini diciptakan oleh Harvey Mason and Damon Thomas - Duo producer The Underdogs- yang sebelumnya juga menggarap Mr.Mr nya SNSD. Musiknya sendiri bikin yang dengar exciting dan sangat energetik. Ada unsur R&B tapi masih dibungkus dengan unsur pop dibagian hook Kedengarannya menjadi sangat tidak K-pop sih tapi memang itu disengaja. Menurut Harvey dan Damon mereka memang memasukkan unsur musik contemporary yang biasanya di mainkan oleh radio-radio di Amerika Serikat. Bisa jadi ini langkah SMent agar EXO bisa lebih diterima secara global khususnya di Amerika mengingat itu adalah cita-cita SM yang belum kesampaian. I mean, hello..  dua artis Kpop yang bisa menembus Billboard Chart itu adalah Wonder Girls dari JYP dan Psy dari YG Ent. Sepertinya SMent berharap banget pada EXO secara SNSD gagal dalam usahanya beberapa tahun lalu (sedangkan Super Junior gak jelas hiks hiks hiks). Semoga saja yah, karena walaupun kedengarannya ringan lagu Overdose ini semakin di dengar semakin pengen diulang dan diulang lagi. Bener bener bikin ketagihan. Someone call the doctor juseyo...I think i'm overdose with D.O  this song.

CHOREOGRAPHY / DANCE

Dance Practice Overdose by Tony Testa
Untuk yang sudah lihat video leak dance practice Overdose pastinya sudah gak takjub lagi liat formasi ala cheerleader, double base tight stand ini. Maunya sih menyerupai logo EXO yang baru makanya perlu  1 orang untuk menopang. Lumayan juga idenya. Member EXO  kan masih pada muda ya.. masih jauhhh  kena osteoporosis apalagi encok-encok tak berguna. Untuk itu mari kasi tepokan buat Tony Testa sang koreographer.Sebelum didapuk SMent untuk mengchoreokan dance artis-artisnya seperti Shinee ( Sherlock, Dream Girl & Everybody)  TVXQ (Something & CatchMe ), Tony Testa pernah menggarap dance untuk MV Janet Jackson dan Kylie Minogue, Tour This Is It (Michael Jackson), Circus (Britney Spears) dan Unbroken Tour (Demi Lovato). Malah member EXO sudah siap-siap aja berpeluh keringat karena sutradara konser pertama mereka : EXO The Lost Planet 1 gak lain gak bukan adalah... Tony Testa lagi. Disalah satu segment ASK IN THE BOX, Baekhyun sempat bilang  sekarang mereka ini lagi "overdose" latihan buat koreo konser mereka. Tampang Baekhyun pake cengengesan gitu lagi. Hahaha Selamat ya boys! Sepertinya berat juga latihannya.
Overdose ini tampaknya lebih ringan dibandingkan Everybody (Shinee), mungkin takut ada yang cidera lagi kali ya.. Bagian yang catchy selain formasi triple base tight stand adalah "head drum", tepok-tepok ala penari flamenco spanyol dan goyang pinggulnya dong cuy..gak kalah dengan artis dangdut. Kalau masih kurang hot juga tuh ada surprise dari bang Tao yang memamerkan kebolehannya dalam martial art dengan melompat di akhir MV. Keren sih..cuma lompatan Tao malah mengingatkan saya pada aksi lompatnya Got 7. Oh Well...

