7 Tips dan Trik Agar Bisa Menabung


Sejak kecil saya sudah dibiasakan menabung. Receh demi receh, lembaran demi lembaran sisa uang jajan dimasukkan dalam celengan ayam. Beranjak dewasa celengan ayam berubah menjadi rekening di bank. Alhamdulillah kebiasaan menabung ini menyelamatkan saya dari satu kejadian yang tak terduga.

Menabung Untuk Hal Yang Tidak Terduga 

Empat tahun lalu ketika saya memutuskan untuk berhenti menjadi karyawan swasta dan beralih mengabdi pada negara, saya sempat merasakan tidak gajian. Gaji Pegawai Negeri Sipil golongan IIIa tidak sebanding dengan gaji saya dulu di provider telekomunikasi, ok fine saya mengerti. Tapi jika ternyata gaji sejumlah itupun tidak diterima selama delapan bulan pertama, kebayang kan gimana galaunya. Tak ada gaji, tak ada uang makan, apalagi duit ini itu. Buset deh!

Pepatah sedia payung sebelum hujan memang ada benarnya. Saat itu saya sedang mengalami masa 'hujan deras' dan tabungan yang saya punya adalah payungnya. Jika tidak memiliki tabungan saya tidak tahu bagaimana menjalani masa hujan deras itu. Ketika pada akhirnya gajian juga dan pemasukan lain sudah mulai lancar, saya tetap membiasakan menabung. Amit-amit deh kejadian seperti itu lagi!  Selain untuk hal yang tak terduga, dana tabungan bisa digunakan untuk kebutuhan di masa depan.

Namun tidak sedikit yang menganggap menabung bukan perkara yang mudah. Memang sih, kalau tidak dibiasakan ada aja godaan. Dalam menjaga stabilitas keuangan biasanya kita memilih untuk berhemat.  Tapi, terkadang cara itu masih belum cukup ampuh. Nah, supaya tetap bisa menabung  tanpa menyiksa diri saya punya beberapa tips dan trik yang mudah-mudahan bisa membantu.

7 Cara  Menabung ala Vita Masli

 1. Menabung diawal JANGAN diakhir


Biasanya tabungan adalah 'sisa-sisa' uang di akhir bulan. Padahal belum tentu juga dalam sebulan itu ada sisanya kan? Adaaaa saja hal-hal tertentu yang harusnya tersisa untuk ditabungan masih saja terkuras untuk keperluan ini dan itu (apalagi kalo ada sale!). Supaya gak bablas begitu saja, saya biasanya membuat daftar kebutuhan-kebutuhan selama sebulan.  

Dengan begitu  saya tahu berapa jumlah yang diperlukan sebulan. Selisih dari perkiraan kebutuhan dan pendapatan itulah yang bisa didaftarkan sebagai auto debet di bank. Jadi setiap terima gaji otomatis terpotong untuk masuk ke rekening tabungan. Gak perlu pelit-pelit amat dengan diri sendiri tapi tetap tahu diri juga. Jangan sampai besar pasak daripada tiang. 

2. Sesuaikan Pengeluaran Dengan Pendapatan

Ini tips jadul yang tak lekang oleh jaman karena memang ada benarnya. Jika pengeluaran lebih besar daripada pendapatan bisa-bisa kita terbelit hutang. Untuk menghindarinya tentu butuh pengendalian diri. Pinter-pinternya kita deh memangkas pengeluaran tidak perlu.  Dengan mengurangi pengeluaran-pengeluaran yang tidak perlu, kita bisa  terhindar dari defisit keuangan. Tapi yang mana yang perlu dikurangi? Disinilah kita perlu menerapkan trik selanjutnya.

3. Bedakan Kebutuhan dengan Keinginan 

Terkadang antara kebutuhan dan keinginan sudah semakin samar perbedaannya. Apalagi jika di depan mata sudah terpampang nyata tulisan "SALE", "DISCOUNT" , "BUY 1 GET 1" dan bermacam bujuk rayu penjualan. Walaupun pikiran mengatakan "gak butuh" tapi kalau hati sudah bilang " pengen.. ", pulang-pulang tangan sudah menentang belanjaan kiri kanan. Akhir bulan sudah nyesel aja duit habis untuk barang yang hanya sesekali dipakai atau malah tidak sama sekali.

Sebelum membeli pikir berkali-kali apa kita benar-benar membutuhkannya atau cuma sekedar 'pengen ah, barangnya lucu'. Bagaimana jika itu sudah menjadi gaya hidup dan kita tidak rela menurunkan standarnya?

4. Cari Penghasilan Tambahan 

Untuk menghindari besar pasak daripada tiang, maka tiangnya ini yang harus ditambah atau diperbesar. Penghasilan tambahan bisa didapatkan dari memanfaatkan skill yang ada. Setiap orang pasti punya kebisaan tersendiri.



Saya karena dari dulu sudah bawel-bawel berisi (eh apaan coba?) sudah menjadi penyiar radio sejak jaman kuliah. Walaupun sejak kerja full time gak bisa siaran tiap hari, paling tidak saat weekend suara saya masih mengudara. Dibayar untuk siaran delapan kali perbulan cukup lumayan.

Sekarang saya juga mulai menyeriusi blogging setelah tahu dari blog juga bisa menghasilkan 'sesuatu'. Mulai lebih semangat deh ikut lomba nulisnya. Kalaupun ternyata tidak bisa mendapatkan penghasilan tambahan, jalan keluarnya kembali ke point 2 ya! Hehehe...

5. Pisahkan Rekening Gaji Dan Rekening Tabungan 



Saya punya beberapa rekening di bank yang berbeda. Rekening utama tentu saja tempat gaji disalurkan setiap bulannya. Rekening kedua adalah rekening tabungan utama dan rekening ketiga dipergunakan untuk tabungan khusus semisal untuk ibadah. Ribet? Tidak juga. Dengan begini uang pemasukan dan simpanan tidak tercampur jadi gak ada cerita duit di rekening dikuras hingga ke dasar. Kalau seperti ini gimana caranya mau nabung coba?

6. Cermat Memilih Jenis Tabungan dan Bank 

Ada berbagai macam jenis produk tabungan yang diselenggarakan oleh bank. Mulai dari tabungan biasa, tabungan bisnis, tabungan anak, tabungan pensiun sampai tabungan haji. Sebelum memutuskan untuk memilih produk tabungan dan banknya  ada beberapa hal yang harus dipertimbangakan karena setiap bank dan jenis tabungan kebijakannya berbeda.

Sekarang lebih mudah untuk mengetahui produk tabungan terbaik di Indonesia yang sesuai dengan keinginan. Cukup klik situs Cermati.com dan pilih menu tabungan. Mulai dari tabungan biasa, tabungan bisnis, tabungan anak, tabungan mahasiswa, tabungan pensiun, tabungan pegawai sampai ke tabungan haji yang diselenggaran pelbagai bank di Indonesia bisa didapatkan informasinya.


