Mr. Simple is Back with Sexy,Free&Single

Because I'm naughty.. naughty.. 
Hey I'm mister Simple.. 

Sounds familiar sama penggalan lirik lagu diatas? Dimulai pertengahan tahun lalu hingga sekarang lagu ini masih teringat-ingat. Semacam jadi top of mind ketika menyebut kata Mr.Simple, maka yang teringat adalah : SUPER JUNIOR. 

Super Junior.. Beautiful Males concept
Dan tanggal 1 July 2012 ini The King Of Halleyu has come back with their latest single " Sexy Free and Single". Tentu saja ini di sambut meriah oleh para E.L.F ( Everlasting Friend, sebutan fans Super Junior). Jika  sempat memperhatikan trending topic beberapa hari di Twitter, dipastikan satu atau dua entry adalah hasil twit para E.L.F tentang Super Junior dan album ke enam mereka ini. Tidak heran,mengingat kekompakan para E.L.F ini luar biasa. Rugi benar jika Super Junior tidak hati-hati mentreat para penggemar mereka ini. 

Buktinya dalam hitungan satu hari saja teaser MV Sexy Free and Single sudah mencapai hit satu juta lebih. Hal yang sangat jarang di temui pada MV Kpop lainnya. Penjualan digital single Sexy Free and Single di hari pertamanya tepat jam 00.00 waktu Korea pun sudah menempatkan Super Junior di peringkat pertama penjualan harian. Luar biasa yah..? 

Saya juga termasuk salah satu pendownloadnya.. hehehehe

Buy Legally on Facebook Music Store
Sexy Free and Single ini katanya adalah lagu bergenre R&B dengan soulful house music yang easy listening dan bikin ketagihan untuk di dengarkan. Saya jadi penasaran, se-easy listening dan se-catchy apa sih single ini mengingat lagu Sorry Sorry, Bonamana dan Mr. Simple mempunyai lirik yang sangat catchy (walaupun tidak se easy itu untuk di ucapkan  hehehehe). 

Saking penasarannya sampai kebawa mimpi dan saya kebangun pagi buta. Awalnya saya pengen mendownload keseluruhan album melalui iTunes. Tapi ternyata album Sexy Free and Single ini hanya bisa di dowload di Jepang dan Korea. Sebenarnya saya bisa saja mengganti negara. Tapi setelah saya pikir pikir saya menunggu CD fisiknya beredar. Sementara itu saya download secara legal saja di Facebook Music Store. Apalagi ada 10 CD bertanda tangan yang akan di bagi kepada pendownload yang beruntung. Siapa tahu salah satunya untuk saya kan.. Lumayan daripada Lu manyun :D 

Dan rasa penasaran saya kepada lagu  Sexy Free and Single ini berubah menjadi,"Haa? Seriously?" They sound more calm walaupun musiknya masih menghentak. Sebenarnya tak ada yang benar-benar baru, tapi kedengarannya memang berbeda. Sengaja lagu ini saya play berulang kali diselingi hits mereka yang terdahulu untuk membandingkan. Dan pada akhirnya saya belum bisa menemukan what's so catchy about this song? Walaupun begitu jempol kaki saya tetap bisa bergoyang.. 

Satu hal yang pasti,untungnya MV lagu ini berbeda dari yang sudah-sudah dan tidak mirip dengan MV boyband atau girlband lain. ( Masih ingat MV Opera yang temanya mirip MV salah satu girlband). Super Junior pun kembali menggandeng koreografer International. Kali ini Devin Jamieson yang pernah bekerjasama dengan Usher, Britney Spears dan Hillary Duff yang terpilih. Devin juga dikenal sebagai koreografer di konser musik "This Is It" nya Michael Jackson. So this is supposed to be good, i hope. Mengingat Super Junior selalu punya signature dance untuk lagu-lagu hitsnya. 

source dari  sini

Nah ini teaser MV Sexy Free & Single.. Silahkan di simak dancenya. Keren mana dibanding yang sudah-sudah :) 




Jika bicara dari segi  lirik lagu, "Sexy,Free&Single" ini  berkisar tentang kehidupan mereka mengarungi dunia selebritas yang di ibaratkan dalam kata "party". Padahal kalau dari judul saya berharap lagu ini mengisahkan tentang seseorang yang Sexy, Free tapi masih Single ( lirik kanan kiri) . Tapi sepertinya gak mungkin juga sih. After all, mungkin mereka memang sexy tapi saya gak yakin mereka free apalagi masih tetap single.. Hehehehe.

Apapun, single ini enak untuk di dengar, gak terlalu berisik dan bolehlah lagu ini di mainkan berulang kali. Bahkan bisa jadi soundtrack of your life. Gak rugilah.. 


Bittersweet Symphony - Shuffle Game


Pic from here

This is something that i've got from my other blog long time ago  and it took me by surprise, somehow made me laugh when i did it..  you should try it. It's fun.. I called iy Shuffle Game. 
Rules :

1. Put your music player on Shuffle
2. For every question, press the next button to get your answer
3. You must write that song name down no matter how siilly it sounds!!!

