Saat
pandemic begini, mau tidak mau hampir semua aktivitas dilakukan di rumah. Air
galon cepat abis karena kami lebih banyak beraktivitas di rumah. Sebenarnya
tidak masalah air galonnya cepat abis. Masalahnya itu mengganti galonnya.
Untuk
yang punya dispenser dengan galon di atas, selamat! Kamu harus kuat menggotong
galon dan membalikkannya. Sungguh berat dan tidak praktis, ya kan?Apalagi jika
si buah hati yang mulai beranjak besar sudah 'kepo' menjelajah dan menjamah
sana sini. Khawatir banget aku tuh dia akan menekan tombol air panas.
Pikiran
sudah tidak tenang. Pengen ganti ke dispenser dengan galon di bawah, harganya
bikin “Kumenangis…. Membayangkan”. Harganya masih mahal. Ada sih yang harganya Rp 800.000an, tapi kebanyakan di atas Rp 1.000.000. Sungguh TER..LA..LU.
ADA GAK YA POMPA AIR GALON ELEKTRIK YANG BAGUS UNTUK KELUARGA ?
Kata
Bu Tejo,”Jadi orang itu harus solutip”. Akhirnya aku mencari alternatif lain
supaya gak cape cape lagi ngangkat galon tapi gak nguras belanja bulanan juga.
Pilihan aku jatuh pada pompa air galon elektrik.
Cari punya cari, aku akhirnya menemukan
STARK pompa air galonelektrik compact dengan spesifikasi seperti ini:
Dilihat dari spesifikasinya sih, cukup mumpuni ya! Sebelum membeli aku cek dulu dong produksi siapa nih STARK ini. Jangan-jangan punya Tony Stark. Bisa sekuat Iron Man dong.., hehehe.
Ternyata pompa air galon elektrik STARK ini diproduksi oleh PT. SUMBER KLIK SEJAHTERA tergabung dalam kelompok perusahaan terkenal yang telah berbisnis di Indonesia selama beberapa decade. Kamu pasti pernah dengar nama Dataprint, Mal Artha Gading, Alila Pecenongan Hotel, Goldmart, Wyle, dan Limman Property Group. Nah… satu grup semua tuh!
Produk pertamanya adalah KLIK-IT dengan produk kabel dan stop kontak. Kini berdiri PT. Sumber Klik Sejahtera dengan brand "STARK" yang siap mengisi perlengkapan rumah tangga, salah satunya POMPA GALON ELEKTRIK.
Sebelumnya sudah pernah diluncurkan STARK versi STWP01 & STWP02. Pembaruan desain dan fungsi tetap dikembangkan,dong! Tujuannya agar dapat membantu dan memberikan kenyamanan untuk semua anggota keluarga dengan harga yang semakin terjangkau. Makanya di bulan September 2020 ini diluncurkan STARK versi STWP03.
STARK
versi STWP03 ini memiliki 2 warna yang menarik, yaitu merah dan biru. Berhubung
keduanya adalah warna favorit aku, ya sudah angkut aja dua duanya!
Setelah
pompa galon elektrik aku datang (sorry genks, saking bahagianya buru-buru
diunboxing gak sempat divideoin), langsung aku coba pada galon di rumah. Ini
dia hasilnya!
Review STARK POMPA AIR GALON
ELEKTRIK
Ok,
saatnya membeberkan pengalaman aku menggunakan pompa galon elektrik STARK
STWP03 ini.
Material
Body Berkualitas
Awalnya
aku tuh mengeset ekspektasi gak tinggi-tinggi banget untuk produk ini. Biasanya foto di toko online dengan
penampakan aslinya terkadang jauh. Tetapi pas pertama kali memegang produk ini,
terasa bedanya. Materialnya lebih solid
/ kuat. Bentuknya juga simple.
Charging
yang Praktis
STARK
STWP03 menggunakan kabel USB sebagai penghubung charging dayanya. Kepala charge
nya bisa menggunakan charge handphone, tinggal pasang degan kabel charge lalu colok ke stop kontak.