Dengan memilih opsi sesuai tabungan yang kita perlukan, kita bisa membandingkan produk tabungan di bank yang satu dengan lainnya. Jika memenuhi kriteria kebutuhan langsung melakukan pengajukan juga bisa. Saya yang penasaran pengen tahu bank apa saja yang mengeluarkan tabungan haji dan apa saja benefitnya, mengklik menu tabungan haji, dan voila! Sesederhana itu.



7. Tetapkan Motivasi Agar Tetap Semangat Menabung

Masih tetap merasa berat untuk menabung? Perjelas dulu duitnya ditabung buat apa supaya bisa dijadikan motivasi. Pengen jalan-jalan ke Korea misalnya. Kalo perlu tempelin deh gambar Seoul Tower dan foto Lee Jong Suk lengkap dengan caption "Neng.. abang tunggu disini yah.." (lalu dijambak Park Shin Ye).


Apapun kegunaan tabungan itu nantinya, jadikan itu sebagai motivasi supaya tetap semangat menabung.

Itulah 7 Tips dan Trik Menabung ala Vita Masli. Mudah-mudahan berguna dan bisa dipraktikan. Selamat menabung ya. Semoga dapat untung!

"Tulisan ini diikutsertakan dalam Lomba Blog Share Tips Menabungmu bersama Blog Emak Gaoel dan Cermati"

5 Tips Memilih Mobil Untuk Wanita

Katanya, mobil itu hal yang 'laki banget'. Lihat saja iklan-iklan mobil, identik dengan model laki-laki. Di saat mereka ngumpul-ngumpul, bawaannya selalu pengen ngomongin mobilnya. Knalpot yang harus diracing-in lah, mobil siapa yang terbaru lah, modifikasi mobil siapa yang paling keren lah atau seberapa tinggi kecepatan mobil yang mereka miliki. Ah..pokoknya gak kalah rame deh dengan obrolan panci Korea ala ibu-ibu arisan Dharma Wanita di kantorku. 

Mungkin itu kali yah mengapa stereotype yang berkembang  sejak dulu seperti itu. Mobil itu khusus laki-laki sementara perempuan ngurusin panci aja. Sebenarnya tidak selalu benar juga. Seiring dengan peningkatan kesibukan diluar rumah banyak perempuan yang akhirnya memilih belajar nyetir agar bisa mengendarai mobil demi memperlancar aktifitas. Awalnya mungkin pake mobil keluarga (entah itu punya ayah atau suami) lalu kemudian ketika sudah lumayan lihai mulai mengidamkan punya mobil sendiri.

Beberapa hal tentu harus diperhatikan agar tidak salah memilih mobil sesuai dengan kebutuhan. Seperti juga jodoh, kita tetap harus realistis dengan keadaan. Kalau bicara tentang mobil idaman, sebenarnya saya mengidamkan mobil yang bisa terbang seperti mobil keluarga Weasley di serial Harry Potter. Gak perlu kejebak macet dan sepertinya tidak butuh bensin. Hahahaha.. Tapi kan itu gak mungkin.

Mobil Terbang Keluarga  Weasley 
Pada akhirnya harus realistis. Walaupun masih berpijak di tanah mobil-mobil sekarang makin canggih dan stylish sampai kadang menggaburkan kebutuhan sebagai alat transportasi menjadi simbol gengsi semata. Akhirnya memilih mobil bisa dibilang gampang-gampang susah. Apalagi pasar mobil banyak dipengaruhi oleh mitos. Katanya gini.. katanya gitu. Terkadang sebagai perempuan saat menentukan mobil idaman  lebih sering pakai perasaan. Padahal untuk urusan ini harus pinter-pinter mencari tahu supaya mobil idaman tidak tinggal kenangan. Beberapa hal yang sering menggalaukan pikiran saat menentukan pilihan adalah :



Mobil Baru Atau Mobil Bekas ? 


Keduanya mempunyai untung dan rugi. Menurutku keuntungan membeli mobil baru dari segi perawatan cenderung lebih terjaga ketimbang  mobil bekas. Namanya juga masih baru, masih mulus, belum pake lecet. Modelnya juga yang terkini. Kekurangannya paling masalah harga. Kurang murah!

Sementara mobil bekas tentunya harganya tidak semahal mobil baru. Malah saat ini bursa mobil bekas sering menjual mobil yang dijual baru dipakai beberapa bulan oleh pemiliknya,bahkan masih memiliki garansi servis dari bengkel resminya pula. Syukur-syukur jika pemilih sebelumnya rajin merawat mesin mobil dan body kendaraannya jadi performanya tetap terjaga. Biar bagaimanapun seperti juga tubuh manusia, makin tua apalagi tidak terawat makin sering ‘rewel’ juga ketika digunakan.


Mobil Matic Atau Manual? 


Sebagian perempuan merasa mobil dengan transmisi automatic  mungkin lebih mudah. Apalagi jika tinggal di kota besar yang sering terjadi kemacetan. Tinggal injak pedal gas atau  rem saja dengan kaki kanan dan tidak perlu sering-sering pindahin kopling. Harganya memang lebih mahal dibanding mobil manual dan untuk perawatannya setiap 5000km perlu penggantian oli dan setiap 25000km olinya dikuras.

pic from here

Sebenarnya mobil dengan transmisi manual tidaklah sesulit itu. Perawatannya pun cenderung cukup mudah. Cukup dengan rutin mengganti oli nya tiap 15.000 km maka gigi-gigi di dalamnya akan awet. Memang kelemahannya cukup melelahkan kaki kiri dan untuk beberapa perempuan penyesuaian antara kopling dan gas, namun harganya lebih murah dibandingkan mobil dengan transmisi automatic.

Soal konsumsi BBM pada transmisi matic atau manual benar-benar bergantung pada pengemudinya. Ini yang aku rasakan setelah sebelumnya memakai mobil manual kemudian beralih ke mobil matic. Mau manual atau matic jika kita mengemudi dengan teknik yang benar maka konsumsi BBM akan irit, tapi bila tidak tentu akan boros juga.

Tunai Atau Kredit ? 


Bila dana cukup untuk membeli mobil secara tunai maka tidak masalah. Keuntungannya setiap bulan kita tidak harus membayar cicilan. Dengan kredit kelihatannya memang lebih ringan, tapi jika dikalkulasikan selama masa cicilan, harganya tentu lebih mahal puluhan juta dibanding membeli cash. Ini karena cicilan dikenakan bunga,

Tapi jika pun terpaksa kredit, pastikan cicilan yang nanti harus dibayarkan sesuai dengan kemampuan dan tidak mengganggu biaya kehidupan sehari-hari. Sesuaikan angsuran dengan kemampuan maksimal  membayar per bulan. Gak mau kan kalau tiba-tiba waktu cicilan mobil diangkut karena tidak sanggup membayar? Nah makanya penting juga menyesuaikan pilihan mobil dengan budget yang ada. Jangan asal mengikuti perasaan aja karena lihat tetangga sebelah rumah misalnya. Semampunya aja dibanding ditarik paksa.