Ok.. here i go



  1. If Someone Says " Is This Okay" You say??
    Take It All - Adele( Halahh.. )
  2. What would best describe your personality?
    Oppa Oppa - Super Junior Donghae & Ehnyeuk (Hoohoo. yooloh kok?)
  3. What do you like in a guy/girl
    Serba Salah - Raisa( Kadang emang serba salah.. hahaha )
  4. How do you feel today
    Storm - Super Junior Ahhh.. ottoke oppa? :p
  5. what is your life's purpose
    Late Autumn - Kyuhyun ( Mmmh.. Kyuhyun-nya maksudnya ya? ;p)
  6. What is your motto
    Menari - Maliq & D'essential( Menari bersama alunan angin malam berpelukan, denganmu berbagi senyuman   )
  7. what do your friends think of you
    Love At The Second Sight - David FosterOhh really? :D
  8. what do you think of your parents
    Ordinary Angel - Frente( Yeaah they are... )
  9. what do you think about very often
    Cinta Sudah Lewat - Kahitna(Maksud looo  iPod? )
  10. what do you think of the person you like?
    Could I Have This Kiss Forever - Whitney Houston & Enrique Iglesias(Hahahahaha )
  11. what is your life story
    Since You've Been Gone - Kelly Klarkson( Yeahh Since You've been Gone i can breathe for the first time .. hahaha)
  12. what do you want to be when you grow up
    Moves Like Jagger - Maroon 5 Feat Christina Aguilera( Haaa????? )
  13. what do you think when you see the person you like
    Hot and Cold - Katy Perry( Panas dingin ? )
  14. what do your BF/GF think of you?
    Hope Is A Dream That Doesn't Sleep - Kyuhyun(  oppaaaa... terharu)
  15. what will you dance at your wedding
    Everyday I Love You - Boyzone 
  16. what will they play at your funeral?
    When A Man Loves A Woman - Michael Bolton( Hahahahahahahhaa...LOL, god!please forgive me) 
  17. What is your hobby/interest
    Bonamana - Super Junior( Let's Dance .. Jihaaaa )
  18. what is your biggest secret
    It Ain't Over Till It's Over - Lenny Kravits( Oh yeaahh keep on fighting till the end )
  19. what do you think of your friends
    Umbrella - Rihanna( Sippp!! that what i really think about you guys)
  20. what song will be the subject when you repost
    Bittersweet Symphony -  The Verve( Yeahhh.. perfectly match!! ) 
 That was really Fun!! Random banget ya... So,What's yours? 

Destination Nowhere - Pasar Bolu Rantepao Toraja, Bukan Pasar Biasa

Toraja yang terletak di Sulawesi Selatan identik dengan acara adat penguburan atau kuburan di atas gunung bebatuan. Ternyata Toraja menyimpan satu spot unik yang sayang untuk dilewatkan. Jika anda berkesempatan untuk mengunjungi Toraja di waktu yang tepat, jangan lupa berkunjung ke Pasar Bolu. 


Pasar Bolu Rantepao Toraja, Bukan Pasar Biasa


Begitulah nama tempat itu di sebut. Tempat ini memang pasar, ajang jual beli antara pedagang dan pembeli, tapi jangan berharap menemukan kue Bolu disini. Pasar yang terletak diatas lahan sekitar 2,5 hektar berlokasi di Lembang ( Desa) Kolla, Kecamatan Tondun Kabupaten Toraja Utara ini jualannya Kerbau dan Babi. Pasar tradisional ini di gelar setiap enam hari  sekali. Hari pasar ini merupakan hasil perhitungan leluhur masyarakat Toraja sejak ratusan tahun lalu. Beruntungnya saya karena bisa menyaksikan transaksi yang bisa menghasilkan uang milyaran rupiah ini jika musim pesta adat.




Tedong Bonga Sori
Bagaimana tidak, komoditi utama pasar ini adalah Kerbau dan Babi yang biasanya di pergunakan di acara-acara adat Toraja ini tidaklah murah. Harga seekor Babi saja bisa mencapai 1,5 juta rupiah seekor. Sedangkan harga Kerbau berkisar antara lima juta hingga 100 juta rupiah tergantung dari jenisnya. 

Disini bulu menentukan harga. Tedong Bonga Saleko, Kerbau yang berwarna belang putih hitam di sekujur tubuhnya  dihargai paling mahal sekitar 100 juta rupiah. Ada juga Tedong Bonga Sori, Kerbau dengan warna putih belang pada bagian mukanya tidak semahal Tedong Bonga Saleko. Kerbau hitam atau yang di sebut Tedong Pu'du harga paling murahnya saja berkisar 10-15 juta. Tedong Todi hanya berbintik putih pada dahinya dan Tedong Sambao yang  seluruh tubuhnya berbulu entah kemerah-merahan saja, atau keputih-putihan atau kehitam-hitaman. Untuk dua jenis Kerbau terakhir harganya tidak begitu mahal dibanding tiga lainnya. Tapi tetap saja bisa menguras kantong. Hitung saja berapa ratus juta yang harus keluar jika satu pesta adat membutuhkan tidak hanya satu tapi puluhan ekor Kerbau dan Babi. Di bandingkan showroom mobil, Pasar ini boleh becek dan bau. Tapi harganya bisa mengalahkan harga mobil,jek!

Mungkin karena itulah para lelaki penjual ternak ini pun tidak seagresif pedagang-pedagang pasar biasa. Mereka tidak menjajakan ternaknya dengan memanggil-manggil pembeli. "Boleh, Kak... " gak bakal kedengaran disini. Dengan santainya sambil menunggu pembeli  mereka menyuapi Kerbaunya dengan rumput, menggosok badan Kerbau bahkan ngobrol santai sambil merokok dengan pemilik ternak lainnya. Jika ada yang berminat membeli barulah mereka ngobrol santai tawar menawar. 


Mereka saling tahu, menjual kerbau dengan harga puluhan juta begini gak mudah. Toh jika pun tidak laku hari ini, masih ada kesempatan di hari lain.Saat musim pesta adat tiba di pertengahan tahun atau saat program Lovely December itulah dimana Kerbau-kerbau ini naik daun. Transaksinya pun bisa mencapai milyaran rupiah.
Menunggu Pembeli 
Pasar Bolu juga memiliki sisi lain. Menelusuri Pasar Bolu lebih ke dalam lagi tidak hanya Kerbau tapi juga ada sekumpulan Babi dalam kandang. Mau yang masih muda,langsing hingga gemuk berisi ada disini. Tinggal pilih, tawar harga dan angkut. Truk yang berisi beberapa babi atau kerbau yang lewat tak hentinya berseliweran. Tak jarang ada pula pembeli yang menggotong sendiri babi yang di belinya dengan menggunakan bambu. Pasar ini hiruk pikuk dengan segala kegiatannya.

