HIJUP Bloggers Meet Up X Softex Daun Sirih - Ngobrol Sehat Bebas Worry di Makassar



Haid, Menstruasi atau datang bulan adalah perubahan fisiologis dalam tubuh wanita yang terjadi secara berkala. Dimulai dari usia remaja sampai menopause.Umumnya sebulan sekali dengan rentang 3 – 7 hari. Setiap bulan kedatangan tamu spesial ini, seringkali membuat kita para wanita kurang memperhatikan detailnya. Asalkan masih di tanggal biasa, gak nyeri yang bikin kita ambruk, gak kebanyakan dan gak terlalu sedikit, biasanya kita mah santai aja kayak di pantai. Padahal, namanya juga tamu spesial, di kala haid datang harusnya persiapan kita harus maksimal. Supaya apa, buibu? Ya supaya organ reproduksi tetap sehat. Kita pun nyaman dibuatnya. Bebas worry gitu..

Memangnya ada ya hubungannya antara haid dengan kesehatan organ kewanitaan? Adaaaa banget lohh, mba-mba cantik.  

Jadi gini ceritanya, beberapa waktu lalu aku datang ke Event HIJUP Bloggers Meet Up X Softex Daun Sirih - Ngobrol Sehat Bebas Worry di ON20 Bar and Dining Sky Lounge, Makassar. Alhamdulilah banget, event nya diadakan pada tanggal 8 Juni, dekat-dekat wiken dan cuti bersama lebaran. Jadi aku bisa deh terbang ke Makassar setelah tugas negara di Mamuju. 



Meskipun aku agak telat tiba di venue, gak rugi aku bela-belain datang ke event ini. Tiga orang nara sumber khusus dihadirkan untuk para blogger/vlogger dan penggiat media sosial  perempuan di Makassar. Ada Ashri Rizqky Rabani, seorang content creator yang aktif di YouTube dan Instagram. Kemudian ada dr. Bram Pradipta, SpOG dokter spesialis kebidanan dan kandungan  dan mewakili Softex ada Anastasia Erika selaku Brand Manager Softex Daun Sirih. Dipandu seorang MC, ngobrol sehat bebas worry tentang pentingnya organ reproduksi. 



Ngobrol Sehat Bebas Worry 

Ashri sebagai seorang conten creator sehari-harinya sangat sibuk beraktifitas. Seringkali ia merasa area kewanitaannya lembab karena outfit yang sering digunakannya adalah legging atau stocking. Ketat dong yaaa.. Nahh ini dia nih yang diakui Ashri sebagai penyebab ketidaknyamanan area kewanitaannya. Untuk mengatasinya Ashri menggunakan Pantyliner. Sedangkan jika tamu bulanan datang berkunjung, tentu saja Ashri menggunakan pembalut. Tapi yah gitu.. kadang-kadang agak ganggu juga sih kalau harus gonta ganti pembalut, akunya.

Akuu pun mbaaa.. Aku pun...

Kadang-kadang saking merasa nyaman dengan pembalut yang dipakai atau kesibukan yang dijalani, ingat ganti pembalut kalau sudah buang air kecil aja. Kamu juga gitu gak? Ternyata itu gak boleeehhh sodara-sodara. 

Dari Kiri ke Kanan : Ashri Rizqky Rabani, Anastasia Erika , dr. Bram Pradipta, SpOG  

dr. Bram Pradipta, SpOG mengatakan perempuan perlu mengganti pembalut atau panty liners sesering mungkin, setidaknya setiap tiga jam sekali. Darah haid pada pembalut bisa mengakibatkan bakteri gampang berkembang biak. Jadi jangan kelamaan gak diganti ya, ladies!

Selain itu bapak dokter yang ganteng ini juga mengingatkan kita untuk penggunaan celana dalam. Sebaiknya menghindari penggunaan celana ketat yang terbuat dari bahan yang tidak menyerap keringat. Jangan lupa ganti celana dalam dan baju usai berolahraga dan satu lagi, sebaiknya tidur tanpa celana dalam agar organ kewanitaan kita bisa bernafasss dengan bebas
  
Rempong amat, sis..

Eits, jangan salah! Hal-hal kecil seperti ini ternyata bisa menghindarkan organ kewanitaan kita dari kelembaban. Sudah tahu kan kalau kelembaban bisa memicu keputihan? Keputihan memang dapat terjadi dalam kondisi normal yaitu ketika ketika stres atau perubahan hormon seperti saat hamil, atau sebelum/sesudah menstruasi. Namun jika konsistensi dan kekentalannya berubah, gatal, berbau dan berwarna itu berbahaya. Ini bisa menjadi indikasi kanker ovarium. O.. My .. God! Amit-amit!

Oleh itu diingatkan sebaiknya perlu merawat organ kewanitaan kita lebih maksimal dengan cara :

  1. Menjaga kelembabab area kewanitaan dengan mengeringkannya setelah buang air kecil/besar.
  2. Menggunakan pembersih area kewanitaan tanpa pewangi dan bahan kimia. Sebaiknya gunakan yang berbahan alami seperti air rebusan daun sirih, seperti kata ibu ibu kita dulu. Air rebusan daun sirih ini terbukti bersifat antiseptik, loh.
  3. Jangan douching alias menyemprotkan cairan kimia ke dalam area kewanitaan kita. Meskipun douching itu dimaksudkan untuk membersihkan, tetap aja kalau cairan dengan bahan kimia itu berbahaya bagi area kewanitaan kita yang sensitif (seperti orangnya).
  4.  Basuh vagina sebelum dan sesudah berhubungan intim (bagi yang sudah berkeluarga yaa..).
  5.  Jangan mencukur abis bulu di area kewanitaan. Fungsi bulu-bulu di area tersebut sebenarnya untuk memprotect organ kewanitaan kita dari bakteri atau kuman. Cukup dirapikan dan dicukur seperlunya aja, jangan dibabat habis (hutan kali!). Gak mungkin lah Allah menciptakannya jika gak ada gunanya, yes?

Selain menjaga organ kewanitaan kita dengan cara merawat, penting juga untuk menggunakan pembalut atau pantyliner yang dapat menjaga kita tetap dapat beraktivitas dengan nyaman dan tetap sehat. Caranya dengan memilih pembalut atau pantyliner yang tidak berparfum, gak bikin alergi dan iritasi serta memiliki kandungan bahan alami. 

Inilah yang kemudian dibahas oleh mba Anastasia Erika . Dari pembahasan mba cantik ini, ternyata pembalut yang nyaman gak sekedar bisa menyerap haid namun juga gak berbau dan menjaga kita dari bakteri. Namun, meski nyaman dipakai jangan lupa untuk mengganti pembalut atau pantyliner setiap 3 jam sekali demi kesehatan organ kewanitaan kita, gengs!

SOFTEX Daun Sirih, Teman Bulanan yang Membuat Nyaman

Bicara tentang haid dan pembalut, pasti gak jauh-jauh dari kata Softex. Sebagai merk pembalut dari jaman kapan tahu, kebanyakan perempuan kalau nyebut membicarakan pembalut malah nyebut ‘Softex’ dan bukannya pembalut. Gak salah sih, aku juga mengenal Softex sejak haid pertama di kelas dua SMP. Meski sempat berpaling beberapa tahun untuk mencari yang lebih tipis dan lebih nyerap, nyatanya aku balik lagi menggunaan Softex gara-gara ini : SOFTEX Daun Sirih. 