EXO - Overdose

WARDROBE , HAIRSTYLE & MAKE UP

Disesuaikan dengan musik yang sangat "Amerika", EXO didandani dengan hiphop street style di bagian awal. Ini membuat mereka terlihat seperti remaja tanggung yang belum kelar SMP (Oh..aku malu). Di bagian kedua mereka bertransformasi menjadi cowok-cowok memakai suit yang siap disuitin oleh para noona fans. Mereka mencoba keluar dari imej anak sekolahan yang sudah terbentuk di Growl era walaupun pada akhirnya tidak tampak istimewa, biasa saja. Hairstyle tidak banyak perubahan kecuali di warna rambut. Yang sedikit ganggu di mata saya cuma hairstylenya Luhan. Duh, dengan poni di gelung atau di ikat kek gitu bikin dia terlihat lebih manis dan sangat kekanakan. Gimana caranya Luhan mau ganti imej jadi manly kalo kek gini *sedih*. Lagi lagi saya hanya bisa menghela napas dan mengelus dada Sehun sendiri. Mungkin lagi-lagi SMent tidak mau invest terlalu banyak di wardrobe & hairstyle. Toh apapun yang dipakai Kris, Sehun, Kai, Chanyeol dan lainnya akan terlihat bagus. Paling tidak dimata fansnya..Ya gak? Yang gw sesalin cuma makeupnya. Siapa sih make up artisnya nih? Gila, Kai bedaknya tebal banget. Belum smooky eyesnya. Sebagai cewek aku malu.. Dia kelihatan lebih cantik dari gue.. ihikss *ngumpet di pelukan Luhan* *ya ampun,salah..gw masih tetap kalah cantik juga dari Luhan* Ya sudah gw nangis di bahu Manager hyung aja kalo gitu.

Fashion Style Overdose - EXO


MUSIC VIDEO 



Apapula itu terjebak dalam labirin? Kebingungan tak tahu arah jalan pulang. Terduduk galau menunggu diselamatkan. Bahkan sampai mukul-mukul tembok segala. Ada yang ngaca melulu pula, gak peduli mau tersesat atau gak. Sadarlah wahai mahluk-mahluk ganteng yang jatuh dari planet lain, cari dong jalan keluar. Jangan cuma terduduk pasrah dengan wajah ganteng gitu. Aku kan jadinya gak tahan pengen menyelamatkan. Tapi siapalah gw merusak suasana syuting. Cukup kalian saja yang merusak dompet akuuuh dengan harga album kalian yang fantastis (double pula! Huh! Dasar SM gak mo rugi.... ) Gw pikir sih labirin ini semacam analogi, pengambaran betapa kalau sudah jatuh cinta sama EXO sudah gak bisa keluar lagi. Mau lewat mana aja mentok-mentoknya yah tetap kesitu-situ juga. Coba deh kalo lagi iseng gak ada kerjaan (kayak gw sama Kai), telusuri rute logo labirin EXO itu. Pasti mentok-mentoknya ke bagian tengah yang bertuliskan EXO itu. Jadi semacam itulah, sekali kena gak bisa keluar yah sudah overdose. Paling ganti-ganti bias. Bagi gw ini semacam ketemu Kai di pintu depan, lalu jadi keseret suka sama Sehun di lorong kedua dan seterusnya dan seterusnya.. Cape hati, puas mata..  hahahahaha

Anyway, secara teknik *uhuk* kalau  pada MV Wolf ada efek CG lalu Growl memakai teknik one-shoot-camera maka Overdose ini terlihat lebih...ke SM jaman dulu. Dancing in the box, lampu yang kedap kedip ngingetin banget dengan MV Bonamana digabung dengan A-Cha-nya Super Junior. Masih pake teknik camera 360derajat seperti di Growl hanya tidak terlalu ngefek juga sih yah. Kelihatannya seperti shoot standar seperti  long shot, one Shot, pan kiri, pan kanan aja yang dengan banyak usaha pada editor yang mengedit MV ini dengan teknik cut to cut plus sedikit effect coloring dan a little bit CG, MV ini terlihat lebih menarik dan hidup.Sisanya nothing much.  Tidak seperti Growl yang bikin saya pengen nonton lagi dan lagi, cukup dua kali nonton MV (untuk masing-masing versi) sudah  terpuaskan (iyah, emang gw fans yg gampang dipuaskan. Eh!)  dan berharap nonton versi live panggungnya.Walau begitu yang namanya hardcore fans ada aja kan yah merhatiin setiap detail dari MV. Ada seorang fans berdedikasi tinggi di Korea yang bilang, coba deh perhatiin menit ke 3:01 Sehun ketawa di Overdose  versi EXO-K  dan Kai lupa partnya di MV versi M  di menit ke 02:00. Well, gak ada MV yang sempurna, yang ada fans yang sangat memperhatikan detail. Jjang! Hahahaha

Sehun's laugh on 3:01 (cr : to the owner)


CD CONTENT

 
EXO - Overdose Mini Album


Overdose adalah mini album berisi 5 lagu yaitu :

1. Overdose (Upbeat)
2. Moonlight  (Mid)
3. Thunder ( Mid)
4. Run  (Upbeat)
5. Love, Love, Love (Mid)
Untuk download lagunya bisa disini.