Mr&Mrs. Bule dan Tour Guidenya
Saat Matahari semakin tinggi saya memutuskan untuk menepi  di salah satu   warung makan khas Toraja disana. Saya masuk  untuk duduk dan melihat situasi pasar dari sudut pandang yang berbeda. Pemilik warungpun tidak berkeberatan saya hanya duduk disana tanpa memesan apapun. Dia pasti mengerti, mengingat masakan Toraja banyak menggunakan daging Babi, dari penampakan saya yang berjilbab ini tak mungkin saya berniat mencicipi. Beberapa penjual dan pengunjung pasar duduk  sambil ngopi atau makan siang pun asik mengobrol. Walaupun tidak mengerti apa yang mereka bicarakan karena saya tidak faham bahasa Toraja, tapi asik juga memperhatikan mereka. 

Disebelah warung tampak seorang ibu penjual tali leher Kerbau yang sedang menjalin. Di belakangnya sekumpulan bapak-bapak yang sedang mengasah parang dengan mesin yang suaranya membuat telinga saya agak nyit-nyit. Tapi deritan besi beradu dengan gerinda yang  mengiringi hingar bingar pasar dan  aroma khas  Kerbau dan Babi yang "semerbak" menggelitik hidung, membuat pasar yang diklaim sebagai pasar ternak satu-satunya di dunia yang memperdagangkan Kerbau dan Babi dengan harga yang fantastis semakin unik. Tak heran banyak juga turis dalam dan luar negeri yang berkunjung ke sini dengan karakteristik mereka masing-masing. 

Para turis mancanegara banyak yang melenggang santai tanpa ragu masuk ke tengah-tengah gerombolan  Kerbau, berinteraksi dengan para pedagang melalui tour guidenya atau sesekali memotret ternak dan aktivitas pasar memakai camera digital biasa. Sedangkan turis dalam negeri datang dengan camera DSLR canggih, sedikit berinteraksi dengan penduduk setempat tapi  sibuk foto-foto dengan ternak. Entahlah..Mungkin untuk foto profil Facebook mereka. "Hey, gue foto ama Kerbau dong... " gitu kali.


Paling Indonesia ? 
Apapun itu, traveling adalah tentang melihat,merasakan,memahami dan menemukan sesuatu di tempat yang di kunjungi. Saya yang sudah dua kali ke Toraja pun menemukan hal yang berbeda dari ketika saya berkunjung sebelumnya. Tanpa pengharapan berlebih, hanya menikmati apa yang tersaji. Ternyata saya tak perlu ke luar negeri demi menemukan sesuatu yang menarik. Dimana lagi bisa lihat kerbau-kerbau unyu-unyu dan babi-babi seksi mejeng menunggu pembeli. Pasar Bolu Rantepao Toraja, memang bukan pasar biasa

Oppa and Me

So I decided to use my hibernate tumblr account for my so-called-writing-project. I know it's still raw but i think i should give a shout. I named my writing project "Oppa and Me" 

Writing my imagination 
"Oppa and Me" is a compilation of random stories that came out in my imagination. This story about two people Airin dan Hyung who meet accidentally in an event. There's no hate or love at the first sight. It was just plain. Hyung is a superstar singer from Korea and Airin is a radio DJ who happens to interviewed Hyung when he visit the country for his world tour. He barely speaks english and Airin doesn't know much speak Korean. That's why she really surprised and even rejected the offer in the first place. She's prefer to interview a Japan Rock Band rather than Korean Boyband. 

"I'm not into it..I just know one or two simple Korean's conversation. Besides Korean Language makes me sleepy.. I'm afraid i'll fall to sleep in the studio," She rejected straight forward.

But the show must go on.. The Producer thinks she's the best DJ and can light up the situation. Besides there's Rico, his partner on "Morning Call" as co-DJ who will accompany her. He's actually goods at speaking Korean but not really good for interviewing. 

So the show go on well.. actually even Hyung himself likes the show. "I never been interviewing feels like talking to long time friend like this. Sometimes i forgot and show the real me.. This girl can make me show the real me. I can be who i am.. She's something." But then again, it's just another interview to do and for Airin he's just another celebrity like any celebrity she has interviewed before. Nothing special.. 

Until the meet again in Osaka, two months later.. Something happens.. and it's so much complicated than Airin and Hyung thought. 
--------------------------
Below and above this post are  random post, scene by scene that i figured out how  the story about Airin and Hyung will be. I write it down to help me not to forget what's inside my mind because i'm easily to forget hahahaha.. 

Because it's based on random thought, even i have some kind of outline for this story but i just post random part that across my mind. So there's a chance the ending will not the same as i want it to be. It depends on how's thing between Hyung and Airing evolving. 

I post my writing project on http://oppaandme.tumblr.com/ I would really appreciate it if you stop by and read. You can post comment if you will.. 

Thank you.. 

xoxo

V  




From Nothing To Something - Super Junior's Attack

Salam Khas SuJu
Jadi begitulah.. Saya seperti terkena "Super Junior's Attack". Out of nowhere saya yang awalnya gak berasa apa-apa ama mereka, gak benci tapi gak suka juga mulai keranjingan lagu-lagu dan betah banget nge-youtube-ing video-video mereka. Suddenly saya gak lagi terkantuk kantuk mendengarkan percakapan bahasa Korea.And to make it even worse saya membeli dua CD original mereka serta memfollow akun-akun twitter personilnya. Ahay! From feels nothing turns to something like this. Semua gara-gara kehebohan media saat kedatangan mereka ke Jakarta beberapa waktu lalu.

Sebenarnya sudah lama saya tahu boyband ini secara profesi (tambahan) sebagai penyiar radio mengharuskan saya always up to date with what's hot and not in music industry. Saya juga sebenarnya malah sempat membahas mereka sekilas di salah satu postingan saya. Tapi saya gak pernah begitu tertarik untuk mendengarkan lagu-lagu atau memperhatikan mereka secara lebih detail. Yang saya tahu salah satu personilnya sempat di kabarkan dekat dengan Agnes Monica dan jadi bahan perbincangan di Twitter pula. Malah saya sempat terkena kebosanan karena setiap kali saya menonton  channel TV Korea sepertinya mereka selalu ada entah lewat video klip, acara musik bahkan variety show. 