Pertama, aku penasaran aja apa bedanya dengan pembalut lain yang sudah ada dan produk terdahulu Softex. Kedua, Daun Sirih sudah terkenal dari jaman nenek ke mamah aku sebagai pencegah penyakit yang menyerang organ kewanitaan seperti keputihan. Ketiga, yah mereknya lah! Sudah jaminan mutu. Terdaftar di BPOM, mempunyai label HALAL dari MUI serta Hypoallergenic dan dermatologist tested. Alhamdulillah ya, aman!



Varian Softex Daun Sirih

Softex Daun Sirih seperti tahu banget ya masing-masing wanita itu memiliki tipikal haid masing-masing. Ada yang haidnya sedang, ada yang volume haidnya banyak. Saking banyaknya ada loh teman aku yang tiap kali pakai pembalut menyambung dua pembalut menjadi satu.  Ada juga pas malam hari haidnya malah banyak banget sampai merembes ke mana-mana. Haduh! Senangnya, Softex Daun Sirih menghadirkan varian sesuai kebutuhan kita, gengs! 

SOFTEX DAUN SIRIH - PEMBALUT SLIM REGULER FLOW 

Bagi kamu dengan volume haid ‘sedang sedang saja’ , Softex Daun Sirih menghadirkan series Slim Regular Flow. Ukuran 23 cm dan tersedia dalam dua kemasan wings dan non wings. Aku biasanya lebih suka yang non wings, tak bersayap, tak sempurna.. tak rupawan.. (you sing you loose!). 



SOFTEX DAUN SIRIH - PEMBALUT SLIM HEAVY FLOW

Varian ini diperuntukkan bagi wanita dengan volume haid yang lumayan banyak. Ukurannya 29 cm biasanya kugunakan di hari kedua saat haid lagi banyak-banyaknya. Tersedia dalam dua tipe juga, wings dan non wings. Kamu tahu kan pilihanku?  



SOFTEX DAUN SIRIH - PEMBALUT SLIM EKSTRA HEAVY FLOW  

Ini dia yang cocok bagi wanita yang volume haidnya lancar jaya. Ukurannya lebih panjang daripada dua varian sebelumnya yaitu 36cm. Aku biasanya menggunakan ini disaat beranjak tidur karena ukurannya yang panjang bisa melindungi dari insiden celana dalam atau seprei bernoda. Tersedia pula dalam dua tipe wings dan non wings. 



SOFTEX DAUN SIRIH - PANTY LINERS  

Jika haid menipis namun belum bersih juga dan masih menyisakan bercak-bercak cokelat gitu, aku lebih memilih menggunakan pantyliner. Biasanya di hari terakhir periode haid. Bisa juga digunakan saat menjelang haid dan sedang banyak beraktivitas, Biar nyaman aja, Softex Daun Sirih menyediakan Panty Liners Reguler dengan panjang 15 cm isi 30 pads dan 20 pads. Tidak lupa untuk kamu yang aktif bergerak ada varian Longer & Wilder dengan panjang 18 cm isi 30 pads.  



SOFTEX DAUN SIRIH - PEMBALUT 3 in 1

Nah kalau yang ini gak ada di goodie bag sih, tapi aku pernah sekali beli untuk kepraktisan aja. Isinya lengkap, 3 varian Softex Daun Sirih terdiri dari 4 pads regular flow, 6 pads 6 pads heavy flow dan 6 pads extra heavy wing plus 2 panty liners. Kalau aku bilang sih, ini paket hemat bisa buat sekali periode haid dan juga bisa dijadikan hadiah. Coba deh! 



Flatlay Fotography Mini Workshop

Setelah obrolan dengan 3 narasumber handal tadi, masih ada lagi nih yang dipersiapkan Hij Up dan Softex untuk para undangan. Ternyata ada mas Sandy Geta! Tahun lalu aku sempat menghadiri event fotografi dengan narasumber mas yang satu ini, makanya berasa familiar aja melihatnya lagi. Ngapain mas Sandhy ada di event ini? Apa dia pakai Softex Daun Sirih atau ingin meggunakan HijUP ? 

Oooww tentu tidak.. malu ah ama kumis!



Sandhy Geta ini adalah fotografer dan food stylish di Makassar dan Bogor. Makanya sore menjelang buka puasa itu kami diajarin deh foto flat lay. Itu loh gaya fotografi dengan cara membidik beberapa objek, baik makanan, produk, dan lainnya melalui jepretan kamera dari atas ke bawah lurus 90 derajat.  Mas Sandy gak banyak ngasih teori sih, langsung praktek aja dengan menggunakan properti yang ada di sekitar kami.  


Stylenya juga terserah masing-masing peserta. Mau yang clean, minimalis, preppy, terserah deh! Dikondisikan saja. Gadgetnya pun terserah, mau pakai kamera mirrorless atau DSLR bisa, kamera smartphone pun gak masalah. Intinya, perhatikan komposisi gambar, pencahayaan dan sisanya diedit menggunakan aplikasi. Menurut mas Sandy, aplikasi yang sering ia gunakan ada 3 yaitu Snapseed, Lightroom dan finishingnya menggunakan VSCOcam. Cukup simple dan bisa digunakan di smartphone.  



Belajar foto flat lay gak terasa membawa kami ke waktu berbuka puasa. Setelah berbuka puasa bersama sambil memandang indahnya cahaya lampu kota Makassar dari ketinggian lantai 20 hotel Ashton, akhirnya event Hijup Blogger Meet Up X Softex Daun Sirih di Makassar harus berakhir. Thanks banget loh Hijup dan Softex yang sudah mengundang aku. Informasi dan workshop foto flatlay nya sangat berguna sekali. Mudah-mudahan besok besok ada kesempatan lagi mengikuti event seperti ini.


VOUCHER BELANJA Dari HijUP Buat Kamu!

Sudah pernah menggunakan Jilbab dari HijUP? Aku sudah dong.. kan ada di goodie bag. Alhamdulillah ya, senangnya! Jilbab segi empat dari Hijup ini mudah dibentuk dan nyaman banget, gak bikin gerah. Paling penting sih tidak menerawang dan stylish abis! 

Kamu juga mau?  Aku ada voucher senilai Rp.50.000 dari HijUP yang bisa kamu gunakan untuk berbelanja senilai minimal Rp.250.000 di website HijUP. Caranya klik  gambar di bawah dan jangan lupa masukkan  kode  HIJUPSFTXMKS sebelum check out barang belanjaan kamu. Masa berlaku kode voucher ini hingga tanggal 12 Agustus 2018, masih bisa buat dipakai belanja hijab ke arisan.  

 Voucher HijUP


Semoga informasi yang aku dapatkan dari event Hijup Blogger Meet Up X Softex Daun Sirih di Makassar berguna. Kamu sendiri sudah coba Softex Daun Sirih gak? Share dong pengalaman kamu di kolom komen.

Begini Cara Membuat Konten Blog Berkualitas dan Menarik


Sebagai seorang blogger, hal yang paling sering kita dengar akhir-akhir ini adalah membuat konten berkualitas tinggi. Katanya, dengan membuat konten yang berkualitas diharapkan bisa membantu membangun kepercayaan pada pembaca. Dengan begitu, pembaca kemudian menjadi betah dan datang lagi untuk mencari referensi berikutnya di blog kita. 


Laptop ringan tipis


Gak salah sih. Coba cek deh, kita nih apa-apa nanya om Google. Mulai dari nanya cuaca sampai 'Berapa Biaya Traveling ke Korea Selatan' atau  'Jarak dari Makassar ke Mamuju', misalnya.  Apa sih sekarang yang gak bisa dicariin jawabannya sama Om Google kecuali hidup, mati dan jodoh yang semua itu hanya di tangan Allah SWT?