Merk A Atau Merk B? 


Sales merk A bilang mobil jualannya punya harga jual tinggi. Sales merk B bilang pake mobil dagangannya gak bakal nyesel karena mesinnya awet. Sangat disarankan datangi beberapa dealer untuk membandingkan harga dan pelayanan yang bisa kita dapatkan. Cari tahu spesifikasi dari mobil yang sesuai dengan kebutuhan. Browsing di internet tak ada salahnya atau tanya-tanya dulu pada teman yang memiliki pengetahuan tentang jenis dan spesifikasi mobil. Jangan mudah terbujuk rayu mbak-mbak salesnya.  Beli mobil tidak sama seperti beli lipstik yang sedang sale. Mobil biasanya tetap ready stock meskipun kembali besok atau lusa atau malah dua bulan lagi. Perhatikan juga kapan waktu sale atau kapan varian baru di launch. Jangan sampai beli harga baru dikasi produk lama. Tetap teliti dan tidak perlu terburu-buru.

Selain itu ada hal yang tak kalah penting yaitu : 

Pilih Mobil Sesuai Anggaran Jangan Terbawa Perasaan 


Jangan besar pasak daripada tiang. Ini gak cuma berlaku dalam membeli sepatu, lipstik atau panci terkini tapi juga termasuk dalam urusan menentukan mobil idaman. Sebagai perempuan kita kan suka yah dengan yang murah-murah tapi gak murahan, ya gak? Sayangnya sekarang berlaku 'Ada harga ada kwalitas'. Pengen yang bagus yah harus bayar lebih juga. Makanya perlu untuk mengetahui apa sih yang kita butuhkan dari mobil idaman kita ini? Yang penting sudah power steering, berAC, ada stereoset, joknya nyaman, pake alarm dan sensor misalnya? Kalau gitu gak usah repot-repot melirik mobil dengan spesifikasi dan fitur yang tidak terlalu diperlukan. Contohnya jika varian A dengan spesifikasi yang sama dengan varian B hanya berbeda penambahan asesoris dikenakan biaya lebih mahal 5 juta misalnya, mending pilih varian A aja. Lumayan anggaran bisa lebih dihemat.

Nah jika pertanyaan-pertanyaan yang menggalaukan itu sudah terjawab, satu hal yang perlu diingat juga adalah jangan membeli mobil karena terbawa perasaan semata. Terkadang membeli hanya didasari keinginan dan mengenyampingkan faktor lain bisa jadi berbuntut penyesalan dikemudian hari. Mobil itu bukan sepatu loh, yang kalau sudah bosan bisa langsung disimpan di boks dan ditumpuk di rak. Sayang duitnya kalau produk yang dibeli tidak sesuai dengan yang diharapkan.

Baca juga : Tips Berkendara Aman dan Nyaman 


Memang produsen kendaraan tidak mengkhususkan suatu produknya untuk laki-laki atau perempuan, tapi paling tidak kita bisa menentukan mobil idaman sesuai kebutuhan dan kemampuan. Paling penting sesuai esensinya dan tidak nyusahin. Kita kan perempuan masa kini, milih mobil idaman masa gitu-gitu aja sih.... Selamat menentukan pilihan yah..

The Return Of Superman, Pilihan Tayangan TV Berkualitas Untuk Keluarga

Disaat maraknya tayangan televisi nasional Indonesia yang kurang mendidik dan berkualitas, saya jadi skeptis dan males nonton channel nasional. Pilihan saya akhirnya nyebrang ke televisi negara lain, salah satunya Korea Selatan. Bukan gak nasionalis sih, tapi memang beberapa tayangan produksi Korea Selatan cukup masuk akal. Tidak sekedar menghibur namun juga punya sisi edukasi dan budaya yang jarang saya temui di tayangan televisi kita.

Salah satu tayangan yang jadi favorit saya adalah The Return Of Superman (atau Superman is Back / 슈퍼맨이 돌아왔다), variety show Korea yang tayang di KBS TV. Tema dari The Return Of Superman ini mengangkat sisi lain dari pengasuhan anak. Selama ini yang kita tahu ibu adalah orang yang paling berperan dalam mengasuh anak. Tapi apa jadinya jika sang ibu diberi 'me time' selama 48 jam dimana pengasuhan anak diserahkan pada sang ayah. Kebayang gak sih, anak-anak yang menggemaskan namun terkadang tingkahnya bikin pusing pala barbie itu bertemu dengan ayah yang clueles gak tahu bagaimana mengurus anak.


Para ayah di acara The Return Of Superman adalah ayah-selebriti yang mungkin saking sibuknya dengan pekerjaan hingga tidak punya cukup waktu berinteraksi dengan si kecil. Boro-boro gantiin popok atau menemani bikin pe-er, menemani anak mereka main mungkin sangat jarang.

Makanya para ayah-selebriti yang punya profesi berbeda ini harus melakukan tugas sebagai ibu selama sang istri libur. Imej sebagai aktor, rapper, MC atau atlit bela diri lenyap berganti dengan figur ayah yang  agak tidak kompeten dalam melakukan hal-hal dasar tertentu. Kelucuan sekaligus kebandelan khas anak-anak  ikut memberi warna tersendiri dalam interaksi ayah dan anak. Seperti juga dalam kehidupan sehari-hari, ada saatnya ayah dan anak bersenang-senang disaat lain bisa jadi sang ayah diuji kesabarannya akibat ulah si anak.



Pada awal acara The Return of Superman, empat keluarga secara terpisah difilmkan selama periode waktu yang berbeda. Salah satu yang banyak menarik perhatian adalah Choo Sung Hoon dan anak semata wayangnya Choo Sarang. Choo Sung Hoon dikenal sebagai pejudo dan atlit bela diri dengan body yang kekar dan imej yang sangar. Ternyata 48 jam bersama Sarang bisa merubahnya dari Rambo menjadi Hello Kitty bo'.. He's the fool daddy to Sarang.

Dibanyak kesempatan Choo Sung Hoon hampir selalu mengikuti kemauan Sarang. Namun Choo Sung Hoon  juga mendidik Sarang menjadi perempuan yang tidak cengeng dan memperkenalkan bela diri Judo. Cita-cita terpendamnya adalah menjadikan Sarang atlit lari atau perenang yang hebat seperti garis keturunan keluarganya. Walaupun tidak bisa dipungkiri Sarang juga jago bergaya di depan kamera seperti ibunya Yano Shiho, seorang model top Jepang. 