Pernah suatu ketika ada acara KBS Love Request yang menampilkan mereka menyambangi seorang anak dari Indonesia yang terkena katarak dan harus di operasi di Seoul. Karena katanya anak itu suka banget sama lagu Mr. Simple maka mereka nyanyi lah lagu itu secara acapella which is menurut saya waktu itu..They're just another pretty face boyband who couldn't sing well.. Dan asli lagu "Mr. Simple" itu ganggu banget, apalagi kalo muncul hampir tiap jam di channel-channel music.

Jadi ketika siang itu saya menyetel tipi dua orang Presenter infotainment mulai ngebahas kedatangan boyband Korea yang di tunggu-tunggu sejuta umat K-popers ini saya jadi geli sendiri. Pertama saya teringat jaman saya masih lugu sampai ngefans setengah mampus pada boyband-boyband Amerika sampai rela bolos sekolah demi bela tiket dan nonton konser mereka di Jakarta. Kedua karena salah satu teman saya ngefans banget dengan Siwon dan saya waktu itu gak  tahu namanya sampai saya nyebut dia dengan Miwon. Entah dari mana twit berhembus yang mention protes banyak banget. Karena lucu sekalian saja saya nge-twit "Soju, boyband asal Korea.." dan beterbanganlah mention-mention mulai yang menganggap itu lucu sampai yang take it seriously. Saking seriusnya si teman yang suka banget sama Siwon tidak kepikiran kepada saya ketika ternyata dia kelebihan ID Press nonton Super Show hari ke dua. 

Semakin mendekati harinya semakin hebohlah pemberitaan. Di Twitter juga tidak berhenti-berhentinya ada yang berkicau tentang event Super Show 4 ini. Hari gini memang juara banget deh kalau mau menghembuskan berita-berita di twitter. SHow hari pertama sukses membuat TT Indo dan WW di hiasi hastag #SS4INADay1. 

Teman saya si Siwonest itu pun sudah mengabarkan akan berangkat ke Jakarta di hari itu untuk SS4Day2. Seorang teman lagi sudah mengupload foto tiket yang sudah di tukarkan di venue ke Pic BBM dan Twitter. Karena pemberitaan tentang Super Show 4 ini juara banget,muncullah mereka di berbagai acara infotainment sampai berita-berita di TV yang "serius".

Saya pikir, ini apa menariknya sih boyband ini sampai segitu hebohnya di beritakan. Kedatangan salah stau personilnya yang terpisah dengan yang lain pun di beritakan lengkap dengan foto cowok bermasker itu di bandara. Tapi kan emang begitu Indonesia, segala sesuatu dibuat se-dramatic mungkin, seheboh mungkin sampai tidak bisa lagi membedakan mana informasi yang berguna mana yang sekedar untuk naikin rating semata. 

Entah di acara apa dan bagaimana sampai akhirnya saya merhatiin personil boyband ini satu-satu. Ini gara-gara Mbak Tike Priatna Kusuma di interview dan dia cerita pengalaman nonton Super Show 4 di Singapore. Dia juga cerita awalnya dia ngefans sama boyband ini karena di sekitar tahun 2010 ketika dia dapat jatah siaran pagi sering banget lagu Bonamana masuk di playlist. Dia ngerasa lagu ini ganggu banget,tapi lama kelamaan enak juga di dengar dan bikin semangat. Tambah ngefans lah dia ketika tahu personilnya secakep Kyuhyun dan suaranya bagus banget pula. 

Kenapa komentar Tike Priatna ini jadi nge-gong banget di kepala saya? Gak lain gak bukan karena :
  1. Kami sama-sama penyiar radio ( selera musik mungkin beda, tapi sense of good music kan bisa dipercayalah)
  2. Mba Tike ini sudah gak termasuk abege lagi. Jadi kalo dia aja pede pede aja nonton diantara para abege abege ini berarti it's worth to watch lah.. 
  3. Kyuhyun? Suaranya bagus? Yang mana itu? Perasaan orang-orang selalu bilang yang paling cakep itu Siwon dan menurut saya tampangnya emang cakep sih tapi too plastic :D ( If you know what i mean)
Jadilah saya pemirsa yang penasaran. Tiap kali ada tayangan yang menghadirkan mereka walau selintas saya mulai memperhatikan tampang-tampang mereka. Mana..mana yang paling cakep. Mata (dan hati) saya selalu mentok pada satu orang. Hanya saja saya gak tahu namanya. Gimana ceritanya saya bisa bertanya pada om Google kalo saya hanya tahu tampang gak tahu nama. Si teman yang Siwonest itu pun sudah gak aktif lagi di BBM dan Twitter setelah dia touchdown di MEIS. Dan begitulah hari kedua terlewati tentu saja dengan hastag #SS4INADay2 yang tetap bercokol jadi jawara TT. Dua orang contact di BBM pun sudah mengupload foto mereka lengkap dengan ID Press sementara saya di hari yang sama stuck dengan shownya Agnes Monica di Makassar yang malah di kabarkan oleh para ELF ada di MEIS nonton Super Show pula.

Day 3 semakin heboh dan mulai banyak tangis-tangisan gak rela mereka harus balik ke Seoul. Lucunya adalah saya mengikuti twit-twit melalui hastagnya.Rasanya seperti being stalker tapi ini sekaligus banyak akun. Membaca satu satu twit para ELF ini seringkali mengingatkan saya pas masih lugu-lugunya ngefans boyband. How the fans see their idols as perfect human and sometimes forget they're only human..Nothing as perfect as it seems. Oh well, biarkanlah itu sebagai proses mereka menjadi dewasa. (Eh emang saya sudah? hehehehe)

Setelah menyimak liputannya sepanjang dua jam di salah satu TV swasta, i began to like it. Yah emang pada dasarnya ada lagu-lagu tertentu yang mereka harus lipsync. Tapi secara ini adalah hiburan, how to entertain people is the most important of show business. Stage, lighting, sounds, the scenario of the show adalah satu hal yang akhirnya membuat saya nyesel kenapa tidak nonton Super Show 4. Saya suka banget nonton pertunjukan musik yang keren, kalau kek gini rasanya gak rugi tiga jam dalam venue to watch them. To make it even worse, teman saya si Siwonest itu ternyata kelebihan 1 ID Press karena salah satu anggota teamnya ada yang batal berangkat di detik detik terakhir. She took my joke seriously sampe gak kepikiran ngasih ke saya ID Press yang berharga itu. ID Press untuk orang-orang media partner acara itu tempatnya pasti gak sama dengan para fans..Lebih penting lagi, itu gratis.. Hehehehe
Keren banget kan

Trus trus kenapa saya akhirnya keterusan suka?