Baca juga : Jalan Kemana Namsan Tower di Musim Semi 

Eitss.. tapi how to nyari 'jodoh'nya bisa aja sih nyari tipsnya di Google. Biasanya kebanyakan pencarian berakhir di pelaminan (aamiin) halaman blog. Tidak sedikit para penggoogle lebih menyukai informasi yang ditulis di blog personal. Alasannya sederhana, blog itu ditulis berdasarkan user experienced

Gue ingat jaman tahun 2007-2008 pertama kali gue ngeblog itu asli postingan gue isinya curhat melalui kata-kata doang. Maklum, gue terinspirasi banget pada serial TV Sex and The City. Carrie Bradshaw, tokoh utamanya adalah seorang kolumnis.

Postingan mba Carrie ini berisi cerita sehari-hari aja sih yang dibungkus dengan opini pribadinya pada topik tersebut. Pada ending tulisannya dia sering mempertanyakan kembali seakan ia bertanya pada dirinya sendiri. Tapi sebenarnya ia mengajak pembacanya untuk merenung dan berkomentar. Postingan yang isinya tulisan aja, namun kuat isinya, ternyata bisa bikin betah pembaca dan menarik engagement juga, ya! 

Laptop Ringan Tipis


Lalu kemudian gue nonton serial Gossip Girl. Serial ini mengisahkan kehidupan socialita remaja upper east side New York yang dibeberin abis beritanya lewat postingan di blog Gossip Girl. Postingannya sederhana, gak lebih 1 paragraf, bisa jadi 2 tapi gak lebih dari 500 kata (hahaha).

Blog Gossip Girl ini ngehits banget dan jadi andalan pemburu gossip socialita New York. Selain karena beritanya up to date, postingannya kerap dilengkapi foto. Yaah, meskipun konten gosip tapi kan gak mau dianggap nyebarin hoax. Gak cuma foto, di blog Gossip Girl pun menyelipkan video pendek sebagai bukti nyata. Diluar ceritanya, gue jadi belajar banyak dari serial Gossip Girl dari season 1 - 6, bahwa ternyata satu postingan itu selain text, akan lebih akurat, terpercaya dan menarik perhatian jika menggunakan foto dan video. 


Laptop Ringan Tipis


Konten Visual Agar Blog Tambah Menarik

Makin ke sini, gue makin sadar bahwa untuk membuat agar konten di blog kita itu berguna untuk orang lain, kadang kata-kata itu itu tidak cukup kuat untuk menggambarkan apa yang kita rasakan, lihat dan alami. Dibutuhkan konten visual agar pengalaman tersebut lebih ngena di hati dan pemikiran pengunjung blog kita.

Harus diakui, kadang mata capek aja kan ya ngeliat teks melulu. Lagipula ternyata otak kita ini memproses konten visual 60.000 kali lebih cepat daripada informasi teks. Nah, apa aja konten visual itu?

      1.     Foto

Menurut salah satu penelitian  yang dilakukan oleh Buffer, sebuah social media management, ditemukan bahwa konten yang dilengkapi dengan foto 40x lebih besar kemungkinannya dishare di social media dibanding yang gak pake foto. Kembali ke pembelajaran dari Gossip Girl, foto juga bisa menjadi bukti nyata dari apa yang kita bicarakan.

Lalu fotonya seperti apa? Asal jepret bisa aja, tapi emang tega sama mata pembaca blog kamu? Ada beberapa hal yang memang harus dipersiapkan dan diperhatikan khususnya untuk foto produk misalnya komposisi, pencahayaan, sampai editing. Agak ribet emang. Tapi yakinlah, usaha gak akan mengkhianati hasil.

Baca juga : Tips Food Photography Untuk Pemula 

Jika butuh foto berkualitas sebagai ilustrasi postingan, bisa juga didapatkan secara gratis. Namun ingat, jangan asal comot aja dari Google. Ada beberapa situs penyedia foto gratis tanpa copyright, hanya perlu mencantumkan credit kepada fotografer dan situs penyedianya saja. Rekomendasi gue adalah situs Pixabay, Pexels dan Unsplash. Tinggal ketik aja tema foto yang kamu cari di kolom search (misal: blogging), ntar muncul deh banyak pilihan gambar yang bisa kamu pilih. 


vlog banyak viewer
Photo by Kaboompics .com from Pexels

2.  Infografis

Infografis adalah gabungan teks dan gambar untuk meringkas isi postingan yang cukup panjang. Konten kamu terlihat kreatif dan enak di mata tanpa meninggalkan kata-kata. Gampang dishare pula ke sosial media.

Untuk yang satu ini, emang agak susah-susah gampang juga buatnya. Susahnya lebih kepada mendisain tata letak teks, gambar dan perpaduan warnanya. Gampangnya adalah, kamu bisa membuat infografis sendiri melalui Photoshop atau Power Point. Ikon dan vektornya bisa didapatkan di situs Freepik secara gratis dan atau berbayar.

Baca juga : How To Write Creative Content Blog 

Tapi kalau lu gak mau repot-repot, saat ini sudah banyak situs penyedia layanan templates infografis baik yang berbayar maupun yang gratis. Situs langganan gue adalah Canva, Piktochart, Venngage. Tinggal pilih templatenya, trus geser, tempel, ganti teks, jadi deh! 


cara viewer youtube banyak
Salah Satu Infografis Yang Dibuat Menggunakan POWER POINT dengan Vektor dan Ikon dari Freepik

3. Video

Saat ini video memang jadi salah satu andalan karena kita seakan-akan berada di tempat yang sama dengan pembuat videonya. Sama seperti dengan menonton televisi, ini dikarenakan pada video ada gambar bergerak dan ada suara. Sehingga experience itu lebih berasa.

Faktanya postingan yang memasukkan video menarik 3x lebih banyak inbound dari postingan link biasa. Serunya lagi, video yang kita unggah ke YouTube Channel pun bisa dishare ke berbagai sosial media. Ibaratnya sekali dayung, dua tiga pulau terlampaui. (iyah, ini pepatah beneran. Lu ngarep plesetan kan ya? Hahaha).  Di bawah ini adalah video yang aku upload ke YouTube channel Vita Masli sebagai pelengkap postingan Youtube Creator's Day in Makassar, Workshop Sehari Jadi YouTubers. 




Pembuatan video agak lebih sulit tapi gak lebih ribet dibanding foto dan infografis. Kameranya bisa apa aja, mulai dari kamera smartphone, kamera poket atau kalau ada modal yah kamera Mirrorles/DSLR. Setelah merekam, agar tampilannya layak siar biasanya harus diedit dulu. Untuk itu harus menggunakan aplikasi video editor. Memang harus belajar lagi sih, tapi sekali lagi ya, belajar itu gak rugi pemirsah! 


Video yang gue edit pakai Adobe Premiere CC 

Toh sekarang sudah banyak aplikasi video editor yang gampang dalam penggunaannya. Rekomendasi gue untuk pemula adalah Filmora dan Movavi Movie Editor. Untuk upgrade skill, besok-besok sudah bisa pakai Adobe Premiere CC agar tampilan video bisa lebih ciamik. 

Perangkat Pendukung Konten Visual Blog Kamu

Untuk proses pembuatan konten visual tersebut, tentunya gak cuma aplikasi atau situs di internet aja yang kita butuhkan. Ada perangkat pendukung utama yang mumpuni agar kerjaan kita lebih gampang. Gak lain gak bukan adalah komputer baik itu berupa PC ataupun laptop. Gue sih lebih memilih laptop, kenapa? Selain lebih ringkas, mudah dibawa ke mana-mana, gak makan tempat dan yang paling jelas sih : tahan kerja keras dan awet!