Perhatikan lampu indikator yang ada di atas tombol. Tandanya adalah warna merah pas di-charge, warna hijau pas sudah full. Indikator ini mengingatkan kita gak overcharging agar ketahanan baterai bisa terjaga.
Performa
Kecepatan
Kecepatan keluar airnya sama dengan dispenser. Hanya butuh beberapa detik saja sampai air penuh. Jadi orang tua atau si kecil tidak perlu menunggu lama juga saat mengisi air minum.
Aman
Bagi Kesehatan
Selang
air yang digunakan sudah FOODGRADE yaitu standardisasi dari jenis kemasan yang
diperbolehkan untuk penggunaan makanan atau minuman. Hal ini penting, karena
selang yang digunakan adalah selang plastic. Sehingga dengan standarnisasi
tersebut maka tidak perlu khawatir lagi.
Untuk lebih amannya lagi, selang yang dimasukkan ke dalam galon direndam dengan air hangat sebelum digunakan, ya!
Selang
Air Flexible
Ukuran
selang airnya cukup panjang hingga ke dasar galon 19 liter. Jadi, air di galon
tersedot dengan baik sampai habis. Selang airnya pun flexible sehingga bisa
digunakan pula untuk kapasitas galon
dibawah 19 liter.
Praktis
Satu
kali tekan, air langsung mengalir. Aku juga tidak perlu terlalu sering
ngecharge. Sekali charging bisa digunakan untuk 5 galon air. Praktis banget,
kan?
Kesimpulan
:
Pompa
Galon Air Elektrik di luar sana memang banyak banget dengan bermacam harga. Aku
sendiri sudah cukup puas dengan produk STARK STWP03 ini karena alasan-alasan di
atas. Tentunya gak ada produk yang sempurna, tetapi selama masih gak jadi
masalah banget menurut aku sih gak apa-apa.
Gimana?
Murah kan… ? Tetapi tentunya kualitasnya gak murahan. Cocok banget buat buibu
di rumah dan dek adek yang sedang ngekos. Solutip gak nih? Jangan lupa komen di
bawah, ya!
Kebutuhan akan ketrampilan berbahasa Inggris saat ini semakin meningkat. Mulai dari anak-anak hingga dewasa berlomba-lomba untuk dapat menguasai ketrampilan yang satu ini. Lembaga kursus pun bermunculan sehingga kita dapat dengan mudahnya menemukan pilihan lembaga kursus yang sesuai dengan kemampuan dan kebutuhan kita.
Seiring dengan perkembangan zaman, metode belajar pun mengalami banyak perubahan. Saat ini, kita seolah dipermudah oleh teknologi, dimana kita dapat mempelajari apa yang kita inginkan melalui layar handphone kita, atau dikenal dengan istilah online learning. Bahkan sekarang ini, sudah mulai banyak bermunculan situs gratis belajar bahasa Inggris online.
Cara Belajar Bahasa Inggris di Masa Pandemi. Ini Dia Rekomendasi Kursus Bahasa Inggris Online Terbaik.
Salah satunya adalah Lister.co.id , sebuah startup kursus bahasa asing termasuk bahasa inggris juga memberikan layanan dan diskon yang besar. Kamu bisa belajar bahasa inggris secara native dan berpengalaman di luar negri.
Selain itu sebenarnya ada beberapa situs yang bisa menjadi pilihan belajar bahasa Inggris online. Berikut rekomendasi beberapa situs gratis belajar bahasa Inggris online yang bisa kamu coba akses.
1. Grammarly
Sesuai dengan namanya, situs ini memfokuskan pada peningkatan grammar bahasa Inggris sekaligus melatih writing skill kamu. Apabila grammar dapat dikuasai dengan baik, akan memudahkan kamu untuk mendapatkan nilai tertinggi dalam ujian standarisasi bahasa Inggris, semisal TOEFL atau IELTS. Tidak hanya itu, pemahaman terhadap grammar juga akan membantu kamu dalam mengerjakan tugas sekolah ataupun tugas kuliah.