Di episode-episode awal Sarang bergabung dia masih berumur dua tahun dan makannya banyak banget. Gak tahu kenapa banyak pemirsa di Korea yang suka dengan anak-anak yang makannya lahap. Sarang ini salah satunya. Kesukannya adalah buah Strawberry dan Yoghurt. Untungnya Choo Sung Hoon jago masak. Dia bisa masakin Sarang apa aja dan Sarang pasti suka. Gara-gara jago makan ini pula Sarang banyak dapat tawaran iklan di Korea.

The Return Of Superman

Berhubung keluarga Choo tinggal di Tokyo-Jepang, tentu saja bahasa Jepang adalah bahasa utama. Sebagai orang Korea Choo Sung Hoon tidak ingin Sarang melupakan akar keluarga. Sarang pun diajari berbahasa Korea. Lucu banget liat Sarang mencoba mengikuti bapaknya ngomong Korea. Ibu Sarang yang asli Jepang, Yano Shiho, gak mau kalah pengen belajar juga. Serunya malah Sarang yang pelafalannya lebih bagus. Sekarang Sarang sudah bisa ngomong dalam dua bahasa. Asik ya!

Seiring waktu, Tablo dan putrinya Haru juga menjadi ikon andalan karena kelucuan dan imajinasinya.

Tablo
Haru dan Tablo ( Mirip Eunhyuk Suju yah?)
Ayah dan anak ini tampak agak kurang dekat di awal kemunculan mereka di The Return Of Superman. Lama kelamaan Tablo bisa menyesuaikan diri dengan ritme Haru. Tablo akhirnya bisa menempatkan diri tidak hanya sebagai ayah tapi juga teman bermain. Saking kayak temannya, terkadang malah Haru yang kelihatan lebih pinter ngurusin ayahnya daripada sebaliknya. Hihihi..

Sebagai rapper di Epik High dibawah management artist YG, Tablo sering memperkenalkan dunia kerjanya pada Haru. Mulai proses rekaman sampai manggung bersama artis YG Family Haru dibawa serta. Seru sih! Bisa liat Bigbang, 2Ne1 sampai Winner berseliweran. Haru adalah gadis kecil yang diperbolehkan lari-larian di backstage, keluar masuk ruang tunggu Bigbang, ditraktir jajanan sama Taeyang dan cium pipinya GD.

 V.I.Ps jangan ngiri ya
Sayang sekali berhubung kesibukannya dengan Epik High, Tablo dan Haru harus 'graduate' di episode 58.

Lain cerita dengan Lee Hwi Jae dan si kembar (Ssangdungi) Seoeon dan Seojun. Umur si kembar Lee Seo Eon and Lee Seo Jun belum lagi genap setahun ketika mereka bersama sang ayah Lee Hwi Jae menjadi casting di variety show The Return Of Superman. Kelihatan sekali betapa Lee Hwi Jae sangat kewalahan menghadapi si kembar. Dia seperti melakukan dua kali pekerjaan untuk memberi  makan, ganti popok, dan menidurkan Seo Eon dan Seo Jun. 

Gimana gak stress kalau Seo-eon terus-terusan  menangis, Seo-jun merangkak kesana kemari lalu sempat demam pula. Dua hari tanpa ibu terbukti menjadi perjuangan untuk Lee Hwi-jae, yang telah dikenal sebagai MC dan komedian yang selalu terlihat lucu dan kharismatik. Awalnya Lee Hwi Jae sempat mengeluh dan merasa tidak sanggup, namun pada akhirnya dia menemukan sisi 'kebapakan' dalam dirinya dan menghargai waktu berkualitas yang dihabiskannya dengan Seo Eon dan Seo Jun. 
Seo eon Seo Jun
Lee Hwi Jae dan Ssangdungi 
Saat ini si kembar Lee sudah beranjak dua tahun. Sudah pintar ngomong dikit-dikit dan bagi Lee Hwi Jae itu sedikit melegakan karena akhirnya dia bisa ngobrol dengan dua anaknya walaupun dengan kalimat sederhana. Dan yang paling penting sudah bisa diajak main bola dan nonton baseball, dua olahraga favorit Lee Hwijae. 

Faktor X acara The Return Of Superman diawal penayangannya berasal dari keluarga Jang Hyun Seung ini. Jika keluarga lain diperlihatkan gimana susah-susah gampangnya sang ayah menghandle anak yang belum bisa makan sendiri, ganti baju sendiri, atau berjalan, maka case untuk Jang Hyung Sun sebagai bapak agak sedikit lebih kompleks. 
Jang Junu - Jang Hyung Sun - Jang Junseo 
Jang Hyung Sun mempunyai anak yang tergolong sudah cukup gede dibanding casts yang lain. Junu berumur 10 tahun dan Junseo 7 tahun. Junu berkarakter pendiam sedangkan Junseo lebih rame dan manja khas anak bungsu. Kedua putra Jang Hyung Sun ini  akhirnya menjadi karakter yang disukai oleh penonton.
"Family is like a puzzle. It is not complete if one piece is missing " - Jang Junu 
Sebagai dua anak laki-laki bersaudara  mereka terkadang berantem dan ngambek-ngambekan. Junu yang sudah kelas lima SD dan termasuk siswa pintar di kelasnya sering gregetan sendiri ngajarin Junu yang baru mau masuk SD. Sementara Junseo adalah tipikal anak bungsu yang sebenarnya mengidolakan kakaknya tapi lalu merasa terintimidasi diam-diam karena merasa tidak mampu secemerlang sang kakak.  Hal ini yang kemudian jadi tugas Jang Hyung Sun sebagai ayah bagaimana menghadapi problematika anak pra-abege ini. Termasuk juga dalam mengarahkan mereka dalam memilih cita-cita.

Berhubung jadwal syuting film dan drama Jang Hyung Sun dan keinginannya agar Junu serta Junseo lebih fokus pada sekolahnya, akhirnya keluarga Jang harus 'graduated' di episode 33. Sayang banget, padahal Junu lagi lucu-lucunya (eh!). sampai aku buatin fanvideo segala, hahaha.. (mampir ke sini ya!). Mudah-mudah pas gede ketemu dia lagi deh di tivi. Keluarga Jang kemudian digantikan oleh Song Il Kook dan tiga anak kembarnya : Daehan, Minguk, Manse di episode 34.

Daehan Mingook Manse
Song Il Kook dan Daehan, Minguk, Manse 
Ini dia cast yang bikin aku betaaaaaahhh banget ngikutin The Return Of Superman selepas graduatednya keluarga Jang. Selain Daehan Minguk Manse ini lucu dan adorable gak ketulungan, Song Il Kook sebagai ayah juga ganteng  mempunyai trik dan metode parenting yang menurutku cukup bagus diterapkan. Daehan Minguk Manse tumbuh menjadi anak yang sehat, energik, gembira, saling sayang menyayangi, sopan dan pintar.