Unsur musik R&B kental banget pada lagu-lagu midtempo ini cocok banget dengan suara D.O dan Baekhyun yang menjadi lead vocal di EXO-K. Bener-bener sound so western deh. Seandainya liriknya berbahasa Inggris sudah gak ngeh kalo yang nyanyi ini boyband Korea. Sayangnya untuk EXO-M saya kurang dapat feelnya, mungkin karena karakter Luhan yang kurang tebal sementara Chen dengan tone suara yang lebih tinggi kedengaran kurang pas juga dengan genre R&B. Untuk EXO pepatah ini sepertinya cocok : Bersatu kita teguh, bercerai kita ketetaran. Apalah daya, konsep marketingnya seperti itu demi pangsa pasar yang lebih luas. Lagu "Moonlight, Thunder dan Love,Love,Love" enak banget didengerin di jalan menerobos kemacetan. Liriknya masih seputar cowok yang naksir cewek yang gak naksir balik ( Moonlight) dan cowok galau ditinggal cewek yang ditaksirnya (Thunder & Love,Love,Love). Masih ingat lagu 3,6,5 di Album XOXO? Berarti bakal suka dengar 'Run". Liriknya sepertinya ajakan member EXO agar Exotics ngejar-ngejar mereka deh. Hehehe..Sepertinya track ini akan dipakai di sesi akhir-akhir konser sebelum encore.  Walaupun yang dibuatkan MV (baru) Overdose, gw lebih milih Thunder. Melodynya catchy dan lebih gampang nyerap di hati. Halah! Coba deh dengerin highlightnya ( aku mix sendiri untuk acara radioku #KwaveRadioShow) disini

Kalaupun masih ada yang merasa 'kok nanggung banget ya comeback hanya dengan mini album?', saya pikir ini satu strategi SMent lagi untuk memenuhi permintaan pasar dan juga agar EXO bisa siap menggelar konser perdana mereka. Gak mungkin menggelar konser perdana dnegan koleksi lagu hits terbatas kan? TVXQ, Super Junior, Shinee bahkan SNSD menggelar tour konser mereka yang pertama setelah mereka mempunyai 2 album sebagai stock lagu. Makanya begitu Overdose dirilis, SMent sudah menyiapkan konser "EXO, The Lost Planet I" di Seoul sebagai kick out tour. Tinggal nunggu aja kapan EXO mampir ke Indonesia. Saya yakin banyak banget yang nungguin secara sudah banyak yang ketagihan EXO. 
Someone  call the doctor, i think i'm going to be overdose anytime soon. How about you?

Doctor D.O
 XoXo

V

[MUSIC VIDEO] SWING - SUPER JUNIOR M

Jarang-jarang nih review MV. Biasanya paling novel, Kdrama/Jdorama atau concert saja. Berhubung tadi sore baru saja menonton MV terbaru dari SJ-M ( sub unit Super Junior yang khusus untuk pangsa pasar Mandarin), saya sebagai ELF merasa tergerak hati untuk membahasnya disini. Super Junior gitu loh.. Lama banget  hiatusnya. Aku kan jadi kangen gitu.... ihiks.

Anyway, ini adalah mini album ke-3 dari Super Junior M. Singel andalannya berjudul 'Swing' yang genrenya gak sebrisik lagu-lagu mereka yang sebelumnya. Mungkin karena pengaruh umur juga kali yah, SJ-M diberi konsep bukan sebagai anak sekolahan ( EXO kalee...) atau clubbers ( EUNHAE bangets!). Menurut Zhoumi di salah satu interview dengan media di China, kali ini konsep mereka adalah orang kantoran. 

Yes! Finally, setelah MV Eunhae memberi suasana baru dengan syuting di London dan ELF memohon-mohon bahan sampe bikin hastag yang segera jadi TTWW di Twitter, akhirnya MV Super Junior ada "storyline"nya. Ini lebih dari lumayan mengingat selama ini MV-MV Super Junior sangat "In the Box" sekali. Thank God ! MV kali ini konsepnya "out of the box" walaupun gak bener-bener baru juga sih idenya.