Situs Grammarly dapat kamu unduh secara gratis di Play Store maupun App Store langsung dari handphone kamu. Fitur tambahan yang menarik dari situs belajar bahasa Inggris ini adalah kemampuannya untuk melakukan koreksi atas esai yang kamu tulis. Sehingga kamu bisa belajar dan tidak mengulangi kesalahan yang sama di lain waktu. Menarik, bukan?
2. Duolingo
Situs belajar bahasa Inggris online yang satu ini lebih dikenal sebagai aplikasi belajar bahasa Inggris yang populer. Namun, bagi kamu yang tidak ingin mengunduhnya, Duolingo juga hadir dalam versi website dengan mengetikkan www.duolingo.com.
Kamu bisa belajar bahasa Inggris secara gratis, cepat, dan tentu saja lebih menyenangkan. Hal yang menarik, Duolingo versi web maupun aplikasi menerapkan sistem tingkat pembelajaran sesuai dengan kemampuan bahasa Inggris setiap penggunanya, mulai dari Basic, Intermediate, hingga High Level.
Dengan demikian, kamu dapat berlatih kosakata bahasa Inggris baru setiap hari sesuai dengan level kemampuanmu secara bertahap . Selain itu, Duolingo juga menyediakan beragam permaian interaktif yang tidak hanya menyenangkan, tetapi juga mendukung proses belajar bahasa Inggris kamu.
3. FluentU
Jika kamu adalah tipikal orang yang lebih senang belajar dengan menggunakan video interaktif, maka situs yang satu ini mungkin pilihan yang tepat buat kamu. FluentU menggunakan video interaktif sebagai media untuk menyampaikan materi pembelajaran bahasa Inggris. Video tersebut dapat berupa video musik, obrolan, film pendek, yang kemudian dimodifikasi menjadi materi pembelajaran dan ditambahkan teks interaktif.
Tidak hanya itu, pelajaran yang disampaikan melalui video tersebut juga dilengkapi dengan flash card, kuis, dan tools lain yang dapat membantu mengingat setiap hal yang sedang dipelajari. Hal lain yang tentu menarik adalah kamu dapat belajar menggunakan FluentU ini dimana saja dan kapan saja, asalkan kamu sudah mengunduh aplikasi seru ini di handphone kamu.
Nah.. ada yang sesuai dengan kebutuhan kamu? Cuzz.. langsung dicoba aja ya, genks! Good luck!
Akhirnya kesampaian juga punya lensa prime untuk kamera mirrorless Sony Alpha 6000 gue. Jadi dulu waktu beli kamera ini gue sempat ikut kelas fotografi dasar gratis yang diadakan oleh DOSS (toko tempat gue beli) dan Sony.
Salah satu lensa yang dipamerkan dan bisa dicoba adalah lensa Sony E-Mount 50mm f/1.8 OSS . Sayang harganya muaaaahal, sampai sekarang gak kebeli.
Setelah sekian lama berpikir, akhirnya gue memutuskan untuk mencari opsi merk lain yang kompatibel dengan Sony E-mount. Pilihan jatuh kepada brand 7Artisans, buatan China.
Review Lensa Prime 7artisans 50mm F 1.8 Untuk Kamera Sony E-Mount
Pertama, gue bahas sedikit alasan ingin memiliki Lensa prime dan apa bedanya dengan lensa kit.
Perbedaan Lensa Prime dan Lensa Kit
Lensa prime atau biasa juga disebut dengan lensa fixed adalah lensa dengan panjang fokal yang tidak dapat diubah. Artinya ketika ingin memperbesar atau memperlebar jangkauan objek yang ingin difoto, Kita harus melakukan zooming secara manual. Caranya dengan menggunakan kaki alias maju mundurkan badan.
Sementara lensa kit adalah lensa yang dipaketkan dengan kamera. Untuk Sony Alpha 6000 lensa kitnya adalah lensa zoom yang biasanya adalah lensa zoom 16-50mm.
Meskipun hasil foto dengan lensa kit sudah luar biasa, gue merasa masih memerlukan lensa prime. Khususnya jika gue membutuhkan foto portrait yang bokeh.