Akhirnya saya tahu juga siapa yang namanya Kyuhyun..Ternyata dia adalah orang yang bikin mata saya mentok ke dia dan gak bisa pindah lagi.. (halah..) tapi saya gak tahu namanya itu. I was like senang menemukan suatu barang yang hilang gitu. I finally know his name.. And it was him, the one i don't know what his name is.. Kalau kata lagu Can't Take My Eyes Off of You lah.. Teman seruangan di kantor sempat memblue toothkan lagu solonya " Hope is A Dream That Doesn't Sleep" dan beneran suaranya emang merdu menggetarkan jiwa gitu.. Saya sampai kepikiran,cowo ini kalo ikutan MTQ pasti menang.. #eh. Tapi hey, it's another story yahh.. yang ngefans sama Kyuhyun jangan di bawa ke hati lohhh.. :D 

And the rest is history.. 
Ketika sudah tahu nama, sudah mulai membesar rasa keingin tahuan, ngefans is just a matter of time. Most of my time asal komputer nganggur dikit saya you tube-ing tentang mereka. Their MV,Behind the scene,on the stage sampai ke variaty show yang mereka bintangi. Gak di rumah, gak di kantor, gak di tempat siaran. And i found out some things that make me fall for them.. 

Ya,mereka memang cakep. Ada yang dari sononya ada juga yang dengan sedikit bantuan operasi plastik di bagian mata dan hidung jadilah mereka seperti sekarang ini. Tapi talent mereka juga ada. Beberapa diantara mereka suaranya memang bagus bange. Saya yakin gak tergabung dalam boyband pun mereka pasti sukses. Sementara yang lain suaranya biasa saja tapi mereka punya spesialisasi talent sendiri. Ada yang bisa nge-rap,ada juga yang jago nge-dance, ada yang bisa ngemsi, ada yang spesialis akting dan drama dan menurut saya itu yang akhirnya membuat mereka gak seperti boyband pada umumnya. Didukung oleh management dan team yang solid di belakang mereka, kelebihan-kelebihan mereka ini blending dengan bagusnya tanpa ada yang jadi center of the stage. Coba deh perhatiin boyband dari masa ke masa.. Pasti ada salah satu yang menonjol banget semetara yang lain semacam backing vokal dan penari latar yang mangap mangap di belakang. 

Ada satu film semi dokumentar mereka yang tayang di MBC yang memasukkan komentar seorang pengamat musik di Korea. Menurutnya salah satu hal yang akhirnya membuat Super Junior ini kuat dan lebar range fansnya adalah karena masing-masing punya talenta sendiri-sendiri. Mereka secara personal bisa lebih sering  muncul menyapa pulik melalui tivi,radio bahkan di stage dan itu sangat berimbas pada bertambahnya orang-orang yang akhirnya mulai menyukai mereka. Yah, seperti saya ini lah.. :D

Saya kalau nonton video video mereka di Youtube itu gak pernah gak ketawa. Ada aja celutukan-celutukan mereka yang lucu. Entah kepada host acara atau ke masing-masing personil mereka sepertinya bisa santai saja mengeluarkan joke bahkan saling menceritakan kebiasaan-kebiasaan masing-masing personil. Apalagi si Kyuhyun.. Ini dia personil paling Evil sampai di beri julukan "Evil Maknae" saking seringnya ngeledekin,ngerjain dan berkomentar-komentar cuek pada personil lain yang notabene adalah sunbae alias senior-seniornya. Sudah paling terakhir masuk, paling muda, paling "tidak hormat" pada yang lebih tua. Maklum di Korea, hirarki itu penting banget.. Senior dan Junior itu gak bisa seenak jidatnya bahkan ketika berkomunikasi.Tapi sepertinya jadi pengecualian untuk Kyuhyun. Walaupun sempat balas di tumpahin kekeselan tapi gak parah banget.. Lagian siapa yang tahan sihh marah lama-lama kalau tampangnya gini..


Satu hal yang pasti, untuk sampai ke tahap yang mereka jalani sekarang perjuangan dan pengorbanan mereka itu gak ringan. Di training bertahun-tahun, latihan tiap hari harus di jalani dengan penuh keikhlasan dan tidak mudah putus asa. Sesuatu yang mungkin tidak dijalani oleh para personil boyband girlband Indonesia saat ini. Mereka gak menjalani training bertahun-tahun, permak penampilan, pengorbanan waktu dan tenaga. Kita tahunya ehh sudah ada boyband girlband baru aja ngedance di tivi. Tapi akhirnya itu lah yang membedakan kualitas antara yang kerja keras dan di tempa waktu dengan yang karbitan. Hey, I'm just saying :D. 

It makes me think Mereka kelihatannya gampang cari duit, muncul di tivi, jadi selebritis tapi kalau kerja keringatan juga..Satu lagu bisa keringatan gituh.. bayangin kalo satu show sekitar tiga jam..Apa gak seember tuh cucian bajunya.. Belum bangun pagi-paginya, latihannya, rehearsalnya, ini nya itunya.. Badan remuk, jauh dari rumah, gak punya pacar.. aishh berat banget gitu yah sepertinya. Sementara kita ada yang duduk manis ngantor,kerja dikit gak pake keringat (walaupun stressnya mungkin juga luar biasa), di bayar juga. Tapi yahh itu dia, besarannya gak sama.. That's why i believe "No Pain No Gain". Mau lebih yah harus mau berjuang dan berkorban. There's no easy way to get something best.