Destination Anywhere - Singapore 2 Days 1 Night

Ini bukan variety show 2 Days & 1 Night a.k.a 1박 2일 yah.. Ini sebenarnya cerita setahun lalu, tapi belum pernah diposting sebelumnya. Di bulan April 2013 saya nekat backpackeran berdua aja dengan seorang teman (cewek) ke Singapore dan Malaysia. Kenapa dua negara itu? Silahkan loh baca disini.

Anyway, setelah terkantuk-kantuk di pesawat (maklum belum tidur semalam gara-gara berangkat dengan pesawat paling pagi), akhirnya sampai juga di Changi. Sebelum ini sudah sering baca dan lihat foto-foto bandara yang katanya lengkap dan bersih ini, akhirnya bisa lihat sendiri walaupun cuma di terminal 3 nya. Ahay! Lumayan sih, sempat ketemu artis entah siapa itu namanya di Toilet  dan di depan Starbuck. Ternyata kami satu pesawat. Jadi lebih percaya diri jalan di karpet merah Changi (eh beneran karpetnya merah!).Tuh kan, artis aja naik budget airlines kok :p *kibas poni*

Destination Anywhere - Singapore 2 Days 1 Night 


Bebas dari pemeriksaan Imigrasi *yes, stempel kedua* lanjut mengejar MRT. Sebenarnya gak usah dikejar juga sih. Jadwal MRT di SG biasanya tepat kok. Kalo ketinggalan, masih akan ada MRT lain yang akan lewat dalam waktu yang tidak terlalu lama. Teman seperjalanan sempat mengira saya akan deg-degan karena ini pengalaman pertama saya ke SG sementara dia sudah yang entah keberapa kali. Padahal sebenarnya sih biasa aja yah. Excited yet somehow i thought i belong to this city or country. Segalanya serba teratur, sistem antrian rapih dan bebas asap rokok di tempat umum. Ya Allah saya senang banget!! 

Di MRT entah dari stasiun apa (saya lupa. Gak merhatiin), naiklah sepasang remaja. Cowoknya sih biasa aja yah, ceweknya yang mirip Agnes Monica. Sepertinya sih mereka dari kampus. Ternyata di gerbong itu ada teman mereka juga tapi temannya berdiri agak di tengah gerbong sementara si "Agnes Mo" ini dengan pacarnya berdiri di dekat pintu seberang saya. Mereka sempat berhai-hai dari jauh lalu kemudian kembali ke obrolan dengan partner mereka masing-masing. Saya gak begitu merhatiin lagi cuma sempat selintas ngomong ke teman kalau si "Agnes Mo" ini kalo ke Indonesia bisa jadi member cherrybelle kali (eh masih ada ya tuh grup?). Dua stasiun sebelum tujuan saya, si "Agnes Mo" ini turun. Sebelum turun dia sempat dong ber-dadah ke temannya. Ketika itulah dia melewati saya dan terciumlah bau yang membuat saya berpikir,"Apa di SG deodorant mahal ya? Tawas gak ada?" Seriously! SG bisa saja free dari asap rokok di ruang public, tapi bebas bau ketek? Belum tentu juga sih :) 

Solo traveling
Kamar seharga 700-an ribu semalam
Banyak yang bilang kalau menginap di kawasan Little India, maka siap-siaplah mencium bau yang lebih unik lagi. Gak tahu yah apa karena saya lebih banyak menghabiskan waktu di luar hotel jadi tidak bisa memastikan benar tidaknya. Hotel Arianna tempat saya menginap cuma tempat untuk mandi dan buang badan alias tidur. Sisa waktu yang terbatas membuat saya dan teman lebih banyak jalan. Untungnya tempat menginap lokasinya strategis, tepat di depan Mustafa Centre, dekat dengan Mesjid dan stasiun MRT. Tempat makannya juga lumayan. Lumayan India gitu maksudnya. Jadilah saya nyobain makanan India yang kaya rempah dan kaya BAWANG! Sempat takjub juga ketika memesan martabak. Pikiran sih yah kali mirip dengan martabak di Indonesia. Ternyata sodara-sodara, ini sih telur dadar pake bawang merah buanyak banget. Hihihihi duh langsung rindu aja gitu dengan abang-abang martabak Bangka. 