Baca juga : The Song Triplets  Daehan Minguk Manse, Cuteness Overloaded


Tentu saja namanya juga anak-anak, ada saat mereka bandel dengan gaya mereka masing-masing. Song Il Kook butuh banyak kesabaran dan kelincahan untuk menjaga Daehan Minguk Manse selama 48 jam. Tapi kata-kata dan senyuman Daehan Minguk Manse mampu menghilangkan kelelahan yang dirasakan sang ayah. (Penontonnya jugaa.... ). Ya bener sekali Il Kook appa! Makanya jangan buru-buru graduated dari acara ini yah. Hari Minggu tidak akan tiga kali menyenangkan lagi kalau kalian meninggalkan acara ini. Hiks! *bujuk pake Jjangmyeon*
"Having triplets means having three times the challenge and three times the fun" - Song Il Kook 

Baca juga : FAQ Daehan, Minguk, Manse - Song Triplets


Last but not least, member terakhir dalam acara The Return Of Superman adalah Uhm Taewoong dan anaknya Ji On yang bergabung di episode 51 menggantikan Tablo dan Haru. The Return Of Superman bukanlah variety show Uhm Taewoong yang pertama di KBS. Sebelumnya dia sudah sempat menjadi member 2D1N season 3.

Uhm Taewoong - Ji On
Saat itu Taewoong menjadi member yang sangat clumsy dan gampang terharu jadi sering diledekin member 2D1N yang lain. Ternyata setelah jadi ayah, clumsy dan gampang terharunya gak ilang-ilang. Ji On tertawa, terharu. Ji on maen, terharu juga. Cerita tentang kakeknya Ji On ke PD malah nangis. Taewoong juga sempat bikin Ji On nangis-nangis pas dimandiin. Maklum, pertama kali mandiin anak. Biasanya kan mandiin tiga ekor anjingnya saja. Sekarang Taewoong sudah mulai makin expert mengurus keperluan Ji On, walaupun dia masih tetap punya PR. Ketika berkunjung ke dokter Taewoong baru tahu kalau untuk ukuran anak umur dua tahun komunikasi Ji On termasuk lambat. Sesuatu yang sering dikeluhkannya baru dia tahu penyebabnya. Ternyata berasal dari dirinya dan sang istri yang jarang ngajak obrol Ji On. Nah lohh..

Yang aku suka dari The Return Of Superman para ayah tidak ragu memperlihatkan sisi yang berbeda dari tipikal ayah Korea khususnya, dan tipikal ayah di Asia pada umumnya. Mereka menunjukkan bagaimana mereka merawat anak-anak mereka, juga memberikan mereka emosionalitas yang sering kurang ditunjukkan dalam kehidupan sehari-hari. Bukti juga bagi para ayah bahwa tidaklah mudah untuk para ibu mengurus dan mendidik anak sehari-hari. Bisa juga menjadi sentilan bagi penonton bahwa kita sebagai anak kadang lupa cinta ayah sedemikian besarnya walaupun tidak terungkap lewat kata-kata. Sebagai istri pasti banyak yang pengen suaminya jadi ayah yang yang baik juga kan? Jangan-jangan ada yang kepikiran libur 2 hari juga nih? Hihihi. Lumayan kan bisa liburan bareng ke Jepang seperti para ibu-ibu di The Return Of Superman ini. Ayo buat reality show versi sendiri aja, hehehe...

Selama 83 minggu tayang di KBS, The Return Of Superman telah mencuri hati banyak pemirsa. Buktinya selama 50 minggu (sejak Song Il Kook dan Daehan Minguk Manse bergabung) acara ini berada di posisi pertama peringkat rating di Korea. Penonton tidak hanya belajar dari para ayah selebriti ini tapi sudah jadi semacam 'nenek,ibu, tante, kakak' bagi anak-anak  The Return Of Superman karena menonton mereka dari jaman cuma bisa nangis sampe sekarang sudah bisa ngobrol bertiga *uhuk*!

Baca juga : 10 Things I Love About Daehan, Minguk, Manse




Gak ada yang tahu berapa lama popularitas beruntun ini akan terus berlanjut, tetapi kelihatannya sejalan dengan anak-anak terus bertumbuh dan para ayah semakin mengerti posisi mereka, acara The Return Of Superman ini akan menjadi lebih menyenangkan dan menyentuh.  Let's watch, have fun and learn from these clueless appadeul and their adorable kids. 

The Return Of Superman ditayangkan di KBS TV & KBS World setiap hari Minggu pukul 16.30 KST ( +9 GMT). Acara ini juga dapat ditonton melalui Youtube Channel KBS World disini

Rayakan Momenmu Bersama Gebyar Tahapan BCA

Ada banyak cara merayakan momen bersejarah. Dulu saya selalu berpikir hanya momen besar saja yang harus dirayakan. Hari raya, ulang tahun, pernikahan, hari jadi, kelulusan sekolah, naik kelas adalah momen yang umum dirayakan. Sampai ketika saya kelas dua SMU,  saya diberi sebuah tantangan dari papa. 

Tantangannya adalah mencukupkan segala kebutuhan saya sebagai pelajar dalam sebulan dengan uang lima ratus ribu rupiah. Kalau kurang dari tiga puluh hari uang itu sudah habis, saya gak boleh minta lagi. Tapi kalau masih bersisa, nanti akan ada hadiahnya. Waktu itu kurs rupiah tidak seanjlok sekarang sih, lumayan banget buat beli cilok segerobak. Tantangan itu akhirnya saya terima.

Langkah pertama setelah menerima tantangan adalah menghitung pengeluaran. Saya mengusahakan agar jajan dan transport tidak melebihi budget tapi jangan menyiksa diri juga. Saya pun mereka-reka apakah saya harus bawa bekal dari rumah atau mulai melancarkan gerakan nebeng pulang sekolah jika budget menipis. Tenyata pada akhirnya saya bisa  menyelesaikan tantangan papa dengan sisa lumayan gede. Padahal saya gak pelit-pelit amat sama diri sendiri loh. Hihihi. Sudah kebayang aja, hadiahnya apa ya.... Jam tangan mungkin... ?

Keberhasilan saya menyelesaikan tantangan itu bagi papa dianggap sebagai satu momen yang patut dirayakan. Bukan dengan makan-makan, tidak juga dengan memberi hadiah jam tangan yang diharapkan. Tapi dengan ngajak saya ke bank untuk membuka rekening tabungan Tahapan BCA. Waktu itu saya gak ngeh, tapi begitulah cara orangtua mengajari saya memanage keuangan sejak dini. Momen itu sedikit banyak mendewasa saya dalam urusan keuangan Tsahh...

