Solusi Error "Couldn't Verify Your Site" Saat Verifikasi AdSense di Blogger (Custom Domain)

Buat kamu para blogger yang lagi berjuang mendaftarkan situs ke Google AdSense, pasti pernah mengalami momen bikin panik: skrip AdSense sudah dipasang di HTML template, tapi pas ditekan verifikasi malah muncul notifikasi "Couldn't verify your site".

Apalagi kalau ditambah bonus error websitemu mendadak jadi "This site can’t be reached / unexpectedly closed the connection". Rasanya mau emosi, padahal merasa langkah yang diikuti sudah benar semua!

verifikasi google adsense

Nah, dari pengalaman pribadi saat mengatasi verifikasi AdSense di sipalingcurhat.com, ternyata penyebab utamanya sering kali bukan karena skrip AdSense yang salah, melainkan masalah pengaturan DNS domain dan format XML di Blogger.

Berikut rangkuman dan panduan langkah demi langkah cara mengatasinya sampai status verifikasi kamu berhasil centang hijau!

1. Convert/Parse Kode AdSense Terlebih Dahulu (Wajib untuk Blogger)

Blogger menggunakan parser template berbasis XML yang sangat ketat. Kode iklan bawaan AdSense biasanya mengandung simbol (seperti tanda &) yang bisa membuat kode tersebut terbaca rusak atau terpotong saat disimpan di HTML Blogger.

Solusinya:

  1. Salin kode verifikasi dari dashboard AdSense.

  2. Cari situs HTML to XML Parser (bisa cari di Google: "AdSense code converter for Blogger").

  3. Paste kode AdSense kamu ke sana, lalu konversi.

  4. Salin kode hasil konversi tersebut, lalu tempelkan tepat di bawah tag <head> pada Blogger > Tema > Edit HTML.

2. Cek Pengaturan DNS Domain (Biang Kerok Main Connection Error)

Jika situsmu mendadak tidak bisa dibuka (unexpectedly closed the connection), otomatis bot crawler AdSense juga tidak bisa masuk untuk mengecek kodedu.

Salah satu kesalahan sepele tapi fatal adalah salah mengetikkan CNAME www di panel DNS domain (misalnya di Exabytes, Niagahoster, Rumahweb, dll).

Pastikan pengaturan DNS kamu sudah sesuai dengan standar Google berikut: 

A Records (Arahkan @ ke 4 IP Google):

  • 216.239.32.21

  • 216.239.34.21

  • 216.239.36.21

  • 216.239.38.21

CNAME Record:

  • Host/Name: www

  • Target/RDATA: ghs.googlehosted.com (Hati-hati! Sering kali orang salah tulis menjadi ghs.google.com tanpa kata hosted). 

    setting dns blogspot

3. Aktifkan Pengalihan Domain & HTTPS di Blogger

Agar crawler tidak kebingungan saat merayap dari domainku.com ke [www.domainku.com](https://www.domainku.com), kamu harus mengaktifkan redirect otomatis di Blogger:

  1. Buka Dashboard Blogger > Setelan (Settings).

  2. Pada bagian Penerbitan (Publishing), aktifkan opsi Alihkan domain (Redirect domain).

  3. Pada bagian HTTPS, pastikan Ketersediaan HTTPS dan Pengalihan HTTPS keduanya bernilai Aktif / Ya.

Tips: Jika baru mengubah DNS atau HTTPS, tunggu sekitar 15–30 menit agar proses propagasi jaringan selesai sebelum menekan tombol verifikasi ulang di AdSense.

4. Verifikasi Kepemilikan Domain via Google Search Console

Menghubungkan domain ke Google Search Console (GSC) lewat metode DNS TXT Record juga sangat membantu mempercepat sistem Google mengenali bahwa kamu adalah pemilik sah dari domain tersebut.

  • Cukup ambil kode TXT dari GSC (berawalan google-site-verification=...).

  • Tambahkan ke DNS Management domain kamu dengan type TXT.

  • Tekan tombol Verify di Search Console. 

    Verify Search Console

5. Minta Tinjauan Ulang di AdSense

Setelah website sudah bisa diakses dengan lancar tanpa error di Incognito Mode, kembali ke dashboard Google AdSense:

  1. Masuk ke menu Sites / Situs.

  2. Klik nama domain kamu.

  3. Centang konfirmasi bahwa kamu telah memasang kode/menyiapkan situs.

  4. Klik Request Review / Minta Tinjauan.

Jika langkah-langkah di atas sudah benar, status di dashboard AdSense kamu akan langsung berubah menjadi Verify site ownership (Centang Hijau) dan masuk ke tahap peninjauan (Getting ready)!

Kesimpulan & Tips Tambahan

Proses verifikasi yang gagal biasanya hanyalah hambatan teknis koneksi atau caching. Selagi menunggu tim AdSense meninjau situs kamu selama beberapa hari ke depan, tetaplah rutin mempublikasikan artikel original. Jangan lupa sediakan halaman standar seperti About, Contact, dan Privacy Policy agar peluang untuk diterima (approved) makin besar.

Semoga panduan ini membantu kamu yang sedang mengurai benang kusut verifikasi AdSense! Ada yang mengalami masalah serupa? Yuk, curhat di kolom komentar!

Komentar