And i wonder, could it be the ELF who adore them think the same way too. Bukan hanya sekedar cinta mati karena kecakepan tampangnya,lagu-lagu,dance atau sekedar harapan untuk jalan-jalan ke Korea.. Bagaimana proses mereka menjadi yang sekarang dan nantinya, how to struggle in life and how to survive mudah-mudahan jadi hal yang para ELF ini pikirkan. Bukan hanya sekedar screaming out loud to them, but learn from them so one day ELF yang teriak-teriak histeris ini bisa di histerisin juga oleh orang lain karena usaha mereka. Jangan sampai nge-fans jadi hal yang gak berguna..

Super Junior - The Last Men Standing

Yah,semoga saja. Kalau gak bisa yahh..Sorry Sorry deh..

XoXo

V




The Stories Of Mr. Taxi

Ini bukan tentang lagunya Girls Generation, tapi ini sedikit cerita tentang taksi-taksi yang saya tumpangi seminggu belakang ini. 



Mr. Taxi Banyak Tingkah 


Dimulai ketika pagi itu saya harus berangkat ke Jakarta demi tugas negara. Segera setelah sholat Subuh saya menelpon salah satu armada taxi yang nomer hotlinenya paling teringat. Kira-kira lima menit kemudian taxi yang ditunggu pun datang.

Dari luar taksi nya terlihat masih baru dan cling. Supirnya pun menyapa sangat  ramah dan sigap membantu mengangkatkan koper kecilku ke bagasi. Tapi begitu naik ke dalam taksi, bau rokokpun mulai menyeruak. Ah, pak supir tadi baru saja merokok sepertinya. Dia pun berusaha menghilangkan bau itu dengan membuka dua kaca depan sampai hampir mentok. A cold wind menerobos masuk tapi tetap saja tidak bisa mengusir bau rokok sepenuhnya. Dalam hati saya menyabarkan diri untuk tidak mengomel pagi-pagi buta.

Sayangnya supir taksi ini seakan menguji kesabaran saya. Dia mengambil rute memutar lewat tol padahal saya sudah menyebutkan rute biasa.  Begitu memasuki ruas  tol teman saya sudah menelpon dan mengabari dia sudah tiba di bandara. Saya menjawab bahwa saya juga sudah di perjalanan dan segera akan tiba, padahal taksi baru saja melewati Gedung Keuangan. Pak supir dengan antengnya menyetir dengan kecepatan yang ingin membuat saya menginjak kaki kanannya untuk menekan pedal gas dalam-dalam. Malah taksi sempat berhenti di tengah tol untuk mengecek sesuatu di bagian belakang mobil yang menimbulkan bunyi aneh. Oh gosh!

Ketika teman seperjalanan saya itu kembali mem-BBM menanyakan posisi dan mengabari mengabari penumpang GA tujuan Jakarta sudah dipersilahkan masuk ke ruang tunggu,saya mulai kesal level tiga. Dengan nada sedatar-datarnya saya meminta dia mempercepat laju taksinya yang tidak di tanggapinya. Barulah ketika saya bilang rute yang di pilihnya ini lebih jauh dan memutar dia menanggapinya dengan,"Oh ya?". Supir ini memang minta di geplak sepertinya. Saya hanya bisa menyabarkan diri dan berdoa semoga saya tidak terlambat.

Dan tibalah saya di depan sign keberangkatan. Pak supir itu mengangkat koper saya dari bagasi dan meletakkan di emperan. Dia tidak berbalik ke taksinya hingga saya memanggilnya. Saya berikan dia uang selembar seratus ribu rupiah yang di terimanya dengan ucapan "Terima kasih" yang luar biasa ramah, menutup pintu dan hendak berlalu. Jelas saja saya langsung menegurnya mengingatkan argo yang tercantum hanya 70 ribu sekian. Dengan senyum liciknya dia bilang sekalian dengan uang tol. Uang tolnya gak lebih dari tujuh ribu, kata saya dalam hati.

"Argo hanya tujuh puluh ribu pak, bapak harusnya ngasih saya kembalian,"jelas saya keukeuh. Dia menjawab dengan nada paling ramah,"oiya, ini saya punya kembalian," dan menyodorkan saya sepuluh ribu lalu dia langsung ngacir .

Anger management banget yah pagi-pagi. Saya tidak pernah keberatan memberi tips kepada supir taksi yang nyetirnya efisien,baik dan gak banyak tingkah. Tapi ini bener-bener keterlaluan buat saya. Sengaja mengambil rute paling jauh dan mengakali argo. Untuk taksi sekelas Bosowa yang merupakan taksi pertama dengan armada paling besar di Makassar,hal ini sangat di sayangkan. Jelas-jelas merugikan penumpang, bukan hanya dari segi uang tapi juga waktu. Saya hampir saja telat boarding. Taksi dengan nomer 146 itu gak bakal saya lupakan.

Mr. Taxi dengan Corporate Value


Cerita tentang taksi ini masih berlanjut sampai ke Jakarta. Begitu keluar dari ruang kedatangan Bandara Soekarno-Hatta saya dan teman langsung menuju pool Blue Bird, taksi andalan sejuta traveler bahkan yang sudah berkali-kali ke Jakarta sekalipun. Bapaknya tidak terlalu banyak ngomong seperti supir Bosowa nomer 146 yang tadi saya tumpangi di Makassar. Dia hanya menanyakan secara spesifik letak gedung yang kami tuju.

Karena saya baru sekali ke gedung tersebut dan itupun sudah hampir setahun saya lupa-lupa ingat. Seingat saya gedung ini walaupun berada di Jakarta Barat tapi dekat dengan perbatasan Jakarta Selatan. Ada dua akses jalan tol yang bisa di lalui, yaitu Tol Kebon Jeruk atau Tol yang keluarnya di daerah Slipi. Pak supir ini pun mengusulkan untuk melalu Tol Kebun Jeruk saja tapi atas saran teman yang berkantor di Jakarta akhirnya saya meminta dia untuk lewat tol ke arah Slipi saja. Alasan teman saya itu keluar dari Tol di Kebun Jeruk itu  macet.