Akhirnya sejak saat itu saya resmi diberi uang saku bulanan. Senang banget rasanya melihat saldo yang tercetak di buku tabungan selalu bertambah. Sama senangnya dengan bisa belanja pake gesek kartu debit BCA saya. Berasa sudah kek orang dewasa aja, belanja pake kartu kredit. Bedanya saya gak pake ngutang, karena belanjaan langsung motong saldo tabungan saya. Saya juga makin giat menabung. Gak mau dong isi tabungan blas gitu aja. Gini-gini saya kan juga pengen menang Gebyar Tahapan BCA

GTB 2015

Setiap tahun BCA memang mengadakan sayembara akbar Gebyar Tahapan BCA. Tahun ini hadiah GTBnya makin luar biasa. Tidak hanya untuk nasabah BCA yang punya tabungan Tahapan BCA seperti saya, tapi juga nasabah pemegang Tahapan Gold, Tahapan Xpresi, dan nasabah BCA Syariah yang memiliki Tahapan iB dan Tahapan Rencana iB, bisa ikutan program ini.

Caranya makin gampang loh! Cukup tambah saldo, belanja pake debit BCA atau beli pulsa, tiket dan bayar segala tagihan sudah bisa dapat kupon undian. Detailnya seperti ini:
GTB 2015
Ini pilihan yang paling pas buat kita-kita yang sudah males diribetin bayar pake uang tunai pake ngantri. Biar kekinian dikit lah, ya kan? Lagipula makin banyak transaksi makin dekat kesempatan menangin Mercedez Benz S Class. Ya kan? Ya kan? 

Selain itu sebenarnya ada satu event menarik juga dari Gebyar Tahapan BCA tahun ini, yaitu "Gebyar Tahapan BCA Augmented Reality Competition". Ini adalah  kompetisi media sosial GoodLife BCA yang diselenggarakan untuk memeriahkan Gebyar Tahapan BCA 2015. Caranya : 

Augmented Reality

Beruntung saya berlokasi di Makassar, jadi saya bisa mencoba mesin AR ini di KCU Panakukkang. Saya datang ke booth Augmented Reality, daftar sama mbak-mbak kece trus duduk di seat mesin AR. Setelah itu mas-mas gantengnya mensetting perangkat, saya duduk manis aja lalu berekspresi suka-suka. Jadi deh seperti ini:

GTB 2015


Gak cuma foto sendiri, foto rame-rame juga boleh. Kebetulan hari itu saya sempat bertemu beberapa teman Blogger. Langsung aja kami momen ini kami rayakan dengan berfoto bareng di booth. Keren!


GTB 2015

Foto-foto ini kemudian saya upload ke twitter dengan mention @GoodLifeBCA upload ke facebook ngetag Good Life BCA. Tidak lupa saya tambahkan twit dan status selebrasi ala saya: Jalan-jalan pake Mercy, horeee!!! #RayakanMomen #RayakanMakassar.

Kamu juga bisa ikut kompetisi ini. Mesin AR ini aktif mulai 15 Juni 2015 sampai 3 Juli 2015. Setiap minggu hadiah akan dibagikan per cabang, jadi kemungkinan menangnya bisa lebih besar. Sayang banget kalau terlewat. Siapa tahu bisa menang hadiah mingguan Xiaomi Redmi 2 atau Samsung Galaxy S6 di akhir periode. Lumayan kan.. daripada lu manyun.

Belum jadi nasabah BCA pun bisa ikut kompetisi ini loh. Tentunya kalau mau beneran menangin Mercedez Benz S Class atau C Class dan motor Honda,tetap harus punya tabungan BCA dulu dong ya... Gampang dan mudah kok buka rekeningnya. Semua nasabah berhak ikut dan menang dalam Gebyar Tahapan BCA. Untuk mempebesar peluang menang bisa dicek caranya di http://www.bca.co.id/gebyartahapanbca. Mana tahukan tahun ini rejeki kamu.

Jadi yuk, rayakan momen hidupmu dan segera datang ke kantor BCA terdekat! Jangan sampai gak ikutan yah...

Keindahan Ponsel Pintar Samsung Galaxy S6 Dalam Drama Korea

Siapa disini yang suka nonton drama Korea? (Gue!! Gue!!).

Pernah merhatiin gak, ponsel selalu ada dalam plot cerita apapun dalam drama Korea yang kita tonton. Kecuali untuk drama yang settingnya pada waktu ponsel belum diciptakan yah.. Tapi boleh di cek di lapak DVD sebelah deh, dalam drama Korea pasti ada yang pegang ponsel. Dari kaya melintir sampai yang miskin abis, dari anak muda sampe nenek-nenek, semua karakter gak ada yang gak pegang ponsel jenis terbaru. Disaat kita pake ponsel tuh disayang-sayang gak boleh lecet, karakter di drama Korea dengan santainya melempar ponselnya sembarangan bahkan dibuang ke aspal lalu digilas roda mobil yang lewat. Hadeuh.. *ngelap-ngelap ponsel jebot kesayangan*
Drama Korea Angry Mom
Ponsel Dalam Drama Korea. Kelindes Mobil Gak Masalah

Sebenarnya ada banyak alasan mengapa ponsel bertebaran di dalam adegan-adegan drama Korea. Selain memang 'pesan sponsor', secara reality menurut sebuah penelitian di tahun 2013 ternyata 65% dari masyarakat Korea Selatan yang berumur 6-19 tahun sudah punya ponsel. Di tahun 2014 menurut data dari  Ministry Science, ICT and Future Planning Korea Selatan diketahui 7 dari 10 pengguna ponsel adalah pengguna smartphone atau ponsel pintar. Whoaa..

Samsung Galaxy S6 Edge
Sumber dari sini 
Hal ini  sebenarnya tidak terlalu mengherankan, secara Korea Selatan adalah rumah bagi raksasa elektronik Samsung Electronics, salah satu pembuat ponsel terbaik dan terbesar di dunia. Jadi kalau misalnya ada pesan sponsor untuk menempatkan produk ponsel terbarunya dalam satu drama, ya sah-sah aja dan gak masalah. Paling yang bermasalah tuh gue, jadi pengen punya juga.. ihiks.

Seperti waktu gue nonton drama Korea The Producers (sudah nonton belum?). Dalam drama itu semua karakternya pake Samsung Galaxy S6 atau Samsung Galaxy S6 Edge which is itu keren... banget. Makanya ketika gue jalan-jalan di mall dan ketemu counter Samsung, langsung aja yang gue samperin pertama kali ada meja display Galaxy S6 dan Galaxy S6 Edge untuk membuktikan penampakan aslinya. 