Selain makanan (dan keluarga), saya gak kangen tuh dengan Indonesia. Apalagi kalau ingat traffic jam setiap pergi dan pulang kerja. Di SG memang terjadi penumpukan orang di setiap stasiun MRT. Orang-orang dengan berbagai style berjalan dengan kecepatan diatas rata-rata kecepatan jalan orang Indonesia. Nyaris gak ada orang yang jalannya santai. Kecepatan eskalatornya juga lebih laju. Ditiap eskalator ada layar LCD yang menginformasikan MRT yang akan memasuki stasiun dalam hitungan menit dan detik. Jadi jangan heran jika ada yang setengah lari malah lari beneran demi mengejar MRT idaman. Walaupun akan ada lagi MRT berikutnya, tapi yang namanya telat tetap akan jadi telat kan? Makanya aturan berdiri di sebelah kiri eskalator harap diingat karena sebelah kanan diperuntukkan untuk jalur "buru-buru". Jadi jangan berdiri sembarangan yah..

Penduduk Singapore mayoritas menggunakan transportasi umum seperti MRT, Bus bahkan ada yang pakai sepeda. Eh tapi bukan berarti gak ada mobil pribadi yah disana. Ada banget! Dan merknya aduh tolong bikin ngiri!Gak percuma sih beli Jaguar, Lamborghini atau Ferrari, jalannya luas, gak macet, gak berlubang dan pengguna jalannya taat peraturan rambu-rambu. Wus wus wus aja gituh. Memang sih karena harga,pajak dan BBMnya muahal jadinya gak semua bisa beli mobil tapi paling gak transportasi umumnya bersih,rapih, tepat waktu dan tarifnya reasonable. Jadi malu kalau membandingkannya dengan transportasi kita :( 

Setiap tempat pariwisata bisa diakses dengan mudah dengan transportasi umum khususnya MRT. Sistem Mass Rapid Transit (MRT) mungkin merupakan cara tercepat untuk berkeliling Singapura selain dengan taksi atau mobil rental. Mau jalan ke pulau Sentosa atau main di Marina by The Bay tinggal perhatiin peta MRT. Unduh aja peta rute kereta ini dari www.smrt.com.sg dan gunakan sebagai  petunjuk jalan untuk berkeliling di Singapura. Nyasar juga gak ada yang malakin kok. Tinggal nanya aja di pusat informasi loket MRT atau orang yang ada disekitar. Saya sempat nyasar sekali di halte bus yang sepi ( huhuhu kalo di Indonesia sudah ngeri aja). Seorang perempuan (wanita karir look alike lah) yang sedang menunggu bus ditempat itu menjadi sasaran saya bertanya. Biasanya kalo nanya di tempat di Indonesia paling dijawab,"Oh.. dekat kok. Lurus aja deh abis itu belok kanan terus mentok kiri bla bla bla !" Ukuran dekatnya relatif. Dekat disitu gak dekat di kaki gue, bisa jadi kan? Nah mbak-mbak sinjapor ini nunjukin lokasi yang saya tuju lengkap dengan peta dari GPS di iPhonenya. Dan dia gak mau ngelepasin kita sampai kita bener-bener ngerti harus mengarah kemana. Hihihi terharu deh ( tapi akan lebih terharu kalau dia nganterin kita sampai tujuan ya? Ah, jadi ngelunjak!).

Selama disana saya puas-puasin pake MRT, maklum di Indonesia gak ada kan. Setelah nyimpan barang di hotel tempat pertama yang saya tuju adalah Boat Quay. Dermaga ini sekarang menjadi tempat yang sangat terkenal di kalangan muda mudi Singapore sebagai tempat nongkrong. Gak jauh dari situ ada Clarke Quay dengan bangunan-bangunan tua seperti museum dan gedung parlemen yang masih  dipertahankan dan dipelihara dengan baik. Terdapat sebuah jembatan tua dan terowongan yang hanya bisa dilalui oleh pejalan kaki atau pesepeda.