Laptop ringan buat edit video


Ya bukan apa-apa, konten visual itu memerlukan laptop yang kuat secara performa agar dapat digunakan secara maksimal. Tau dong, gambar dan video itu memori dan processor yang handal. Selain itu, layar juga harus enak dipandang mata karena kita akan lebih lama mengedit foto dan video dibanding nulis teks biasa. Dari segi desain harusnya sih gak malu-maluin yah ditenteng ke mana-mana. Gak boleh berat juga, kan kita orangnya mobile. Ngeupdate blog butuh refreshing cyn.. nongkrong di cafe sekali-kali boleh dong!

Untuk itu pilihan gue jatuh pada laptop yang satu ini :

ASUS VIVOBOOK A407 MEMBUAT KONTEN BLOG KAMU LEBIH MENARIK


Laptop ringan murah


Bukan apa-apa, gue emang dari dulu sudah pake ASUS sejak 2011. Boleh dikata, laptop ASUS sudah membantu gue mengupdate postingan blog sejak gue memutuskan untuk serius ngeblog di tahun 2012. Bisa diliat deh postingan blog gue sejak 2012 itu gak cuma melulu teks, tapi ada foto, infografis dan videonya. Sampai sekarang masih awet, gila gak tuh? Jadi gue percaya-percaya aja lah sama kemampuan ASUS.

Apalagi makin ke sini teknologi yang diusung ASUS emang sudah gak main-main deh. Coba liat aja ASUS VIVOBOOK A407 ini, spek nya sudah bikin ngiler :


Lebih rinci kalau diulik, makin bikin tertarik.

Laptop Ringan Murah


Sumpah, pengen banget punya ASUS VivoBook A407 ini. Harganya Rp.6.499.000 gaes! Ini cukup masuk akal untuk spesifikasinya yang sudah bisa mendukung pembuatan konten grafis dan video. Ketangguhan yang ditawarkan oleh ASUS juga gak main-main. Boleh banget nih jadi pilihan perangkat pendukung kita sebagai kreator untuk membawa konten kita ke level yang berikutnya. 

Jadi gimana, sudah siap untuk membuat blog kamu berkualitas dan makin menarik? Kasi tahu gue ya  apa yang sudah dilakukan sejauh ini di kolom komen di bawah. 

Resep Masakan Rumah Khas Ramadhan : Sup Pangsit Udang Wonton So Good

Makin dekat lebaran, rasanya makin gak pengen berpisah dengan Ramadhan. Maunya dipepet terus, biar dapat barokahnya. Selain lebih giat tadarusan dam sholat malam, berkah Ramadhan itu ada pada sahur. Sayangnya banyak yang ngeskip sahur atau malah memajukan sahur dengan alasan ngantuk atau males nyiapin sahur.

Bisa beli sih, tinggal minta delivery aja kan? Tapi sahur di penghujung Ramadhan itu enaknya buat sendiri aja, gengs. Selain lebih sehat, ketika disantap bersama keluarga lebih berasa kebersamaannya. Apalagi sudah pada mudik kan ya? Seperti saya nih, sudah balik ke Makassar. Alhamdulillah... 

Nah, supaya bisa lebih fokus beribadah di sepertiga malam, mending nyiapin sahur yang gampang-gampang aja deh. Prinsip saya, masak itu jangan dibuat ribet dan maksimalkan apa yang ada di dapur dan di kulkas. Seperti hari ini, di freezer ternyata ada So Good Pangsit Udang Shrimp Wonton Instant. Semacam enak nih dibuat sup ala-ala suki gitu. Sayangnya di kulkas hanya ada Wortel dan Kacang Panjang. Hikkss.. aku sedih. 

Tapi jangan khawatir, syukuri apa yang ada dan jangan mengharap yang bukan rejeki anda, kata pak ustad mesjid sebelah. Mending dimaksimalkan aja lah menjadi Sup Pangsit Udang So Good ala Vita Masli. Aye! 



Sedikit cerita sebelum masuk ke bahan dan cara masak tentang Pangsit Udang alias Wonton ini. Pangsit atau Wonton ini adalah sejenis dimsum yang terbuat dari lembaran kulit pangsit yang diisi dengan daging cincang. Pangsit ini aslinya dari China, awalnya berisi daging babi. Namun begitu masuk ke Indonesia yang mayoritas muslim, Pangsit atau Wonton ini pun sudah mulai beragam isinya. Isiannya bisa ayam, sayuran atau udang. Biasanya diolah dengan cara direbus atau digoreng, bisa sebagai pelengkap bakso atau direbus bersama sayuran berkuah. Bikin sendiri bisa, beli jadi juga ada. 

Alhamdulillah ya, sekarang ada Pangsit isi Udang instan yang membantu banget khususnya buat saya yang kurang telaten dan pengen cepat saja ini. Tinggal cuz ke supermarket atau mart terdekat, dapat deh So Good Pangsit Udang Shrimp Wonton Instant. Gak perlu repot juga dengan bumbunya, karena tersedia bumbu di dalam kemasannya. Paling penting, produk So Good ini HALAL dari MUI dan dari segi kesehatan juga aman karena lulus uji BPOM. Aman lah, insya Allah.

Resep Masakan Rumah Khas Ramadhan : Sup Pangsit Udang Wonton So Good 

Waktu Pembuatan : 30 Menit 
Porsi : 3 - 4 orang 

Bahan : 

1 Bungkus So Good Pangsit Udang Shrimp Wonton Instant
1 Ikat Kacang Panjang 
1 Buah Wortel 
400 ml air untuk merebus 



Cara Membuat : 
  1. Kupas Wortel dan potong dadu, cuci bersih dan tiriskan. 
  2. Potong-potong Kacang Panjang, cuci bersih dan tiriskan. 
  3. Didihkan air 
  4. Rebus Wortel terlebih dahulu hingga matang lalu masukkan Kacang Panjang. Rebus hingga layu. 
  5. Masukkan So Good Pangsit Udang Shrimp Wonton Instant dan rebus hingga 3 menit. 
  6. Matikan api dan dinginkan sebentar 
  7. Masukkan bumbu yang terdapat dalam kemasan So Good Pangsit Udang Shrimp Wonton Instant.
  8. Sup Pangsit Udang Wonton So Good siap dihidangkan. 



Lumayan banget nih disantap hangat-hangat dengan nasi di sahur kali ini. Boleh juga sih untuk opsi menu buka puasa. Sesuka kamu aja. Kuahnya ngingetin banget kuah suki Wonton. Buat kamu yang suka pedes, boleh tambahin bubuk cabe. Buat saya sendiri, cukup nambah perasan jeruk nipis biar makin seger.

Mudah-mudahan resep masakan rumah khas Ramadhan : Sup Pangsit Udang Wonton So Good ini bisa menjadi salah satu opsi kamu untuk sahur dan berbuka puasa. Kalau kamu gimana, suka Wonton juga gak? Selain Wonton Soup Pangsit Udang Kuah, varian lain dari series So Good siap masak adalah Chicken Nugget, Chicken Cuts, Bakso Sapi Kuah dan Premium Chicken Sausage. Lebih banyak pilihan untuk berkreasi. Kamu lebih suka yang mana? Ceritain di kolom komentar ya, gaes!



Selamat masak dan selamat menikmati. 