Sementara itu, dengan konstruksi lensa zoom yang kompleks, biasanya diafragma yang ditawarkan hanya F3.5 atau F4. Kurang cocok apabila digunakan untuk foto potret.
Unboxing Lensa Prime 7artisans 50mm F 1.8
Gue memutuskan membeli lensa 7artisans ini di salah satu market place dengan harga Rp. 799.000 dengan potongan diskon Rp.25.000. Total jadinya Rp.774.000 bebas ongkir.
Hanya butuh tiga hari, lensanya tiba dengan aman di rumah.
Ok, kita lihat dulu isi boxnya. Seperti biasa ada kartu garansi dan kwitansi pembelian. Penting disimpan, karena ada garansi 1 tahun . Ada manual user juga, dalam bahasa China, jadi sudah pasti gak bakal aku baca karena kagak ngerti.
Okay... so here is the lens.
Lensa 7Artisans 50mm f/1.8 untuk kamera Sony ini merupakan lensa yang memiliki bentuk desain yang mungil. Bodinya cukup kokoh, ringkas dan tidak terlalu berat. Berbahan metal dengan optik kaca yang berkualitas tinggi. Lumayan mudah dibawa ke mana-mana.
Menurut info yang gue baca berkat pelindung neoprene dengan kepadatan yang tinggi, lensa ini dapat bertahan dan digunakan pada kondisi cuaca yang buruk sekalipun. tahan terhadap benturan dan goresan yang tidak disengaja, serta tahan air. Walaupun begitu, gue gak pengen juga lensa ini kena air. Sayang!
For your information, Lensa 7Artisans 50mm f1.8 for Sony E-Mount ini tidak memerlukan adapter. Tetapi sebelum digunakan, ubah settingan kamera di menu gear opsi ke 3. Pilih "Release Without Lens" nya di "Enable". Jika tidak, maka kamera menganggap tidak ada lensa yang terpasang jadi gak bakal bisa motret.
Hasil Foto Menggunakan Lensa 7Artisans 50mm F/1.8
Lensa 7Artisans 50mm f/1.8 yang satu ini memiliki bukaan f/1.8 sampai yang terbesar f/16. Tipe fokus lensa ini adalah manual dengan jarak fokus terdekat 0,5m. Dengan spesifikasi tersebut, kamera ini mampu menghasilkan foto berkualitas dengan bokeh yang cukup baik.
Indoor
Outdor
Portrait
Portrait
Sebagai perbandingan, ini adalah foto yang menggunakan lensa Sony E 50 mm f 1.8 OSS yang fokusnya otomatis.
Gimana menurut kalian, perbandingan bokehnya? Komen di kolom komentar ya!
Kesimpulan:
So far menurut gue, lensa 7 Artisan ini lumayan kok. Dari sisi harga jika dibandingkan dengan lensa 50mm f/1.8 lainnya, 7Artisans 50mm f/1.8 untuk kamera Sony ini adalah lensa yang tergolong murah. Kualitas bokehnya pun gak kalah dengan lensa Sony E 50 mm f 1.8 OSS.
Kekurangannya adalah pengaturan fokus lensa 7Artisans 50mm f/1.8 dilakukan manual. Sementara lensa Sony E 50 mm f 1.8 OSS sudah auto fokus sehingga lebih mudah.
Meski begitu, ini tidak menjadi masalah karena kita bisa mengatur fokus sendiri. Jika kamu tidak keberatan dan mau repot mengatur fokus, sepertinya lensa lensa 7Artisans 50mm f/1.8 ini cocok buat kamu.
Bagi gue, lensa ini tidak mengecewakan dan sepadan dengan harganya. Meskipun jika nanti ada rejeki lebih, kayaknya sih pengen punya lensa Sony beneran. Sementara itu gue sudah cukup puas dengan lensa 7Artisan 50mm f/1.8 ini.
Gimana, menurut kamu?
Untuk review lebih lengkap silahkan nonton video reviewnya di Vita Masli Youtube Channel.