Backpacker Traveling
Tempat nongkrong anak muda Singapore di sore hari
Banyak juga loh orang-orang yang berolahraga lari bahkan sampai ke kawasan patung Merlion. Cukup dengan berjalan kaki 15 menit saya dan teman sudah bertemu dengan patung icon Singapore itu. Dari tempat itupula saya menyaksikan permainan laser dari Marina Bay Sands. Nah ini salah satu wisata gratisan di Singapore. Cukup nongkrong aja disitu setiap pukul 8 atau 9.30 malam. Pertunjukan cahaya, LED, lampu sorot, high power laser, musik dan layar air yang  menghasilkan efek visual yang menarik. Kalau kaki masih kuat, silahkan teruskan langkah ke arah gedung Esplanade yang mirip durian itu. Ini adalah gedung pertunjukan seni, museum bahkan ada mallnya juga. Disebelahnya ada semacam food court yang rame banget, mungkin karena segala macam makanan ada disini., cuma yang muslim silahkan liat-liat dulu Halal gaknya yah. Sebenarnya gak jauh dari sana ada Singapore Eye yang sayangnya pada saat itu sedang tidak beroperasi (lagi maintenance atau apalah, gak ngerti juga). Akhirnya cuma numpang lewat di depan The Float - Marina Bay lokasi konser SMTOWN Singapore dulu sambil ngebayangin dadah-dadahan dengan Kyuhyun. Maklum pengaruh capek jadi terkadang sering berhalusinasi, hehehehe..

Backpacker Traveling

Solo Traveling


Dengan wilayah yang gak luas-luas amat, sebenarnya Singapore bisa dikhatamkan dalam 1 hari 1 malam. Karena jadwal yang padat (ceileh..) itinerary di SG pun dipadat-padatkan. Setelah wisata malam ke daerah pelabuhan dan nyicip-nyicip kuliner di kawasan Little India, pagi hingga pukul sembilan malam saya masih sempat ke menjelajah kawasan pulau Sentosa dan jejeritan gak jelas karena 'salah memilih' permainan disana. Saya juga masih sempat ke Garden By The Bay sampai hampir ketiduran di bale-balenya. Masih sempat juga ngetes-ngetes petugas tourist information centrenya gara-gara alunan musik seruling Sunda yang terdengar dari speaker saat kami di Garden By The Bay. Ih jangan-jangan ngaku-ngaku pula kalau itu musik khas Singapore. Untungnya si mas-mas officer itu ngaku kalau itu memang musik khas Indonesia. Dia malah bilang suka banget dengan musik gamelan Bali dan pernah traveling bareng pacarnya ke Bali. (Iyahh deh om, ngerti situ sudah punya pacar.. Gak naksir juga kali :p ) 

Solo Traveling
Salah satu icon "Garden By The Bay"
Kalau sekedar window shopping atau narsis-narsisan foto di setiap pengkolan jalan sih sebenarnya tidak begitu banyak makan waktu. Di Singapore belanja buat oleh-oleh juga banyak pilihan sih selain gantungan kunci. Saya sempat beli beberapa buah canvas bag lucu-lucu dengan harga $10 untuk 3 biji di Bugis Street,. Dengan harga yang sama dengan gantungan kunci atau magnet tempel, canvas bag ini worthed to buy. Selain bisa jadi oleh-oleh juga bisa dijual kembali di Indonesia. Lumayan kan, satu tas bisa dijual Rp. 99.000 (loh?!! jadi jualan!). 

Solo Traveling
Bugis Street 
Diluar itu saya gak banyak melihat hal-hal menarik di Singapore. Dari segi keindahan alam, Indonesia jelas lebih indah. Kuliner? Indonesia masih tetap juara. Kebersihan? Nah ini dia.. jadi malu. Singapore terkenal dengan aturan denda $1000. Buang sampah sembarangan, denda! Merokok sembarangan, denda! Pipis sembarangan, denda! Meludah sembarangan aja bisa didenda. Dengan banyaknya peraturan dan denda yang muahaallll itu bikin banyak orang mikir untuk melanggar. Yang bikin saya mikir adalah, dari sekian banyak anggota dewan perwakilan rakyat yang sering kunjungan kerja atau berobat ke SG gak ada gitu yah yang kepikiran membuat negara kita sebersih dan setertib SG? Singapore itu negara seupil, bayangin aja kalo ketimbun sampah dari penduduknya. Tenggelam kali bisa ya? Negeri kita luasnya nomer empat di dunia (kata wikipedia), masa gak bisa sih paling gak bikin trotoar yang lebar, bersih dan nyaman UNTUK PEJALAN KAKI. Iri banget deh! Disana gak ada istilah pejalan kaki di klaksonin sama pengendara mobil/motor. Bahkan saat menyebrang (tanpa traffic light), pengendara mobil/motor berhenti memberi jalan. Mereka senang-senang aja sih sepertinya secara pejalan kakinya juga jalannya cepat, gak ada yang nyebrang bak model jalan di catwalk. Gak perlu sampai diklaksonin juga kali.. :)