Tanpa banyak tanya lagi bapaknya pun menyetir mobil dan saya sibuk mengobrol dengan teman setaksi. Begitu sampai di perempatan lampu merah Slipi-Palmerah Pak supir pun bertanya terus atau belok kanan. Jreng jreng.. saya lupa dong! Lebih tepatnya gak tahu sih.. Akhirnya saya menelpon teman saya lagi dan pak supir pun menelpon temannya seprofesinya. Dalam bahasa Jawa yang dia pikir saya tidak mengerti dia bertanya dimana sebenarnya letak Gedung Pusdiklat Kementerian saya ini. Sepertinya temannya itu menyebutkan nama halte busway terdekat dan dia langsung mengerti.

Di lain pihak teman saya di telpon pun meminta bicara dengan pak supir untuk meng-guidenya ke jalan yang benar (halah!). Setelah ber-iya iya beberapa kali, pak supir mengembalikan handphone saya dan bilang,"Seharusnya tadi lewat Tol Kebun Jeruk saja,mbak. Lebih dekat. Seperti ini sekarang kita harus mutar." Saya mengernyitkan alis,"Bukannya di Kebon Jeruk macet pak?"saya balas bertanya.

"Kami  tidak menawarkan jalan yang sekiranya kami tahu macet mbak.  Apalagi sengaja mengambil rute memutar. Rute pilihan teman mbak tadi ini bisa ngongkos seratus ribuan, padahal kalau lewat Kebon Jeruk mungkin hanya enampuluh sampai tujuh puluh ribu saja. Bagi kami bukan soal  uangnya mbak, yang penting penumpang kami tiba di tujuan cepat dan selamat.  Blue Bird itu tahu penumpang  mengejar waktu jadi sebisa mungkin kami ngambil rute terdekat mbak.Kalau macet,bukan Jakarta namanya kalau gak macet mbak, apalagi hari senin seperti ini,"katanya lagi tanpa nada menggurui apalagi menggerutu.

Duh,belum apa-apa saya sudah dapat petatah petitih dari supir taksi tentang value corporate-nya. Buntut-buntutnya saya malah ngobrol tentang jalan-jalan di Jakarta. Intinya : Corporate Value lebih penting dari selisih duit sekian rupiah. Daebak!

Mr. Taxi Sengaja Matiin AC


Lain Makassar,lain Jakarta, lain pula Bandung. Di kota ini sebenarnya saya sangat jarang sekali memilih moda transportasi taksi sebagai pilihan. Selain ada yang siap mengantar dengan kendaraan pribadi, kalaupun saya naik transportasi umum saya memilih angkot bahkan kalo perlu jalan kaki saja. Bukan karena apa-apa, jalan-jalan di Bandung itu banyak yang satu arah. Bisa jadi jarak A ke B itu hanya selemparan upil, tapi karena arus satu arah dan menggunakan kendaraan, kita harus mutar jauh. Begitu balik dari B ke A malah dekat banget.

Jadi ceritanya di Bandung saya dan teman yang sedang kunjungan kerja berniat nyari cimol dan jajanan Sunda lainnya. Niat tinggal niat ketika akhirnya kami sepakat menuju deretan FO di jalan Riau. Agar tak ribet kami memilih menggunakan taksi. Karena di Bandung Silver Bird terbatas, jadi gak bisa milih ketika akhirnya yang menepi malah Taksi Gemah Ripah.

Tanpa banyak komentar dan sapaan pak supir membawa kami dari Cihampelas ke Jalan Riau. Satu-satunya yang mengganjal di hati adalah pak supir menurunkan kedua kaca depan hingga setengahnya. Udara Bandung sedang dingin-dinginnya malam itu di iringi gerimis yang mengundang lapar. Saya meminta pak supir menaikkan kaca dan menyalakan AC saja. Sekali di minta tampaknya pak supir tak mendengar. Dua kali di minta dia hanya menaikkan kaca tapi tidak rapat serta tidak menyalakan AC.

Awalnya saya pikir mungkin pak supir ini juga sudah merokok jadi ingin menghilangkan jejak-jejak bau rokoknya. Tapi penciuman saya cukup sensitif dengan bau rokok dan tidak mendeteksinya. Saya meminta ketiga kalinya ditambah pesan,"Sekalian nyalain AC aja deh pak," supaya jelas maksud dan tujuan saya untuk menutup kaca mobil. Barulah bapaknya mengikuti permintaan. Sepertinya tipikal supir ini memang harus di sebutkan sejelas-jelasnya :).

Setelah mengubek jalan Riau ( lebih tepatnya jadi pelanggan terakhir yang siap diusir dari FO) saya mengajak teman ke daerah Dago atas untuk ngemil-ngemil cantik di Warung Ngebulnya Vabyo. Sekali lagi kami memilih naik taksi saja daripada ribet di jalan naik angkot di jam sembilan malam. Dan sekali lagi yang menepi adalah taksi Gemah Ripah. Supir taksinya pun punya kebiasaan yang sama, membuka kaca setengah sampai kami harus mengingatkan untuk menaikkannya serta menyalakan AC. Supirnya tidak banyak ngomong dan walaupun ngomong nadanya pun datar saja tidak di ramah-ramahkan.Tapi nurut juga akhirnya.

Mr. Taxi Scammer 


Ketika keluar dari Warung Ngebul, kami di sambut hujan derasnya Bandung. Beberapa taksi yang lewat terisi semua. Hingga akhirnya ketika hujan semakin deras, berhentilah Taksi Putra. Dengan buru-buru karena tak mau kehujanan kami masuk dan mengatakan tujuan kami. Pak supirnya mengiyakan ramah.

Ketika taksi berjalan argo belum nyala juga, teman saya pun menegur. Pak Supirnya menjawab dengan nada sangat bersahabat,"Tidak pake argo neng, karena ke daerah situ dari sini sekali jalan dua puluh ribu. Memang sudah tarifnya." Dan kami di belakang melotot gak karuan. "Gak bisa dong pak, kami mau pake argo,"protes teman saya. Tapi bapaknya keukeuh dan saya tidak punya tenaga lagi untuk berdebat apalagi keluar dari taksi berhujan hujan menunggu taksi berikutnya.