Resep Masakan Rumah Khas Ramadhan : Pecel Bakso Tahu


Seperti yang kemarin-kemarin saya ceritakan di postingan terdahulu, sudah dua bulan ini aku jadi anak kost. Jauh dari rumah, kerjaan di kantor juga lebih banyak dibanding sebelumnya, membuat saya harus lebih kreatif dalam menentukan pilihan makanan. 

Apalagi di bulan Ramadhan seperti ini. Maunya sih gak pake ribet, biar lebih fokus ke ibadah. Tapi gak mau juga beli makanan jadi melulu. Gak mau keseringan juga makan masakan instan. Pengen makan masakan sehat sesuai selera. Mau gak mau ya harus masak sendiri meskipun gak jago-jago banget.  

Kebetulan, saya suka makan sayuran. Selain sehat untuk pencernaan, juga bagus buat kulit. Olahan sayuran kan banyak banget ya, mulai di buatin kuah, ditumis, tapi saya lebih suka kalau direbus biasa aja semacam Pecel, Gado-Gado atau Karedok. Praktis aja sih menurut saya, karena sayurannya tinggal direbus sebentar di air mendidih, diangkat, ditiriskan, terus disiram bumbu kacang deh.


Nah, sebenarnya saya tuh punya penjual Pecel langganan di Makassar. Biasanya, temen si Pecel daging empal dengan bumbu khas Jawa Timuran. Disantap dengan nasi putih hangat, mantaapp tenan.. Sayangnya, ketika saya ditugaskan di Mamuju, gak ada cabangnya. Memang sih ada penjual Pecel yang katanya ngehitz banget, tapi rasanya gak sama dengan rasa yang pernah ada. #eh

Baca juga : Hello, Mamuju!

Akhirnya saya memutuskan daripada saya ngeces aja mending saya buat sendiri Pecelnya untuk menu berbuka puasa. Lupakan empal daging! Saya gak mungkin bela-belain beli daging di pasar sekilo ( sekedar info, beli daging di pasar Mamuju minimal sekilo. Gak ada itu beli seperempat aja.) demi sepotong dua potong empal. Mending ganti aja dengan Bakso Tahu. 

Kenapa Bakso? Ya karena lebih mudah mendapatkan Bakso Kuah Instant So Good di mart dekat kos an. Praktis, enak pula. Saya suka banget beli ini kalau lagi pengen makan bakso tapi males ke mana-mana. Sudah gitu, produk So Good ini HALAL oleh MUI dan juga lulus uji BPOM. Insya Allah aman untuk semua. Sementara Tahu, selain mudah ditemui di lapak-lapak sayur dekat kost an, bukankah Bakso dan Tahu adalah jodoh tak terpisahkan?

Resep Masakan Rumah Khas Ramadhan :  Pecel Bakso Tahu

Bahan :
1 Ikat Bayam
1 Ikat Kangkung
Segenggam Tauge
3 Potong Tahu
1 Bungkus Bumbu Pecel Instant
1 Bungkus Bakso Kuah Instant Sapi So Good
5 sdm Terigu
Minyak Goreng secukupnya
Air secukupnya. 



Cara Membuat 
  1.  Cuci bersih Bayam, Kangkung, Tauge Potong-potong sesuai selera.
  2.  Belah dua (atau empat, sesuai keinginan saja) Bakso Kuah Instant Sapi So Good.
  3. Panaskan air hingga mendidih, masukkan Bakso, Tauge, Kangkung dan Bayam. Rebus sekitar 3 menit lalu tiriskan.   
  4. Cuci bersih Tahu dan potong sesuai ukuran Bakso. Sisipkan Bakso yang telah dipotong tadi ke dalam Tahu.
  5. Campurkan terigu dengan bumbu Bakso Kuah Instant Sapi So Good, aduk merata dengan air secukupnya.
  6. Lumurkan Tahu isi Bakso tadi dengan adonan terigu berbumbu Bakso Kuah Instant Sapi So Good hingga merata.  
  7. Panaskan minyak goreng.
  8. Goreng Tahu isi Bakso hingga matang dan kekuningan. Angkat dan tiriskan.
  9. Haluskan bumbu pecel instant dengan menambahkan air panas sedikit demi sedikit hingga didapatkan kekentalan yang diinginkan.
  10. Siram bumbu pecel ke atas rebusan Bayam, Kangkung, Tauge, Bakso dan Tahu Goreng isi Bakso So Good.

Gampang banget kan ya? Waktu pengerjaan juga gak begitu lama, hanya sejam. Untuk kamu yang sudah lebih mahir dari saya bisa jadi malah lebih cepat dan penampakannya bisa lebih ‘Wow’ dibanding hasil buatan saya. 



Namun yang jelas, makanan itu harus enak di lidah dan bikin puas yang makan. Alhamdulilah, Bakso Kuah Instant Sapi So Good yang digandeng dengan Tahu ini melengkapi rasa Pecel. Semacam makan Pecel dengan Batagor, perpaduan Jawa Timur dan Jawa Barat yang dibuat oleh orang Makassar Sulawesi Selatan dan disantap di tanah seberang, Mamuju Sulawesi Barat. Hihihi.. duh berasa  Bhineka Tunggal Ika. 



Mudah-mudahan Resep Menu Praktis Ramadhan Pecel Bakso Tahu ini bisa membantu kamu yang pengen berbuka puasa dengan menu rumahan yang gak ribet dan enak. Selain Bakso, varian lain dari series So Good siap masak adalah Chicken Nugget, Chicken Cuts, Wonton Soup Pangsit Udang Kuah dan Premium Chicken Sausage. Bisa jadi malah ada inspirasi lain dari kalian nih, yang bisa dishare. Boleh dong, dibagi di kolom komentar. 



Selamat memasak dan selamat menikmati.

Begini Cara Lulus Ujian Sertifikasi Pengadaan Barang dan Jasa Pemerintah


Setelah sebulan mutasi di Mamuju, di akhir bulan April saya ditugaskan ke Jakarta demi menempuh diklat Pengadaan Barang dan Jasa yang diselenggarakan oleh LKPP sekaligus ngambil ujian sertifikasinya. Excited? Yes! Entah kenapa saya suka sekali dengan belajar entah itu namanya kuliah, diklat atau sekedar workshop. 'Jeleknya' lagi, saya suka banget ujian. It's like challenging myself of how good I am to comprehend the study.  Weird, isn't it? 

Baca juga : Hello, Mamuju! 

So, ketika akhirnya saya didaftarkan untuk mengikuti diklat sekaligus ujian sertifikasi ini, I was super excited. Yes, I was a little bit worry whether I can pass the exam, secara sudah sangat sangat bukan rahasia lagi kalau ujian sertifikasi Pengadaan Barang dan Jasa Pemerintah itu susaaaahhh banget lulusnya. There's just a little chance that first time taker like me can pass the exam. It's possible though, but it's rarely happen. Terkadang harus ikut ujian dua tiga kali (bahkan denger-denger ada yang sampai tujuh kali) baru akhirnya lulus. Wow! Segitunya... 

Belum lagi ‘beban’ harus lulus secara di kantor saya yang baru ini belum ada PPK (Pejabat Pembuat Komitmen) dan PP ( Pejabat Pengadaan). Untuk jadi PPK atau PP harus lulus ujian sertifikasi PBJP tingkat dasar. Nantinya PPK atau PP ini harus tersertifikasi kompetisi paling lambat 2023. Jika tidak, gak bisa jadi PPK atau PP lagi. Untuk ikut bersertifikasi kompetisi, harus lulus ujian sertifikasi tingkat dasar dulu nih.