Eh beneran loh, keren!
Bentuk Galaxy S6 dan Galaxy S6 Edge itu ramping banget. Ringan, bobotnya cuma 132 gr. Bodynya sudah dibalut logam dan kaca Gorilla Glass 4 yang anti gores. Jangan tanya deh displaynya. Dengan tekhnologi Super AMOLED 5.1” Quad HD (2560 x 1440) membuat gambar makin jelas. Saking jelasnya saat gue mencoba Samsung Galaxy S6 Edge gue  merasa ikon-ikon yang ada di display semacam timbul dan melayang-layang. 
Samsung Galaxy S6
Samsung Galaxy S6 Edge Yang Bikin Mupeng
Duet maut Samsung ini juga dibekali dengan kualitas kamera ponsel terbaik. Samsung Galaxy S6 dan Samsung Galaxy S6 Edge memiliki resolusi kamera belakang 16.0 MP. Kata mbak-mbaknya yang di counter sih, kamera kedua type samsung S6 terbaru ini dilengkapi dengan lensa berbukaan f/1.9 dan optical image stabilizer. Artinya kita bisa memotret disituasi cahaya yang kurang. Hasil fotonya pun seindah apa yang kita lihat dengan mata sendiri. Lagi-lagi kata mbaknya Samsung adalah yang pertama kali menerapkan tekhnologi ini di dunia.

Samsung Galaxy S6 Edge
Hasil Foto Camera Belakang 16,0 MP Samsung Galaxy S6
Galaxy S6 dan Galaxy S6 Edge juga dilengkapi dengan fitur HDR ( High Dynamic Range) yang bisa mengambil gambar dengan tingkat pencahayaan yang berbeda. Biasanya fitur ini kerap dipakai jika kita ingin memotret pemandangan dengan pencahayaan langsung dari matahari atau menangkap suasana malam dengan cahaya bintang yang lemah. Fitur ini juga disematkan pada kamera depan loh! 

Untuk yang gemar selfie seperti gue, kamera depan Galaxy S6 dan Galaxy S6 Edge dilengkapi dengan resolusi 5.0 MP dengan sensor yang 1,4 kali lebih lebar dibanding Galaxy S5. Dibantu dengan fitur beauty mode, hasil foto akan kelihatan semakin jernih dan makin kece. Ehem! Walaupun tetap gak secakep IU sih..
Drama Korea 2015
Wefie Time : IU & Go Hyo Jin (The Producers)
Tapi apalah arti body  cantik dengan segala fitur  ciamik jika tidak didukung isi 'otak'nya. Sepertinya Samsung tahu banget bahwa keindahan design Galaxy S6 dan Galaxy S6 Edge yang sudah LTE 4G ini perlu dipadukan dengan kekuatan tekhnologi. Prosesor tercepat bertenaga handal octa-core Exynos 7420 dengan empat core Cortex-A57 2,1 GHz dan empat core Cortex-A53 1,5 GHz, dipadukan dengan  RAM sebesar 3GB disematkan dalam ponsel pintar ini. Gak bakal lelet nih, apalagi sampe hang seperti ponsel bulukan gue *puk puk ponsel*. 

Mumpung lagi di counter Samsung dan megang-megang Galaxy S6 dan S6 Edge bergantian, gue tentunya nyoba-nyoba buka banyak aplikasi. Pengen tahu aja sistem operasi android lollipop itu kek gimana sih. Gue juga penarasan apakah bodynya cepat panas atau kurang responsif jika dibebani cobaan yang terlalu berat. Ternyata lancar kok! Masalah keamanan dan privacy pemilik ponsel juga terjaga karena ada peminda sidik jarinya. Cukup sentuhkan jari di permukaan layar, tidak perlu lagi pake gerakan menyapu. Lagian menyapu kan di halaman, bukan di display ponsel *lalu disodorin sapu ama mba mba CSnya*

Hal menarik lainnya yang sempat gue cobain adalah fitur S Health yang bisa mengukur detak jantung. Penting nih, untuk tahu seberapa cepat jantung ini berdetak melihat Go Bok Dong melintas di drama Angry Mom (Eaaa.... ).

S Health Samsung Galaxy S6 Edge
Fitur S Health Samsung Galaxy S6 
Ada juga sensor denyut nadi yang memudahkan kita untuk selfie tanpa menyentuh icon shutter di layar. Dan yang bikin gue terpesona adalah fitur Fast Charging. Dengan fitur ini Galaxy S6 dan Galaxy S6 Edge mampu mengisi baterai hingga 50 persen kapasitasnya dalam waktu hanya 30 menit saja. Dan ini bisa dilakukan tanpa kabel! Sungguh fitur yang pas sekali buat gue yang males diribetin sama kabel dan  gak sabaran ngecharge, hehehe.. 

Overall hasil ceki-ceki di counter Samsung itu membuktikan  bahwa Samsung berhasil memadukan keindahan design dan kekuatan tekhnologi pada Galaxy S6 dan Galaxy S6 Edge. Sambil megang-megang Galaxy S6 di tangan kanan dan Galaxy S6 Edge di tangan kiri gue jadi sadar akan satu hal. Ketika Baek Seungchan yang baru aja direkrut jadi PD sudah bisa pake Galaxy S6, gue yang sudah PNS ini hanya bisa menatap Galaxy S6 dan Galaxy S6 Edge dengan mupeng tanpa sanggup membelinya. Galaxy S6 dibandrol dengan harga 9 juta rupiah sedangkan S6 Edge 12 juta rupiah.

Samsung Galaxy S6 Edge
Samsung Galaxy S6 dan Samsum Galaxy S6 Edge
Ah.. memang hidup tidak seindah drama Korea. Gue nunggu Samsung ngasih hadiah buat gue aja lah! Doain yak pemirsaahhhh...!!! 

Tulisan ini diikutkan untuk Lomba: 



Update :


Alhamdulilah.. 

Solusi Makan Siang Yang Tertunda Dengan Mi Kering Tropicana Slim

Hari Senin biasanya saya selalu disibukkan dengan banyak kerjaan di kantor yang bikin saya sering telat makan. Saking telatnya makanan di kantin kantor sudah habis semua. Yang tersisa hanya mi instant dan telur saja. *Sigh* #nasib

Saya, seperti sekian ratus juta orang di muka bumi ini sebenarnya sukaaaaaa banget makan mie instant. Praktis, gak pake lama, harganya juga gak mahal. Tapi makin kesini sempat banyak baca informasi yang beredar kalau sebenarnya mie instan ini termasuk kategori junk food. Makanan dengan kandungan lemak jenuh yang tinggi dan berpengaruh buruk bagi kesehatan jika sering dikonsumsi. Saya kan jadi khawatir. Makanya saya gak mau sering-sering makan mi instant, kecuali kalo lagi pengen...banget atau kepepet. 

Saya sudah siap-siap aja dimasakin mi instan biasa oleh ibu kantin ketika secara tidak sengaja mampir ke ruangan sebelah dan melihat ini diatas meja teman sekantor saya. 