Solo backpacker
Trotoar yang lebar dan lapang 

Hal menarik lainnya dari penduduk Singapore adalah 'Gadget'nya. Sepanjang jalan kenangan di SG yang namanya iPhone, Samsung Galaxy Series S dan Note keluaran terbaru ada di genggaman tua-muda hingga bocah SD! Supir taksinya pake S3 dan mas-mas penjaga loket MRT pake Note 2 (waktu itu masih baru-barunya). Duh, jadi pengen ngumpetin Blackberry bulukan ini jauh-jauh ke dalam tas. Makanya senang banget pas ngeliat seorang bule di MRT pegang handphone Nokia monochrome maha jadul lagi sms-an pake bahasa yang saya gak ngerti. Usut punya usut itu adalah bahasa Finland. Bule ini ternyata ekspatriat dari Nokia Finlandia, huaaahhh ya pantas. Mungkin lagi ngetest-ngetest apalah gitu yah.. 

Anyway, tujuan dari traveling tidak harus selalu sama, bisa kemana aja. Semuanya kembali lagi ke traveler masing-masing. Sukanya apa? Mau dapat pengalaman apa? Atau cuma mau belanja oleh-oleh aja? Sesederhana apapun itu, bahkan sekedar menikmati jalan kaki di troator Singapore yang bersih dan lebar bisa menjadi pengalaman tak terlupakan. 

Solo traveler
The Blue Sky of Singapore, Gak Lebih biru daripada langit Indonesia

Berikutnya Destination Anywhere lanjut ke Penang, Malaysia. Kali ini bukan karena gedung-gedung tua ala kolonialnya yang menarik mata, tetapi karena pertemuan dengan seseorang di sana. Nantikan yah.. 

XoXo

V

[K-Drama] REPLY 1994 - Cinta Pertama Akan Membawamu Kembali

Setelah menunggu setahun, akhirnya series Reply 1994 tayang juga. Sejak Reply  1997 selesai tayang tahun 2012 lalu memang sudah di"kibas-kibas"kan berita bahwa akan ada "sambungan". Awalnya saya berharap ini adalah lanjutan kisah Reply 1997. Penasaran saja dengan kehidupan pernikahan Sung Shi-won dan Yoon Yoon Jae. Eh ternyata settingnya malah semakin mundur ke tahun 1994. Pemainnya pun berbeda tentu saja.

Title: 응답하라 1994 / Eungdabhara 1994
Also known as: Answer Me 1994 / Reply 1994
Genre: Youth, sitcom
Episodes: 21
Broadcast network: tvN
Broadcast period: 2013-Oct-18 to 2013-Dec-28 (Friday & Saturday)
Rating : 11.9 %

Main Cast : 
Go Ara as Sung Na-jung
Jung Woo as "Sseureki" (meaning "Garbage" or "Trash")
Yoo Yeon-seok as "Chilbong" (meaning "Seven Shut-outs")
Kim Sung-kyun as "Samcheonpo" (referencing his hometown)
Son Ho-jun as "Haitai" (referencing baseball team Haitai Tigers)
Baro as "Binggeure" (meaning "Smiley"; referencing baseball team Binggrae Eagles)
Min Do-hee as Jo Yoon-jin
Sung Dong-il as Sung Dong-il (Na Jung's Dad)
Lee Il-hwa as Lee Il-hwa ( Na Jung's Mom)

Drama Korea Reply 1994
Kiri-Kanan : Kim Sung Kyun, Yoon Yeon Seok, Son Hojun, Jung Woo, Baro, Min Do Hee, Go Ara


In The Bag, Kisah Koper yang Tertukar Cinta

Don't Judge The Book By Its Cover

Dulu sih katanya gitu. Belakangan sepertinya sudah tidak berlaku, paling gak buat saya :D. Salah satu contohnya pas nemu novel yang ini di kategori "New Arrival" sekitar dua minggu lalu ( iyah,maafkan aku agak malas nulis belakangan ini). 