Anyway, jika kamu belum tahu apa sih sebenarnya sertifikasi Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah dan mengapa itu menjadi penting di pemerintahan, let me tell you the brief. Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (PBJP) adalah kegiatan pengadaan barang/jasa oleh Kementerian/Lembaga/Perangkat Daerah yang dibiayai oleh APBN/APBD, pinjaman dalam negeri dan luar negeri serta  hibah.

Tujuannya untuk mendukung kegiatan pemerintah dalam operasi sehari-hari sekaligus juga investasi. Selain itu PBJP ini dilaksanakan untuk menyediakan layanan masyarakat (publik) baik yang bersifat strategis, taktis dan operasioanl. Contoh paling gampang deh yang bisa kita lihat di mana aja : Pembangunan fasilitas jalan dan jembatan, pembangunan sarana pendidikan, penyediaan layanan kesehatan, penjagaan keamanan masyarakat dan sebagainya.

Di luar itu, di masing-masing K/L/PD tentu membutuhkan infrastruktur dan sarana untuk mendukung kinerja pegawai demi pelayanan kepada publik. Misalnya pengadaan gedung, ruang kerja, toilet, perangkat komputer, kursi meja kerja, lemari cabinet, mesin antrian, brankas sampai ATK asalkan dananya berasal dari APBN/APBD/pinjaman DL&LN/hibah, termasuk dalam PBJP. Pokoknya segala pembelian barang, jasa dan pekerjaan yang berkaitan dengan pemerintah untuk kemaslahatan publik, deh!

Lalu kenapa juga PBJP itu harus diatur? Kenapa orang-orang yang bertanggungjawab dalam PBJP itu harus tersertifikasi? Kalau belanja mah belanja aja kan ya? Ibu-ibu di rumah keknya gak perlu ikut diklat apalagi dimintai keterangan lulus sertifikasi sama calon mertua sebelum menikah. Rumah tangga juga kan punya Pengadaan Barang dan Jasa juga kan yee.. ?

*Iye kali, Vit.. *

Kalau kata mentor aku nih, PBJP ini perlu diatur karena semakin hari semakin kompleks dan nilainya semakin membesar tiap tahun. Kondisi pasar dan lingkungan bisnis juga berkembang pesat, sangat berbeda dengan kondisi lima atau sepuluh tahun lalu. Indonesia kan harus makin maju, yes? Makanya untuk menjawab tantangan tersebut pengadaan pemerintah diharapkan dapat menjadi instrument pembangunan. Caranya? Diatur di Perpres nomer 16 tahun 2018 yang mulai berlaku per tanggal 16 Maret 2018.

Sebelumnya kan ada Perpres 54 tahun 2010, which is soooo ribet banget  karena pasalnya banyak banget. Beruntungnya saya karena pas ikut diklat PBJP, Perpres nomer 16 tahun 2018 sudah wajib diberlakukan. Perpres 16/2018 ini menurut saya lebih ringkas, memanfaatkan teknologi sebagai media agar pengadaan lebih efisien dan mendukung Usaha Mikro, Kecil dan Menengah dan pembangunan ekonomi yang berkelanjutan. Artinya pengadaan yang dilakukan oleh pemerintah nantinya diharapkan lebih efektif, ramah lingkungan dan lebih ‘bersih’ dalam pelaksanaannya.

Nah, saya bersama 40 rekan lainnya dari seluruh Indonesia kebetulan menjadi peserta diklat angkatan II sejak Perpres 16/2018 ini berlaku. Masih fresh. Pesertanya kebanyakan dari bagian Umum (seperti saya) atau sub bagian Perlengkapan yang kalau di swasta biasanya dikenal sebagai divisi General Affair dan sub divisi Procurrement, karena memang bagian ini lah yang tugasnya melakukan pengadaan di kantor. Namun ada juga yang nyelip satu dua orang dari bagian Teknik dan bagian lainnya. Biasanya ini karena di kantor mereka sudah ada PPK/PP tersertifikasi namun mereka dijadikan sebagai cadangan PPK/PP. Siapa tahu PPK/PP nya mutasi atau pensiun.

Diklat PJPB yang diadakan oleh LKPP ini berlangsung selama lima hari. Tiga hari pertama diisi materi tentang Perpres 16/2018, hari keempat digunakan untuk review dan try out dan satu hari terakhir untuk ujian sertifikasi. Selama empat hari kami bermain dan belajar (majalah Bobo kali ah!) dengan Perpres 16/2018, dalam artian walaupun dijalani dengan serius gak lupa ada becanda-becandanya juga (and coffee break tentu saja!).

Selama empat hari itu juga saya harap-harap cemas, bisa lulus gak ya? Pulang ke asrama maunya belajar, yang ada malah jalan ketemu teman-teman. Padahal sudah niat  baca Perpres 16/2018 dari awal sampai akhir sekali aja. Tetap aja begitu kelas selesai, agenda meet up dengan teman-teman di Jakarta berderet sudah. Pulangnya cape, ngobrol sama teman sekamar,  tidur deh!

Tapi dasarnya saya orangnya gak enakan sama buku (haha pencitraan banget), akhirnya saya baca deh tuh Perpres 16/2018 dicicil sambil dikasi tanda-tanda pake post it setelah sholat Subuh. My mind work better emang di jam-jam itu. Sisanya di kelas saya perhatiin deh tuh bener-bener pematerinya ngomong apa (walaupun kadang gue kepikiran juga kapan coffee break). Malam sebelum ujian ketika yang lain belajar, saya malah milih tidur. I chose to rest my mind, biar fresh aja besok. Kebeneran banget untuk ujiannya saya dapat sesi kedua, sekitar pukul 10 pagi. Gak kepagian, gak kesiangan. Perfect!

Dua jam sebelum ujian, saya sudah ada di ruangan sebelah tempat test. Ngapain? Membaca Perpres 16/2018 dari pasal 1 sampai habis dengan khidmat sambil dengerin radio lewat headset. My mind works better when ‘kepepet’. Hahaha. Dasar ya, tipe-tipe deadliner gini susyeeeh..

Ketika setengah jam sebelum tes, peserta tes sesi 1 sudah ada yang selesai dan lulus dengan nilai 200. Wah, langsung tuh ada rasa khawatir,’ lulus gak ya? Gue bisa gak ya? Kalau gak lulus gimana?’ Apalagi dari 20 peserta sesi 1 hanya ada 5 orang yang lulus. Wih.. serem amat! Sadeess.. Pada akhirnya saya menekankan pada diri saya sendiri bahwa tes ini bukan masalah seberapa tinggi skor tapi seberapa paham pada Perpres 16/2018 ini. Toh tujuan pelatihan keahlian tingkat dasar PBJP ini adalah untuk memahami dan atau menjelaskan PBJ pemerintah berdasarkan Perpres 16/2018. Yah walaupun korelasinya, semakin lu paham ya semakin bisa lu jawab soalnya dengan benar, yes? Hehehe.

Anyway, soal ujian sertifikasi PJPB tingkat dasar ini berjumlah 90 dengan waktu 90 menit. Rincian soalnya itu Benar/Salah 25 soal, Pilihan Ganda 55 soal dan Pilihan Ganda (Studi Kasus) 10 soal. Skor nilai untuk Benar/Salah adalah 2 untuk masing-masing jawaban yang benar, 3 untuk Pilihan Ganda dan tertinggi nilai 4 untuk setiap jawaban yang benar pada Pilihan Ganda (Studi Kasus). Total nilai jika benar semua adalah 255. Peserta dinyatakan lulus ujian sertifikasi jika nilainya antara 165 – 255. 