Jarak dari Dago atas ke Cihampelas itu gak jauh. Paling banyak sepuluh ribuan saja. Tapi pemberitahuan gak pake argo ketika sudah berada di perjalanan itu yang gak enakin banget. Sebenarnya saya dan teman gak pelit-pelit banget ngasih tips tapi pada akhirnya dengan setengah hati saya pun membayar sejumlah yang bapak itu minta tapi pake catatan sangat besar di ingatan : Bahkan di Bandung pun ada scamming.

My Two Cents.. 


Lain lubuk lain ikannya, lain kota lain pula tipe pengendara taksinya. Tapi walau bagaimana pun image sebuah produk tergantung pelayanannya. Mungkin yang berbuat kesalahan cuma satu orang, tapi kejelekan lebih gampang tersebar daripada kebaikan. Beruntunglah jika nilai-nilai suatu produk bisa di jaga oleh para employeesnya. Bayangkan jika satu keburukan itu tersebar menjadi word of mouth yang lebih powerful dibanding iklan yang beredar. Bad image tentu saja tidak bisa di hindarkan.

Review Novel : Selamanya Cinta

Sejak dulu saya suka membaca hampir tentang apa saja, bahkan mencoba membaca pikiran orang. Eh,tentu saja belum berhasil walaupun terkadang sekali dua bisa menangkap yang tersirat dari yang tersurat. Lebih banyak saya membaca majalah,koran,buku,blog bahkan tweet. Yah,jaman sudah berubah.Sebuah bacaan bukan hanya dari selembar dua lembar kertas kan?

Bicara tentang blog, ada sebuah blog yang entah dari mana saya temukan tapi akhirnya membuat saya betah berkunjung kesana. Blog ini isinya kisahnya sebenarnya tentang hal-hal yang biasa di jumpai sehari hari. Penulisnya pun juga tidak berusaha menggambarkan dirinya sebagai orang yang bijak dan terlalu baik hati hingga tidak bisa marah dan memaki. Walaupun tetap dalam koridor yang bertata bahasa rapih, ia masih bisa mengungkapkan dengan lugas jika ia cemburu dan sakit hati. Manusiawi..

Dibeberapa bagian sering terselip postingan semacam cerita pendek yang berkisah tentang seorang lelaki bernama Abe. Sesekali saya membacanya tapi kemudian saya berpikir ini mungkin kisah pribadi jadi saya lebih sering melewatinya. Saya malah lebih tertarik membaca postingan tentang Kenzo. Abe menurutku tidak menarik secara nama. Entah kenapa selalu tergambar seorang lelaki berkulit hitam,rambut keriting dengan wajah yang tegas. 

Eniwei, tapi biarlah. Toh akhirnya saya tidak memperhatikannya sampai si penulis blog ini memposting "Coming Soon My Novel!" yang mengabarkan bahwa kisah Abe ini akan di jadikan novel dengan judul "Selamanya Cinta". Pertama yang saya pikirkan adalah "Wow!" lalu kemudian "Oke,sepertinya ceritanya akan sama saja dengan novel-novel galau lainnya." Dan saya melupakannya walaupun sempat men-DMnya untuk ikut order novel itu.

Sampai kemudian saya ke toko buku terbesar di kota saya untuk mengambil pesanan The Hunger Games Set Box ku dan bertemulah saya dengan ini :



Beli gak ya apa nunggu gratisan saja dari dia? Hahahha.. yang benar aja. Demi sebuah karma baik karena saya juga pengen menerbitkan buku sendiri akhirnya saya beli. Semua tidak segalau sinopsis singkat di blognya..

Ini tentang dua sahabat, Reina dan Abe. Yang satu jatuh cinta diam-diam, satu lagi malah sibuk naksir cowok-cowok lain. Yang satu menodai masa abegenya dengan kegalauan cinta, yang satu lagi sibuk menyangkal perasaannya sendiri. Sebuah peristiwa tragis yang berujung maut semakin menjauhkan keduanya. Bertahun-tahun setelah itu, ketika yang satu mulai pasrah, yang satu lagi mencoba menyiasati takdir supaya mereka bisa bersatu

Akan kah mereka bersatu?
Kisah Reina dan Abe sebenarnya kisah yang sering terjadi bahkan semacam kisah klasik dalam dunia persekolahan. Cinta yang di lingkupi persahabatan.  Mungkin ada yang mengalaminya di masa SMP, SMA (seperti di buku ini ) bahkan mungkin juga kuliah. Endingnya pastilah beragam. Ada yang jadian, ada yang akhirnya pisah karena kematian, ada juga yang akhirnya move on ke hati yang lain. Yang mana kah dari tipikal ending tadi yang menjadi ending kisah Reina dan Abe? Lalu siapa Dita yang disebut sebut di awal novel ini? Apapula hubungannya dengan Abe?

Seperti biasa setiap kali saya merekomendasikan sebuah bacaan atau film saya gak mau bocorin endingnya. Saya cuma bisa bilang novel ini salah satu dari sekian novel yang berending menarik yang pernah saya baca. Selama saya membacanya saya berharap-harap cemas menanti akhir kisah Reina dan Abe. Semacam punya keinginan tetapi belum tentu tahu apakah keinginan itu terwujud atau tidak.

Hal lain yang menarik adalah cara bertuturnya. Berbeda dengan novel "sastra galau" lainnya bahasanya sangat "Indonesia" walaupun saat para karakter bertutur mereka berinteraksi selayaknya kita berbicara sehari-hari. Ada lo-gue, ada aku kamu, walaupun tidak selebai sinetron jaman sekarang. Ibarat pakaian, novel ini terjahit rapih dari awal sampai akhir. Selayaknya cappuccino, ada rasa pahit dan manis dalam ceritanya yang di beri latte art pengindah suasana. Sedikit banyak membawa saya ke kenangan masa SMP. Ikut senang,deg-degan,gemes,sedih dan ingin dicintai seperti Abe mencintai Reina....

Dan saya ketipu endingnya!

Ha!

Selesai membaca buku ini yang diam-diam suka sama sahabatnya,teman kantor,teman kuliah,teman sekolah bahkan seniornya kalian akan jadi lebih tahu apa yang harus di lakukan dengan waktu yang ada.. Selamanya cinta, bisa saja :) 

Happy Reading 

xoxo

Vie