Ketika membaca back cover story aku pikir, wah lumayan seru juga nih. Walaupun sempat agak ragu mengingat penulis naungan  penerbit "Gramedia Pustaka" seringnya agak kaku, akhirnya saya bawa pulang juga Lagi-lagi karena sampulnya keren. Hahaha!



Ternyata gak nyesel juga sih belinya. 

Pertama karena terjemahannya enak dibaca. In The Bag ini memang novel terjemahan. Penulisnya Kate Klise ini awalnya adalah seorang koresponden majalah People yang banyak meliput skandal selebriti sampai pembunuhan berantai. Jadi jelas ini bukan novel K-Drama, yes? Hahaha..  Nah, In The Bag ini adalah novel dewasa pertamanya. Namun walaupun dilabeli "novel dewasa" tenang saja karena gak ada adegan-adegan seperti "Fifty Shades Of Grey" kok :D *eh gak ada yang kecewa kan*

In The Bag ini bercerita tentang Coco remaja tanggung bersama Ibunya, Daisy serta Webb dan Ayahnya Andrew. Coco dan Daisy sedang dalam rangka liburan ke Paris sementara Webb diajak Ayahnya dalam rangka pekerjaan ke Madrid. Mereka secara kebetulan satu pesawat dari Chicago dan secara tidak sengaja terlibat "kecelakaan". Ayah Andrew tidak sengaja membuat Daisy ketumpahan wine dan menodai bajunya. Dia bermaksud untuk minta maaf tetapi pramugari menyuruhnya untuk segera duduk. Andrew pun menuliskan pesan disecarik kertas dan menyelipkannya di saku tas Daisy. Sebuah permintaan maaf dan ajakan kencan sebagai permintaan maaf. Ternyata bukan hanya Daisy yang tertimpa hal mengesalkan, Coco juga. Tasnya tertukar. Dia baru sadar ketika ia membongkar tasnya dan menemukan pakaian dan sepatu laki-laki. Di Madrid Webb tak kalah terkejut melihat isi ranselnya yang berubah menjadi "cewek".

Tas yang tertukar dan pesan yang terselip menjadi benang merah kisah antara Coco-Webb dan Daisy-Andrew. Dua orang tua tunggal yang mengira mereka terlalu sibuk untuk berkencan dan dua remaja yang diam-diam tidak berhenti saling mengirimkan email flirting rahasia. Membaca novel ini seperti mengajak saya jalan-jalan di Paris, Madrid hingga Barcelona. 

Aku suka cara Kate Klise menulis. Setiap bab POV diambil dari ke empat character secara bergantian.  Liburan selama 6 hari ini dilengkapi dengan gambar yang berhubungan dengan perjalanan mereka. Sangat enak untuk dibaca.Kate tahu menempatkan dirinya dalam kerangka berpikir bukan saja orangtua tetapi juga remaja 17 tahun. Menarik. Interaksi ibu dan anak perempuannya, ayah dan anak lelakinya dan dua remaja yang masing-masing belum pernah berkencan dipaparkan secara ringan sekaligus juga menyentuh.  Mmh, kadang-kadang sebagai anak sering lupa pengorbanan dan pengertian orang tua menghadapi mood anaknya :D * hugs *  sementara sang anak rahasia-rahasian menyusun rencana ketemuan. Ah, bandelnya anak-anak :p 

Jatuh cinta, kadang kala memang begitu mudah dan penuh resiko seperti tertukar bagasi pada penerbangan International. Jatuh cinta juga kadang kala begitu rumit karena salah pengertian. Namun jatuh cinta itu menyenangkan seperti adventure dalam perjalanan. Gak setuju? Coba baca dulu deh novelnya. Habis itu kasih tahu aku yah pendapatmu disini :D 

Selamat membaca!
XoXo

V

[Novel Review] Her Sunny Side, A Bittersweet Love Story.

It's my second time to read Japanese Novel. First was 'Kitchen' ( that i haven't finished till now) and second was "Her Sunny Side". At first i was attracted by the title "Her Sunny Side". It's so catchy. I also read that this novel will be filmed with casts of two of my favorite Japanese actor and actress : Matsumoto Jun and Ueno Juri. Those two reason finally made me buy this novel. So cheesy,right? :))