Berbekal doa saya masuk ke ruang ujian, sampai baca ayat kursi segala (I don’t know why, yang keluar dari mulut saya tuh itu. Hahaha!). Intinya saya sudah belajar, mudah-mudaan apa yang saya pahami bisa membuat saya menjawab soal-soal ini dengan benar. Lulus atau enggak, saya serahkan kepada Allah SWT gimana baiknya. Kalau memang baik bagi saya dan bermanfaat buat orang banyak, mudahkanlah kelulusan saya. Kalau pun sekiranya nanti ini hanya jadi mudharat buat saya, mending gak usah lulus aja. Gitu doa saya sebelum ujian. Bismillah, mari kita coba jawab soal!

Ujian sertifikasi PJPB tingkat I ini based on computer dari servernya LKPP. Komputer yang dipakai adalah komputer yang disediakan di ruang test. Masuk ke ruang ujian, peserta hanya boleh membawa 1 copy Perpres 16/2018 dan fotokopian slide materi.  Contoh soal atau contekan digital (istilah salah satu peserta yang pengen memindahkan contoh soal ke dalam bentuk PDF dan membuka di komputer ujian) tidak diperbolehkan. Lagian juga kalau boleh, soal ujian itu jaaaauhhh banget levelnya dari contoh soal yang dibahas di kelas di akhir setiap sesi. 

Mau nyontek digital? Mana bisa, lagian juga mana sempat.  Komputer sudah diset sedemikian rupa hanya bisa mengakses login user (dibagiin sama pengawas ujian) dan kode ujian kita aja. Jadi hanya soal ujian aja yang terpampang nyata di layar PC. Mau nyontek meja sebelah? Sudah pasti kode soalnya beda. Jadi mending fokus dengan soal sendiri dan kalaupun gak tau jawabannya, boleh open Perpres kok. Cuma ya gitu, kalau gak pernah dibaca juga, yah mana tahulah bagian apa di mana, ya kan? 

Alhamdulillah, setelah melewati 60 menit yang cukup menegangkan, selesai juga saya ngejawab 90 soal. Masih tersisa 30 menit, bisa dipakai untuk koreksi ulang atau kalau sudah yakin bisa langsung klik tombol ‘selesai’  di ujung kanan atas. Saya memilih untuk gak buru-buru amat dan ngecek kembali jawaban dari nomer 1 sampai 90 sambil membuka Perpres 16/2018, just to make sure sesuai dengan Perpres atau enggak. 15 menit terakhir, saya sudah pasrah aja tekan tombol ‘selesai’. Lulus, Alhamdulillah. Gak lulus, eh masa sih? Masih ada kesempatan lain lah.

Bagusnya sistem ujian sertifikasi komputerisasi seperti ini adalah, pengumuman lulus enggaknya peserta beserta skornya langsung terpampang nyata saat itu juga setelah peserta menkomfirmasi selesai mengerjakan soal. This is what I got! 



Lega banget. Paling enggak negara gak sia-sia ngeluarin biaya untuk mendiklat kan saya jauh-jauh dan lama pula di Jakarta. Saya memenuhi tugas untuk lulus ujian sertifikasi, saya belajar tentang Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah dan lebih penting adalah saya berhasil menjawab tantangan yang saya set buat diri saya sendiri. I came, I learnt, I had fun, I succeeded.

TIPS LULUS UJIAN SERTIFIKASI PBJP VERSI Vita

  1. Baca Perpres 16/2018 dari pasal 1 sampai terakhir, at least 1 kali.
  2. Gak usah dihapal. Baca aja untuk dipahami alurnya gimana.
  3. Bikin mind mapnya versi kamu biar lebih ngerti alur Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah.
  4. Buat tanda dengan post it di kopian Perpres 16/2018 per bab atau bagian sehingga mudah untuk mencari bagian yang diperlukan. Penting nih saat ujian, kan ujiannya open Perpres.
  5. Sebelum ujian berdoa dulu, minta kemudahan. Lulus enggaknya kamu serahkan aja pada Ilahi. Belum tentu juga kan lulus jadi berkah buat kamu dan belum tentu juga gak lulus bikin kamu gak bahagia, Ya kan?
  6. Usahakan menjawab soal yang kamu anggap gampang. Jangan terlalu lama terpaku di satu soal karena mikirin jawabannya. Hello.. ini soal ujian, bukan nungguin gebetan yang sudah ditembak tapi belum ngasih jawaban.
  7. Jawab soal nomer 26 dan seterusnya lebih dahulu. Mulai nomer 26 adalah soal pilihan ganda dan pilihan ganda studi kasus. Poinnya lebih gede dibanding soal benar/salah. Menurut saya harus dikerjakan di awal dengan harapan di awal ujian pikiran masih lebih jernih dalam memilih si a, b, c, atau d yang terbaik ? #eh. Meskipun begitu jangan menganak tirikan soal benar/salah. Meskipun soalnya tampak ringan, butuh kejelian juga dalam menentukan benar atau salah statement yang dikemukakan.
  8. Waktu 90 menit untuk 90 soal. Artinya satu soal estimasinya harus kamu jawab dalam waktu 1 menit. Jika kamu siap, ada kemungkinan 1 soal bisa kamu kerjakan kurang dari 1 menit. Sisa waktu bisa kamu gunakan untuk rechek ulang jawaban kamu.
  9. Jawab semua soal yang ada meskipun harus nebak-nebak (kalau kepepet). Gak ada sistem nilai minus kok. Kata salah satu pemateri di hari terakhir, ‘Siapa tahu ada yang nyangkut, yes?’
  10. Soal-soal tryout atau soal-soal latihan yang biasanya dikerjakan di akhir setiap sesi pelatihan bisa jadi terlihat . Soal ujian yang sebenarnya jaaauhhhh lebih rumit dan menjebak. Meskipun kata teman saya ada soal ujian yang mirip dengan soal latihan, in my case, gak ada sama sekali. Jadi berteman akrab lah dengan Perpres 16/2018.

Peserta dianggap lulus jika nilai diatas 165. So, if your grade is 168, meski tipis tapi kamu sudah berhak lulus. It's ok. Toh skor yang tinggi gak menjamin kamu bakal jadi PPK atau PP. Penunjukan tetap berdasarkan penilain KPA di kantor kamu. 

That’s it! Semoga postingan ini berguna untuk kamu yang ditugaskan mengikuti ujian sertifikasi PBJP. Lumayan jika lulus, gak perlu ujian ulang setiap 2 tahun sekali lagi karena mulai Perpres 16/2018, sertifikasi PBJP berlaku seumur hidup . Aiye!! Bagi yang belum lulus, don’t worry. Semua akan lulus pada waktunya. 

Kamu punya pengalaman atau punya tips lain agar lulus ujian sertifikasi PBJP? Sharing is caring. Put your comment down below. 

Hello, Mamuju!

Long time no see, ya gaes! Harap maklum, sesuatu telah terjadi akhir bulan Maret lalu. Saya di mutasi ke sebuah ibukota provinsi Sulawesi Barat : Mamuju. Untuk kamu yang gak tahu where exactly Mamuju is, coba buka Google Earth deh! Soalnya saya juga gitu, hehehe. Saya tahu sih sebenarnya Mamuju itu dulu awalnya salah satu kabupaten di Sulawesi Selatan. Namun semenjak pemekaran provinsi, akhirnya terbentuklah provinsi Sulawesi Barat dengan Mamuju sebagai ibukota provinsinya.