Tropicana Slim
Tropicana Slim Less Flat Noodles. Mi Kering Rasa Ayam Bakar
Boleh nih..
Alhamdulilah yang punya berbaik hati memberikan satu stok Mi Kering Ayam Bakar Tropicana Slim miliknya buat saya. Terus terang saya belum pernah nyobain mi kering Tropicana Slim. Saya taunya Tropicana Slim itu produk untuk diet dan penderita diabetes. Ternyata Tropicana Slim sudah punya produk mi instan yang bisa dikonsumsi siapa aja, toh... bahkan aman untuk anak-anak. Ok noted! Saya dan teman akhirnya langsung cuzz ke pantry. Mari masak! 

Proses pembuatannya sih sama aja dengan mie instan biasa, direbus dalam air mendidih. Sementara mi direbus, saya tuangkan bumbu, minyak, bumbu cabe dan kecap ke piring. Karena ada kecap yang nempel di jari otomatis saya jilat dong ( hihihi biarin jari sendiri). Saya gak nyangka rasanya enak. Manis, gurih, kecap banget. Suka. Saya sampe kepikiran ini kecap apa sih, pengen ganti kecap di rumah deh. 

Satu lagi yang bikin gue terkesima adalah air hasil rebusannya. Lebih jernih dibanding air rebusan mie instan lainnya. Ketika mi saya angkat kelihatan tekstur mi yang  lembut, kenyal tapi gak seperti karet jika ditarik. Warnanya juga tidak terlalu kuning. Saking terkesimanya saya sempatkan foto-foto untuk dokumentasi. 

Tropicana Slim
Air Rebusan Mi Kering Tropicana Slim Lebih Jernih kan?
Kalau seperti ini saya gak perlu melakukan dua kali rebus seperti yang biasa saya lakukan pada mi instan yang lain. Tingginya kandungan lemak yang ada pada mi instan biasa bisa dihilangkan dengan cara merebus mi beberapa kali sampai air rebusannya lebih bening. Jika melihat hasil air rebusan Mi Kering Tropicana Slim ini saya gak perlu ngerebus mi berkali-kali. Sekali aja cukup. Dari situ saja saya sudah bisa menilai produk mana yang lebih aman. 

Nah sekarang waktunya makan... Tapi sebelum disantap saya tambahin dulu menu pelengkap lainnya seperti tahu, tempe dan ayam semur, potongan tomat segar  plus telur ceplok. Secara ini makan siang, harus ada lauk yang beragam agar gizinya seimbang, Ciee.. Kalau teman saya gak nambah macam-macam, cukup Mi Kering Tropicana Slim aja. 

Tropicana Slim
Mi Kering Tropicana Slim Rasa Ayam Bakar Versi Vita

Sekarang tinggal disantap saja deh! Bismillah...

Eh, enak loh! 
Mi Kering nya tuh lembut tapi gak bikin geli di tenggorokan. Rasa ayam bakar bener-bener otentik seperti kita makan mi kering dengan  ayam bakar beneran (walaupun pada kenyataannya ayam yang tersisa di kantin hanya ayam semur aja). Wanginya juga menggoda. Teman yang duduk di sebelah meja aja sampai nyamperin buat nyicipin. Maunya dia nambah lagi, tapi langsung saya beri jurus tangkisan garpu, Enak aja, bikin sendiri dong!

Hal menarik lain setelah menyantap Mi Kering Tropicana Slim  bumbunya ringan dilidah, tidak terlalu berminyak. Efek tenggorakan agak-agak seret atau kepala sedikit pusing setelah makan mi instan juga tidak saya rasakan pada Mi Kering Tropicana Slim. Padahal bumbunya gak saya kurangi. 

Kok bisa sih? 
Saya sampai penasaran ngecek komposisinya di label kemasan. Disitu tercantum "lebih rendah natrium" yang mana itu berarti lebih rendah garam. Setelah saya ngecek, ternyata konsumsi natrium (yang biasanya berasal dari garam pada produk makanan) lebih dari 2.000 mg memang berisiko meningkatkan hipertensi atau tekanan darah tinggi. Selain itu kadar lemak Mi Kering Tropicana slim juga dibuat lebih rendah. Itulah alasannya mengapa Mi Kering Tropicana Slim itu di panggang dan bukan digoreng seperti mi instan lain. Tabel perbandingannya seperti ini : 

Pembanding
Tropicana Slim
Mi Kering Ayam Bakar
Mi Instant Korea
Mi Instant Biasa
Kalori Total
240 kkal
436 kkal
390 kkal
Lemak Total
5 g
14.7 g
17 g
Kadar Natrium Total (Garam)
480 mg
1840 mg
940 mg

Sumber dari sini 

Hal seperti ini memang perlu diketahu. Hari gini sebagai konsumen kita memang harus jeli menentukan makanan yang kita santap. Bukan semata hanya untuk mengganjal perut, faktor kesehatan juga penting untuk diperhatikan. Percumalah makan enak kalau ternyata cuma menumpuk lemak saja. Cari penyakit kan namanya. Untuk itu dalam memilih makanan, tidak ada salahnya untuk mencari tahu informasi nilai gizi yang dikandungnya. 

Sumber dari sini 
Satu hal yang pasti porsi Mi Kering Tropicana Slim rasa Ayam Bakar ini pas banget. Gak nanggung sampe harus ditambahin nasi segala. Gak kebanyakan sampe bikin eneg pula. Pokoknya mah, pas..! Alhamdulilah tadi nemu sebungkus Mi Kering Tropicana Slim. Sekarang jadi gak masalah dong kalau pengen makan mi instan. Mulai sekarang saya tetapkan Mi Kering Tropicana Slim sebagai solusi makan siang dikejar kerjaan kantor yang menumpuk Untuk yang lagi diet, produk Tropicana Slim ini  bisa juga loh dijadikan opsi makan siang daripada sok-sok nahan lapar. 

Mie Kering Tropicana Slim Tandas Tak Bersisa
Perut kenyang, hati pun senang. Gak nyesel deh nyobain. Mi Kering Tropicana Slim, sudah sehat enak lagi! Kamu cobain juga ya! 

World Blood Donor Day With Song Il Kook and Daehan Minguk Manse

Tau gak kalau tanggal 14 Juni ditetapkan sebagai Hari Donor Darah Sedunia a.k.a World Blood Donor Day? Walaupun sudah ditetapkan sejak tahun 2004 oleh WHO, saya baru ngeh kemarin. Itu juga gara-gara tweetnya Song Il Kook, bapaknya Daehan Minguk Manse. Sebagai duta donor darah Korea, Song Il Kook melakukan donor darah lalu share di twitter sebagai penyemangat bagi orang lain untuk melakukan hal yang sama.  

Song Il Kook Triplets
 Song Il Kook Donor Darah Ditemani Triplets