Ngubek-ubek Google dengan harapan dapat postingan blog yang ngebahas Mamuju, ternyata rata-rata postingan teratas malah gak reliable. Padahal buta banget nih soal Mamuju, apalagi tentang rumah, moda transportasi, jalan, tempat nongkrong #eh. There isn't too many information about this city. Pas nemu postingan di blog orang lain, eh itu entry tahun 2012. Walah! Lama amat. I have no idea at all, but still I have to move on. 


Hello, Mamuju! 

Gak pernah kepikiran sekalipun untuk hijrah ke sini. Apa daya tugas negara datang membawa banyaaak sekali keraguan. Terima gak, terima gak. Di terima, jauh dari rumah, Gak diterima, tantangan baru loh ini. Ujung-ujungnya gak ada cara lain selain minta petunjuk dari Allah SWT lewat sholat Istikharah. Gak lupa minta doa restu pertimbangan orangtua dan keluarga. Pada dasarnya mereka mendukung, walaupun bokap gak rela juga ngelepasin anak perempuan satu-satunya yang belum nikah ini ke daerah orang. Ya maklum lah, tanggung jawab masih sama bapak kan kalau anak perempuan belum menikah itu. Meskipun begitu, bapak adalah tipe orang yang faham bahwa anaknya ini tipe wanita karir. Gak betah gak kerja, walaupun gak nolak juga leyeh-leyeh liburan di waktu cuti.

So here I am, after diambil sumpah jabatan di Makassar, saya gak langsung terbang ke Mamuju. Tugas pertama sudah menanti, mengikuti sosialisasi aplikasi Analisis Beban Kerja di Jakarta. Gak lama, cuma dua hari. Setelah itu saya langsung menuju Mamuju. Cuzzzz...

How To Get There 

Ada dua alternatif transportasi menuju Mamuju, yaitu lewat darat dengan kendaraan bermotor dan udara a.k.a naik pesawat. Boleh pakai sepeda? Boleh.. cuma saya gak tau berapa lama kamu bisa kuat bertahan mengayuh sepedanya. Jika kamu dari Makassar dan memilih lewat darat, transportasi umum paling banyak digunakan adalah Bus AC bersuspensi bahkan Sleeper Bus yang menyediakan tempat tidur. Harga tiketnya tergantung penyedia jasa dan fasilitasnya. Kisarannya sekitar 150 rb - 220 rb rupiah.

Jarak Makassar - Mamuju yang cukup jauh, bisa sampai 8 - 10 jam perjalanan (tergantung sopirnya aja sih) membuat Bus untuk rute ini rata-rata seat couch gitu, lengkap dengan bantal dan selimut. Jadi bisa tidur sampai tiba di Mamuju. Lagipula Bus rute Makassar - Mamuju adalah bus malam yang berangkat meninggalkan Makassar sekitar jam 9 malam. Bahkan untuk tipe sleeper bus, ada tempat tidur di bagian belakang. Harganya agak lebih mahal pasti, sekitar 220rb Rupiah.



Bus akan tiba di Terminal Simbuang sekitar jam setengah enam pagi (paling cepat), tapi kalau busnya berlama-lama di terminal, perwakilan bus atau gak diminta-minta deh ada penumpang yang ribet banget dijemput di mana, bisa-bisa nyampainya pukul tujuh bahkan pukul delapan pagi. Bhaaaayy.. absen tepat waktu! Tapi ini biasanya jarang banget kok kejadian.

Alternatif kedua adalah menggunakan pesawat udara. Hanya ada dua perusahaan penerbangan dari Makassar yang memiliki rute ke Mamuju, yaitu Wings Air dan Garuda. Wings Air yang dioperasikan oleh Lion Group terbang 4x sehari sementara Garuda hanya 1x sehari. Harga tiket dari Makassar berkisar 348rb - 700rb dengan waktu tempuh 55 menit.



Saya kebetulan memilih naik Garuda. Kesan pertama saya pada kota ini diawali pada bandaranya, Tampa Padang. Bandara ini termasuk bandara kecil yang hanya bisa menampung pesawat baling-baling atau sekelas jet gitu. Semua rute transit dulu di Makassar untuk ganti pesawat.

Jangan ngarep ruang tunggu atau area kedatangan yang lapang dan luas. Begitu kamu datang, masuk ke ruangan bandara, ambil bagasi dan voilaaa... di depan kamu sudah nunggu deh tuh para penjemput. Yang lebih seru tuh bagian keberangkatan. Kamu jalan ke luar dari bandara menuju pesawat dan di sebelah kiri kamu bisa dadah-dadahan sama pengantar dari tempat parkir. Ringkas.

Bandara Tampa Padang berjarak 27 km dari pusat kota Mamuju. Moda transportasi yang tersedia taksi carteran yang bisa dinego tarifnya atau taksi Bosowa yang jumlahnya gak begitu banyak. Paling aman emang minta jemput sama orang yang sudah dikenal. Waktu itu saya dijemput pakai mobil dinas operasional kantor, jadi gak begitu ribet mikir ke kota mau naik apa. Malah yang bikin aku sempat agak panik adalah ternyata dua operator selular yang aku gunakan tidak ada sinyal di bandara.

Operator seluler yang satu emang belum beroperasi di Sulawesi Barat, sementara operator lainnya gak ada BTSnya di sekitar bandara. Untungnya, seperti yang saya katakan tadi, dari kita ngambil bagasi pun kita sudah bisa ngeliat para penjemput yang nunggu di teras bandara. Sekecil itu bandaranya, yet it's helpful.

Mamuju in My Eyes 


Sepanjang dua bulan saya di Mamuju rutinitas saya, kantor - kos an- kantor - kos an. Paling jalan-jalannya kalau harus ke KPPN atau ke bank. Sesekali melipir sebentar di sela urusan pekerjaan buat beli perintilan di kos an. Kalau gak kerja (even Sabtu meeting juga), saya tugas ke Jakarta atau sekalian balik ke Makassar. Nothing much to see, except pemandangan kota Mamuju dari jalan arteri yang baru aja selesai pembuatannya sebelum saya datang. Tsaah.. gak deng, selesainya bulan Januari tahun ini.



Jalan arteri ini lah semacam jalan terlebar dan terbagus yang menghubungkan pusat perkantoran Gubernur ke daerah pusat kota. Berhubung di Mamuju belum seramai Makassar apalagi Jakarta, jalan arteri ini berasa jalan tol tanpa bayar menurut saya. Bonus, dapat pemandangan keren antara laut dan pegunungan. Sisanya, selamat datang di jalan aspal yang kadang berlubang dan tergenang air.



Kota Mamuju masih bergeliat menjadi kota besar. Ada sih beberapa tempat makan yang dilabelin cafe tapi belum sempat ke sana. Satu, kebanyakan kerjaan. Dua, belum ketemu aja sama yang satu aliran suka nongkrong. Tiga, kayaknya liat dari depan kok tempatnya seperti gak menarik hati ya? Hahaha..

Satu-satunya Mall di kota ini malah baru buka bulan Mei ini. Itu juga masih bertahap, baru Matahari Departemen Store yang beroperasi. Rencananya di Mall Maleo ini akan dibuka Hypermart, Cinemaxx, Sport Station dan yang paling bikin aku senang : Share Tea!  Hahaha.. sesederhana itu kebahagian saya.

Semoga abis lebaran ini, saya punya lebih banyak kesempatan untuk mengeksplore kota Mamuju. Jadi bisa lebih banyak cerita deh tentang kota ini di blog. Mana tahu bisa kubuatin vlognya juga kan.. (Duh, sudah lama gak ngedit). Siapa tahu berguna buat kamu yang pengen traveling atau dimutasi kerjaan juga ke Mamuju (hahahaha.. cari temen!).